Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 197904 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hasyim Asyari
"ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah membuat model intervensi untuk meningkatkan perilaku tanggung jawab dalam paternal involvement keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan responden penelitian sebanyak 23. Kriteria responden adalah ayah yang memilki anak usia 2-12 tahun, tinggal dan menetap di Jabodetabek. Rancangan program intervensi menggunakan metode quasi experimental one group pre-test dan post-test dengan teknik perubahan perilaku melalui pelatihan dan teknik behaviour activation. Uji statistik dengan menggunakan non parametrik wilcoxon signed-ranks test menunjukkan perilaku tanggung jawab ayah dalam paternal involvement pada post-test M=32.65, SD=1.027 lebih tinggi dibandingkan pada pre-test M=25, SD=4.758, dengan skor signifikan yaitu Z = -4.203, dengan value Asymp. Sig 2 tailed sebesar 0,000. Hasil ini selaras dengan analisa deskriptif kualitatif yang menunjukkan bahwa perilaku tanggung jawab dalam paternal involvement pada ayah meningkat setelah diberikan pelatihan dan penerapan teknik behaviour activation.

ABSTRACT
This study aims to make intervention model to improve behavior of responsibility in paternal involvement. The method used in this research is qualitative and quantitative approach with sample size of 23 respondents. The criterion of respondents are fathers, having children age 2-12 years old, and lives in Jabodetabek. The design of intervention program used quasi experimental one group pre-test and post-test methods with behavioral change techniques through training and application of behavioral activation technique. Statistical analysis of mean comparisons using wilcoxon signed-ranks non parametric test having average of responsibility behavior in paternal involvement in the post-test M = 32.65; SD = 1,027 is higher than pre-test M = 25; SD = 4.758. Meanwhile the post-test score of responsibility behavior in paternal involvement has significantly higher score than pre-test score Z = -4.203, with Ρ value Asymp. Sig 2 tailed is 0,000, with 0.05 l.o.s. These results are same with analysis of the qualitative study showed that responsibility behavior in paternal involvement after training and application of behavioral activation techniques have increased. Such outcome proved that intervention model succeeded to improve behavior of responsibility in paternal involvement of fathers in Jabodetabek.
"
2019
T52144
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ircham Maulana
"Beberapa tahun terakhir, banyak remaja di Indonesia yang tinggal hanya dengan orang tua tunggal terutama dengan ibu, tanpa kehadiran pengasuhan dari ayah remaja berisiko mengalami perilaku agresif. Maka dari itu, penelitian ini hendak melihat hubungan mindfulness dengan perilaku agresif pada remaja akhir yang tidak mendapat pengasuhan dari ayah. Dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional, penelitian ini melibatkan 150 partisipan (N=150) yang berusia 17-22 tahun di wilayah Jakarta dan Jawa barat. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Buss & Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) untuk mengukur perilaku agresif dan Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) untuk mengukur mindfulness. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang tidak signifikan antara mindfulness dan perilaku agresif (r = - 0,402; p < ,000; one-tailed). Temuan menekankan pentingnya penerapan mindfulness dalam menurunkan perilaku agresif pada remaja.

