Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 10 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Kokelaar, J.
Jakarta: Pradnya Paramita, 1971
621.3 KOK t I
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Flynn, John E.
london: Van Nostrand Reinhold, 1970
729.2 FLY a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Sidarta Ilyas
Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2000
617.771 SID d (1)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
M. Syamsudin
Jakarta: Kencana Prenada Media , 2008
808.066 SYA m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
M. Jusuf Hanafiah
Jakarta: Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia (PKMI), 1991
613.942 JUS s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Feranema Widyanti
"Kecemasan pada setiap individu yang akan dilakukan tindakan operasi dapat dilihat dengan adanya rasa takut yang biasanya diekspresikan secara langsung. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah tehnik lima jari,yang merupakan bagian dari reduksi stres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari tehnik lima jari terhadap ansietas pasien pre op di RSUD dr. Soedarso Pontianak.
Penelitian ini adalah desain Quasy Eksperimen. Sampel ditentukan dengan metode accidental sampling sebanyak 35 responden intervensi dan 35 responden kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan instrument kecemasan Hamilton Anxiety Rating Scale. Analisis dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian rata-rata usia responden adalah 39 tahun dengan usia termuda adalah 18 tahun dan usia tertua usia 83 tahun. Pendidikan terbanyak adalah SD (42,9%). Ada perbedaan tingkat kecemasan yang bermakna pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah mendapatkan tehnik lima jari (p value < α 0,05). Terdapat perbedaan yang bermakna tingkat kecemasan sesudah diberikan tehnik lima jari antara kelompok yang mendapatkan tehnik lima jari dengan kelompok yang tidak mendapatkan tehnik lima jari (p value < α 0,05).

Anxiety in individuals who will undergo surgercy can be seen by the presence of fear that is usually expressed directly. One of the nursing interventions that can be done is five finger technique, which is part of stress reduction. The purpose of this study to determine the effect of the five-finger technique on the anxiety patien in pre op at dr. Soedarso Pontianak hospital.
The design of stduy is Quasy experimental. Samples was determined by accidental sampling method by 35 respondents of interventional group an 35 respondents of control groups. Data collection use Hamilton Anxiety Rating Scale. Analyses were performed with univariate and bivariate analysis using chi square test.
The result mean of respondents age was 39 years with the youngest age is 18 years old and the oldest 83 years of age. Most are elementary education (42.9%). There are significant differences in the level of anxiety in the intervention group before and after getting five finger technique (p value <α 0,05). There is significant difference in anxiety levels after five finger technique between the group that get five fingger technique with the group that does not get five finger technique (p value <α 0,05).
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
S46280
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Banham, Reyner
Chicago: University od Chicago Press, 1984
720.47 BAN a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Tommy Andrian
"Terjemahan beranotasi adalah hasil penerjemahan yang disertai anotasi atau catatan yang memberikan penalaran logis terhadap alasan penerjemah atas padanan yang dipilihnya. Selain untuk mengaplikasikan berbagai teori penerjemahan yang telah dipelajari semasa kuliah, terjemahan beranotasi merupakan sarana untuk mempertanggungjawabkan hasil terjemahan mandiri yang telah dilakukan. Penerjemahan mandiri dilakukan dengan berpedoman pada teori dasar penerjemahan yang setidaknya mencakup metode, prosedur, dan teknik.
Metode penerjemahan komunikatif dan idiomatis digunakan agar pesan dalam bahasa sumber yang sarat dengan muatan budaya dapat tersampaikan dengan baik. Pencarian padanan dalam proses penerjemahan dilakukan dengan membuka kamus, tesaurus, dan ensiklopedia, serta mengunjungi situs internet. Perbedaan budaya antara bahasa sumber dan bahasa sasaran mengakibatkan suatu kata, istilah, dan ungkapan tidak dapat diterjemahkan secara gamblang. Teknik penerjemahan, seperti: penjelasan tambahan (contextual conditioning), parafrasa, dan padanan budaya perlu diterapkan untuk mendapatkan padanan yang wajar dan berterima.

