Search Result  ::  Save as CSV :: Back

Search Result

Found 11 Document(s) match with the query
cover
Niken Sucitra
"ABSTRAK
Tulisan ini menjelaskan mengenai Sekretariat Jenderal DPD RI memegang peranan sangat penting dalam menjalankan fungsinya sebagai supporting system kepada DPD RI. Dalam tesis ini menggambarkan bagaimana teknologi organisasi dari Sekretariat Jenderal sebagai supporting system dalam mendukung fungsi pengawasan DPD RI terhadap pelaksanaan undang-undang tertentu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menyarankan agar teknologi organisasi Sekretariat Jenderal DPD dapat diupayakan secara maksimal untuk mendukung optimalisasi fungsi pengawasan DPD RI.

ABSTRACT
This paper explains the Secretariat General of House of Regional Representatives of The Republic of Indonesia (DPD RI) plays a very important role as a supporting system to DPD RI. In this thesis describes how the technology or organization of Secretariat General in support of the DPD RI supervisory function against the implementation of of the Bills. This research is a qualitative research with descriptive design. The results suggest that the organizational technology Secretariat General DPD can be strived to the maximum to support the optimization of DPD supervision function."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
T49918
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Eka Nurul Ilahiyyah
"ABSTRAK
Teknologi finansial semakin berkembang di Indonesia. Pada khususnya transaksi uang elektronik di Indonesia sangat berkembang cepat dengan rata-rata 87% dari tahun 2012 hingga September tahun 2019. Namun sayangnya, berdasarkan survey Jakpat pada tahun 2018, masih belum adanya adopsi teknologi finansial pada dunia kesehatan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengadopsi teknologi finansial di Rumah Sakit dan manajemen resiko sesuai dengan kerangka (framework) TOEH (Technology, Organization, Environment, dan Human). Lingkup dari penelitian ini adalah rawat jalan unit administrasi pembayaran di Rumah Sakit. Fuzzy ANP dan manajemen resiko digunakan untuk mencari faktor penting yang perlu dipersiapkan rumah sakit dan mempertimbangkan resiko yang mungkin terjadi jika mengadopsi teknologi finansial sesuai dengan kerangka TOEH (Technology, Organization, Environment, Human). Penelitian ini juga mempertimbangkan adanya segmentasi kesiapan rumah sakit. Penelitian ini menghasilkan dua segmen kesiapan rumah sakit. Selain itu, dari segmen pertama dihasilkan faktor penting dari sisi technology dengan subfaktor compatibility dan security concern sedangkan untuk segmen kedua dihasilkan faktor environment dan subfaktor coercive government pressure dan vendor support. Dari hasil analisa manajemen resiko dihasilkan time risk berupa dan psychological risksebagai kategori resiko yang paling tinggi. Sedangkan dari hasil analisis biaya manfaat dihasilkan 4 rumah sakit yang sudah layak untuk menginvestasikan teknologi finansial dan 1 rumah sakit yang belum layak untuk menginvestasikan teknologi finansial.

