Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 121 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hikmah Ayu Cahyati
"ABSTRAK
Film Fucking Berlin merupakan film yang menggambarkan potret kehidupan kota Berlin pada masa ini. Melalui film ini, peneliti akan menganalisis penokohan tokoh Sonia Rossi serta memaparkan perubahan karakter yang terlihat pada tokoh Sonia Rossi dalam film Fucking Berlin. Sonia Rossi merupakan tokoh utama dalam film ini dan berperan penting dalam membangun cerita pada film ini. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis tekstual. Teks yang dianalisis adalah adegan dan narasi dalam film. Penelitian dilakukan dengan menggunakan unsur intrinsik yang merupakan landasan penulis untuk menganalisis penokohan tokoh Sonia Rossi.

ABSTRACT
Fucking Berlin is a movie that portrays a portrait of Berlin s city life at this modern time. On this film, researcher will analyze the characterization of the character Sonia Rossi and explain the character changes seen in the character Sonia Rossi in the film Fucking Berlin.Sonia Rossi is the main character in this film and plays an important role in building the story of this film. A textual analysis method used is intellectual. The analyzed texts are scenes and narration of the film. The study was conducted using intrinsic elements which is the basis of the author to analyze the characterization of Sonia Rossi's character.
"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Fahdi Maula
"Klasifikasi fluida serta estimasi porositas berdasarkan teorema Bayes telah dilakukan dengan menggunakan hasil inversi seismik simultan sebagai inputnya pada karbonat formasi Kujung di cekungan Jawa Timur, Indonesia. Banyak literatur yang menjelaskan ambiguitas dari karakterisasi batuan karbonat berdasarkan anomali AVO. Studi ini dilakukan untuk menghasilkan klasifikasi dan estimasi yang memiliki tingkat kepastian berdasarkan teorema Bayes. Kami melakukan dua fasa karakterisasi, kualitatif dan kuantitatif. Dalam karakterisasi secara kualitatif, 2 kelas/tipe fluida didefinisikan, yaitu gas dan wet. Sebelum ada informasi baru, diasumsikan probabilitas prior dua kelas ini adalah sama, 50:50. Distribusi probabilitas awal dari dua kelas ini kemudian ditentukan melalui data sumur, distribusi ini akan menjadi likelihood function. Impedansi akustik, rasio Vp/Vs, dan densitas kemudian diturunkan dari inversi seismik simultan. Atribut ini adalah informasi baru yang akan digunakan untuk mengupdate probabilitas prior tadi menjadi probabilitas posterior dengan menggunakan teorema Bayes, probabilitas posterior ini merepresentasikan klasifikasi fluida pada setiap tras seismik. Dalam proses lainnya untuk karakterisasi secara kuantitatif, distribusi porositas dan saturasi didefinisikan menggunakan hubungan dasar kecepatan terhadap porositas dan saturation. Probabilitas prior didefinisikan berdasarkan data sumur, kemudian simulasi stokasik dilakukan untuk menghasilkan likelihood function yang membentuk probabilitas bersama antara porositas dan saturasi, sebelum akhirnya diaplikasikan untuk estimasi porositas dan saturasi berdasarkan skema Bayes. Hasil akhir dari langkah kerja ini adalah data 3D dari tipe fluida yang berasoasi dengan probabilitas dan ketidakpastian untuk tiap posisi. Data 3 dimensi ini terdiri atas probabilitas wet, probabilitas gas, dan juga estimasi kuantitatif dari porositas dan saturasinya. Hasil langkah kerja pada area studi kami menunjukkan potensi pay zone berada pada flank dari buildup carbonate tersebut.

