Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 120607 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Irma Herliana
"Karya Ilmiah Akhir ini bertujuan untuk menggambarkan penanaman nilai nutiri melalui bermain pada agregat anak prasekolah. Model yang dipakai menggunakan integrasi teori manajemen, comprehensive school health model, family centered nursing, dan school health promotion model. Kegiatan yang dilakukan mengintegrasikan permainan-permainan sebagai bentuk intervensi keperawatan. Meningkatkan pengetahuan 21 anak usia TK B mengenai nilai nutrisi menjadi sangat baik. Hasil menunjukkan bahwa bermain merubah sikap anak terhadap makanan sehat menjadi sangat baik. merubahan perilaku makan menjadi baik. meningkatkan rata-rata BB anak 0,5 kg per 1 bulan pada Maret, April dan Mei 2012 walaupun sebagian besar anak masih dalam status gizi kurang (sangat kurus dan kurus), meningkatkan kemandirian keluarga menjadi tingkat III dan IV dalam mengatasi 4 - 5 masalah keperawatan di keluarga dan meningkatkan peran guru dalam mengelola dan melaksanakan program pelayanan kesehatan di sekolah. Saran dari penulis agar pemerintah menjadikan bermain menjadi program dalam kegiatan pendidikan kesehatan pada anak prasekolah baik itu di tatanan komunitas maupun di tatanan sekolah.

Final Thesis aims to describe the investment the nutritional value through the play of preschoolers. The model was used the integration of management theory, models of comprehensive school health, family centered nursing, and school health promotion model. Activities undertaken to integrate the games as a form of nursing intervention. Increase knowledge 21 kindergarten age children about the nutritional value to be very good. The results show that games change the attitudes of children toward healthy food to be very good, be good change eating behavior, increase the average weight of 0.5 kg per 1 child-month in March, April and May 2012, although most children are still in a state of malnutrition (very thin and thin), increase the independence of the family into the III and in addressing the 4-5 problem nursing in the family and the teacher's role in managing and implementing health programs in schools. Advice from the author that the government should make a games in health education activities in preschool children both in community and in the order of the school.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
A. Saifah
"Perilaku makan kurang sehat dan rendahnya aktivitas fisik merupakan penyebab umum gizi lebih pada anak usia sekolah (AUS). Model peer, guru, keluarga, perilaku makan sehat, dan aktivitas fisik (PERKASA) merupakan model inovasi keperawatan dalam penanggulangan gizi lebih pada AUS. Integrasi model PRECEEDE PROCEED, Comprehensive School Health dan Family Center Nursing menjadi pedoman pengelolaan pelayanan keperawatan, asuhan keperawatan komunitas pada agregat dan keluarga dengan gizi lebih pada AUS. Integrasi ketiga model tersebut juga mendasari penerapan model PERKASA. Hasil implementasi menunjukkan peran peer edukator paling bermakna dalam menurunkan status gizi lebih (ρ<α). Model ini disarankan diterapkan pada tatanan sekolah di Indonesia.

Unhealthy eating behaviors and lack of physical activity are causes of over nutrition in school-age children. Model of peer, teacher, family, healthy eating behaviors and physical activity (PERKASA) is a nursing innovative to manage over nutrition in school-age children. The PRECEEDE PROCEED Model, Comprehensive School Health and Family Center Nursing were integrated to guide the management of nursing services, community nursing care and families with over nutrition in school-age children. It was also applied on PERKASA model. The results showed that role of peer educators significantly decrease over nutritional status. It is suggested to apply PERKASA model at schools.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Herni Rejeki
"Kelompok pendukung merupakan salah satu bentuk intervensi pengendalian TB. Community as Partner Model, Health Belief Model, dan Family Nursing Center Model diintegrasikan menjadi kerangka kerja penyelesaian masalah pengelolaan pelayanan keperawatan, asuhan keperawatan komunitas pada aggregate dan keluarga TB melalui implementasi proyek inovasi kelompok pendukung.
Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan kelompok pendukung, keluarga TB, dan meningkatnya CDR TB dari 20% menjadi 85,7%. Kelompok pendukung membantu keluarga dan klien TB dalam peningkatan akses perawatan TB dan meningkatkan angka temuan TB. Kelompok pendukung TB disarankan dibentuk sebagai upaya pengendalian TB berbasis masyarakat.