In recent years, many adolescents in Indonesia who live only with single parents, especially with mothers, without the presence of care from fathers, adolescents are at risk of experiencing aggressive behavior. Therefore, this study aims to examine the relationship between mindfulness and aggressive behavior in late adolescents who do not receive care from their fathers. Using quantitative correlational method, this study involved 150 participants (N=150) aged 17-22 years old in Jakarta and West Java. The measuring instruments used in this study are Buss & Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) to measure aggressive behavior and Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) to measure mindfulness. The results showed that there was an insignificant negative relationship between mindfulness and aggressive behavior (r = - 0.402; p < .000; one-tailed). The findings emphasize the importance of implementing mindfulness in reducing aggressive behavior in adolescents."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hana Salsabila
"Adopsi mobil listrik diharapkan dapat mendorong konservasi energi dan mengurangi polusi udara. Studi ini mengembangkan model penelitian berdasarkan Theory of Planned Behavior (TPB) dan Norm Activation Model (NAM) untuk menyelidiki niat untuk membeli mobil listrik di bawah pengaruh polusi udara yang parah. Studi ini meneliti warga yang berada di lima wilayah besar di Pulau Jawa, yaitu wilayah Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya sebagai objek survei. Sebanyak 194 responden yang sebelumnya telah memiliki mobil dikumpulkan dengan menggunakan metode purposive sampling dan data dianalisis dengan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling dan metode bootstrap. Temuan menunjukkan bahwa faktor TPB yang mempengaruhi niat membeli adalah perceived behavioral control, sedangkan dalam faktor NAM, faktor yang mempengaruhi adalah personal norm. Selain itu, environmental concern ditemukan memiliki pengaruh positif pada faktor TPB. Demikian pula awareness of consequences dan ascription of responsibility memiliki pengaruh pada faktor NAM yaitu personal norm dengan ascription of responsibility menjadi mediator parsial antara hubungan awareness of consequences dan personal norm.

The adoption of electric cars is expected to promote energy conservation and reduce air pollution. This study develops a research model based on the Theory of Planned Behavior (TPB) and the Norm Activation Model (NAM) to investigate the intention to purchase electric cars under the effect of severe air pollution. This paper takes the citizens residing in the five major areas of Java Island, namely the Greater Jakarta Area, Bandung, Semarang, Yogyakarta, and Surabaya as the object of the survey. A total of 194 respondents who previously owned a car were collected using the purposive sampling method and the data was analyzed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling and bootstrap method. The findings suggest that the factor of TPB that influences intention to purchase is perceived behavioral control, meanwhile, within the Norm Activation Model factor, the influencing factor is the personal norm. In addition, environmental concern is found to have a positive influence on the TPB factors. Similarly, the awareness of consequences and ascription of responsibility have an influence on the NAM factor which is the personal norm with the ascription of responsibility being a partial mediator between the relationship of awareness of consequences and personal norm."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Qibty Almayra Aflah Lahfana
"Penelitian ini membahas tentang program pelibatan ayah yang dilaksanakan di Sekolah Lebah Madu, Jakarta Timur pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana pelaksanaan program pelibatan ayah di Sekolah Lebah Madu, faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan serta hasil dari pelaksanaan program. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan didapat melalui wawancara mendalam melalui video conference dan chat, observasi pasif dan studi dokumentasi yang melibatkan 16 orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat program yang dilaksanakan di Sekolah Lebah Madu, yaitu program parenting ayah, program camping ayah dan anak, proyek di rumah, dan program family day. Program- program ini terintegrasi satu sama lain untuk mendukung perkembangan anak melalui pelibatan ayah dalam pendidikan dan pengaushan. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa faktor yang menghambat dan mendukung program. Hasil dari pelaksanaan program ini dapat dilihat pada anak dan ayah.