Bayesian fluid classification and Bayesian porosity-saturation estimation has been done using simultaneous seismic inversion result as the input in Kujung carbonate from East Java Basin, Indonesia. Many literatures described the limitation of carbonate characterization based on AVO anomaly. This study carried out to present the classification and estimation result with level of confidence based on Bayesian theorem. We have done two phases of characterization, qualitative and quantitative. In qualitative characterization, two classes of fluid were defined, these are gas and wet. Before any new information, it is assumed that the prior probability density function (PDF) of these two classes is the same, 50:50. Initial distribution of each wet and gas filled carbonate were then estimated from well log data, these are the likelihood function. Acoustic impedance, Vp/Vs ratio, and density were then derived from 3D multi stacks seismic data using simultaneous AVO inversion. These attributes are the new information required to update our prior distribution to have final posterior PDF using Bayesian theorem that represent fluid classification for each traces. In the other process for quantitative characterization, the porosity and saturation distribution were defined using basic velocity to porosity & saturation relationship (rock physics analysis). The prior PDF is defined based on analyzed well data, and stochastic simulation was done to generate likelihood function to form joint PDF between porosity and saturation, before finally applied to estimate porosity and saturation cube using Bayesian Scheme. The final product of the proposed workflow is 3D fluid cube of reservoir with associated probabilities and uncertainties which consist of probability of wet carbonate and gas carbonate, also quantitative estimation of porosity and saturation. The result shows that potential pay zone for this particular carbonate was lying on the flank of the buildup carbonate."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2009
T40282
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Ratih Ayu Wulandari
"Tokoh sentral dan penokohannya dalam dunia sastra merupakan suatu hal yang penting untuk dikaji. Tokoh sentral memegang peran penting di dalam cerita. Penokohan menggambarkan tentang sifat dan sikap dari tokoh sentral. Kedua hal ini dikaji bertujuan untuk mempermudah pembaca mengetahui isi cerita secara singkat melalui pengenalan tokoh sentral dan penokohannya. Oleh karena itu, makalah non seminar ini bertujuan untuk memaparkan lima tokoh sentral dan penokohannya dalam novel Sam Kok (三国演义sānguó yǎnyì) karya Luó Guànzhōng (罗贯中) dan mereka adalah Liú Bèi (刘备), Zhūgě Liàng (诸葛亮), Guān Yǔ (关羽), Zhāng Fēi (张 飞) dan Cáo Cāo (曹操). Makalah ini diharapkan dapat menjadi kajian dasar dan analisis awal.

Central characters and their characterization in the literary world is an important thing to be studied. The central character plays an important role in the story. The characterization implied nature and behaviour from the central characters. Both of these are studied aiming to facilitate readers, know the story briefly through the introduction of the central character and their characterization. Therefore, this non seminary paper aims to describe all five central characters and their characterization in the novel Sam Kok (三国演义sānguó yǎnyì) by Luó Guànzhōng (罗贯中) and they are Liú Bèi (刘备), Zhūgě Liàng (诸葛亮), Guān Yǔ (关羽), Zhāng Fēi (张飞) dan Cáo Cāo (曹操). This paper is expected to be a basic study and preliminary analysis."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2015
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Neneng Nurul Khotimah
"Film merupakan salah satu wadah bagi para insan perfilman untuk menuangkan gagasangagasannya. Tak sedikit film yang dibuat berdasarkan cerita dari novel maupun wahana lain. Inilah yang disebut dengan ekranisasi atau alih wahana yang merupakan pemindahan suatu karya seni dari satu wahana ke wahana lain. Film Red Cliff I adalah salah satu film yang mengalihwahanakan cerita dari novel Romance of the Three Kingdoms ke dalam film, khususnya salah satu kejadian dalam cerita yaitu Battle of Red Cliff. Berdasarkan teori alih wahana, adanya perbedaan dari pemindahan dari satu wahana ke wahana lain ini diharuskan demi mencapai keperluan wahana tersebut. Perbedaan yang dianalisis dalam tulisan ini adalah mengenai tokoh dan penokohan tokoh utama dalam film yaitu Zhuge Liang.

