Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 34420 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sarah Nitalya Bakara
"Tingginya tingkat keluhan pelanggan terhadap layanan pusat panggilan (call center) 147 terutama pada proses aktivasi layanan tambahan menjadi sebuah masalah penyebab turunnya penjualan minipack sehingga target revenue tidak tercapai. Minimnya informasi paket tambahan dan proses aktivasi yang dinilai lama dan tidak efisien menjadi dasar penelitian ini. Sehingga dilakukan sebuah perancangan sistem yang disebut Multi-system On Screen Subscription (MOSS) agar pelanggan mampu melakukan aktivasi secara self provisioning dengan metode pembayaran prepaid (prabayar) dan postpaid (pascabayar) untuk mempermudah pelanggan serta menekan biaya yang harus dikeluarkan jika melakukan aktivasi melalui Inboud Call 147. Penelitian ini menggunakan metode fishbone analysis untuk melihat akar masalah dan menggunakan system thinking untuk mengevaluasi solusi yang akan dirancang. Perancangan sistem MOSS bertujuan sebagai inovasi, dinilai dari parameter Micro Thinking, Macro Thinking, dan Mega Thinking.

The high level of customer complaints about call center services, especially in activating additional functions, is a problem that causes a decline in minipack sales so that revenue targets are not achieved. The lack of additional package information and the activation process that was considered long and inefficient was the basis of this study. So that all systems are designed called Multi-system On-Screen Subscription (MOSS) so that customers can activate as self-provisioning with prepaid and postpaid methods to facilitate customers and reduce costs to be incurred if activating via Inbound Call 147. This study uses a fishbone analysis method to look at the root of the problem and uses system thinking to evaluate the solution to be designed. MOSS system design aims as innovation, judged by the parameters of Micro Thinking, Macro Thinking, and Mega Thinking."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia , 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nadia Fitri
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak inovasi sistem pembayaran atau sistem pembayaran non-tunai terhadap stabilitas sistem keuangan di ASEAN-4 selama periode 2010-2018. Studi ini menggunakan variabel inovasi sistem pembayaran baik yang bernilai kecil, yaitu kartu debet, kartu kredit, dan uang elektronik, maupun yang bernilai besar, yaitu RTGS. Stabilitas sistem keuangan diukur dengan menghitung indeks komposit yang mencerminkan risiko lembaga keuangan, yaitu perbankan, pasar saham, dan obligasi. Hasil estimasi menggunakan GMM menunjukkan pertumbuhan nilai transaksi kartu debet, kartu kredit, dan RTGS berdampak signifikan dan negatif terhadap indeks stabilitas sistem keuangan. Artinya, meningkatnya pertumbuhan nilai transaksi kartu debet, kartu kredit, dan RTGS diduga akan menurunkan risiko pada sistem keuangan.

This study aims to examine relationship between innovation in payment system to financial stability in ASEAN-4, from 2010-2018. This study using retail (debit card, credit card, and electronic money) and large value payment system (RTGS) as proxy of payment system innovation. Financial system stability is measured by calculating a composite index that reflects the risk of banks, the stock market, and bonds. Estimation result using GMM shows that the growth of debit card, credit card, electronic money, and RTGS transaction values has a significant and negative impact on the financial system stability index. It indicates that payment system innovation promotes financial stability."
Depok: Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Endah Siska Aristiyowati
"Thesis ini mengkaji interaksi dinamis antara pengembangan inovasi keuangan dalam sistem pembayaran terhadap fungsi permintaan uang khususnya currency, permintaan uang dalam arti sempit (M1) dan permintaan uang dalam arti luas (M2) dari tahun 2007-2017 menggunakan data bulanan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori Baumol (1952) dan Tobin (1956) serta teori dari Lippi dan Sechi (2009) yang menyatakan bahwa teknologi sistem pembayaran dapat menurunkan permintaan uang (currency dan M1). Kemudian untuk permintaan uang dalam arti luas (M2), berdasarkan teori mengenai adanya substitusi dari narrow money ke broad money dikarenakan adanya penurunan brokerage cost yang menyebabkan individu memilih saving deposits yang memberikan return daripada demand deposits.
Dari hasil estimasi dengan menggunakan metode VECM, disimpulkan bahwa perkembangan pada sistem pembayaran dalam sebelas tahun terakhir yaitu Real Time Gross Settlement, Kliring, ATM /Kartu Debit, Kartu Kredit dan uang elektronik dengan menggunakan beberapa proxy yaitu antara lain menggunakan nilai transaksi (dengan dan tanpa kliring), total nilai transaksi, volume transaksi, rasio inovasi finansial terhadap GDP, rasio M2 terhadap M1, rasio inovasi finansial terhadap M1, rasio inovasi finansial terhadap M2 dan nilai di atas nilai trend, akan mengurangi permintaan currency dan permintaan uang dalam arti sempit (M1). Di samping itu, dari hasil estimasi juga disimpulkan bahwa perkembangan inovasi finansial sistem pembayaran meningkatkan permintaan uang dalam arti luas (M2). Analisis mengenai pengaruh inovasi finansial sistem pembayaran terhadap permintaan uang (currency dan narrow money) sangat penting agar money demand function tidak misspesificied dan agar dalam penetapan kebijakan moneter telah mempertimbangkan perkembangan teknologi sistem pembayaran.

