Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 17 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yusmaidi
"Latar Belakang. Pemberian kemoterapi oxaliplatin sebagai salah satu modalitas terapi kanker kolorektal telah terbukti memperbaiki angka kesembuhan, ketahanan hidup maupun masa bebas penyakit dan kualitas hidup penderita. Namun, juga memberikan berbagai efek samping toksisitas hematologi anemia, leukopenia, dan trombositopenia yang paling sering ditemukan.
Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan rancangan hysterikal kohort. Penelitian dilakukan di Departemen Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Divisi Bedah Digestif RSCM, periode Januari 2016 - Desember 2016. Populasi sasaran adalah 65 pasien kanker kolorektal yang mendapat kemoterapi oxaliplatin adjuvan.
Hasil. Usia pasien kanker kolorekta berkisar antara 18 tahun sampai dengan 73 tahun rata-rata 50,8 tahun, perbandingan pria 32 49,2 dan wanita33 50,8. dari 65 pasien kanker kolorektal distribusi lokasi tumor terbanyak pada rektum 39 60, sigmoid 11 16,9, kolon desenden 7 10,8, kolon tranversum 5 7,7, kolon asenden 2 3,1, dan pada caecum 1 1,5. Stadium terbanyak adalah stadium II dan tindakan pembedahan berupa Low Anterior Resction atau Anterior Perineal Resection. Terdapat penurunan rerata kadar hemoglobin yang bermakna dengan p

Background. The administration of oxaliplatin chemotherapy as one of the therapeutic modalities of colorectal cancer has been shown to improve the rate of cure, survival and disease free and quality of life of patients. However, it also provides the most common side effects of hematologic toxicity anemia, leukopenia, and thrombocytopenia.
Methods. This research is an observational using hysterical cohort design. It was conducted in Department of Surgery Faculty of Medicine, University of Indonesia Division of Digestive Surgery RSCM, periode January 2016 December 2016. The target population is 65 patients of colorectal cancer receiving adjuvant oxaliplatin chemotherapy.
Results The age of colorectal cancer patients ranged from 18 to 73 years mean 50.8 years, male 32 49.2 and female 33 50.8. 65 patients of colorectal cancer distributed the most tumor sites in the rectum 39 60, sigmoid 11 16.9, descending colon 7 10.8, tranversum colon 5 7.7, ascending colon 2 3.1, and at caecum 1 1.5. Most stages are stage II and the operate type of Low Anterior Resction or Anterior Perineal Resection. There was a significant decrease in mean hemoglobin level with p
"
Depok: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2017
T57665
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Halida Damayanti
"Layanan keyword advertising memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengiklankan produknya yang akan muncul pada hasil pencarian yang dipicu oleh kata kunci yang dimasukkan ke mesin pencari. Kata kunci yang dipilih oleh pengiklan tidak dibatasi dan dapat berupa suatu merek. Penggunaan merek sebagai kata kunci dalam keyword advertising merupakan penggunaan merek yang tidak terlihat sehingga menimbulkan permasalahan apakah dapat dikategorikan sebagai penggunaan merek dalam kegiatan perdagangan. Pemilik merek berhak melarang penggunaan mereknya tanpa izin sehingga penggunaan merek sebagai kata kunci oleh pihak lain menimbulkan permasalahan karena dapat dianggap penggunaan tanpa hak yang berkaitan dengan pelanggaran merek. Tujuan penelitian ini adalah meninjau permasalahan hukum berkaitan dengan penggunaan merek sebagai kata kunci dalam keyword advertising berdasarkan hukum merek yang berlaku di Indonesia yaitu Undang-Undang No. 20 Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif atas norma hukum tertulis. Perbandingan putusan pengadilan di negara lain dipaparkan untuk memberikan pemahaman. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan merek yang diatur Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 merupakan penggunaan dalam kegiatan produksi dan perdagangan barang atau jasa. Penggunaan merek sebagai kata kunci oleh pengiklan dapat dikategorikan penggunaan merek dalam kegiatan produksi dan perdagangan berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia namun bukan merupakan suatu pelanggaran merek menurut hukum merek di Indonesia. Penyedia layanan keyword advertising tidak dapat diberikan pertanggungjawaban apabila terdapat pelanggaran merek yang dilakukan pengiklan berdasarkan perlindungan safe harbor.

