Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 234813 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yasmine Parawina Larasati
"ABSTRACT
Angka penderita Thalasemia di Indonesia diprediksi akan meningkat setiap tahun dan penyakit genetik tersebut dapat menimbulkan dampak psikologis dan juga dampak finansial bagi penderita, keluarga, dan negara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan persepsi akan hambatan (PB) dan pertimbangan konsekuensi masa depan (CFC) terhadap intensi (BI) melakukan skrining/deteksi dini Thalasemia pada dewasa muda. Penelitian ini diikuti oleh 411 partisipan dewasa muda berusia 18 sampai 25 tahun (M = 20,47) yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Partisipan mengikuti penelitian dengan mengisi kuesioner daring dan menonton video animasi mengenai Thalasemia. Instrumen penelitian yang digunakan adalah alat ukur skala Preventive Health Behavior (Cronbachs α = ,71), alat ukur CFC-14 Scale (Cronbachs α = ,82), dan alat ukur BI dengan single-item. Hasil analisis regresi menggunakan PROCESS adalah: (1) Pb memiliki hubungan yang negatif signifikan dengan BI (b1 = -2,019; p < 0,05), (2) CFC tidak memiliki hubungan signifikan dengan BI (b2 = -1,639; p > 0,05), (3) Interaksi antara PB dan CFC tidak memiliki hubungan signifikan dengan BI (b3 = -,808; p > 0,05),. Hasil temuan lain adalah self-efficacy yang dikontrol secara statistik terbukti memiliki hubungan dengan BI dan menjadi prediktor kuat terhadap intensi perilaku sehat, yaitu perilaku pencegahan Thalasemia melalui skrining.

ABSTRACT
Number of Thalassemia patients is predicted to increase every year in Indonesia and this genetic disease can cause psychological impacts as well as huge costs for patients, families and nurses, and also the government. The purpose of this study is to analyze the correlation of Perceived Barriers (PB) and Considerations Future Consequences (CFCs) and their interactions with Behavioral Intention (BI) to take Thalassemia screening as part of preventive health behaviors. Participants were 411 young adults, ranging from 18 to 25 years (M = 20.47) who lived in the Greater Jakarta area. Participants take steps through self-report online questionnaire and must watch a short animated video about Thalassemia. Measurements used in this study are adapted versions of the Preventive Health Behavior Scale (Cronbach's, = .71), CFC-14 Scale (Cronbach's  =, 82), and the BI Scale, with a single item size. The results using the PROCESS regression analysis showed that, (1) there were negative and significant results from PBto BI (b1 = -2,019; p <0.05), and (2) CFC had insignificant results on BI (b2 =
-1,639; p> 0.05), (3) PB and CFC interactions have insignificant results on BI (b3 = -808; p> 0.05). Other findings show that self-efficacy as a control variable is proven. has a significant correlation with BI and is a strong predictor of intentions to enforce preventive health behaviors in the form of thalassemia screening.
"
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dinda Retnoati Rozano Prakoeswa
"Di Indonesia, sebuah negara dengan 17.491 pulau dan 1.340 suku bangsa berbeda
memungkinkan terdapat banyak individu multikultural dan terjadinya akulturasi dalam
kehidupan sehari-hari. Menurut Berry (2005), akulturasi adalah proses dari perubahan
budaya dan psikologis yang berlangsung sebagai hasil kontak antara dua atau lebih
kelompok budaya dan anggotanya. Di sisi lain, menurut Huynh et al. (2018) pengalaman
individu yang terpapar dan menginternalisasi lebih dari satu budaya, dianggap bikultural
atau multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara akulturasi dan
multikulturalisme pada dewasa muda di Indonesia. Partisipan terdiri dari 479 Warga
Negara Indonesia, memiliki minimal dua kebudayaan, usia 20-35 tahun, yang terdiri dari
1 agender, 201 laki-laki, dan 277 perempuan. Data dikumpulkan dengan Mutual
Intercultural Relations In Plural Societies (MIRIPS) dan Bicultural Identity Integration
Scale (BIIS-2) Pancultural Version 2.4.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi
positif antara integrasi dan harmoni (r(479) = 0,226, p<0,01), korelasi positif antara
integrasi dengan blendedness (r(479) = 0,125, p<0,01), namun juga ditemukan korelasi
positif antara marginalisasi dengan harmoni (r(479) = 0,207, p<0,01) dan korelasi positif
antara marginalisasi dengan blendedness (r(479) = 0,135, p<0,01).