ABSTRACT
Financial technology is growing in Indonesia. Especially for electronic money transactions in Indonesia has been growing rapidly with an average 87% from 2012 until September 2019. Unfortunately, based on Jakpat Survey in 2018, there is still no adoption of financial technology in health services. This research aimed to adopt financial technology in hospital and risk management from TOEH ((Technology, Organization, Environment, Human) framework. This research also considers about the hospital readiness segmentation which had two segments in the result. In addition, the result shows that the first segment have an important factor in technology with compatibility and security concern as a subfactors while the second segment have an important factor in environmentalwith coercive government pressure and vendor support as a subfactors. Based on risk management analysis also said that time risk and psychological risk as the highest risk category.Whereas, from benefit cost analysis result, there are 4 hospitals that already feasible if they want to adopt financial technology and 1 hospital that not yet feasible if they want to adopt financial technology.
"
2020
T55376
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Noor Ismawati Jaafar
"This study identifies the factors that have a direct effect on a manager’s decision towards Open
Source System (OSS) enterprise system adoption in Malaysia. Using the Technology-Organization-
Environment (TOE) framework, the research is initiated by inviting the managers in Malaysian organizations
who implemented OSS. A survey was conducted via online OSS social communities and
by sending emails to shortlisted public. A total of 124 managers from 124 organizations responded
to the survey and the results showed that four out of six factors were found significant in this study.
In the technological context, ‘perceived relative advantage’, ‘perceived compatibility and trialability’
and ‘perceived complexity’ factors were found significant in the OSS adoption. In the organizational
context, ‘management support, knowledge and expertise’ was identified as the adoption factor.
Two factors in the environmental context that was not supported were the ‘technology skills and
services’ and ‘platform long term viability’ although previous studies suggested otherwise."
University of Malaya, 2014
PDF
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Denisha Vanda Ersa Firsty
"UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia. E-commerce memiliki banyak keuntungan bagi UMKM yang meliputi keunggulan kompetitif, pangsa pasar yang lebih besar dan layanan pelanggan yang lebih baik, antara lain. Pengguna Indonesia sudah mahir dengan e-commerce namun sayangnya baru 19% UMKM Indonesia yang mengadopsi e-commerce. Penelitian ini mengkaji variabel-variabel yang mempengaruhi adopsi teknologi e-commerce pada UMKM Indonesia dengan menggunakan Technology Acceptance Model, Technology Organization Environment (TOE) framework dan Diffusion of Innovation (DOI) Theory. Kuesioner survei dilakukan untuk mengumpulkan data dari 260 pemilik UMKM di industri makanan dan minuman yang telah atau belum mengadopsi teknologi e-commerce untuk bisnisnya. Hasilnya dihitung menggunakan regresi logistik dan Relative Importance Index (RII) untuk mendapatkan variabel mana yang relevan dalam adopsi e-commerce di UMKM Indonesia. Dari penelitian terungkap bahwa keuntungan relatif, manfaat yang dirasakan, keamanan, pengetahuan TI karyawan dan dukungan pemerintah memiliki pengaruh penting dalam adopsi e-commerce bagi pemilik UMKM. Strategi adopsi e-commerce direkomendasikan berdasarkan hasil penelitian.

MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) play a significant role in Indonesia's economy. E-commerce has many advantages for MSMEs which includes competitive advantage, greater market share and better customer service, among others. Indonesian users are already proficient with e-commerce but unfortunately only 19% of Indonesian MSMEs have adopted e-commerce. This research investigates the variables that influence e-commerce technology adoption in Indonesian MSMEs using Technology Acceptance Model, Technology Organization Environment (TOE) framework and Diffusion of Innovation (DOI) Theory. A survey questionnaire was conducted to collect data from 260 MSME owners in the food and beverage industry who have or have not adopted e-commerce technology for their business. The result was calculated using logistic regression and Relative Importance Index (RII) to get which variables are relevant in e-commerce adoption in Indonesia MSMEs. From the research, it is revealed that relative advantage, perceived usefulness, security, employee’s IT knowledge and government’s support have a crucial influence in e-commerce adoption for MSME owners. An e-commerce adoption strategy was recommended based on the study’s results."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Manik, Jonathan
"Industri perbankan di Indonesia saat ini belum mengadopsi layanan cloud computing akibat dari peraturan Bank Indonesia dan Pemerintah. Penelitian ini bertujuan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan perbankan untuk mengadopsi layanan cloud computing dilihat dari konteks technology, environtment, dan organization. Analisis ini menggunakan kerangka TOE (Technology-Organization-Environtment), teori DOI (Diffusion of Innovation), dan metoda PLS (Partial Least Square).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor technology tidak berpengaruh signifikan bagi perusahaan perbankan untuk mengadopsi cloud computing, namun faktor organization dan environtment berpengaruh signifikan bagi perusahaan perbankan dalam mengadopsi cloud computing, dimana model yang dihasilkan dalam penelitian ini cukup kuat (moderate) sebesar 36.1 %.

