Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Silitonga, Donal D.
"Tesis ini membahas pengaruh faktor-faktor organisasi pada pelaksanaan proyek EPC terhadap kinerja/efektifitas perusahaan PT XYZ dan juga membandingkan pengaruhnya pada dua struktur organisasi yang digunakan (struktur organisasi lama berbasis aktivitas dan struktur organisasi baru berbasis produk). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain asosiatif. Hasil penelitian menyarankan bahwa kerjasama yang tinggi diantara para pegawai, proses perbaikan prosedur kerja dan desentralisasi otorisasi akan dapat meningkatkan kinerja/efektifitas perusahaan pada struktur organisasi baru, sedangkan pada struktur organisasi lama adalah kerjasama yang tinggi diantara para pegawai, adanya tingkat kepatuhan mengikuti prosedur kerja, tingkat spesialisasi dan sentralisasi otorisasi.

The focus of this study is identifiying the effect of organizational factors on the EPC Projects towards company performance & efficiency and also comparing the effect between two type of organizational structures (new structure in product basis and old structure in activity basis). This research is qualitative associative interpretive. The researcher suggests that the high cooperation among employees, improvement working procedure and decentralized authority could increase the performance in the new structure. But in the old structure, the organizational factors are high cooperation among employess, high discipline to the working procedure, high specialization person requirement and centralized authority."
Depok: Universitas Indonesia, 2009
T26144
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sitorus, Juanto
"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang mempengaruhi kinerja waktu proyek EPC gas di Indonesia, dari sisi kontraktor. Proses di dalam manajemen risiko proyek adalah identifikasi faktor-faktor risiko, analisa risiko, evaluasi risiko, dan tindakan mengelola risiko (treatment atau risk response). Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor risiko dilakukan secara kualitatif, dengan menganalisis data persepsi yang didapat dari kuisioner dengan reponden manajer proyek, atau team inti proyek perusahaan EPC yang ada di Indonesia dan mempunyai pengalaman dalam proyek EPC gas. Analisa data diolah dengan statistik deskriptif, uji U Mann-Whitney, uji Kruskal-Wallis, analytic hierarchy process (AHP), dan analisa level risiko, untuk mendapatkan prioritas/rangking faktor. Korelasi nonparametris dilakukan dengan korelasi Kendall Tau dan Spearman, yang dilanjutkan dengan validasi ke pakar, dan validasi ke proyek EPC gas yang sedang berjalan. Hasil analisa data menunjukkan ada empat faktor risiko utama yang berpengaruh terhadap kinerja waktu proyek EPC gas di Indonesia, yaitu: keterlambatan kedatangan critical equipment yang menghambat pekerjaan lain; jadwal pengadaan material dan equipment yang sangat ketat; pemebelian peralatan dan bulk material dan equipment yang sangat ketat. pemelian peralatan dan bulk material yang kritis dan sukar diperoleh (long lead item equipment and bulk material). Perubahan desain selama proyek. Dari analisa korelasi nonparametris dengan bantuan SPSS ver 13 terlihat bahwa faktor risiko berkorelasi dengan kinerja waktu dan faktor risiko menurunkan waktu proyek.

Engineering, procurement, and construction project (EPC) were involved with many people and used a lot of resources faced a lot of uncertainty and risk which were happened, would be impact the performance of the project. This research objective is to identify the risk factors that influenced time performance of EPC Gas Project in Indonesia, from the contractor's point of view. The project management processes are risk factor identification, the risk analysis, risk evaluation, risk response or risk treatment. The risk factors research try to find out qualitatively, by analyzing the perception data as the result of the questioners to the project manager, the core team of the EPC gas project. Risk analysis quantified the risk variable from the questioner result, and then the data will be processes with descriptive statistic, Mann-Whitney U test, Kruskal-Wallis test, and analytic Hierarchy Process (AHP) in order to have priority factor. There are four main risk factor that influence time performance of EPC gas project in Indonesia: delay of delivery of critical equipment; purchasing schedule of material and equipment; purchasing of long head items equipment & bulk material; likelihood of changes during the course of project. Based on correlation analysis between risk factor and time performance with nonparametric correlation through SPSS ver.13 found that risk factor have correlation with time performance and risk factor decrease time performance."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
T24960
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rekto Sugiarto
"Faktor internal kontraktor mempunyai pengaruh sebesar 42% terhadap kesuksesan kontraktor. Salah satu faktor yang menjadi kunci kesuksesan kontraktor dalam industri konstruksi yaitu kinerja waktu proyek. Faktor internal kontraktor terdiri dari manajeman, organisasi, SDM, keuangan, dan budaya perusahaan. Permasalahan yang terdapat pada faktor internal kontraktor memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja waktu proyek termasuk pada proyek EPC.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari permasalahan-permasalahan pada faktor internal kontraktor yang berpengaruh besar terhadap kinerja waktu proyek serta untuk mengetahui tindakan preventif dan korektifnya. Hasil yang didapat pada penelitian ini yaitu terdapat 11 variabel permasalahan pada faktor internal kontraktor yang berpengaruh besar terhadap kinerja waktu proyek pada tahap pelaksanaan konstruksi pada proyek EPC serta tindakan preventif dan korektifnya dari ke-11 variabel tersebut.