This paper examines the dynamic interaction between financial innovation development in the payment system to money demand function especially for currency and narrow money, from 2007-2017 using Indonesia monthly data. This research based on Baumol (1952) and Tobin (1956) and Lippi Sechi (2009) theory which stated that improvemet of technology in the payment system will lead to a decrease in demand for money (currency and M1). And for broad money, based on the theory that there is substitution from narrow money to broad money, due to a decrease in brokerage cost that triggered individuals to choose saving deposits that give returns than demand deposits.
From estimation result, study reveals that tremendous development in the payment system on the last eleven years i.e Real Time Gross Settlement, Clearing, ATM/Debit Card, Credit Card and electronic money using several proxies, will decrease currency and narrow money (M1). On the other hand, result showed that payment system increase broad money (M2). Analysis of the role of financial innovation in the payment system in affecting money demand is very important so that money demand function is not misspesificied and in determining monetary policy has considered the development of payment system technology."
Depok: Universitas Indonesia, 2018
T51987
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hartono
"Skripsi ini membahas mengenai salah satu aplikasi dari IP Multimedia Subsystem (IMS) yakni Internet Protocol Televison (IPTV). Dalam emulasi jaringan ini digunakan Open IMS Core, UCT IMS Client, dan jaringan yang terdiri dari 2 router, dan 1 buah switch. Sedangkan untuk pengambilan dan pengujian data digunakan program Wireshark untuk menganalisa message flow registrasi client, pemohonan layanan IPTV sampai deregistrasi dan parameter-parameter Quality of Service (QoS) seperti: delay, dan packet loss. Pengujian dilakukan dengan merubah bandwidth pada hubungan kedua rouer, dengan kisaran nilai dari 64 kbps sampai 2.112 kbps. Pada setiap nilai bandwidth, dilakukan 3 kali percobaan dan kemudian nilai parameter-parameter QoS yang didapatkan akan dirata-ratakan. Hasil dari pengujian ini didapatkan bandwidth optimum untuk layanan iPTV yakni 2112 kbps dengan packet loss 0,85% (sesuai dengan standar ITU-T yakni kurang dari 1 %).

This final assignment discusses about one of the applications of IP Multimedia Subsystem (IMS), namely Internet Protocol Television (IPTV). This network emulation is using Open IMS Core, UCT IMS Client, and network that consisting of two router and a switch. While for the taking and testing data are used Wireshark program to analyze the message flow from client registration, request for IPTV service, client deresgistration, and Quality of Service (QoS) parameters such as: delay, and packet loss. Testing is doing by changing the bandwidth on the network between two router, with a range of values from 64 kbps to 2,112 kbps. In each bandwidth, there are three times experiments and then the QoS parameters that obtainable is divided to get mean score. The result from this test showed the optimum bandwidth for IPTV service is 2112 kbps with packet loss 0.85 % (in accordance with ITU-T standard that is less than 1%)."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51163
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Nurdi Hafidz
"Perkembangan teknologi telekomunikasi yang sangat pesat saat ini menghantarkan dunia telekomunikasi pada keadaan di mana layanan-layanan yang diberikan kepada para pengguna teknologi telekomunikasi tidak lagi terbatas hanya pada layanan suara / voice, tetapi sudah masuk kepada layanan data. Walaupun begitu, masalah kapasitas / bandwidth tetap menjadi suatu permasalahan yang timbul. Selain itu, masalah rentang jarak terakhir antara pengguna dan jaringan penyedia layanan yang sering disebut dengan 'last-mile problems' juga mengemuka. Teknologi wireless menunjukan keunggulannya untuk menanggulangi masalah- masalah tersebut. Salah satunya adalah teknologi Wireless Interoperability for Microwave Access disingkat WiMAX. WiMAX, dikenal dengan standar 802.16, dapat melakukan transfer data dengan kecepatan sekitar 70 MBps dalam radius jarak 30-50 Km untuk menyediakan akses pita lebar bagi ribuan pelanggan dari sebuah base station. Skripsi ini menjelaskan tentang pengimplementasian jaringan WiMAX pada kondisi Non Line of Sight yang dibangun oleh sebuah tim dari Departemen Elektro FTUI. Skripsi ini disusun melalui proses studi literatur, pengimplementasian di lapangan, pengambilan data, dan diakhiri dengan proses analisis. Hasil yang paling utama dari proses riset yang dijelaskan dalam skripsi ini adalah tersedianya layanan internet broadband melalui jaringan WiMAX yang telah diimplementasikan.