This study discusses the father involvement program implemented at the Sekolah Lebah Madu, East Jakarta in 2021. This study aims to find out how the implementation of the father involvement program at the Sekolah Lebah Madu, the inhibiting and supporting factors of implementation and the results of the program implementation. The research approach used is a qualitative approach with descriptive research type. The data sources used were obtained through in-depth interviews through video conference and chat, passive observation and documentation studies involving 16 informants. The results showed that there were four programs implemented at Sekolah Lebah Madu, namely the father's parenting program, the father and son camping program, the project at home, and the family day program. These programs are integrated with each other to support child development through the involvement of fathers in education and parenting. In its implementation there are several factors that hinder and support the program. The results of the implementation of this program can be seen in children and fathers. "
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fania Kusharyani
"Latar Belakang : Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku keterlibatan ayah adalah tingkat pendidikan. Ayah yang berpendidikan tinggi menghabiskan waktu lebih banyak dalam pengasuhan dibandingkan dengan ayah yang kurang berpendidikan (Sayer et. al., 2004).
Metode : Peneliti akan melihat bagaimana perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku keterlibatan ayah dalam pengasuhan bayi usia 0-12 bulan antara ayah berpendidikan dasar, menengah, dan tinggi dengan melibatkan 95 data ayah.
Analisis Statistik : Dari teknik analysis of variance (ANOVA) akan diperoleh perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku keterlibatan ayah dalam pengasuhan bayi usia 0-12 bulan antara kelompok ayah.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perebedaan yang signifikan pada pengetahuan, sikap, dan perilaku keterlibatan ayah dalam pengasuhan bayi usia 0-12 bulan antara ayah berpendidikan dasar, menengah, dan tinggi.
Kesimpulan : Tingkat pendidikan ayah tidak menyebabkan adanya perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku keterlibatan ayah dalam pengasuhan bayi usia 0-12 bulan. Peneliti menduga adanya perbedaan hasil penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan sebelumnya disebabkan karena adanya faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterlibatan ayah, seperti faktor budaya, jumlah anak, status pekerjaan istri, dan adanya bantuan dari pihak lain dalam pengasuhan.

Background : One of the factors which influence the involvement behaviour of the father is the level of his education. Higher educated fathers spend more time in childcare than less educated fathers (Sayer et. al. 2004).
Methode : This research was conducted to find the difference of knowledge, attitude, and paternal involvement behaviour in child rearing of 0-12 monthsaged baby, among the fathers who have elementary, intermediate, and advance education, involving 95 father's data.
Statistical Analysis : By applying analisys of variance technique (ANOVA) the difference of knowledge, attitude, and paternal involvement behaviour in childrearing of 0-12 months-aged baby among the group of fathers can be identified.
Result: The result shows that there is no significant difference of knowledge, attitude, and paternal involvement behaviour in child rearing of the 0-12 monthsaged baby among the fathers who have elementary, intermediate, and advance education.
Conclusion : The education level of the father does not cause any knowledge, attitude, or paternal involvement behaviour differences in child rearing of the 0-12 months-aged baby. The researcher infer that the difference between the result of this research and the result of the previous result is caused by the other factors which influence the involvement of the father, such as culture, number of children, wife's employment status, and the assistance of others in child care.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yasmin
"Dalam rangka mewujudkan suatu masyarakat yang disebut work-life balance society di mana para pekerja memiliki semangat tinggi untuk bekerja di samping mengasuh anak ataupun merawat anggota keluarga, pemerintah Jepang membuat kebijakan yang disebut Ikuji Kaigo Kyuugyou Hou (育児・介護休業法) yang dapat diartikan sebagai Undang-Undang Cuti Mengasuh Anak dan Merawat Keluarga. Sejak awal diberlakukannya pada tahun 1992, kebijakan cuti mengasuh anak tersebut telah melalui beberapa kali evaluasi dan revisi. Untuk meneliti tingkat keterlibatan ayah dalam kebijakan pemerintah Jepang yang didukung pula oleh banyak perusahaan tersebut, peneliti menggunakan metode studi dokumen dan analisis kualitatif. Tingkat keterlibatan ayah dalam kebijakan cuti mengasuh anak ini kemudian ditinjau dengan menggunakan teori four-factor model of father involvement (Lamb dan Pleck) dan teori Role Identity (Alicia D. Cast). Hasilnya, tingkat keterlibatan ayah dalam kebijakan cuti mengasuh anak yang terbilang rendah dan jauh dari angka yang ditargetkan pemerintah tidak sejalan dengan tingginya persentase perusahaan yang memberlakukan kebijakan. Sehingga dapat disimpulkan pandangan tradisional masyarakat Jepang bahwa mengasuh anak bukanlah tugas utama ayah masih mendominasi persepsi kaum ayah terhadap peran ayah itu sendiri.