Support group is a form of TB control interventions. Some nursing models are integrated to provide the framework in resolving problems of managing nursing services, community nursing care on an aggregate and families with TB through implementation of innovation nursing project like support group. These models are the Community as Partner Model, Health Belief Model, and the Family Nursing Center Model.
The results showed an increase in knowledge, attitudes, and skills support groups, family TB, and CDR of TB increased from 20% to 85,7%. The support group helps families and clients in improving access to TB treatment increases and TB findings. It is suggested that support group was formed as a community-based TB control efforts.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ni Ketut Ayu Mirayanti
"Pola asuh pemenuhan nutrisi yang kurang efektif menyebabkan kurang gizi balita. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pola asuh pemenuhan nutrisi dalam keluarga dengan status gizi balita. Desain cross sectional digunakan pada 142 responden. Tidak ada hubungan yang bermakna teridentifikasi antara pola asuh pemenuhan nutrisi dalam keluarga (riwayat nutrisi saat hamil, pemberian ASI eksklusif, persiapan dan penyimpanan makanan, penerapan PHBS rumah tangga, cara komunikasi keluarga dengan balita, peran keluarga dalam pemenuhan nutrisi, nilai dan keyakinan keluarga terhadap pola nutrisi dan kemampuan keluarga untuk memilih makanan sehat) dengan status gizi balita. Namun, upaya pemberdayaan keluarga menjadi hal penting dalam penatalaksanaan kurang gizi balita.

Ineffective nutrition parenting in family may caused under-five year children malnourished. The study aimed to determine the correlation of parenting nutrition with nutritional status. A cross-sectional design applied to 142 samples. There were no significant associations identified between nutrition parenting (nutritional history during pregnancy, breastfeeding, food preparation and storage, households clean and healthy behavior, family communication, family roles of nutrition, family values and beliefs on nutrition patterns and the ability of families to choose healthy foods) with under-five year children nutritional status. However, family empowerment is an important way to manage nutritional problems."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
T31000
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Lily Herlinah
"Kelompok swabantu merupakan salah satu bentuk intervensi keperawatan dalam upaya pengendalian hipertensi pada agregat lansia berbasis pemberdayaan masyarakat. Integrasi teori manajemen, model community as partner, family center nursing, dan self care digunakan sebagai kerangka kerja praktik residen keperawatan komunitas melalui pendekatan pengelolaan pelayanan keperawatan, asuhan keperawatan komunitas dan asuhan keperawatan keluarga. Tujuan kegiatan kelompok swabantu adalah meningkatkan perawatan hipertensi pada lansia secara mandiri di masyarakat. Hasil kegiatan kelompok swabantu menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan anggota sebesar 29,4% dan penurunan tekanan darah rata-rata 10-20 mmHg. Kelompok swabantu disarankan dibentuk sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat.

Self-help group is a form of nursing intervention as hypertension control in the elderly which based on community empowerment. Integration of management theory and three models: community as a partner, family center nursing and self care were applied as framework for community health nursing specialist practice with management health service, community nursing and family nursing care approaches. The practice aimed to improve hypertension care independently in the community. It showed an increased knowledge of group members to 29,4% and reduced blood pressure 10-20 mmHg in average. It is suggested to form self help group in each RW.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mia Fatma Ekasari
"Remaja berada pada masa transisi yang digambarkan pula sebagai masa pencarian identitas diri dan lingkungan terkait dengan perubahan secara fisik, emosi, dan sosial remaja, sehingga remaja dimasukkan ke dalam kelompok berisiko. Karya ilmiah akhir ini bertujuan meningkatkan kesehatan reproduksi remaja di MTs Nurul Huda Pasir Gunung Selatan Cimanggis Depok melalui aplikasi model "Sekolah BERKIBARR". Karya ilmiah akhir ini telah diaplikasikan dalam manajemen pelayanan keperawatan komunitas, asuhan keperawatan komunitas, dan keluarga dengan mengintegrasikan teori dan model manajemen pelayanan kesehatan, comprehensive school health model, family center nursing model, dan transcultural nursing model. Partisipan adalah siswa MTs Nurul Huda Pasir Gunung Selatan. Hasil aplikasi ini menggambarkan aplikasi model sekolah BERKIBARR dapat meningkatkan sikap, pengetahuan dan perilaku siswa terhadap masalah kesehatan reproduksi serta menurunkan angka dari jumlah siswa yang mengalami masalah kesehatan reproduksi. Hasil karya ilmiah akhir ini diharapkan dapat menjadi dasar program promosi kesehatan reproduksi remaja berbasis sekolah.