Internal factors of contractor have an effect by 42% to success of contractors. One of the key factors for the successful contractors in the construction industry is the time performance of the project. Internal factors contractor consist of management, organization, human resources, finance, and company culture. The problems found in contractor's internal factors have considerable influence on the time performance of the project including the EPC project.
The purpose of this study is to find out the problems on the contractor's internal factors which greatly affect the time performance of the project and to know about preventive and corrective actions. The results obtained in this research that there are 11 variable problems on the contractor's internal factors which greatly affect the time performance of the project at the implementation stage of construction on EPC projects as well as preventive and corrective actions of the 11 variables.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S42542
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rangga Hadi Putra
"Perusahaan-perusahaan EPC di Indonesia saat ini dalam membenahi kondisi kesehatannya melakukan beberapa terobosan yang dapat ditempuh untuk menyehatkan usahanya. Salah satunya adalah dengan melakukan restrukturisasi atau perubahan organisasi pengadaan perusahaan, yang berdampak kepada perubahan perilaku organisasi pengadaan tersebut, dan dengan dilakukan restrukturisasi, akan mempengaruhi kinerja waktu proyek yang dikerjakan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan faktor-faktor perubahan organisasi pengadaan yang dominan mempengaruhi kinerja waktu, dan mengetahui rekomendasi tindakan pencegahan dan koreksi yang dilakukan.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus pada proyek Y, karena proyek ini merupakan proyek yang dikerjakan setelah perusahaan mengalami perubahan organisasi pengadaan.dan saat ini masih berlangsung. Analisa data diolah dengan pendekatan statistik non parametris dan pendekatan AHP, kemudian untuk dapat menentukan rekomendasi tindakan pencegahan dan koreksi digunakan metode delphi.
Hasil dari penelitian ini adalah; ada enam faktor dari perubahan organisasi pengadaan yang dominan terhadap kinerja waktu, yaitu: Terjadi kesalahan pembelian material karena strategi & struktur organisasi yang baru belum diterapkan secara maksimal; Terjadi kesalahan monitoring fabrikasi material karena strategi & struktur organisasi yang baru belum diterapkan secara maksimal; Terjadi ketidaksesuaian pendataan material di gudang karena kurangnya kapabilitas personil; Terjadi keterlambatan pembelian material karena kurangnya kapabilitas personil; Terjadi keterlambatan fabrikasi material karena prosedur kerja yang ada kurang jelas; dan Terjadi kesalahan monitoring fabrikasi material karena kurangnya kapabilitas personil. Akan tetapi dari hasil analisa level pengaruh, faktor-faktor dominan tersebut memiliki level pengaruh yang tidak terlalu besar, sehingga masih bisa teratasi.

To straighten up the condition of health, EPC companies in Indonesia is doing some inovation. For this time one of the inovation is doing restructured or changing the procurement of organization company which effect to behaviour of that organization and doing the recontruction will influence project performance time.
This research aim to identify change factors of procurement organization which influence time of performance, and knows recommendation of preventive and correction action.
Approach of research that used is case study method project of Y, because this project is doing after company has changing the procurement organization, and it is still continue until now. Data analysis processed with approach of statistic non parametris and approach of AHP, and then to be able to determine recommendation of preventive and correction action used by Delphi method.
The result of this research are; there are six factor of change dominant procurement organization to time performance, that is: Happened mistake of purchasing of material because strategy & new organization chart not yet been applied maximally; Happened mistake of monitoring of fabrication material because strategy & new organization chart not yet been applied maximally; Happened missed of material data in bond because lack of personnel capability; Happened delay of purchasing of material because lack of personnel capability; Happened delay of material fabrication because less clear existing working procedure; and Happened mistake of monitoring of fabrication material because lack of personnel capability. However from result analyse influence level, the dominant factors have influence level which do not too big, so that still solve the problem.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S50565
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Jefry Marihut Tandy
"Modifikasi dan konstruksi proyek EPC migas onshore brownfield melibatkan banyak komponen mulai dari engineering, material, sampai kepada metode konstruksi yang kritikal yang meningkatkan unsur risiko. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko yang terjadi dan pengaruh dominan terhadap kinerja waktu dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Studi ini juga memberikan peta alur risiko untuk variabel risiko dominan yang digunakan untuk menganalisis lebih jauh akar permasalahan dan dampaknya.
Hasil dari analisis ini menuntun kepada tindakan evaluasi terhadap kriteria kualifikasi tender EPC pada proyek migas yang memerlukan perbaikan pada kriteria manajemen proyek, project execution plan, kualifikasi personel dan pengalaman kontraktor dalam eksekusi proyek onshore.

