Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 135707 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Tommy Indra
"Praktik spesialis keperawatan medikal bedah bertujuan menerapkan peran perawat spesialis dalam memberikan asuhan keperawatan medikal bedah lanjut dalam menangani pasien sesuai dengan spesialisasinya untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Praktik spesialisasi yang dilaksanakan menggunakan pendekatan teori model adaptasi Roy. Residen dalam pelasanaan praktik spesialisasi ini berperan dalam memberikan asuhan keperawatan pada satu kasus kelolaan dan 30 kasus resume pada pasien dengan gangguan sistem perkemihan. Peran residen yang berperan sebagai peneliti yaitu menerapkan tindakan keperawatan berdasarkan pada pembuktian ilmiah (evidence based nursing ) yaitu intervensi Auricular Acupressure terhadap xerostomia pada pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis. Peran residen sebagai agen perubahan dalam pengembangan keperawatan yaitu melakukan kegiatan inovasi yaitu untuk meningkatkan kepatuhan pasien dalam membatasi cairan dengan judul sehat dengan pembatasan cairan (“SE-GARAN”).

Practice of Medical surgical nursing specialist aims to implement the role of specialist nurses in providing advanced medical surgical nursing care in treating patients based on the suitable specialization in order to improve the quality of nursing services. Specialization practice is carried out by using theoretical approach of Roy's adaptation model. Residents in this specialization practice give the role in providing nursing care in one managed case and 30 resume cases in patients with urinary system disorders. The resident role who acts as a researcher is to implement nursing actions based on scientific evidence (evidence based nursing), namely the Auricular Acupressure intervention for xerostomia in kidney failure patients that undergoing hemodialysis. The resident's role as a change agent in nursing development is to carry out innovative activities, namely to increase patient compliance in limiting fluids by using the healthy term with fluid restrictions ("SE-GARAN")."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2024
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dewi Purnama Sari
"Asuhan keperawatan yang komprehensif memerlukan fungsi dan peran profesi ners spesialis untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bidang keperawatan. Pendidikan profesi ners spesialis keperawatan medikal bedah peminatan imunologi melatih kompetensi dalam pengelolaan asuhan keperawatan kasus gangguan sistem imunologi HIV yang disertai infeksi oportunistik, melatih pengembangan intervensi keperawatan berbasis fakta ilmiah melalui implementasi Evidence based Nursing (EBN), melatih penyusunan dan pelaksanaan proyek inovasi keperawatan. Pengelolaan asuhan keperawatan pada 1 kasus utama pasien Efusi Pleura dengan TB Paru pada HIV dan 30 resume kasus HIV dengan infeksi oportunistik dimana presentase paling banyak ditemukan secara berurutan adalah Candidiasis oral, Diare, TB Paru, Pneumonia, TB limfadenopathy, Kondiloma akuminata, dan Anemia. Penerapan teori model adaptasi Roy pada asuhan keperawatan pasien HIV meningkatkan mekanisme koping yang adaptif dalam merespon perubahan stimulus mode adaptasi. Penerapan teori model kognitif sosial Bandura menekankan pengkajian pada faktor individu, perilaku dan lingkungan yang saling mempengaruhi dalam perawatan HIV/ AIDS. Sedangkan pada evaluasi implementasi EBN, didapatkan intervensi breathing exercise yang dapat meningkatkan kualitas tidur pasien HIV/AIDS secara efektif. Proyek inovasi VOSIL SPARTAN dilaksanakan sebagai upaya pencegahan infeksi oportunistik (IO) dan peningkatan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) pada pasien HIV/ AIDS. Hasil inovasi keperawatan berupa edukasi memanfaatkan teknologi QR code meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam pencegahan infeksi oportunistik dan PHBS secara efektif.