In order to create work-life balance society where each citizen works with a sense of satisfaction in work-related responsibilities, and at the same time are able to take care of a child or a family member, Japan Government enacts a policy named Ikuji Kaigo Kyuugyou Hou (育児・介護休業法) and also known as Child Care and Family Care Leave Law. Since the beginning of the implementation in 1992, Child Care and Family Care Leave Law has been through some evaluation and revision. To examine father involvement in this policy made by Japan Government which also supported by many companies, I use document study and qualitative analysis methods. Father involvement in childcare leave policy then analyzed based on four-factor model of father involvement theory (by Lamb dan Pleck) and Role Identity Theory (by Alicia D. Cast). The main results is that father involvement in childcare leave policy in Japan which remain low and far from the number Japan Government targeted is not match to the high rate of companies implementing the policy. In conclusion, fathers’ perception about fathers role are still dominated by Japanese traditional point of view that childcare is not father’s main task."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Asty Nofika Utami
"ABSTRAK
Peran suami sangat penting untuk membantu istri dalam mengurangi nyeri persalinan. Cara yang dapat dilakukan oleh suami antara lain massase, relaksasi napas dalam, imajinasi, posisi dan kompres. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan pengalaman cara suami membantu mengurangi nyeri persalinan istri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif sederhana. Sampel penelitian terdiri dari suami yang mendampingi dan memberikan dukungan serta cara untuk mengurangi nyeri selama persalinan sebanyak 43 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dimana sampel diambil berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% lebih responden menggunakan teknik relaksasi napas dalam, massase atau sentuhan, perubahan posisi serta teknik distraksi. Sedangkan kurang dari 50% responden menggunakan teknik kompres untuk mengurangi nyeri persalinan. Hasil penelitian merekomendasikan untuk meningkatkan peran suami dalam mengurangi nyeri persalinan.

ABSTRACT
Husband role is very important to help his wife to reduce labour pain. Several ways can be done by husband, such as massage, deep breathing relaxation, guided imagery, positioning and compress. The purpose of this research was to describe husband's experience to help reducing wife's labour pain. This research used quantitative method with simple descriptive design. Samples consist of 43 husbands who were accompanying, providing, and helping his wife to reduce pain during labour experiences. This study used purposive sampling where sample taken based on intended purpose. This research used questionnaire as instrument.
The result showed that more than 70% of respondents used deep breathing relaxation, massage, position changes as well as guided imagery, whereas less than 50% of respondents used the compresses technique to reduce labour pain. Researcher suggests husbands to increase their role in reducing labour pain."
2012
S43291
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Maya Damayanti
"Perilaku kekerasan dalam pacaran merupakan salah satu bentuk perilaku agresivitas yang sering dimunculkan oleh para remaja saat sedang mengalami konflik dengan pasangan sebagai bentuk penyelesaian masalah mereka. Namun, perilaku tersebut dapat dicegah dengan cara adanya peran dari keterlibatan orangtua seperti keterlibatan ayah. Studi korelasi ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah dan perilaku kekerasan dalam pacaran pada remaja madya.
Pengukuran keterlibatan ayah dilakukan dengan menggunakan alat ukur Father Involvement Scale dan pengukuran perilaku kekerasan dalam pacaran dilakukan dengan menggunakan alat ukur The Revised Conflict Tactics Scale. Partisipan penelitian berjumlah 354 orang remaja berusia 14 ndash; 18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara keterlibatan ayah pada domain perilaku dan perilaku kekerasan dalam pacaran pada remaja madya r = -0.095.