An annotated translation is a translation which is supported by annotations or notes with the purpose of delivering logical reasoning on the equivalence chosen. It does not only aim at the application of various theories formerly studied, but also at the the translator?s responsibility for the independent translation he or she has accomplished. The independent translation is carried out by referring to the basic theories of translation which consists at least of methods, procedures, and techniques.
Idiomatic and communicative translation were applied so that the target language message could be well-transferred. The search for equivalence in the translation has been done simply by looking up in dictionaries, thesaurus, and encyclopaedia, and visiting some websites on the internet. The difference between the source language and the target language culture makes a word, term, and expression, can not be explicitly translated. Thus, techniques of translation, such as: contextual conditioning, paraphrase, and cultural equivalent are deemed necessary in order to get a natural and acceptable equivalence.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2008
T24452
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Shanti Farida Rachmi
"Praktik Spesialis Keperawatan Medikal Bedah peminatan respirasi memiliki tujuan untuk mencapai kompetensi Ners Spesialis Respirasi. Pencapaian kompetensi dilakukan melalui 3 bentuk kegiatan, antara lain: pengelolaan 30 pasien gangguan sistem respirasi dengan menggunakan pendekatan teori model Adaptasi Roy, pengelolaan kasus kompleks dengan pendekatan teori model Adaptasi Roy, penerapan Tehnik Pernapasan Buteyko pada pasien asma sebagai suatu praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice Nursing), dan pelaksanaan inovasi keperawatan: pembuatan WSD Pionir dengan sistem 1 botol sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan dan keamanan pasien (patient safety). Praktik dilaksanakan selama 9 bulan di RSUP Persahabatan sebagai rumah sakit pusat rujukan nasional penyakit paru. Ners spesialis respirasi mencapai kompetensi sebagai expert practice, educator, innovator/agent of change, researcher, dan consultant selama praktik di rumah sakit. Hasil dari pencapaian kompetensi didapatkan kesimpulan bahwa teori model Adaptasi Roy dapat diterapkan dengan efektif pada kasus-kasus gangguan respirasi terutama kasus TB Paru, Kanker Paru, dan pasien Pneumonia. Penerapan teori Adaptasi Roy pada pasien dengan ventilator sulit diterapkan terutama pada mode pangkajian konsep diri, fungsi peran, dan interdependensi. Pelaksanaan EBNP tehnik pernapasan Buteyko selama 1 bulan memberikan pengaruh secara signifikan pada peningkatan kualitas hidup pasien asma, nilai Arus Puncak Respirasi (APE), dan nilai control pause (CP). Pembuktian keefektifan botol WSD Pionir terhadap kualitas dan kemananan pasien akan diuji secara ilmiah melalui proses penelitian.

The residency practicum of medical surgical nursing with a specialization in respiratory aimed to facilitate residents in achieving the competences as Respiratory Nurse Specialists. After the completion of the residency practicum, students would be able to achieve the competences as clinical experts, educators, innovators/ change agents, researchers, and consultants in respiratory care. Three major activities during the practicum were: 1) the application of Roy adaptation model- based nursing care and complex case management to 30 patients with respiratory disorders, 2) the application of Buteyko breathing method to asthmatic patients as an evidence- based nursing practice, and 3) the implementation of innovative project: the creation of water- seal drainage- pioneer with one- bottle system as an effort to improve patient safety and quality care. The practicum was completed in 9 months at Persahabatan Hospital as a top referral hospital for respiratory care. Results of the practicum activities revealed that Roy adaptation model was effective to improve patient safety as well as quality care to patients with respiratory disorders, particularly patients with pulmonary tuberculosis, lung cancer, and pneumonia. In addition, the results showed that the application of Buteyko breathing method for a month significantly enhanced the quality life of asthmatic patients, increased the respiratory peak flow and control pause values. Further studies, nonetheless, are required to examine the effectiveness of WSD pioneer to the improvement of patient safety and quality care."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library