Comprehensive nursing care requires the function and role of the specialist nurse profession to improve the quality of services in the nursing field. Professional education for nurses specializing in medical surgical nursing specializing in immunology trains competency in managing nursing care in cases of HIV immunological system disorders accompanied by opportunistic infections, trains the development of nursing interventions based on scientific facts through the implementation of Evidence Based Nursing (EBN), trains the organization and implementation of nursing innovation projects. Management of nursing care in 1 main case of Pleural Effusion patient with Pulmonary TB in HIV and 30 resumes of HIV cases with opportunistic infections where the highest percentages found in sequence were Oral Candidiasis, Diarrhea, Pulmonary TB, Pneumonia, TB lymphadenopathy, Condyloma acuminata, and Anemia. The application of Roy's adaptation model theory to nursing care for HIV patients increases adaptive coping mechanisms in response to changes in adaptation mode stimuli. The application of Bandura's social cognitive model theory emphasizes the study of individual, behavioral and environmental factors that influence each other in HIV/AIDS care. Meanwhile, in the evaluation of EBN implementation, it was found that breathing exercise interventions could effectively improve the sleep quality of HIV/AIDS patients. The VOSIL SPARTAN innovation project was implemented as an effort to prevent opportunistic infections (OI) and improve clean and healthy living behavior (PHBS) in HIV/AIDS patients. The results of nursing innovation in the form of education utilizing QR code technology increase knowledge and attitudes in preventing opportunistic infections and PHBS effectively."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2024
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Adam
"Prevalensi pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler semakin meningkat. Perawat diharapkan memiliki kontribusi dalam penanganan pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler dengan menjalankan peran sebagai pemberi asuhan, pendidik, peneliti dan inovator. Praktik residensi spesialis keperawatan medikal bedah yang telah dilaksanakan selama 1 tahun (2 semester) bertujuan untuk melakukan penerapan dan pendalaman pada peran-peran tersebut dengan pendekatan Model Adaptasi Roy (MAR).
Peran sebagai pemberi asuhan diterapkan pada 30 pasien dengan berbagai gangguan kardiovaskuler dan satu pasien kasus kelolaan utama dengan STEMI. Peran sebagai pendidik dijalankan dengan pembimbingan perawat sejawat dan mahasiswa keperawatan.
Peran sebagai peneliti dijalankan dengan menerapkan tindakan keperawatan berbasis pembuktian ilmiah (evidence-based nursing) yaitu tindakan relaxation response untuk menurunkan tingkat stres pada pasien CAD. Peran sebagai inovator dijalankan dengan menerapkan format pemantauan komplikasi dan algoritma pada pasien post percutaneus coronary intervention (PCI).
Hasil analisis praktik menunjukkan bahwa MAR efektif digunakan sebagai pendekatan dalam asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan kardiovaskular untuk meningkatkan tingkat adaptasi dan tindakan relaxation response efektif diterapkan untuk menurunkan skor stres dan marker fisiologis stres pada pasien CAD. Selain itu, format pemantauan dan algoritma dapat diterapkan untuk antisipasi dan penanganan komplikasi setelah menjalani PCI.

The prevalence of patients with cardiovascular disorders are increasing. Nurses are expected to contribute on managament of patients with cardiovascular disorders by running their roles as a care giver, educator, researcher and innovator. Residency clinical practice of medical-surgical nursing specialists had been carried out for 1 year (2 semesters) and aimed to implement and explore these roles with Roy?s Adaptation Model (RAM) approach
The role as a care giver was applied to 30 patients with various cardiovascular disorders and a patient with STEMI as the primary case. The role as an educator was performed by educating patients, nurses and nursing students.
The role as a researcher was carried out by applying the evidence-based nursing, relaxation response intervention to reduce stress levels in patients with CAD. The role as an innovator was executed by applying the complications monitoring format and algorithms for patients with post percutaneous coronary intervention (PCI).
The analysis showed that the MAR can be apllied effectively in nursing care for patients with cardiovascular disorders to improve adaptation level and the relaxation response intervention can be applied effectively to reduce stress scores and physiological markers of stress in patients with CAD. In addition, the post PCI monitoring format and algorithm can be applied effectively to anticipate and manage the complications after PCI.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Kristanti Wahyuningtyas
"Peran perawat spesialis neurosains dalam praktik keperawatan antara lain sebagai pemberi asuhan keperawatan lanjut, melaksanakan pembuktian ilmiah, pendidik, advokat, kolaborator, dan agen pembaharu. Asuhan keperawatan lanjut dilaksanakan pada pasien dengan kasus tumor otak dan 30 pasien gangguan neurologi menggunakan pendekatan model adaptasi Roy. Perilaku maladaptif paling banyak terganggu pada mode fisiologis dengan diagnosis ketidakefektifan perfusi jaringan serebral.
Penerapan Evidence Based Nursing berupa latihan Range of Motion (ROM) pasif bilateral ekstremitas atas pada dua pasien stroke akut dengan hemiparese menunjukkan hasil peningkatan fungsi ekstremitas atas dan Activity of Daily Living (ADL). Program inovasi pengembangan media edukasi perawatan pasien kraniotomi pengangkatan tumor menunjukkan peningkatan pengetahuan pasien secara signifikan (p=0,038) dan memudahkan perawat dalam memberikan edukasi secara efektif.