Keyword advertising service gives opportunity for businesses to advertise their products that will be displayed in search result triggered by the input of keyword in search engine. Chosen keywords by advertisers are unlimited and trademarks are often used. Trademark use as keyword in keyword advertising is an invisible use that could lead to question such use can be categorized as use in commerce or not. Trademark owners could forbid their unauthorized trademark use, so the unauthorized use of trademark as keyword by other parties could lead to problems related to trademark infringement. The purpose of this research is to review legal issues related to trademark use as keywords in keyword advertising based on the current Indonesian Trademark Law, Law No. 20 of 2016. Normative juridical research is applied for this research. Court decisions in other countries are used to compare issues to give understanding. The conclusion of this research is the trademark use that is ruled in Law No. 20 of 2016 is the use in production and commerce of goods or services. Trademark use as keyword in keyword advertising is categorized as use in commerce based on Indonesian law but such use cannot be categorized as trademark infringements based on Indonesian trademark law. Keyword advertising service providers could not be held accountable if for trademark infringements done by advertisers based on the safe harbor protection."
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"SMS- Academic information system at computer science postgraduate program has been design and implementated using SMS Gateway sofware and visual basic sofware and it has been tasted succesfully. ...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ginanjar Cahya Komara
"Banyaknya dokumen pada Internet menuntut adanya mesin pencari. Mesin pencari yang ada saat ini dapat menemukan dokumen atau informasi berdasarkan kata kunci tertentu. Namun terkadang dokumen hasil pencarian tidak relevan dengan informasi yang dibutuhkan. Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan untuk membuat sistem yang dapat melakukan ekspansi kata kunci pada mesin pencari dengan menggunakan metode relasi fuzzy.
Relasi fuzzy merupakan suatu metode yang dapat menggambarkan hubungan antara dua buah objek. Dengan adanya ekspansi kata kunci, diharapkan hasil pencarian yang didapatkan akan lebih banyak dan dapat ditemukan dokumen dengan kata kunci lain namun memiliki relevansi dengan informasi yang dibutuhkan.
Dengan ekspansi kata kunci sebagai dasar, penelitian tugas akhir ini juga kemudian melakukan pemeringkatan hasil pencarian dengan menggunakan sistem inferensi fuzzy Takagi-Sugeno-Kang (TSK) orde-satu. Penelitian tugas akhir ini dibatasi pada kata kunci berbahasa Indonesia dan ekspansinya dibatasi maksimal tiga kata kunci.

The existence of search engine is required due to the increasing number of documents on the Internet. Search engines are able to find documents or information based on certain keyword. But the search results are seldom irrelevant with the necessary information. The aim of this final project research is to build a system which is able to expand the keyword on search engine using fuzzy relation.
Fuzzy relation is a method which is capable of describing the relationship between two objects. The expectation of the keyword expansion is to enable users to get more search results and perhaps some of them are relevant with the necessary information.
With the keyword expansion as basic, this final project research then ranks the search results using the orde-one Takagi-Sugeno-Kang (TSK) fuzzy inference system. The system can only accept keyword in Indonesian language, and will only have three keyword expanded in maximum."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2009
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Puspita Sari
"ABSTRAK
Keyword adalah salah satu cara yang saat ini menjadi tren dalam kegiatan digital marketing dalam media Instagram yang dilakukan oleh para online shop. Pilihan kata atau keyword yang mereka gunakan adalah nama akun Instagram yang memiliki banyak followers yaitu akun @dagelan. Dagelan adalah sebuah akun Instagram yang menyajikan humor di dalamnya serta diklaim sebagai akun yang memiliki jumlah followers terbanyak di Indonesia sehingga dianggap efektif jika digunakan sebagai kata kunci untuk menarik konsumen. Banyak online shop menggunakan kata dagelan dalam profile Instagram mereka dan dan ketika seseorang mencari akun @dagelan dalam kolom search di Instagram, online shop tersebut akan ikut muncul. Ini merupakan sebuah cara baru dalam dunia digital marketing dengan media Instagram. Sebenarnya cara ini merupakan pengaplikasian teori komunikasi intrapersonal dan digunakan juga oleh mesin pencari Google dengan nama Google AdWords. Namun, Instagram memiliki cara yang lebih sederhana dan sangat mudah jika di bandingkan dengan Google AdWords.

ABSTRACT
Keyword are one of the ways that is currently the trend in digital marketing activities in the media, especially Instagram by the online shop. Choice of words or keyword that they use is the Instagram account name that has a lot of followers that dagelan account. Dagelan is an Instagram account that presents the humor in it and claimed to be an account that has the largest number of followers in Indonesia so it is considered effective if used as keyword to attract consumers. Many online shops use the word of dagelan in their Instagram profile and and when someone is looking for @dagelan in the search field on Instargam, the online shop will also appear.This is a new way in the world of digital media marketing with Instagram. Actually it is an application of intrapersonal communication theory and is used also by the Google search engine as Google AdWords. However, Instagram has a more simple way and very easy when compared with Google AdWords.
"
2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Gita Ayu Salsabila
"Selama masa pandemi COVID-19, antarmuka suara menggunakan KWS (keyword spotting) semakin sering digunakan pada berbagai sistem elektronik karena minimnya kontak fisik yang diperlukan antarmuka ini. Salah satu sistem yang dapat menggunakan KWS adalah sistem navigasi lift, di mana KWS pada sistem tersebut akan mengenali kata kunci terkait lantai yang ingin dituju pengguna. Dalam penelitian ini, model KWS untuk sistem navigasi lift dibuat menggunakan CNN (Convolutional Neural Network) dan CRNN (Convolutional Recurrent Neural Network) untuk mengenali enam kata kunci spesifik. Selama proses pembuatannya, berbagai hyperparameter CRNN terkait implementasi GRU, batch normalization, dropout layer, optimizer, kernel size, dan batch size diuji pengaruh variasinya terhadap performa CRNN. Dari pengujian tersebut, ditemukan bahwa CRNN menunjukkan performa paling baik ketika GRU yang digunakan bersifat bidirectional dengan dua layer dan 64 hidden unit, kernel size sebesar 3x3, optimizer Adams, batch size sebesar 163, serta penerapan batch normalization layer sebelum dropout layer. Model CRNN yang diperoleh dari kombinasi hyperparameter terbaik kemudian dibandingkan dengan model CNN untuk dievaluasi performa klasifikasinya saat dijalankan pada Raspberry Pi 4B. Berdasarkan hasil akurasi, persentase penggunaan RAM, dan latensi, model CNN menunjukkan performa yang lebih baik daripada CRNN.