The banking industry in Indonesia has yet to adopt cloud computing services as a result of the regulation of Bank Indonesia and the Government. This study aims to explain the factors that affect the banking companies to adopt cloud computing services viewed from the context of technology, environtment, and organization. This analysis uses a framework TOE (Technology-Organization-Environment), the theory DOI (Diffusion of Innovation), and the method of PLS (Partial Least Square).
These results indicate that the technology factors had no significant effect for banking companies to adopt cloud computing, but the organization and environtment influential factors significant for the banking companies to adopt cloud computing, where the model is produced in this study is quite strong (moderate) of 36.1%.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2015
T44403
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rayhan Alfaro Subekti
"

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh implementasi knowledge management Maturity terhadap organizational performance pada Bank Syariah Mandiri di DKI Jakarta. Peneliti menggunakan knowledge management sebagai variabel independen, dan organizational performance sebagai variabel dependen. Pada penelitian ini peneliti meggunakan teori knowledge management dari Nonaka dan Rasula, teori organizational performance dari Rehman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan metode survei. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 90 responden sudah termasuk seluruh kantor cabang pembantu dan kantor pusat Bank Syariah Mandiri di DKI Jakarta, dengan tingkat responsi 86%. Teknik analisis regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS 23.0. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa knowledge management maturity berpengaruh terhadap organizational performance.

 


This study aims to examine the effect of the implementation of knowledge management maturity on organizational performance at Bank Syariah Mandiri. The researcher uses knowledge management as an independent variable, and organizational performance as the dependent variable. In this study the researchers used knowledge management theory from Nonaka and Rasula, the organizational performance theory from Rehman. This study uses a quantitative approach to data collection using survey methods. The research instrument itself used a questionnaire. The number of samples in this study were 90 branch offices and  the headquarter of Bank Syariah Mandiri in DKI Jakarta, with a response rate of 86%. The researcher uses Simple Linear Regression analysis technique with the help of SPSS 23.0 software. The results of this study indicate that knowledge management maturity influences organizational performance.

 

"
Depok: Fakultas Ilmu Adminstrasi Universitas Indonesia , 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Az Zahra Izaaz
"Kerangka Technology-Organization-Environment (TOE) digunakan untuk mengevaluasi dalam mengadopsi penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) untuk pengelolaan data keuangan dan memberikan rekomendasi dalam mengoptimalkan penerapan SIM dalam Politeknik XYZ dengan tiga konteks yaitu teknologi, organisasi dan lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan secara kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara dengan lima narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks teknologi, atribut keuntungan relatif pada SIM bermanfaat dalam memberikan informasi layanan keuangan kepada semua pihak Politeknik XYZ, namun dalam kompatibilitas dan kompleksitas masih ada kendala teknis pada SIM sehingga perlu perbaikan pada perhitungan Tarif Dasar Mengajar (TDM) secara akurat, slip gaji pegawai dengan format yang disamakan dan otomatis, integrasi data dan informasi secara aktual dan tepat waktu. Sedangkan untuk konteks organisasi, perlu adanya dukungan manajemen puncak untuk mengambil keputusan dalam menentukan developer sebagai penyedia SIM untuk memperbaiki masalah teknis tersebut, pelatihan yang cukup untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan penambahan staff user SIM untuk efisiensi pekerjaan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Faktor lingkungan dipengaruhi dukungan regulator berupa Peraturan Pemerintah dan standar operasional prosedur untuk menjamin pelaksanaan dan penyediaan SIM, karakteristik industri dengan kompetitif antar perguruan tinggi dapat meningkatkan performa Politeknik melalui perbaikan kualitas layanan keuangan pada SIM.