Modification and constructing EPC oil & gas onshore brownfield comprises many components such as: engineering, materials, and critical construction methods which are certainly increasing risks during project execution. These study aims to investigate risks occur and dominant effect to project time performance using Structural Equation Modelling (SEM).
This paper shall provide risk path mapping for dominan risks which shall be used to identify root cause and the consequences.
The result of this analysis leads to improvement at criterion of EPC project tender qualification especially at project management, project execution plan, personnel qualification and contractor experiences for onshore project.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
T52657
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rr. Nurthia
"Manajemen risiko merupakan salah satu faktor terpenting dalam manajemen proyek untuk memastikan proyek dapat terlaksana dengan baik. Dengan adanya pengelolaan risiko yang tepat, risiko-risiko yang mungkin terjadi dapat diantisipasi sedini mungkin. Pada akhirnya, kemampuan perusahaan untuk mengalokasikan dana kontingensi risiko menjadi faktor keberhasilan dalam mengestimasi biaya dan keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan. Pada penelitian ini, dilakukan proses identifikasi dan analisis risiko untuk memperoleh risiko yang termasuk kategori tinggi yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek PLTU X, serta menentukan strategi penanganan risiko. Setelah itu, dilakukan simulasi dengan menggunakan simulasi Monte Carlo untuk menentukan besarnya dana kontingensi optimal dengan tingkat kepercayaan mulai dari 80% sampai 100%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa dengan perhitungan alokasi dana kontingensi yang optimal, maka perusahaan dapat mengalokasikan dana dengan tepat dan pada akhirnya akan menguntungkan bagi pihak perusahaan.

Risk management is one of the most important factors in project management to ensure that the project will accomplished well. By managing the risk well, it can anticipate risks that may appear from the beginning of the project. At the end, the company ability to allocate cost contingency for the risks become the success factor in cost estimation and profit that can be achieved by the company itself. The research contains of risk identification process and risk analysis to identify the risk that included as a high risk category that may occur along the project CFSPP X taken place, and determine risk response planning for each high risk category. After that, Monte Carlo simulation will be conducted to determine the optimal cost contingency with the level of confidence started from 80% until 100%. Overall, it can be concluded that by calculating the optimal cost contingency, company can allocate the fund correctly and will achieve the profit eventually."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S50285
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Heru Yandri
"Proyek Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) dilaksanakan dengan melibatkan banyak pihak dan memakai berbagai macam sumberdaya, dan juga menghadapi banyak masalah, masalah pengadaan menjadi penting karena resiko proyek EPC yang tinggi, persaingan antar perusahaan EPC dan porsi nilai pengadaan yang tinggi dalam pelaksanaan proyek. Proyek pengadaan sangat menentukan dalam keberhasilan kinerja biaya proyek karena rata-rata porsi pengadaan pada proyek EPC mencapai 70% dari nilai proyek.
Tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan strategi proses pengadaan yang efektif pada posisi critical dan leverage untuk meningkatkan kinerja biaya proyek EPC. Penelitian untuk mengetahui strategi pengadaan dengan menggunakan teknik Delphi yang didapat dari wawancara dengan pakar project management dan metode AHP untuk analisa hasil kuesioner manajer proyek dan team inti proyek pada perusahaan PT X.

Engineering, procurement and construction proyect were involved with many participant and used to many kind of resources and too many problem, procurement problem to be important because EPC project hight risk, EPC company competition and value of high procurement portion in project execution. Procurement process very important to increase project cost performance because procurement portion average in EPC project almost seventy percent from project contract.
Goal of this research is to prepare effectiveness of procurement process strategy in critical and leverage position to increase cost performance EPC project. Research is to know procurement strategy with used Delphy method and AHP method to analize result of quesitioner from PT X.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2007
T40724
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aryo Permono
"Tesis ini mencari Critical Success Factors / faktor-faktor kritis dalam suatu pelaksanaan desain detail sipil pada fase engineering proyek EPC terhadap kinerja waktu pada perusahaan PT XYZ. Hasil penelitian ini adalah berupa faktor-faktor yang secara kritis akan mempengaruhi kesuksesan pelaksanaan desain detail sipil dalam hubungannya dengan kinerja waktu. Dengan teridentifikasinya faktorfaktor tersebut, maka faktor-faktor tersebut dapat menjadi pehatian khusus bagi pelaksana engineering, khususnya desain sipil pada suatu proyek EPC, baik bagi PT XYZ maupun bagi perusahaan sejenis.

This Thesis is looking for Critical Success Factors in Civil Engineering Detailed Design during Engineering Phase EPC Project Related to Time Performance which is done by PT XYZ. The result of this thesis is factors that dominantly and critically influence the success of civil engineering detailed design related to time performance. From the result of this study, the factors identified can become an area of concern for engineering executor, especially civil design on a EPC projects, both for PT XYZ and other companies."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
T40771
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library