Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 10 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Talitha Granita
"ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk melihat faktor-faktor berdasarkan teori signaling dalam pengaruhnya terhadap kesuksesan proyek reward-based crowdfunding yang ada di ASEAN Member States (AMS) dalam periode Januari 2018 hingga Februari 2020 dengan menggunakan 489 sampel proyek reward-based crowdfunding yang menempati 5 industri teratas pada platform Kickstarter. Peneliti menggunakan estimasi regresi logistik di mana proksi-proksi yang diuji terbukti memiliki pengaruh signifikan atas kesuksesan kampanye crowdfunding. Terdapat 8 variabel faktor signaling yang digunakan yaitu jumlah target pendanaan, durasi kampanye, jumlah dukungan yang diberikan, jumlah video, jumlah kata deskripsi, kehadiran situs web eksternal, entri FAQ, jumlah pembaruan, dan presentasi pada indeks popularitas yang digunakan untuk melihat pengaruhnya terhadap kesuksesan kampanye crowdfunding.

ABSTRACT
This study aims to determine factors based on signaling theory on the success of reward-based crowdfunding projects in the ASEAN Member States (AMS) using 489 project samples that occupy the top 5 industries on the Kickstarter platform for the period of January 2018 to February 2020. The researcher uses binary logistic regression estimation where the proxies tested are found to have significant influence on the success of the crowdfunding campaign. This study uses 8 signaling factor variables, which are funding goal, campaign duration, number of project backings, number of videos, number of description words, presence of external website, FAQ entries, number of updates, and presentation on the popularity index to determine their influence on the success of crowdfunding campaign.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Imam Abdul Aziz
"

Penggalangan donasi berbasis online dengan sistem crowdfunding lebih mampu menarik perhatian masyarakat karena cangkupannya yang luas dan dinilai lebih mudah digunakan untuk menggalang dana. Penelitian ini mengusung tema faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat menyalurkan donasi melalui crowdfunding berbasis online. Faktor-faktor yang akan diteliti adalah tingkat religiusitas, objektifitas kampanye, inovasi platform crowdfunding, dan jiwa sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor-faktor tersebut mempengaruhi masyarakat dalam menyalurkan donasi secara online. Metode penelitian yang digunakan untuk menguji faktor-faktor tersebut berupa deskriptif kuantitatif dengan Structural Equation Modelling (SEM). Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh hasil penelitian bahwa faktor religiusitas, efektifitas kampanye dan inovasi platform berpengaruh positif sedangkan faktor jiwa sosial masarakat berpengaruh negatif. Secara keseluruhan, semua faktor cukup signifikan dalam mempengaruhi masyarakat untuk berdonasi melalui crowdfunding berbasis online. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor jiwa sosial masyarakat berpengaruh negatif karena masyarakat berpendapat bahwa jika seseorang memiliki jiwa sosial tinggi maka lebih cenderung memilih untuk menyaluran bantuan atau berdonasi secara langsung dan tanpa menggunakan sistem online.

 


Raising online-based donations with crowdfunding systems is better able to attract attention of society because of its large scope and is considered easier to use to raise funds. This research theme carries of factors that influence society to channel donations through crowdfunding based online. The factors that will be examined are level of religiosity, campaign objectivity, crowdfunding platform innovation, and social soul of society. This study aims to determine whether these factors influence society in channeling online donations. The research method used to test these factors is quantitative descriptive with Structural Equation Modeling (SEM). Based on the data analysis conducted, the results of study showed that factors of religiosity, campaign effectiveness and platform innovation had a positive effect while the social soul factors of society had a negative effect. Overall, all factors are quite significant in influencing society to donate through crowdfunding based online. The findings of this study reveal that social soul factors of society have a negative effect because the public believes that if a person has a high social life then it is more likely to choose to channel aid or donate directly and without using an online system.