Film is a medium of expression by its makers. Many films are made based upon stories taken from a novel or other media. This is called ecranization: the movement of an art work from a medium to another medium. The first Red Cliff film is such an example; it moves the novel Romance of the Three Kingdoms to the screen, particularly the Battle of Red Cliff part. According to ecranization theory, the existence of movement from one media to another is necessary to attain the media’s total sum. This paper analyzes the differences of character and characterization of the main character, Zhuge Liang, within the film."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
"Asam kojat adalah suatu metabolit sekunder yang banyak diproduksi
melalui proses fermentasi oleh spesies mikroorganisme dari genus
Aspergillus, Acetobacter, dan Penicillium. Aspergillus flavus memiliki potensi
yang paling besar dalam memproduksi asam kojat. Tujuan penelitian ini
adalah untuk memperoleh isolat asam kojat dari kultur fermentasi dan
karakterisasi kimia asam kojat hasil pemurnian tersebut. Penetapan kadar
asam kojat dalam media fermentasi dilakukan dengan KLT densitometri.
Asam kojat diisolasi dari kultur fermentasi dengan ekstraksi menggunakan
aseton. Hasil ekstraksi dimurnikan dengan kromatografi kolom menggunakan
eluen toluen-etil asetat-asam format (3:6:1). Setelah penguapan eluen, dan
rekristalisasi dengan aseton didapatkan kristal putih yang berbentuk jarum
prismatis. Analisis kualitatif isolat asam kojat yang dilakukan meliputi
spektrofotometri UV, spektrokolorimetri, titik lebur, bentuk kristal, dan
spektrofotometri infra merah. Titik lebur isolat asam kojat adalah 154oC
Analisis dengan spektrofotometri IR menunjukkan peak spesifik pada
bilangan gelombang 1700 cm-1, 1230 cm-1, 1140 cm-1, dan 3230 cm-1. Waktu
retensi dengan kromatografi gas adalah pada 12,701 menit."
Universitas Indonesia, 2007
S32616
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Elma Elantia
"Pada skripsi ini akan dijelaskan bentuk struktur yang terdapat dalam novel Ar-Rajul Alladzi Aman dan akan dipaparkan tokoh dan penokohan yang terdapat pada novel tersebut. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian skripsi ini adalah metode struktural dengan pendekatan analisis, yaitu pendekatan yang memusatkan perhatian analisis dari segi intrinsik karya sastra. Untuk menganalisis sebuah karya sastra dengan menggunakan metode ini, maka diperlukan sebuah kajian dan penelitian yang lebih mendalam dari semua aspek pembangun karya sastra itu sendiri. Pada skripsi ini, penelitian diawali dengan pembahasan unsurunsur intrinsik, seperti: alur, latar, tema, tokoh dan penokohan, serta amanat. Untuk memudahkan analisis, maka pada skripsi ini digunakan metode penulisan bagian. Pada novel tersebut terlihat jelas bahwa semua tokoh memiliki ciri khas karakter masing-masing dan beberapa tokoh juga mengalami perubahan karakter. Tokoh utama adalah pusat cerita yang dalam perkembangan cerita mempengaruhi beberapa tokoh dalam novel ini. Dari karakter tokoh dalam novel ini, ada beberapa hal yang bisa dipelajari, di antaranya kebebasan untuk berpendapat, kebebasan dalam memaknai hidup, bahkan untuk memilih keyakinan.

This term-paper tries to comprehend the structure of the novel Ar-Rajul Alladzi Aman and will expose its characters and characterization. Structural and analytical approaches which primarily pay attention to the intrinsic aspects of the novel are applied in the research of this term-paper.To analyze the literary work using this approach, it needs to know more and better understanding of the aspects which construct the novel. In this term paper, the research start with a discussion of the intrinsic aspects of this novel, such as: plot, background, character, characterization, and message. The sequence of the novel is presented in order to make the research easier. It is clearly seen that each character is unique, and some characters have round character. The main character becomes the center of the story and affects some other characters in this novel. Looking from the character of the novel, we can learn many things, such as: Freedom to express ideas, to give meaning to life, as well as choosing our faith."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2014
S54397
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Annisa Luthfiarrahman
"Penelitian ini membahas penokohan dalam novel dan film Madangeul Naon Amtak, yang berkisah tentang seekor ayam petelur yang ingin mengerami dan menetaskan telurnya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah memaparkan perubahan yang terjadi pada unsur penokohan yang timbul akibat proses ekranisasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif-analitis dengan kajian struktural. Hasil penelitian menunjukkan perubahan terjadi terutama pada penokohan tokoh utama dan tokoh tambahan yang menjelaskan latar. Perubahan tersebut mendorong adanya perbedaan pesan yang ingin disampaikan oleh sutradara film dengan pesan pengarang novelnya.