The role of nurse specialist in nursing practice consist of advanced nursing care providers, conduct scientific evidence, educator, advocat, collaborator, and change agent. Advanced nursing care is done by Roy Adaptation Models approach on brain tumor and 30 other neurological disorders patients. Maladaptive behavior at most in a physiological mode with ineffective cerebral perfusion nursing diagnosis.
Evidence Based Nursing was performed by applying bilateral passive Range of Motion (ROM) of upper extremity at two acute stroke patient with hemiplegi and it showed an increase in function of upper extremities and the activity of daily living. The innovation programme by develop an education media for caring patient with craniotomy removal tumor showed significant increase in patient knowledge (p=0,038) and help nurses to give an effective education.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Amelia Ganefianty
"Praktek klinik lanjut selama praktek residensi keperawatan pada sistem neurologi dimaksudkan untuk mampu memberikan asuhan keperawatan, menerapkan Evidence Based Nursing (EBN) serta mampu berperan sebagai innovator di ruang perawatan. Peran pemberi asuhan keperawatan dilakukan dengan menggunakan model adaptasi Roy pada pasien dengan tumor otak dan 30 pasien lainnya dengan berbagai gangguan sistem persarafan. Perilaku maladaptif paling banyak adalah mode adaptasi fisiologi, yaitu ketidakefektifan perfusi jaringan cerebral.
Intervensi keperawatan berupa manajemen edema cerebral ditujukkan untuk meningkatkan adaptasi pasien dalam meningkatkan perfusi jaringan ceredral. Penerapan EBN respiratory muscle training (RMT) pada tiga pasien stroke menunjukkan keefektifan RMT dalam meningkatkan fungsi pernafasan pasien stroke. Program inovasi keperawatan berupa penerapan program pencegahan kejadian jatuh pada pasien neurologi di rawat inap.

Advance clinical practice in neurological system during residency period is proposed to be able to provide nursing care, implement the evidence based nursing (EBN) and be able to act as innovator in the treatment room. The role of nurse care provider was made using Roy`s adaptation model in patients with brain tumor and 30 other patients with various neural system disorders. The most maladaptive behavior is the physiological adaptation mode is the ineffective cerebral tissue perfusion, The nursing management intervention was cerebral edema management to improve patient adaptation in enchancing cerebral tissue perfusion. Implementation of EBN: respiratory muscle training (RMT) in three patients with stroke can improve the respiratory function of the stroke patients. Implementation of the fall prevention program can be used for prevent the patient`s fall risk."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nonok Karlina
"Praktik spesialis keperawatan medikal bedah peminatan sistem perkemihan ini bertujuan untuk melakukan praktik dengan mengaplikasikan peran perawat melalui pendekatan Model Adaptasi Roy. Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan diterapkan pada 30 pasien gangguan sistem perkemihan dan satu orang pasien kelolaan utama yaitu pasien stiktur ureter. Peran sebagai peneliti dalam melakukan penerapan tindakan keperawatan yang berbasis pembuktian ilmiah (evidence based nursing practice) yaitu dengan membuktikan akupresur sebagai salah satu tehnik menurunkan keletihan. Peran sebagai inovator melalui penggunaan booklet sebagai media edukasi manajemen pasien hemodialisis yang bertujuan untuk memberikan arahan yang sistematis tindakan mandiri yang dilakukan oleh pasien yang menjalani terapi hemodialisis dan meningkatkan kualitas asuhan keperawatan. Hasil praktik ini menunjukkan bahwa Model Adaptasi Roy efektif digunakan pada pasien gangguan sistem perkemihan, dan akupresur efektif untuk mengurangi keletihan, selain itu penggunaan booklet manajemen pasien hemodialisis dapat diterapkan perawat dalam melakukan asuhan keperawatan.