"
2019
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Eric Septian Wicaksono
"Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor yang mempengaruhi Return on Investment (ROI) pada UKM di Indonesia yang menggunakan equity crowdfunding sebagai metode pendanaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan mendeskripsikan hubungan antara variabel-variabel yang diteliti, yaitu hubungan antara equity crowdfunding dan kinerja keuangan UKM di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini mencakup semua UKM di Indonesia yang telah melakukan equity crowdfunding hingga tahun 2023. Sampel sebanyak 31 UKM dipilih untuk penelitian ini. Teknik analisis data melibatkan pengujian model penelitian untuk memastikan penerimaan dan menghasilkan temuan yang valid serta dapat diandalkan. Proses pengujian ini meliputi beberapa langkah penting, yaitu uji asumsi klasik, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi kampanye dalam equity crowdfunding memiliki hubungan yang signifikan dengan Return on Investment (ROI) yang diperoleh oleh UKM. Variabel 'Skor Durasi Kampanye' menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik, mendukung hipotesis bahwa semakin lama durasi kampanye, semakin tinggi ROI yang dapat dicapai. Ini menunjukkan bahwa kampanye yang lebih lama memberikan waktu lebih banyak bagi investor untuk melakukan penelitian dan membuat keputusan investasi yang lebih baik, yang pada akhirnya meningkatkan tingkat kepercayaan dan potensi ROI. Jumlah dana yang terkumpul selama kampanye equity crowdfunding tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan ROI yang diperoleh oleh UKM. Variabel 'Log Dana Terhimpun' tidak menunjukkan signifikansi statistik, menantang asumsi bahwa jumlah dana yang terkumpul merupakan faktor kunci dalam menentukan ROI. Ini menunjukkan bahwa faktor lain seperti penggunaan dana yang efisien, strategi bisnis pasca-pendanaan, dan kondisi pasar mungkin memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kesuksesan keuangan UKM setelah crowdfunding. Sektor industri di mana UKM beroperasi memiliki dampak signifikan terhadap ROI. Variabel 'Skor Industri' menunjukkan dampak negatif yang signifikan terhadap ROI, terutama untuk UKM di sektor Restoran/Makanan & Minuman dibandingkan dengan sektor lainnya. Hal ini menekankan pentingnya konteks industri dalam menentukan kinerja keuangan setelah memperoleh pendanaan melalui equity crowdfunding. Sektor Restoran/Makanan & Minuman mungkin menghadapi tantangan tambahan seperti persaingan yang ketat, margin keuntungan yang lebih rendah, dan fluktuasi permintaan konsumen, yang dapat mengurangi potensi ROI.

This research aims to investigate the factors influencing Return on Investment (ROI) in SMEs in Indonesia utilizing equity crowdfunding as a funding method. This research employs a quantitative approach with the aim of describing the relationship between the variables under examination, namely the relationship between equity crowdfunding and the financial performance of SMEs in Indonesia. The population in this study includes all SMEs in Indonesia that have engaged in equity crowdfunding up to the year 2023. A sample of 31 SMEs was selected for the study. Data analysis techniques involved testing the research model to ensure its acceptance and produce valid and reliable findings. This testing process included several essential steps, namely classic assumption tests, F-tests, and t-tests. The results of the study indicate that the campaign duration in equity crowdfunding has a significant relationship with the Return on Investment (ROI) obtained by SMEs. The variable 'Campaign Duration Score' shows a statistically significant relationship, supporting the hypothesis that the longer the campaign duration, the higher the ROI that can be achieved. This suggests that longer campaigns provide investors with more time to research and make better investment decisions, ultimately increasing trust levels and potential ROI. The amount of funds raised during the equity crowdfunding campaign does not have a significant relationship with the ROI obtained by SMEs. The variable 'Log Raised Funds' does not show statistical significance, challenging the assumption that the amount of funds raised is a key factor in determining ROI. This indicates that other factors such as efficient fund usage, post-funding business strategies, and market conditions may have a greater influence on SMEs' financial success post-crowdfunding. The industry sector in which SMEs operate has a significant impact on ROI. The variable 'Industry Score' shows a significant negative impact on ROI, especially for SMEs in the Restaurant/Food & Beverage sector compared to other sectors. This emphasizes the importance of industry context in determining financial performance after obtaining funding through equity crowdfunding. The Restaurant/Food & Beverage sector may face additional challenges such as intense competition, lower profit margins, and consumer demand fluctuations, which can reduce ROI potential."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Meliala, Amelia Debora
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penularan pesan melalui interaksi sosial dalam pembentukan kepedulian milenial terhadap crowdfunding. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan bagaimana milenial melakukan penyebaran pesan crowdfunding pesawat R80 di Instagram menggunakan hashtag #TerbangkanPesawatIndonesia. Kerangka pemikiran penelitian ini menggunakan konsep penularan sosial yaitu 6 STEPPS dari Jonah Berger, diantaranya Social Currency (mata uang sosial), Trigger (pemicu), Emotions (emosi), Public (umum), Practical Value (nilai praktis), dan Story (cerita), konsep dan ragam interaksi sosial, konsep dan penelitian terdahulu tentang crowdfunding, penelitian mengenai generasi milenial dan karakteristiknya serta studi-studi terdahulu, instagram dan hashtag, serta media sosial. Penelitian ini menggunakan paradigma post positivis dan jenis penelitian deskriptif eksploratif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah salah satu pesan yang diunggah dalam Instagram dengan menggunakan hashtag #TerbangkanPesawatIndonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pesan yang disampaikan melalui hashtag #TerbangkanPesawatR80 mengandung konsep 6 STEPPS dan juga disesuaikan dengan karakteristik milenial. Interaksi sosial yang terjadi merupakan kontak sosial yang dimediasi teknologi, seperti unggahan-unggahan yang menunjukkan bukti dukungan dari orang lain dan influencer, serta adanya komunikasi yang terjadi seperti komentar-komentar yang ada di media sosial Instagram, serta tanya jawab yang dilakukan oleh admin dengan investor atau sesama investor dapat membangkitkan kepedulian milenial dalam crowdfunding pesawat R80 ini.