The growth of telecommunications technology nowadays have reached condition whereabout the services which is given to consumer no longer limited to voice service, but also have enter data services such as picture, video, internet, etc. Data delivery services even have started to take over amount of traffic service voice. Along with the increase of the services type at telecommunications world, also arise various problem. Among the problems is bandwidth problem. Data service requires much more bandwidth compared to voice service. The bandwidth itself is very dependent on transmission medium connecting network provider and end user. consumer. Hence pop out various technology and alternative on medium transmission to overcome this bandwidth problems, strarting from DSL technology, wireless, up to fiber optic. This journal will explains about WiMAX technology overview, its difference with Wi-Fi, the features and performance evaluation of wireless communication system using WiMAX within UI base station."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2006
S40675
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rachel Hardiari Krisjantiarum
"Using enzymatic sensor to determine the level of captopril is an alternative method that is being widely developed. In research , made in captopril sensor using Screen Printed Electrode (SPE), because of its advantage of being practical and simple. Cu electrodeposition on SPE is being done by potential -0,480 V vs Ag½AgCl with variation of time deposition of 5, 30 and 60 second. This research finds that the optimum deposition time is 60 second by taking into loading amount of 6,92 x 10-6 gr.cm-2. Cu/SPE is then applied to the Flow Injection Analysis (FIA) system. The optimum result of sensor appears in the FIA system with at the flow rate of 0,5 mL/minute and KOH Concentration of 1 M. Cu/SPE Sensor in FIA system has LOD of 6,530 x 10-6 M and sensitivity of 308,80 μA.mM-1.cm-2. Cu/SPE sensor has good repeatability with value linearity of 0,9113 and %RSD of 1,75%. Selectivity test on the captopril to the glucose and lactose may produce better sensor. The application of Cu/SPE sensor has value %recovery of 96,29%."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lucky Hendarta
"Sumberdaya lahan yang merupakan bagian dari ekosistem di bumi ini, yang
mempunyai peranan sangat penting di dalam kehidupan manusia, tetapi
kemampuan sumberdaya lahan untuk menunjang kebutuhan pembangunan
bersifat terbatas. Hal ini mengandung makna bahwa sejalan dengan
peningkatan kebutuhan pembangunan, mau tidak mau tingkat kelangkaan
sumberdaya lahan akan semakin nyata. Hal ini dapat menimbulkan berbagai
permasalahan ataupun konflik baik antar manusia itu sendiri, maupun dengan
makhluk hidup Iainnya. Seringkali juga pemanfaatan sumberdaya Iahan yang
tidak sesuai dengan peruntukkannya, alih fungsi lahan yang tidak
memperhatikan aspek kelestarian fungsi lingkungan dapat mengakibatkan
kerusakan sumberdaya lahan itu sendiri, yang pada akhirnya dampak negatif
yang terjadi dapat diderita oleh manusia.
Sistem Informasi Geogratis (SIG) merupakan sistem yang berbasis komputer,
dimanfaatkan dalam penelitian ini dengan maksud untuk membantu
memperoleh, mengolah dan menganalisis data secara cepat, serta menyajikan
informasi, baik berupa peta dan/atau ?atribut? secara cepat pula, dan relatif
akurat, jika dibandingkan dengan cara manual. Penyajian data secara spatial
(ke ruangan) ini memudahkan bagi para pengguna untuk melihat gambaran
keseluruhan dalam skala kecil, serta persebarannya secara geografis.
Kecepatan dan ketepatan dalam penyajian data ini sangat penting artinya,
dimana pada era sekarang ini kita dituntut untuk dapat bergerak Cepat
mengatasi permasalahan yang kompleks dan melakukan antisipasi terhadap
kemungkinan permasalahan yang akan terjadi.
Studi ini membahas tentang perencanaan penggunaan lahan untuk pertanian,
khususnya sawah dan tanaman kopi, di kabupaten Lampung Timur propinsi
Lampung, dengan pendekatan kesuaian lahan, dan komponen-
komponennya meliputi:
1. Peta-peta tematik, yang menunjukkan penggunaan lahan, status lahan
dan satuan lahan, heserta dengan buku keterangan detilnya.
2. Kritetia persyaratan tumbuh tanaman (padi, dan kopi)