Medical Surgical Nursing Practice specialist in urinary system aim to practice by applying the role of nurse through the Roy Adaptation Model approach. Role as nursing care was applied to 30 patient of urinary disorders and a patient with ureter stricture is the main case. Role as researcher was carried out by applying evidence based nursing practice to prove acupressure as a fatique reduction techniques of hemodialysis patient. Role as an innovator through booklet used as media education of hemodialysis patient management, which aims to provide guidance on a systematic action that is performed independently by patients undergoing hemodialysis therapy and improve the quality of nursing care. The results of this practice shows that Roy Adaption Model effectively used on patient of urinary system disorder, acupressure effectively to reduce fatique. In addition, booklet on hemodialysis patient management can be applied to nurses in performing nursing care.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dewi Masyitah
"Laporan ini adalah hasil analisis asuhan keperawatan dan peran perawat selama melaksanakan praktik residensi spesialis keperawatan medikal bedah dengan peminatan sistem muskuloskeletal. Penulis berperan sebagai pemberi asuhan keperawatan, peneliti, pendidik dan innovator di RSUP fatmawati Jakarta. Sebagai pemberi asuhan keperawatan, penulis mengaplikasikan penerapan model adaptasi Roy dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem musculoskeletal.
Penerapan praktik keperawatan berbasis bukti mengujicobakan pengkajian resiko ulkus dekubitus dengan menggunakan skala Braden sebagai langkah perbaikan upaya deteksi dini ulkus dekubitus. Inovasi dilaksanakan dengan menerapkan pendidikan kesehatan terpadu berupa manajemen nyeri, konstipasi, ulkus dekubitus dan risiko jatuh pada pasien dengan gangguan sistem muskuloskeletal.

This report is the result of analysis toward nursing care and the role of nurses during the clinical practice on medical-surgical nursing residency with specialization in the musculoskeletal system. The author role as nursing care provider, researcher, educator and innovator in Fatmawati Hospital Jakarta. As a provider of nursing care, the authors applied the Roy Adaptation Model to provide nursing care in patients with musculoskeletal system disorders.
Application of evidence-based nursing practice applied by using the Braden scale as a pressure ulcer risk assessment to early detection of pressure ulcers. Innovation implemented by applying an integrated health education in management of pain, constipation, pressure ulcers and risk of falls in patients with musculoskeletal system disorders.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Kustiyuwati
"Residensi keperawatan medikal bedah dilaksanakan selama mengikuti program spesialis keperawatan medikal bedah dengan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem perkemihan. Teori keperawatan yang digunakan adalah teori self care Orem yang merupakan suatu pendekatan dinamis dimana perawat bertugas mengembangkan kemampuan pasien dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan self care pasien.
Masalah keperawatan utama pada pasien dengan gangguan sistem perkemihan adalah kelebihan volume cairan, ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh, ketidakpatuhan, kelemahan dan cemas. Perencanaan diberikan berdasarkan tingkat ketergantungan pasien meliputi: bantuan seluruhnya, bantuan sebagian dan support edukasi.
Evaluasi keperawatan berfokus pada kemampuan pasien untuk mempertahankan kebutuhan self care, kemampuan untuk mengatasi deficit self care dan sampai sejauhmana perkembangan kemandirian pasien, serta kemampuan keluarga dalam memberikan bantuan self care jika pasien tidak mampu. Pelaksanaan evidence based nursing practice berupa penerapan intervensi edukasi dalam merencanakan inisiasi dialisis pada pasien penyakit ginjal kronik.
Dari 11 pasien yang diberikan edukasi terdapat 7 pasien (63,6%) menerima yang terdiri dari 5 pasien menjalankan inisasi dialisis karena sudah ada indikasi untuk inisiasi dialisis, dan 2 pasien akan mengikuti pengobatan secara teratur dan menjalankan perilaku hidup sehat. Sedangkan 4 pasien (36,4%) menolak walaupun sudah ada indikasi untuk inisiasi dialisis. Kegiatan inovasi adalah mengembangkan media edukasi berupa leaflet, booklet dan video untuk merencanakan inisiasi dialisis pada pasien penyakit ginjal kronik.