ABSTRACT
This study aims to describe the message contagion through social interaction in the formation of millennial concern for crowdfunding. In addition, this study also describes how millennials are spreads crowdfunding messages of R80 aircraft on Instagram using the hashtag #TerbangkanPesawatIndonesia. The framework of this study uses the concept of social contagion, namely 6 STEPPS from Jonah Berger, including Social Currency, Trigger, Emotions, Public, Practical Value, and Story, concepts and variety of social interactions, concepts and previous research of crowdfunding, research of the millennial generation and its characteristics, previous studies of millennials, instagram and hashtags, and social media. This study uses post positivist paradigm and the type of explorative descriptive research. The unit of analysis in this study is one of the messages uploaded on instagram using the hashtag #TerbangkanPesawatIndonesia. The results of this study indicate that the messages submitted via hashtag #TerbangkanPesawatR80 contain the concept of 6 STEPPS and are also adjusted to millennial characteristics. Social interactions that occur are technology-mediated social contacts, such as uploads that show evidence of support from other people and influencers, as well as communication that occurs such as comments on instagram, as well as frequently asked questions by admin with investors or fellow investors can evoke millennials concern in R80 aircraft "
2019
T53497
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
M Hanggono Kartika Putro
"

Tesis ini meneliti bagaimana BEKRAF sebagai Lembaga Pemerintahan Non Kementerian membantu UMKM yang bergerak di bidang ekonomi kreatif dalam hal pendanaan modal usaha. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai dua pihak dengan tiga narasumber berbeda yang mana kemudian hasil wawancara tersebut dibandingkan dengan peraturan perundang-undangan  yang berlaku sejak tahun 1961 hingga bulan Oktober 2018. Dewasa ini, crowdfunding sudah dikenal sebagai salah satu metode alternatif untuk mendapatkan dana tambahan untuk membiayai proyek suatu individu atau suatu badan. Hingga bulan Oktober tahun 2018, Indonesia belum memiliki peraturan perundang-undangan yang khusus mengatur mengenai crowdfunding. Namun ternyata penggunaan crowdfunding di Indonesia masih mungkin dilakukan dengan berdasarkan pada beberapa ketentuan dari beberapa peraturan perundang-undangan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meneliti apakah instansi publik di Indonesia, khususnya Badan Ekonomi Kreatif, dapat menggunakan crowdfunding untuk mendapatkan dana tambahan guna membantu para pelaku ekonomi kreatif.