In Indonesia, a country with 17,491 islands and 1,340 different ethnic groups, it becomes
possible to have many multicultural individuals and have acculturation happens in
everyday life. According to Berry (2005), acculturation is a process of cultural and
psychological change that takes place as a result of contact between two or more cultural
groups and their members. On the other hand, according to Huynh et al. (2018)
experiences of individuals who are exposed to and internalize more than one culture, is
considered as bicultural or multicultural. This study aims to see the relationship between
acculturation and multiculturalism in young adults in Indonesia. Participants consisted of
479 Indonesian citizens, having two cultures, aged 20-35 years, consisting of 1 agender,
201 men, and 277 women. Data were collected using the Mutual Intercultural Relations
In Plural Societies (MIRIPS) and the Bicultural Identity Integration Scale (BIIS-2)
Pancultural Version 2.4.0. The results showed positive evidence between integration and
harmony (r (479) = 0.226, p <0.01), indicating that integration with blendedness (r (479)
= 0.125, p <0.01), but also found positive between marginalization. with harmony (r (479)
= 0.207, p <0.01) and a positive connection between marginalization and blendedness (r
(479) = 0.135, p <0.01)."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia , 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bungarani Pramadefitra
"Perilaku vaksinasi seseorang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya dapat berupa faktor psikologis yang beruhubungan dengan sikap dan pandangan seseorang terkait vaksin maupun penyakit yang dicegah oleh vaksin tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, korelasional yang bertujuan untuk melihat pengaruh sikap terhadap vaksin dan persepsi risiko Covid-19 terhadap intensi untuk divaksin. Sebanyak 214 partisipan berusia 18-25 tahun berdomisili di Jabodetabek mengisi kuesioner penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebanyak 18,6% dari varians intensi untuk divaksin dapat dijelaskan oleh sikap terhadap vaksin dan persepsi risiko Covid-19. Sikap terhadap vaksin ditemukan memberikan pengaruh negatif yang signifikan dan persepsi risiko Covid-19 khususnya dimensi perceived likelihood of infection ditemukan memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap intensi untuk mendapatkan vaksin.

A person's vaccination behavior can be influenced by various factors, including psychological factors related to a person's attitudes and perceptions related to vaccines and the diseases that prevented by the vaccine. This research is a quantitative, correlational study that aims to see the influence of attitudes towards vaccines and perceived risk of Covid-19 on vaccination intention. A total of 214 participants aged 18-25 years domiciled in Jabodetabek filled out the research questionnaire. Results showed that 18.6% of the vaccination intention variance can be explained by attitudes towards vaccines and perceived risk of Covid-19. Attitudes towards vaccines and perceived risk of Covid-19, especially the perceived likelihood of infection dimension, were found to be a significant predctors of vaccination intention."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Faizah Aliyah Rachman
"Penerapan 'Paid Partnership' sebagai disclosure language pada Instagram mengubah implementasi celebrity endorsement di media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki apakah keberadaan label 'Paid Partnership' sebagai disclosure language pada unggahan berbayar berpengaruh langsung terhadap intensi membeli dengan hubungan parasosial sebagai moderator. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental between-subject pada perempuan dewasa pengguna Instagram di Indonesia dalam rentang umur 18-34 tahun. Disclosure language dipilih sebagai variabel bebas (tanpa disclosure language dan dengan disclosure language), hubungan parasosial sebagai moderator, dan intensi membeli sebagai variabel terikat. Analisis Multiple Regression digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini. Hasil penelitian menemukan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari disclosure language terhadap intensi membeli dan hubungan parasosial juga tidak secara signifikan memoderasi pengaruh disclosure language terhadap intensi membeli. Sementara, penelitian justru menemukan hubungan parasosial menunjukkan pengaruh langsung terhadap intensi membeli. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa hubungan parasosial dapat menjadi prediktor munculnya intensi membeli.