The Technology-Organization-Environment (TOE) framework is used to evaluate the adoption of Management Information System (MIS) for financial data management and provide recommendations for optimizing MIS implementation in XYZ Polytechnic with three contexts: technology, organization and environment. The research method uses a qualitative approach obtained from interviews with five respondents. The results showed that in the context of technology, the relative advantage attribute of MIS is useful in providing financial service information to all parties of XYZ Polytechnic, but in compatibility and complexity there are still technical obstacles in MIS so that it needs improvement in the calculation of the Basic Teaching Fee (TDM) accurately, employee pay slips with a uniform and automatic format, actual and timely data and information integration. As for the organizational context, there needs to be top management support to make decisions in determining developers as MIS providers to fix these technical problems, sufficient training to improve the quality of human resources and additional MIS user staff for work efficiency according to organizational needs.  Environmental factors are influenced by regulatory support in the form of Government Regulations and standard operating procedures to ensure the implementation and provision of MIS, industry characteristics with competition between universities can improve Polytechnic performance through improving the quality of financial services on MIS."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dhomas Setia Pramudhita
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong penerapan Enterprise Resource Planning (ERP) di PT XYZ dan pengaruhnya terhadap kinerja perusahaan. Kerangka konseptual penelitian didukung oleh teori Teknologi-Organisasi-Lingkungan (TOE) untuk mengeksplorasi fenomena dan menjawab pertanyaan penelitian. Desain kualitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh dari wawancara dengan 11 narasumber, sementara proses triangulasi digunakan untuk memvalidasi data keuangan perusahaan terkait dengan rasio keuangan. Temuan mengungkapkan bahwa adopsi teknologi ERP di PT XYZ didorong oleh perceived benefit, perceived compatibility, dan perceived complexity Selanjutnya, manajemen puncak, ketersediaan sumber daya perusahaan, dan dukungan pemerintah memiliki peran penting dalam mendorong adopsi teknologi. Kesimpulannya, penelitian ini menemukan bahwa perusahaan mengalami peningkatan rasio gross profit nargin setelah mengadopsi teknologi Enterprise Resource Planning (ERP) daripada sebelumnya

This research is aimed at investigating into factors that drive the adoption of Enterprise Resource Planning (ERP) at PT XYZ and their impact on firm performance. The conceptual framework of the study is underpinned by Technology-Organization-Environment theory (TOE) to explore phenomena and answer research questions. A qualitative design is utilized to collect and analysis data that are derived from 11 interviews meanwhile triangulation process relies on corporate archives that are related to financial ratios. Findings reveal that technology adoption of ERP at PT. XYZ is driven by perceived benefit, perceived compatibility, and perceived complexity Furthermore, top management, the availability of corporate resources, and government support has an important role in fostering technology adoption. In conclusion, the study finds that company experiences higher gross profit margin ratio after adopting ERP technology than before.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siregar, Ren Adam Abdillah
"Audit internal perlu merespon perubahan yang ada saat ini dengan strategi yang inovatif dan pendekatan tangkas yang didukung dengan kemampuan yang memadai. Peran audit internal pada sektor publik bergantung pada keefektifan dan efisiensi informasi akuntansi. BPKP sebagai unit audit internal pemerintah yang melakukan kegiatan jasa asurans dan consulting bertanggung jawab langsung kepada presiden. BPKP memiliki suatu sistem terintegrasi dalam melaksanakan pengawasan bernama SIMA dan juga menggunakan lebih dari 60 aplikasi yang sudah aktif dan berjalan hingga saat ini, Penelitian ini menjelaskan pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan audit dan asurans yang dilakukan BPKP sebagai unit audit internal dan melakukan analisis teknologi informasi pada berbagai tools yang tersedia dalam implementasi audit internal dan memberikan saran untuk perbaikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan strategi penelitian studi kasus dengan wawancara. Untuk mencapai tujuan penelitian, teori Technology-Organization-Environment (TOE) Framework digunakan agar dapat menjelaskan adopsi TI dalam suatu organisasi. Penelitian ini menjadi pionir dalam membahas adopsi teknologi informasi dalam implementasi audit internal di sektor publik sedangkan penelitian terdahulu yang menggunakan teori TOE Framework sebagian besar berpusat pada sektor privat dan audit eksternal. Meskipun dengan banyaknya aplikasi yang aktif dan operasional serta sistem informasi yang terintegrasi, BPKP baru saja akan merilis pengawasan internal berbasis elektronik. Adanya keterbatasan kompetensi auditor, finansial dan dukungan infrastruktur menjadi faktor-faktor penting yang mendasari pemanfaatan teknologi informasi di organisasi ini. Sejumlah aplikasi teknologi informasi juga dapat disederhanakan menjadi sebuah sistem informasi yang lebih general dan terintegrasi untuk menghindari kesia-siaan.