 


This paper provides insights mechanism on how one of Indonesian public body called Badan Ekonomi Kreatif helps Indonesian SMEs who operate in creative industry by funding their project or business. This research is done by interviewing three persons from two different entitites, then the results will be compared to Indonesian regulation which are still relevant until October 2018. Crowdfunding nowadays is worldly known as an alternative for individuals or firms to gain extra cash to fund their project or to increase SMEs cash inflow. In the past, scholars already figured out that Indonesia didn’t have any specific regulation on crowdfunding, but they figured out that there are hopes in Indonesian regulations that allowed the usage of crowdfunding in Indonesia for individuals and firms. This research has a sole purpose to figure out if one of Indonesia’s state body can utilize crowdfunding to gain extra cash to fund Indonesian SMEs

 

"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fauzan Azhiman
"Permasalahan utama pada pengembangan teknologi renewable energy di
Indonesia terletak pada nilai investasi awal yang cenderung tinggi dibandingkan
teknologi fosil. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu business model
canvas penerapan teknologi renewable energy dengan skema blockchain equity
crowdfunding yang diharapkan mampu diterapkan di Indonesia. Penelitian ini
bersifat kualitatif dengan menggunakan data primer berupa wawancara langsung
dengan responden, melakukan pengamatan langsung pada aktifitas bisnis yang
terjadi, dan mencari data sekunder dari berbagai sumber untuk memperkuat data
dari responden. Jumlah responden yang peneliti gunakan sebanyak 10 orang yang
dikumpulkan dari berbagai pihak ahli di setiap bidang pada ekosistem bisnis
blockchain dan renewable energy. Analisis yang digunakan adalah memasukkan
data dari berbagai sumber tersebut kedalam 9 blok Business Model Canvas (BMC)
yang selanjutnya pada setiap blok dilakukan analisis Strenght, Weakness,
Opportnity, dan Threat. Dari hasil penelitian tersebut harapannya menjadi masukan
yang dapat digunakan untuk pengembangan strategi bisnis bagi perusahaan yang
ingin menerapkan skema blockchain equity crowdfunding pada bisnis renewable
energy, serta menjadi bahan pertimbangan investor maupun user agar berani
mengambil keputusan dalam berinvestasi pada ekosistem bisnis renewable energy

The main problem in the development of renewable energy technology in
Indonesia lies in the initial investment value that tends to be high compared to fossiltechnology. This study aims to create a business model canvas for the application of renewable energy technology with the blockchain equity crowdfunding scheme that is expecting could be implemented in Indonesia. This research is qualitative in nature by using primary data in the form of direct interviews with respondents, making direct observations on business activities that occur, and looking for secondary data from various sources to strengthen data from respondents. The number of respondents that the researchers used was ten people collected from several experts in each field in the blockchain business ecosystem and renewableenergy. The analysis used is to enter data from various sources into nine blocks ofBusiness Model Canvas (BMC), which is performing on each block analysis of Strength, Weakness, Opportunity, and Threat. From the results of this research, it is hoping that it will be an input that can be used for developing business strategies for companies that want to implement the blockchain equity crowdfunding scheme in the renewable energy business, as well as being taken into consideration by investors and users to have the courage to make decisions in investing in the renewable energy business ecosystem
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2021
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mediana Hanifa
"Pandemi Covid-19 merupakan masalah yang sedang dihadapi secara global oleh masyarakat dunia, tak terkecuali Indonesia. Akibat pandemi, muncul masalah seperti penurunan angka tingkat ekonomi, merosotnya pendapatan, menurunnya jumlah lapangan kerja, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), meningkatnya angka pasien terinfeksi dan kematian, terbatasnya Alat Pelindung Diri (APD), dan lain sebagainya. Pada situasi dimana kondisi pandemi memberikan dampak kepada setiap orang tanpa terkecuali, sifat solidaritas muncul dan mendorong keinginan manusia untuk saling membantu sesama. Sifat tersebut merupakan bentuk dari community resilience. Salah satu upaya community resilience yang dilakukan masyarakat di masa pandemi adalah crowdfunding. Tokoh populer seperti micro-celebrity pun ikut turun tangan dan menginisiasikan proyek crowdfunding secara online melalui platform Kitabisa. Makalah ini bertujuan untuk melakukan analisis deskripsi terkait bagaimana micro-celebrity menggunakan crowdfunding dalam rangka membantu sesama masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Selain itu, penelitian ini juga akan membahas bagaimana social influence yang dimiliki oleh micro-celebrity dapatmempengaruhi proyek crowdfunding melalui metode penelitian desk research. Dalam proses pengumpulan dana crowdfunding, social influence yang dimiliki olehmicro-celebrity memegang peranan penting. Analisis yang dilakukan pada dua saluran social influence, yakni pengaruh informatif dan normatif, menunjukkan adanya sikap positif calon pendana terhadap keputusan berpatisipasi memberikan dana dalam proyek crowdfunding micro-celebrity.