Abstract
Land resource is a part of the earth ecosystems that has a very significant
part for human beings, but its ability has been limited on supporting
development needs. It means that the more increasing development needs,
land resources will be scarce. It causes various problems or connict among
people themselves, or with other creatures. Exploiting land resources is often
not appropriate with the allotment of the landuse, for example exchanging
land function without caring ftmctions of enviromnental conservation aspect
will destroy land resources itsem and at last-people will suffer fiom its
negative impacts.
Geographic Infomation system is a system based on computeri. It is made
use of the research as aid for get-ting, processing, and analyzing data exactly,
and provides information as a map and/or atributte more exactly and relative
accurate than manual way. Providing data in spatial make users easier to observe pictures totally in small scale, and their geographical spreading.
Speed and accurate on providing data are of great important in this era when
we have to solve complicated problems that will be unavailable demand.
This study reviews landuse planning in agricultural field, particularly rice field
and coffee in East Lampung Regency. It approaches the analysis with land
suitability method by using thematic maps and some criteria of land
suitability. Data is collected Hom the Held without any validation before and
processed by using Arc/Info."
Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2001
T10866
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aurelio Rahmadian
"Skripsi ini memberikan hasil-hasil percobaan dan analisa dari teknologi IPTV. IPTV adalah sistem yang digunakan untuk mengirimkan data multimedia melalui jaringan berbasis Internet Protocol (IP). Teknologi ini mengubah cara manusia berkomunikasi dengan televisi menjadi lebih interaktif. IPTV merupakan teknologi yang sedang dikembangkan di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang dikatakan akan segera mengimplementasikannya. Layanan IPTV ini berada pada Local Community Network (LCN) dimana akan digabungkan dengan beberapa aplikasi lainnya yaitu VoIP, Web Conference, dan Radio Streaming. Digunakan standar 802.11n dengan bandwidth maksimum 300 Mbps untuk membangun jaringan LCN tersebut.
Analisa yang diberikan dilihat dari kualitas trafik yang terjadi dalam menjalankan aplikasi IPTV. Kualitas yang dimaksud dilihat dari bandwidth yang dikonsumsi (throughput), delay, jitter, serta packet loss. Hasil yang didapatkan akan dibandingkan dengan bila menggunakan standar 802.11g untuk menunjukkan kelebihan dari 802.11n.
Dari hasil pengukuran didapatkan bahwa standar 802.11n yang memang merupakan teknologi baru, lebih superior dibandingkan standar 802.11g. Banyaknya packet loss yang terjadi merupakan faktor akan perlunya menggunakan standar 802.11n dalam aplikasi IPTV ini.

This thesis provides experimental results and analysis of IPTV technology. IPTV is a system that is used to transmit multimedia data through a network based on Internet Protocol (IP). This technology is changing the way humans communicate with the television becomes more interactive. IPTV is a technology that is being developed in various countries, including Indonesia, which it says will soon be implemented. IPTV services are located in the Local Community Network (LCN), which will be combined with several other applications of VoIP, Web Conference, and Radio Streams. 802.11n standard with a maximum bandwidth of 300 Mbps used to build the network, LCN.
The analysis provided views of the quality of traffic that occurs when running IPTV applications. Quality is seen from the bandwidth consumed (throughput), delay, jitter, and packet loss. The results obtained will be compared to 802.11g standard to show the advantages of 802.11n.
From the measurement, results showed that the 802.11n standard that is indeed a new technology, more superior than the 802.11g standard. Number of packet loss that occurs is a factor would need to use the 802.11n standard in IPTV applications.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51165
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Raden Erly Prijadi
"Perkembangan persaingan di industri kendaraan bermotor roda dalam kurun waktu tiga tahun terakhir semakin ketat. Persaingan di antara pemain lama, maupun masuknya pemain baru, adanya pengaruh krisis ekonomi global, daya beli konsumen yang menurun, konsumen yang makin teredukasi, menuntut semua pemain di industri ini untuk menjalankan strategi yang tepat agar dapat memenangkan persaingan. PT PMH sebagai pemimpin pasar berusaha untuk mempertahankan pangsa pasarnya dengan strategi untuk lebih memuaskan konsumen dan membidik segmen rasional. Salah satu bagian strategi yang dijalankan adalah dengan membangun kembali kompetensi teknis pada karyawannya. Strategi tersebut pada intinya adalah mengevaluasi ulang pelaksanaan sistem manajemen kompetensi teknis yang sudah ada, kemudian melakukan perbaikan-perbaikan, Setelah dilakukan perbaikan, diharapkan pelaksanaan sistem manajemen kompetensi teknis akan sesuai dengan standar kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan strategi perusahaan.