Adolescents are in a transition period which is described also as the search for identity and the environment associated with changes in physical, emotional and social, so the teen put into risk groups. This final scientific work aimed at improving adolescent reproductive health in MTs Nurul Huda Pasir Gunung Selatan, Cimanggis Depok through the application of the model "BERKIBARR School". This final scientific work has been applied in the management of community nursing services, community and family nursing process by integrating theory and models of health service management, comprehensive school health model, family nursing center model, and Transcultural nursing model. Participants were students MTs Nurul Huda Pasir Gunung Selatan. The results of this application describes that model BERKIBARR schools can improve attitudes, knowledge and behavior of students towards reproductive health issues and reduce the number of students who experienced reproductive health problems. The results of this final scientific work is expected to be the basis of the promotion program of school-based adolescent reproductive health.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Herlina
"Program gizi anak sekolah seimbang yang dijadikan bentuk intervensi keperawatan komunitas untuk menanggulangi masalah gizi kurang, yang dilakukan oleh keluarga dan anak usia sekolah dengan pemberdayaan masyarakat dibentuk kelompok pendukung (KP GASS) sebagai wadah yang mendukung terlaksananya program inovasi GASS. Penulisan bertujuan memberikan gambaran pelaksanaan GASS dalam pelayanan asuhan keperawatan komunitas integrasi model manajemen pelayanan kesehatan, CAP, FCN, dan TPP pada anak usia sekolah gizi kurang di Kelurahan Cisalak Pasar, Depok. Hasil praktik KM GASS sebagai penilaian penerapan GASS, terjadinya peningkatan status gizi anak usia sekolah sebanyak 80% anak terjadinya peningkatan BB dan tinggi badan selama 8 bulan, peningkatan pengetahuan keluarga 7,3, sikap 7,82, dan keterampilan keluarga 23,2 dari 2 SD, KP GASS aktif sampai akhir evaluasi kader yang aktif 7 orang yang sebelumnya 10 orang, tingkat kemandirian keluarga dari 10 keluarga 70% keluarga dengan tingkat kemandirian IV.

The Balanced Nutrition program of school-age children as the intervention strategy of Nursing Community to cope the malnutrition problem, performed by school-age children and family with the empowerment community in a supported group (as called KP GASS), it is a forum whom support the GASS innovation program. The aim of writing is to give the scheme of GASS implementation in the service nursing community care of health service, integrated with a model of health service management, CAP, FCN, and TPP on the malnutrition of school-age children in the Cisalak market district, Depok. The result practice of KM GASS as the assessment of GASS implementation, an increased occurence of nutrition status of school-age children as much as 80% of the children have overweight body scale and height for 8 months, the increasing family knowledge being 7.3, the behaviour 7.82 and the family comprehence skll being 23.2 from two (2) elementary school level, KP GASS is still active until the end of evaluation cadres active 7 people who formerly 10 people, the level of self-sufficiency family from 10 families with 7 people are still active as the previous analysis in ten (10) people, 70% family could be in the 4th level of self-sufficiency.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Aisyiah
"Anak usia sekolah sebagai salah satu populasi at risk untuk mengalami masalah gizi kurang. Salah stau upaya dalam menanggulangi dampak buruk dan mencegah terjadinya gizi kurang adalah dengan pendeteksian sedini mungkin status gizi anak usia sekolah dan penanggulangan gizi kurang baik dikeluarga ataupun komunitas. Penulisan Karya Ilmiah Akhir ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Program GSG AUS sebagai salah satu bentuk intervensi keperawatan komunitas efektif dilaksanakan sebagai penanggulangan dan pencegahan gizi kurang di Kelurahan Curug. Basil uji will coxon denganp value 0,000 pada semua tahapan evaluasi menunjukkan ada peningkatan yang signifikan pada pengetahuan, sikap dan praktik mengenai GSG AUS baik pada ibu maupun anak usia sekolah. Program GSG AUS sebagai salah satu program pengembangan penanggulangan dan pencegahan gizi kurang pada anak usia sekolah, harus dilakukan secara kontinue dan berkesinambungan serta dibutuhkan pembinaan dan pemantauan baik oleh Dinas Kesehatan maupun Puskesmas.