The Covid-19 pandemic is a problem that is being faced globally by the world community, including Indonesia. As a result of the pandemic, problems arise such as decreased level of the economy, decreased income, decreased number of jobs, layoffs, increased number of infected patients and deaths, limited Personal Protective Equipment (PPE), and so on. In a situation where pandemic conditions affect everyone, solidarity emerges and encourages human desire to help each other. This trait is a form of community resilience. One of the community resilience efforts carried out by the community during this pandemic is crowdfunding. Popular figures such as micro-celebrities also stepped in and initiated an online crowdfunding project through Kitabisa. This paper aims to conduct a descriptive analysis regarding how micro-celebrities use crowdfunding in order to help the communities affected by Covid-19 pandemic. In addition, this study will also discuss how the social influences of micro-celebrities can affect crowdfunding projects through desk research methods. In the crowdfunding process, micro-celebrities’ social influence play an important role. An analysis carried out through two social influence channels, informative and normative influences, shows that potential lenders have a positive attitude towards the decision to participate in providing funds for micro-celebrity’s crowdfunding project."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2020
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Kania Dara Asti
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk membahas Pajak Penghasilan (PPh) khususnya di Indonesia atas transaksi yang terjadi di dalam mekanisme equity crowdfunding sebab adanya potensi penghasilan di dalam transaksi tersebut. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan teknik analisis data kualitatif. Analisis dilakukan dengan menjabarkan regulasi perpajakan di Indonesia yang berkenaan dengan transaksi equity crowdfunding kemudian lebih lanjut memperbandingan regulasi dari tahap peraturan umum hingga peraturan PPh yang berlaku di Malaysia dan Singapura terkait dengan transaksi tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dijabarkan dari payung hukum Pajak Penghasilan di Indonesia, bisa ditafsirkan bahwa terdapat penghasilan yang berbeda-beda tergantung pada peran yang dilakukan di dalam equity crowdfunding. Kemudian setelah diperbandingkan dengan negara Malaysia dan Singapura berdasarkan sudut pandang investee, platform, dan investor diketahui bahwa baik Indonesia, Malaysia, dan Singapura memiliki perlakuan pajak yang cukup berbeda di beberapa sisi, perbedaan ini diharap dapat menjadi masukan kepada pihak pemerintah untuk melihat potensi pajak yang belum diraih dari transaksi equity crowdfunding.