Competition in two-wheel motor vehicle industry is stronger since three years ago. Stronger internal rivalry competition, threat of the new entrant, effect of global economic crisis, decreasing of customer demand, more educated customer, challenge all players in this industry to make a good strategy to win the competition. In order to win the competition, PT PMH’s (the market leader) strategies are to focus on low seginent (rational) and develop customer satisfaction. One of PT PMH strategic elements is to develop human technical competency. The target of this strategic element is making the technical competency managernent system align with the company’s strategic need."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
T26528
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rahardhono
"Implementasi sistem ERP merupakan satu dari tiga COTS yang menjadi program strategis Bank Indonesia. Sistem ERP akan menggantikan beberapa aplikasi yang saat ini digunakan untuk mendukung proses bisnis. Horizontal silo pada proses bisnis dan aplikasi serta keragaman infrastruktur pendukung menjadi permasalahan dalam layanan sistem informasi. Tujuan implementasi sistem ERP adalah adopsi praktek terbaik dalam proses bisnis.
Implementasi ERP dapat meningkatkan akurasi dan konsistensi data, namun memiliki berbagai risiko dalam proses akuisisinya. Tingkat utilisasi sistem informasi pada organisasi berpeluang meningkatkan risiko, sehingga penting untuk menjalankan manajemen risiko. Tujuan organisasi menjalankan manajemen risiko adalah menjaga organisasi tetap dapat berkontribusi kepada bangsa dan negara.
Tujuan dari karya akhir ini adalah menyusun profil risiko dan rekomendasi pengendalian pada implementasi sistem ERP. Kerangka kerja yang digunakan pada penelitian ini adalah kerangka kerja manajemen risiko enterprise ISO 31000:2018.
Data yang digunakan dalam analisis risiko didapat dari Focus Group Discussion (FGD), wawancara dan dokumen pelaksanaan proyek. Hasil analisis terhadap daftar risiko menyatakan bahwa terdapat 19 risiko, diataranya 17 dapat diterima, satu risiko dihindari dan satu risiko dialihkan ke pihak ketiga. Dari 19 risiko tersebut, dukungan satuan kerja bisnis, kebijakan adopsi best practice, komunikasi internal dan eksternal, sistem ERP sesuai kebutuhan bisnis, system implementor yang kompeten merupakan pengendalian yang memiliki nilai signifikan terhadap penurunan tingkat risiko implementasi sistem ERP.

ABSTRACT
The implementation of an ERP system is one of the three COTS that are Bank Indonesias strategic programs. The ERP system will replace several applications that are currently used to support business processes. Horizontal silos in business processes and applications and the diversity of supporting infrastructure are problems in information system services. The purpose of implementing an ERP system is the adoption of best practices in business processes.
ERP implementation can improve the accuracy and consistency of data, but has various risks in the acquisition process. The level of information system utilization in organizations has the opportunity to increase risk, so it is important to run risk management. The aim of the organization to run risk management is to keep the organization able to contribute to the nation and the country.
The purpose of this final paper is to develop a risk profile and control recommendations on the implementation of an ERP system. The framework used in this study is the ISO 31000: 2018 Enterprise Risk Management.
The data used in risk analysis is obtained from Focus Group Discussion (FGD), interviews and project implementation documents. The results of the analysis of the risk register state that there are 19 risks, 17 can be accepted, one risk is avoided and one risk is transferred to a third party. Of the 19 risks, the support of business units, best practice adoption policies, internal and external communications, ERP systems according to business needs, competent implementor systems are controls that have a significant value in reducing the risk level of ERP system implementation."
2019
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>