Dating violence is a form of aggressive behavior that are often showed by adolescences while experiencing conflict with their partner as a form of problem solving. However, such behavior can be prevented by parent involvement role, such as father involvement. This correlation study was conducted to find out the relationship of father involvement and dating violence in middle adolescence.
Father involvement was measured using Father Involvement Scale and Dating violence behavior was measured using The Revised Conflict Tactics Scale. The participants of this study consisted of 354 adolescences aged 14 ndash 18 years old. The result showed that there is significant negative relationship between father involvement in behavioral domain and dating violence behavior in mid adolescence r 0.095."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2017
S69793
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fajar Nurrohman Haryadi
"Tesis ini membahas pengaruh overall advertising involvement yang merupakan second order latent construct yang dibentuk oleh message involvement, media involvement, dan creative involvement terhadap brand attitude serta dampaknya terhadap consumer behavior. Dalam penelitian ini, terdapat dua studi, yakni studi terhadap iklan pada majalah elektronik, dan studi terhadap iklan pada tayangan televisi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian preexperimental one-shot case study dengan metode survei.
Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara overall advertising involvement terhadap brand attitude serta consumer behavior. Disarankan untuk melaksanakan penelitian lanjutan untuk meneliti dengan iklan video yang durasinya tidak terlalu lama sehingga perhatian responden dapat lebih terfokus dari sejak awal sampai akhir penayangan iklan.

This thesis discusses the effect of overall advertising involvement - which is the second order latent construct that is formed by message involvement, media involvement, and creative involvement - on brand attitude and its impact on consumer behavior. There are two studies in this research. The first study focuses on an advertisement on an e-magazine, and the second one focuses on an advertisement on a television. This is a quantitative and preexperimental one-shot case study research with survey method.
The result shows that overall advertising involvement gives effect to brand attitude and consumer behavior. Based on this result, it is suggested that future research observe more on the shorter video advertising so that respondents can stay focused on the advertisement.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T43430
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Claudia Michelle Paramesvari
"ABSTRAK
Dewasa ini, sedikit usaha yang dilakukan untuk menelaah isu yang berhubungan dengan pemasaran dalam industri pemakaman, khususnya taman makam. Padahal, industri ini memiliki prospek cerah khususnya diIndonesia. Selain permintaan yang semakin meningkat, ditemukan adanya pertumbuhan tren melaksanakan upacara pemakaman yang mewah - termasuk pembelian lahan makam premium oleh orang-orang kaya di Indonesia. Di lain sisi, memasarkan produk industri pemakaman dianggap sulit oleh karena adanya beberapa kendala seperti sifat produk yang kontroversial ataupun kebudayaan setempat menyangkut kematian. Pemasaran memainkan peran penting dalam jenis perusahaan apapun. Namun, ketika menyangkut bisnis pemakaman, kemampuan untuk memasarkan brand dapat menjadi faktor yang sangat menentukan kesuksesan perusahaan.
Brand activation merupakan salah satu strategi pemasaran yang sangat berpengaruh dalam menciptakan ekuitas brand pada benak konsumen. Dengan brand activation yang mumpuni, pemakaman yang dianggap seram dapat dianggap sebagai tempat wisata, sementara lahan makam dapat laku keras meski dibanderol harga hingga milyaran Rupiah. Pada penulisan ini akan dibahas lebih jauh mengenai empat pilar yang menyokong aktivitas brand activation ? identitas, produk & layanan, karyawan dan komunikasi, serta praktiknya oleh salah satu pemain industri pemakaman terbesar di Indonesia, San Diego Hills Memorial Park

ABSTRACT
Presently, a little effort has been done to examine issues related to marketing in funeral industry,spesifically cemetery. Meanwhile, in Indonesia, the industry itself has a promising prospect since the demand continuosly raises and moreover, there is the growing trend for luxurious funeral ceremonies ? including purchase of premium cemetery lot, among wealthy Indonesians. On the other hand, marketing products of funeral industry is considered precarious for its product?s controversial nature and for local custom or cultural issues on death. Marketing plays a central role on any kind of company, but when it comes to cemetery business, the ability to market the brand can be the deciding factor to determine the company?s success in the industry.
Brand activation is one of the marketing strategy that affects brand equity. Savvy brand activation can make a creepy visit to a cemetery seems no longer creepy but fun as an excursion, it also can make people crave for a hundred million rupiah priced cemetery lot. This review will examine further on the cornerstones of brand activation ? identity, product & services, and communication, and its practice by one of the biggest company in the funeral industry in Indonesia, San Diego Hills Memorial Park.
"
2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>