This research discusses characterization in Madangeul Naon Amtak novel and film, which tell about a hen that wants to brood on its own eggs. The objective of this research is to explain the changes happened in characterization as a result of écran. The method applied is descriptive-analytic with structural study. The results show that changes happened mainly in characterization of main character and pheripheral characters which explain the settings. The changes lead to the message sent by film's director being different from the one sent by novel's writer.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2014
S55681
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fitrah Adhitama
"Kelahiran De Vijftigers pada pertengahan abad ke-20 memunculkan beberapa nama penulis baru, salah satunya adalah Remco Campert. Sebagai salah satu penulis besar Belanda, sudah banyak karya Remco Campert yang melegenda, salah satunya roman Een Liefde in Parijs 2004 . Roman tersebut bercerita tentang perjalanan Richard Sanders ke Paris, pertemuannya dengan seorang perempuan membuat dirinya terjebak dalam pencarian ingatan masa lalu yang telah terhapus. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan perkembangan karakter dalam roman Een Liefde in Parijs. Dalam penelitian ini dibahas mengenai tokoh dan penokohan yang hadir dalam cerita ini yang kemudian difokuskan pada analisis kepribadian yang dimiliki oleh tokoh utama, Richard Sanders. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara ayah Richard dengan Richard memiliki banyak sumbangsih terhadap kepribadiannya.

The birth of De Vijftigers in the middle of 20th century has brought a few new authors, one of them is Remco Campert. As one of the greatest authors in the Netherlands, some of Campert rsquo;s work are already have the legendary status, including a novel called Een Liefde in Parijs 2004 . This roman tells about Richard Sanders rsquo; journey in Paris. A meeting with a girl makes him trapped in a situation where he had to find his old forgotten memory. This research is qualitative research with literary study. It aims to explain the character development in Een Liefde in Parijs. In this research the characterization of the main character that is presented in the text will be examined using personality analysis. The result shows that the relationship between the main character and his father has a significant influence in his personality development.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Cahyaningtyas Kusumastuty
"Cerpen "Maku Xiansheng" adalah cerpen satire yang ditulis oleh Lao She pada tahun 1933. Cerita pendek Maku Xiansheng mengisahkan tentang perjalan dan ujaran-ujaran Tuan Maku dari stasiun kereta api Beijing hingga ke stasiun Dezhou yang disampaikan dengan menggunakan sudut pandang tokoh bawahan 'Aku'. Di sepanjang cerita terjadi dialog antara Tuan Maku dan Pelayan yang didominasi oleh teriakan Tuan Maku yang berulangkali memerintah Pelayan untuk mengambilkan benda-benda yang diinginkannya dan dibalas penolakan berulangkali pula oleh Pelayan kereta. Dalam cerpen Maku Xiansheng ini terdapat dua tokoh utama - tuan Maku dan Pelayan - dan satu tokoh tambahan yang kehadirannya sangat sedikit dalam cerita, tapi memiliki peran penting, yakni 'Aku'. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kritik tersirat yang dihadirkan pengarang melalui analisis atas ujaran-ujaran tokoh utama dan tanggapan tokoh 'Aku'. Dengan demikian makna cerita dan apa yang sesungguhnya disampaikan pengarang melalui cerpen ini bisa terungkap.

Maku Xiansheng short story is a satire short story written by Lao She in 1933. This short story tells about Mr. Maku's journey and interactions from the Beijing station to Dezhou station which was delivered using point of view of the subordinate 'I'. Throughout the story, there was a dialogue between Mr. Maku and Servant who was dominated by Mr. Maku's shout who repeatedly ordered the Servant to brings some objects that he wanted and also was repeatedly rejected by Servant. In this short story, there are two main characters - Mr. Maku and Servant - an additional character whose have a very little presence, but has an important role in the story, called 'I'. The purpose of this journal is to reveal implied criticism that the writer want to present through the interaction of each main character and the response from the 'I' character. Thus, the meaning of the story and what the writer actually conveyed through this short story can be revealed."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>