During the COVID-19 pandemic, voice interfaces using KWS (keyword spotting) are increasingly being used in various electronic systems due to the lack of physical contact required for this interface. One system that can use KWS is an elevator navigation system, where the KWS on the system will recognize keywords related to the floor the user wants to go to. In this study, the KWS model for the elevator navigation system was created using CNN (Convolutional Neural Network) and CRNN (Convolutional Recurrent Neural Network) to identify six specific keywords. During the manufacturing process, various CRNN hyperparameters related to GRU implementation, batch normalization, dropout layer, optimizer, kernel size, and batch size were tested for the effect of their variations on CRNN performance. From these tests, it was found that CRNN showed the best performance when the GRU used bidirectional with two layers and 64 hidden units, kernel size of 3x3, Adams optimizer, batch size of 163, and batch normalization layer applied before dropout layer. The CRNN model obtained from the best combination of hyperparameters is then compared with the CNN model to evaluate its classification performance when run on the Raspberry Pi 4B. Based on the results of accuracy, percentage of RAM usage, and latency, CNN model shows better performance than CRNN."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Elvi Rahmayuni
"

Sediaan krim hidrokinon (HIK), deksametason (DEK), triamsinolon asetonid (TSA), hidrokortison asetat (HIA), betametason valerat (BEV) dan asam retinoat (ARE) banyak digunakan pada kulit wajah agar terlihat halus dan cerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis ke enam zat tersebut secara simultan dalam sediaan krim menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi sistem gradien dengan detektor PDA. Sistem kromatografi yang digunakan terdiri dari kolom Waters X-Bridge C18, 5 µm (4,6x250) mm, fase gerak sistem gradien asam formiat 0,1 % (A) -asetonitril (B), laju alir terpilih 1,2 ml/menit dan suhu 40 0C. Sampel dideteksi menggunakan detektor PDA Waters 2998 pada 210-400 nm, dengan teknik time wavelength. Metode ini divalidasi pada rentang 25 – 150 µg/mL untuk ke enam zat aktif,  dengan nilai Horrat untuk Presisi didapat nilai kecil dari 2, serta nilai perolehan kembali untuk 3 konsentrasi antara 99,05% - 100,96%. Nilai LOD dan LOQ dari perhitungan antara 1,19 μg/mL - 7,14 μg/mL untuk masing-masing zat aktif. Penggunaan metoda simultan ini pada analisis sampel krim yang beredar di pasaran, dari lima sampel tunggal yang diuji didapatkan hasil penetapan kadar yang memenuhi syarat pada rentang 90 – 110 % dari kadar yang tertera pada label.            


 

Cream dosage form contain hydroquinone (HIQ), dexamethasone (DEX), triamsinolone acetonid (TSA), hydrocortisone acetate (HYA), betamethasone valerate (BEV) and retinoic acid (REA) was used for face skin, purpose smooth and bright result. The aim of this research is to analize this six components in cream using High Performance liquid Chromatography with gradient technique and Photo Diode Array (PDA) detector. The chromatography system consist of Waters X Bridge C18 5 μm column (4.6 mm × 250 mm) with gradien system mobile phase contain formic acid 0.1 % (A) - acetonitrile (B), flow rate was 1.2 ml/min and 400C column temperature. All separations were performed with a 2998 PDA detector on 210-400 nm wavelength, using time wavelength program.  This method was validated over the range 0f 25-150 µg/ml for the six components, the horrat value was under 2 for precision parameter and the mean recoveries in the range of 99.05 – 100.96%. The LOD and LOQ were found in the range 1,19 μg/mL - 7,14 μg/mL. The use of this method in quantitative analysis of single sample cream substances on the market, from five samples tested has eligible grade determination results in the range 90 - 110% of the levels indicated on the label.

 

"
2019
T53427
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
<<   1 2   >>