Medical surgical nursing residency program implemented during specialist medical surgical nursing care focuses on patient with urinary system disorders. Nursing theory using self care Orem theory which is a dynamic approach in which the nurse on duty to develop the ability of the patient and the family to meet the needs of the patient's self care.
Major nursing problems in patients with the urinary system disorders are excess fluid volume, imbalance nutrition: less than body requirements, non compliance, weakness and anxiety. Planning is given based on the patient is level of dependence include the wholly compensatory nursing system, partially compensatory nursing system and support educative compensatory.
Evaluation of nursing focuses on the patient's ability to over come self care deficit and the extent to which development of patient autonomy and the ability to overcome self care deficit and the ability of families to provide assistance in self care if the patient is incapacitated. Implementation of evidence based nursing practice is the application of education on chronic kidney disease patient's plans to initiate dialysis.
The results obtained from 11 patients who were given education, there were 7 patients (63,6%) received consisting of 5 patient's plans to initiate dialysis because already an indication for initiate dialysis and 2 patients will follow the treatment regularly and implement healthy behavior. Whereas 4 patients (36,4%) refused although there has been an indication for initiate dialysis. Innovation activities was to develop educational media such as leaflets, booklets and videos on chronic kidney disease patient's plans to initiate dialysis.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Wantonoro
"Fraktur merupakan gangguan sistem muskuloskeletal yang paling banyak terjadi. Penatalaksanaan fraktur membutuhkan proses yang relative lama sehingga klien harus mampu beradaptasi dalam kehidupan sehari - hari dengan kondisinya. Laporan ini merupakan hasil analisis kegiatan praktek residensi dengan pendekatan model adaptasi Roy dalam peran care provider, peneliti, innovator dan role model.
Hasil penerapan evidence based menunjukkan bahwa abdominal massage efektif memberikan kenyamanan dan mengurangi konstipasi. Hasil kegiatan inovasi edukasi menggunakan booklet meningkatkan kepercayaan diri perawat dan pegetahuan, sikap serta perilaku klien. Hasil analisis menunjukan bahwa pendekatan model adaptasi Roy, abdominal massage dan edukasi menggunakan booklet merupakan hal yang efektif dalam upaya mengantarkan klien mencapai respon adaptif.

Fracture is the most common incident in musculoskeletal system. Management of fracture needed long times process and that make client should it be adaptation with this condition. This final report is result practical analysis using Roy adaptation model in performing the role of care provider, researcher, innovator and role model.
The result of the implementation of evidence based on abdominal massage can relieve discomfort and constipation. The result of the innovation education using booklet increase nurse confidence and knowledge, attitude and behavior client. This analysis describe that Roy adaptation model, abdominal massage, and education using booklet are the effective effort to help patient to achieve adaptive response.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Iqbal D. Husain
"Laporan ini bertujuan menganalisis pelaksanaan praktik tahap residensi keperawatan di RSUP Fatmawati Jakarta dan RSO Prof. Soelarso Surakarta. Sebagai pengelola pelayanan keperawatan, penulis melakukan asuhan keperawatan pada pasien pasca bedah fraktur ekstremitas bawah dengan menerapkan Teori Self care Orem. Laporan ini juga menganalisis pelaksanaan praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice Nursing) melalui intervensi keperawatan tehnik relaksasi Benson untuk menurunkan nyeri pasca bedah fraktur ekstremitas bawah.
Hasil yang didapatkan bahwa relaksasi Benson efektif untuk menurunkan nyeri pasien pasca bedah fraktur ekstremitas bawah. Sebagai innovator, penulis melakukan kegiatan inovasi berupa edukasi terstruktur menggunakan bookleat. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama dengan perawat di ruangan praktik. Dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien pasca bedah fraktur ekstremitas bawah, perawat harus memahami konsep dasar penyakit dan melakukan intervensi berdasarkan pembuktian ilmiah. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan manajemen rumah sakit sebagai pengambil kebijakan.

This report aims to analyze the implementation of nursing practice residency stage in Fatmawati General Hospital Jakarta and RSO Prof. Soelarso Surakarta. As a manager of nursing services, the authors conducted a nursing care in patients with post-surgical lower limb fractures by applying the theory of Orem self care. The report also analyzes the implementation of evidence-based nursing practice through nursing interventions Benson relaxation techniques to reduce postoperative pain lower extremity fractures.
The results showed that the relaxation Benson effective in reducing postoperative pain lower extremity fractures. As an innovator, author of innovation activities in the form of structured education using bookleat. This activity was carried out together with the nurses in the practice room. In implementing nursing care in patients with post-surgical lower limb fractures, nurses must understand the basic concepts of disease and interventions based on scientific evidence. This can be done by involving hospital management as policy makers.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>