Internal audit needs to respond to current changes with innovative strategies and agile approaches which are supported by adequate capabilities. Financial and Development Supervisory Board (BPKP) as the government internal audit unit, which performs assurance and consulting services, is directly responsible to the president. BPKP has an integrated system in carrying out supervision called Accountability Management information System (SIMA) and also uses more than 60 applications that are already active and running to date. This study describes the use of information technology in auditing and assurance activities carried out by BPKP as an internal audit unit and conducting information technology analysis at various tools available in the implementation of internal audit and provide suggestions for improvement. This is a qualitative research that utilizes a case study research strategy with interviews. To achieve the objectives, the Technology- Organization-Environment (TOE) Framework theory is used to explain IT adoption in an organization. This research is a pioneer in discussing the adoption of information technology in the implementation of internal audit in the public sector where previous research using the TOE Framework theory mostly focused on the private sector and external audit. Despite the large number of active and operational applications as well as an integrated information system, BPKP has recently launched an electronic-based internal supervision. The existence of limited auditor competence, financial and infrastructure support are important factors that underlie the use of information technology in this organization. A number of information technology applications can also be simplified into a more general and integrated information system to avoid waste."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fernando Yosua Solar
"Inem katering merupakan usaha yang masih berkembang di Minahasa, Sulawesi Utara yang bergerak di bidang kuliner dengan fokus pada layanan katering untuk berbagai acara besar seperti pernikahan, ulang tahun, acara duka, serta acara syukuran lainnya. Usaha ini belum didukung pengelolaan keuangan yang terstruktur dengan baik. Sebagian besar alur arus kas masih didasarkan pada perkiraan, tanpa pencatatan yang jelas. Keberadaan teknologi sangat dibutuhkan oleh Inem Katering bukan hanya untuk mempermudah menyusun laporan keuangan tetapi juga dapat membuat usaha ini berkembang. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi dalam membantu Inem Katering menyusun laporan keuangan dapat berupa pengaplikasian software akuntansi yaitu Accurate. Kerangka Technology-Organization-Enviroment (TOE) digunakan untuk mengevaluasi implementasi aplikasi akuntansi Accurate dengan tiga konteks yaitu konteks teknologi, organisasi dan lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan secara kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara dengan tiga narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks teknologi, atribut keuntungan relatif menunjukkan bahwa implementasi aplikasi akuntansi ini akan memberikan manfaat berupa informasi-informasi penting bagi pengelola dan pegawai seperti mengenai laporan neraca dan laba rugi sesuai dengan SAK EMKM. Sedangkan untuk konteks organisasi pada saat ini pengelola usaha mendukung secara penuh pengadopsian aplikasi ini namun pada saat ini usaha Inem Katering belum bisa menambah karyawan khusus untuk mengelola aplikasi akuntansi. Faktor lingkungan dipengaruhi oleh persaingan di bidang usaha ini tetapi implementasi aplikasi akuntansi ini dapat membantu usaha Inem Katering untuk mengevaluasi kebutuhan mereka akan teknologi.

Inem Katering is a business that is still developing in Minahasa, North Sulawesi, which is engaged in the culinary sector with a focus on catering services for various large events such as weddings, birthdays, funerals, and other thanksgiving events. This business is not yet supported by well-structured financial management. Most of the cash flow is still based on estimates, without clear records. The existence of technology is greatly needed by Inem Katering not only to make it easier to prepare financial reports but also to make this business grow. One of the uses of information technology in helping Inem Katering prepare financial reports can be in the form of the application of accounting software, Accurate. The Technology-Organization-Environment (TOE) framework is used to evaluate the implementation of the accurate accounting application with three contexts, context of technology, organization and environment. This research method uses a quatitative approach obtained from the results of interviews with three sources. The results of the study show that in the context of technology, the relative advantage attribute indicates that the implementation of this accounting application will provide benefits in the form of important information for managers and employees such as balance sheet and profit and loss reports in accordance with SAK EMKM. Meanwhile, for the organizational context at this time, business managers fully support the adoption of this application, but at this time the Katering business has not been able to add special employees to manage the accounting application. Environmental factors are influenced by competition in this business sector, but the implementation of this accounting application can help the Katering business to evaluate their needs for technology."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>