ABSTRACT
This study aims to discuss Income Tax (PPh) in Indonesia for transactions that occur within because of the potential income that emerges. The research method used is a qualitative approach and qualitative data analysis techniques. The analysis was carried out by describing tax regulations in Indonesia relating to its transactions and then comparing regulations from the general regulatory to the applicable regulations in Malaysia and Singapore that related. The results indicate that after being elaborated from the regulations of income tax in Indonesia, can be interpreted that there is different income depend on the role played in equity crowdfunding. After being compared with Malaysia and Singapore based on the perspective of the investee, platform, and investors, it is known that Indonesia, Malaysia and Singapore have different tax treatment on several sides, this difference is hoped to be an input for the government to see the potential taxation not yet achieved from equity crowdfunding transactions."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ruli Bestari
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis derajat akuntabilitas donasi online berbasis crowdfunding dalam mengungkapkan laporan keuangan, laporan kegiatan, dan laporan kampanye kepada pemangku kepentingan. Tidak sedikitnya penyalahgunaan dana donasi online dan belum adanya regulasi spesifik terkait donasi online berbasis crowdfundingmenjadi latar belakang penelitian ini. Teori yang digunakan adalah teori sinyal dan teori pemangku kepentingan. Dua pendekatan model stakeholder engagement yang digunakan untuk menganalisa derajat akuntabilitas pengungkapan adalah self enlightened interest dan (genuine) accountability. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada Kitabisa.com. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari instrumen wawancara dan dokumentasi yang terpublikasi. Analisis data menggunakan analisis konten dan tematik dengan bantuan aplikasi NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan self enlightened interest mendominasi motivasi pengungkapan laporan Kitabisa.com. Penelitian ini merekomendasikan pengungkapan tentang deskripsi kampanye, publikasi dan klarifikasi, rincian laporan setiap kampanye, time limit pengungkapan, rekap dan rencana penggunaan dana, interaksi antara donatur dan pengkampanye, serta dokumen visual, untuk dapat menurunkan informasi asimetris. Implikasi praktikal atas penelitian ini antara lain dapat menjadi bahan evaluasi dari situs online crowdfunding atas pengungkapan yang perlu ditambahkan, memberikan pertimbangan pada regulator sebagai untuk menyusun persyaratan pengungkapan donasi online berbasis crowdfunding, dan mengedukasi donatur dalam berdonasi.

This study aimed to understand the degree of accountability related to disclosure of online donation crowdfunding report and provide some recommendation for adequate disclosure of crowdfunding online donation from stakeholder. This study is motivated by the fact that cyber scam of online donation increased and absence spesific regulation about donation crowdfunding from regulator to mitigate. This fact generate big question from donors, where is my money go? This study are driven by a question on what motivates company in disclosing online donation crowdfunding report and how company disclose their report that is adequate to donors. Signaling theory and stakeholder theory are applied in this study. Two different approaches to asses motivation of online donation crowdfunding disclosure, such as the self enlightened interest consider as ethical business and genuine accountability as mandatory business. Kitabisa.com choosen as single unit analysis for this study. This study employ mixed method with content and thematic analysis processed by Nvivo 12 pro. Interview and archived documentation such as Audited financial report, online giving report and press release from are applied as intruments data. It is found that self enlightened interest still dominant and play important role in Kitabisa.com disclosure report. Recommendations for disclosure from donors to answer where is their money go such as campaign detail description, publication or clarification, campaign detail financial report, time limit for disclose campaign report, recap or plan for funding utilization, interaction between donors and campaigner and add visual document to reduce assymetri information and strength stakeholder engagement. Implication practical from this study are to evaluate donation online crowdfunding disclosure, give consideration for regulator to create specific mandatory regulation for donation crowdfunding, and educate donors before giving donation in online crowdfunding."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Andi Apriliani Balqis
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik perusahaan, pengungkapan keuangan dan modal sosial terhadap kesuksesan pendanaan UMKM pada platform equity crowdfunding yang ada di Indonesia yaitu Santara.co.id. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa karakteristik perusahaan yaitu jumlah saham yang dipertahankan oleh perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap kesuksesan pendanaan equity crowdfunding. Selain itu pengungkapan keuangan yaitu laba bersih bersih perusahaan terbukti berpengaruh terhadap kesuksesan pendanaan UMKM pada platform UMKM yang mencari pendanaan melalui platform equity crowdfunding dan variabel jenis kelamin pemilik utama perusahaan sebagai variabel control dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini kesuksesan pendanaan yang diukur dengan jumlah pendanaan yang didapatkan melalui platform equity crowdfunding.

This study aims to identify the influence of company characteristics, financial disclosure and social capital on the success of MSME funding on the existing equity crowdfunding platform in Indonesia, Santara.co.id. This study found that the characteristics of the company under the number of shares retained by the company are positively significant in influencing the successfulness of equity crowdfunding MSME’s project probability. In addition, financial disclosure under the company's net income is proven to have an influence on the successfulness of MSME’s projects that seek funding through the equity crowdfunding platform and the gender of the company's main owner as a control variable in this study. In this study, the successfulness of equity crowdfunding is measured by the total amount of funds raised through the equity crowdfunding platform."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library