The implementation of 'Paid Partnership' as a disclosure language on Instagram has changed the way of celebrity endorsements are presented on social media. This research was conducted to investigate whether the appearance of the 'Paid Partnership' as a disclosure language in paid post has a direct effect on purchase intention with parasocial relationship as a moderator. This research is a between-subject experimental study on adult female Instagram users in Indonesia within the age of 18-34 years old. Disclosure language was chosen as the independent variable (no disclosure language and with disclosure language), parasocial relationship as the moderator, and purchase intention as the dependent variable. Multiple Regression Analysis is used to test the hypothesis of this study. The results shown that there was no significant effect of disclosure language on purchase intentions and parasocial relationships also did not significantly moderate the effect of disclosure language towards purchase intentions. Meanwhile, this research discovered that parasocial relationship show a direct effect on purchase intention. This research implies that parasocial relationships can be a predictor of purchase intentions."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lia Rahmenisa
"ABSTRAK
Skripsi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh self-image, norma subjektif, perceived value, perceived ease of use, dan perceived usefulness pada intensi penggunaan ebooking pengguna muda di Indonesia dengan studi kasus Booking.com. Responden adalah orang Indonesia berusia 18 - 25 tahun dan belum pernah menggunakan Booking.com. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling dan snowball sampling. Data diolah dengan Structural Equation Modelling (SEM). Jumlah responden valid adalah167 responden. Hasil menunjukkan perceived usefulness dan perceived value berpengaruh positif pada intensi untuk menggunakan layanan Booking.com, namun perceived ease of use tidak. Selain itu self-image dan norma subjektif melalui mediasi TAM mampu mempengaruhi intensi untuk menggunakan.

ABSTRACT
Skripsi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh self-image, norma subjektif, perceived value, perceived ease of use, dan perceived usefulness pada intensi penggunaan ebooking pengguna muda di Indonesia dengan studi kasus Booking.com. Responden adalah orang Indonesia berusia 18 - 25 tahun dan belum pernah menggunakan Booking.com. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling dan snowball sampling. Data diolah dengan Structural Equation Modelling (SEM). Jumlah responden valid adalah167 responden. Hasil menunjukkan perceived usefulness dan perceived value berpengaruh positif pada intensi untuk menggunakan layanan Booking.com, namun perceived ease of use tidak. Selain itu self-image dan norma subjektif melalui mediasi TAM mampu mempengaruhi intensi untuk menggunakan.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Indonesia, 2016
S62925
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad David Setiadi
"

Deteksi dini atau screening merupakan salah satu strategi penting dalam tatalaksana diabetes melitus, skrining perlu dilakukan karena memiliki manfaat positif, antara lain dapat mendeteksi faktor resiko penyakit kronis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui intensi pada golongan dewasa muda dalam melakukan screening penyakit diabetes wilayah kerja Puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan populasi dewasa muda (usia 18 - 40 tahun) dengan pendekatan Theory of Planned Behavior. Hasil analisis menunjukkan variabel yang mempunyai hubungan signifikan dengan intensi yaitu sikap, norma subjektif dan perceived behavior control, sedangkan yang paling dominan adalah variabel sikap. Responden dengan sikap positif mempunyai peluang 7,34 kali untuk memiliki intensi melakukan skrining diabetes yang baik setelah dikontrol oleh variabel norma subjektif dan perceived behavior control.

 


Early detection or screening is an important strategy in managing diabetes mellitus, screening needs to be done because it has positive benefits, including being able to detect risk factors for chronic disease. The purpose of this study was to determine the intention of young adults in carrying out screening diabetes in the working area of ​​the Bojonggede Public Health Center, Bogor Regency. The research method used is cross sectional with the young adult population (age 18 -40 years) with the approach Theory of Planned Behavior. The results of the analysis show that the variables that have a significant relationship with intention are attitudes, subjective norms and perceived behavior control, while the most dominant is the physical variable. Respondents with a positive attitude have a 7.34 times chance of having the intention to do a good diabetes screening after being controlled by the variable subjective norms and perceived behavior control.

 

"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tirza Fabiola
"Dewasa muda identik dengan kebiasaan dan gaya hidup yang tidak sehat, padahal masa produktif menjadi investasi kesehatan yang penting di masa mendatang. Prediktor yang mempengaruhi upaya seseorang untuk perencanaan dan melakukan perilaku hidup sehat adalah self-efficacy yang dibentuk oleh dukungan sosial.
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara dukungan sosial yang dipersepsikan dan perilaku mempromosikan kesehatan pada dewasa muda. Partisipan penelitian berjumlah 804 orang berusia 18 ndash 29 tahun yang tersebar di Indonesia. Dukungan sosial yang dipersepsikan diukur dengan Interpersonal Support Evaluation List 12 ISEL-12 dan perilaku mempromosikan kesehatan diukur dengan Health Promoting Lifestyle Profile II HPLP II.
Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keenam dimensi perilaku mempromosikan kesehatan dengan dukungan sosial yang dipersepsikan.