School aged children are one of the population that are at risk for having undernutrition. One of the efforts to overcome the negative impact and to prevent undernutrition is by early detection of nutrition status among school children and having intervention for undernutrition at household as well as community level. This paper aims to understand the extent of Nutrition Awareness Program for School aged Children (GSG AUS) as one of effective community nursing interventions to be implemented for prevention and overcoming undernutrition at Curug Village. The result Will Coxon test with p value 0,000 in all evaluation phases showed that there is a significant improvement in knowledge, attitude and practice on Nutrition Awareness Program for School aged Children (GSG AUS) among mothers and school children. The Nutrition Awareness Program for School aged Children (GSG AUS) program is one of the extension programs for prevention and overcoming undernutrition among school children, needs to be done continuously. In addition guidance and proper monitoring from Health Office and Puskesmas is also required.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dwi Budi Prastiani
"Anak usia sekolah sebagai salah satu populasi berisiko untuk mengalami demam tifoid. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan demam tifoid adalah dengan deteksi dan pencegahan demam tifoid secara dini di keluarga. Penulisan karya ilmiah akhir ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Program Lingkungan dan Anak Sehat sebagai bentuk intervensi keperawatan komunitas efektif dilaksanakan dalam pencegahan demam tifoid pada anak usia sekolah dengan penguatan kelompok pendukung PROLAS.
Hasil intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan Ibu anak usai sekolah sebesar 68.72% ketrampilan 42.33%, dan sikap 64.55%. Sementara peningkatan pengetahuan kader 10.9%, sikap 11.64% dan ketrampilan 27.62%. Program Lingkungan dan Anak Sehat sebagai salah satu program pencegahan demam tifoid pada anak usia sekolah harus dilaksanakan secara kontinyu serta dilakukan pembinaan secara terus menerus dari pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas.

School-aged children as a population at risk for typhoid fever. One effort to overcome the problem of typhoid fever is the detection and prevention of typhoid fever early in the family. Final Scientific writing aims to know the extent of Healthy Environment and Children program as a form of community nursing intervention implemented was effective in the prevention of typhoid fever in children of school aged by strengthening support group PROLAS.
The results showed an increase in the knowledge of the intervention on school aged children mother of 68.72%, theskillsof 42.33%, and the attitudes of 64.55%. While the cadre’s knowledge increased by 10.9%, attitudes and skills by 11.64% and 27.62%. Healthy Environment and Kids program as one of typhoid fever prevention programs in school-aged children should be carried out continuously and should be monitored by the Health Department and Community Health Center.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Suratini
"Karya Ilmiah Akhir ini bertujuan meningkatkan kemampuan lansia, keluarga, dan masyarakat melalui kegiatan kelompok pendukung dalam mengatasi kekambuhan gastritis. KIA ini telah mengaplikasikan integrasi teori manajemen pelayanan, community as partner model, family center nursing model, dan fungtional consequences mode, yang melibatkan partisipasi aktif kelompok pendukung untuk untuk mencegah kekambuhan gastritis melalui praktik manajemen pelayanan keperawatan komunitas, asuhan keperawatan komunitas, dan keluarga. Partisipan adalah kelompok pendukung sebagai target antara pelayanan dan asuhan keperawatan, serta lansia gastritis sebagai terget pelayanan dan asuhan keperawatan di Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok.
Hasil intervensi menggambarkan peran kelompok pendukung mengalami peningkatan pengetahuan, sikap dan ketrampilan selama proses dinamika kelompok, terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan ketrampilan pada aggregate lansia gastritis, dan terjadi pengingkatan pengetahuan sikap dan ketrampilan pada keluarga yang terlihat dari lima tugas kesehatan yang dilakukan keluarga. Hasil karya ilmiah akhir ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program perkesmas dalam konteks upaya kesehatan berbasis masyarakat sebagai upaya pemberian pelayanan kepada lanjut usia dengan gastritis di pukesmas dan dinas kesehatan.

Final Thesis is aimed at improving the ability of the elderly, families, and communities through support groups to address recurrent gastritis. KIA has been applying the theory of integration of service management, community as a model partner, family nursing center model, and Consequences fungtional mode, which involves the active participation of support groups for preventing recurrence of gastritis through community nursing service management practices, community nursing care, and family. Participants are a group of supporters as targets between services and nursing care, as well as gastritis elderly care and nursing care in the Tugu Village District Cimanggis Depok.
The results illustrate the role of a support group intervention to increase knowledge, attitudes and skills during the process of group dynamics, an increase in knowledge, attitudes and skills in the aggregate elderly gastritis, and an increase in knowledge attitudes and skills in a family that looks out of five tasks are carried out family health. The results of recent scientific work is expected to be the basis for developing PHN program within the context of community-based health efforts as efforts to provide services to the elderly with gastritis in puskesmas and health services.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>