Emerging adults are associated with unhealthy lifestyles, though health promoting behavior is important for health investments in the future. Health promoting behavior itself affected by perceived self efficacy, formed by social support.
This study aims to examine the correlations between perceived social support and health promoting behavior in emerging adulthood. Study participants were 804 people aged 18 ndash 29 years. The perceived social support is measured by Interpersonal Support Evaluation List 12 ISEL 12 and health promoting behavior measured by Health Promoting Lifestyle Profile II HPLP II.
The results showed no significant correlation between the six dimensions of health promoting behavior with perceived social support.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Yusuf
"Pakaian bermerek bukanlah sesuatu yang asing bagi masyarakat di Indonesia. Seseorang akan mempertimbangkan beberapa hal sebelum membelinya, antara lain kualitas dan harganya. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kualitas dan persepsi harga dengan intensi membeli produk fashion bermerek asli Indonesia. Pengukuran persepsi kualitas dan intensi membeli dilakukan menggunakan adaptasi alat ukur yang dikembangkan oleh Junghwa (2013) dan pengukuran persepsi harga dilakukan dengan adaptasi alat ukur yang dikembangkan oleh Jo (2013). Sampel penelitian ini berjumlah 148 orang yang mampu menyebutkan beberapa contoh produk fashion bermerek asli Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kualitas dan persepsi harga dengan intensi membeli produk fashion bermerek asli Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa perubahan skor yang terjadi pada salah satu variabel akan diikuti oleh perubahan skor variabel lain. Selain hasil diatas, penelitian juga menemukan bahwa laki-laki mempersepsikan kualitas kaus bermerek asli Indonesia lebih baik dibandingkan perempuan yang mempersepsikan kaus bermerek asli Indonesia.

Branded clothes is not something odd to people in Indonesia. Someone will consider several things before buying it, among other quality and price. Therefore this study was conducted to determine whether there is a significant relationship between perceived quality and perceived price with the intention of purchasing branded fashion products from Indonesia. Measurement of perceived quality and purchase intention carried out using an adaptation measurement tool developed by Junghwa (2013) and price perception measurements made with adaptation of measuring instruments developed by Jo (2013). Sample size was 148 people were able to mention a few examples of branded fashion products native to Indonesia. These results indicate a significant correlation between perceived quality and perceived price with the intention of buying branded fashion products from Indonesia. Based on the results it can be seen that the change in scores occurred in one of the variables will be followed by a change in another variable scores. In addition to the above results, the study also found that men perceive the quality of branded t-shirts authentic Indonesian better than women who perceive branded t-shirts native to Indonesia.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2014
S55809
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Azka Nada Fatharani
"Dewasa awal merupakan masa peralihan dari remaja menuju dewasa. Di Indonesia ditemukan data bahwa tingkat pernikahan sekaligus perceraian didominasi oleh pasangan dari kelompok dewasa awal. Untuk mengurangi perceraian, dibutuhkan kesiapan menikah. Salah satu aspek dalam kesiapan menikah adalah agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah religiusitas berhubungan dengan kesiapan menikah pada dewasa awal di Indonesia. Sebanyak 610 dewasa awal berusia 19-30 tahun di Indonesia menjadi partisipan pada penelitian ini. Perhitungan menggunakan Spearman Correlation dan ditemukan koefisien korelasi sebesar r=0.0373, N=610, P<0.00. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara religiusitas dengan kesiapan menikah. Hal tersebut menandakan bahwa semakin religius seseorang, maka semakin tinggi pula kesiapan menikah yang dimilikinya.

Emerging adulthood is a period of transition from adolescence to adulthood. In Indonesia, it was found that the rate of marriage and divorce is dominated by couples from emerging adulthood. To reduce divorce, it takes readiness to marry. One of the aspect that can influence marriage readiness is religion. This study aims to determine whether religiosity is related to readiness for marriage in emerging adulthood in Indonesia. A total of 610 early adults aged 19-30 years in Indonesia were participants in this study. Calculations using Spearman Correlation and found a correlation coefficient r=0.0373, N=610, P<0.00. Based on these findings, it can be concluded that there is a significant and positive relationship between religiosity and marriage readiness. This indicates that the more religious a person is, the higher his marriage readiness will be."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2021
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Suryati
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1982
S16781
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>