Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Dialin Retno Trinoviarti Dahlan Putri
"Citra Perusahaan Sebagai Alat Bersalng Biro Ildan Nonaflliasi Suatu Studi Evalutif Pada Biro Iklan PT.RciGaninda Jakarta (106 halaman, i~vi, 28 judul buku, 6 majalah. 2 surat kabar). Bisnis periklanan di Indonesia sangat diminati oleh para agency intemasional. Hal ini tercerrnin dari serbuan sejumlah agency kelas dunia sepertl, Leo Bumel, J.Walter Thompson, Grey Advertising, DDB Needham Worldwide, McCann-Ericson Wondwide, Foote, Cone & Belding, Ogilvy & Mather Worldwide, Young 8. Rublcam, BBDO Worldwide, Saatchi 8. Saatchi, D?Archy Maslus Benton & Bowles, Lowe Lintas & Partner, untuk berkiprah di pasar periklanan nasional dengan menggandeng mitra Iokal. Dampak signifikan dari serbuan para pemain kelas dunia tersebut adalah ketatnya persalngan blnis penklanan, baik diantara "pemain' intemasional maupun antara perusahaan periklanan afiliasi intemasional dan nonafiliasi.
Bagi perusahaan periklanan nonaflliasi skala menengah dan kecil, seperti PT.ReiGaninda, persalngan dihadapi dengan mengandalkan cltra perusahaan. Para pengelola perusahaan tersebut menyakini bahwa dengan citra yang balk mampu mendorong kinerja pemsahaan mencapai hasil optimal. Langkah pertama yang ditakukan adalah menempatkan posrlfoning citra yang merujuk pada proses transfer public relations, yakni mengubah situasi ignorance menjadi knowledge. Hal tersebul dilakukan dengan cara memasok infommasi tentang pemsahaan. Baik melalui penginman profil pemsahaan (company pronle) surat penawaran, brosur tentang buah karya perusahaan, maupun kunjungan perkenalan bisnis. Citra perusahaan yang ingin ditanam dalam ingatan calon klien adalah, ?perusahaan dengan pengamatan mendalam bagi solusi terpadu? Cltra tersebut merupakan penegasan bahwa, produk iklan yang dihasilkan mampu berkomunikasi dengan 'pasar Iokal? seperti harapan klien.
Keberhasilan PT.ReiGaninda mengubah kondisi ignorance menjadi knowledge tidak terlepas dari strategi yang dipilih, yakni melibatkan jajaran pimpinan membangun hubungan bisnis dengan calon klien. Hal ini dimaksudkan agar calon klien bisa memperoleh informasi dan pengambil keputusan, peneguhan komitmen profesional, dan berbagai keputusan strategis menyangkut kerjasama. Meskipun bemasil menggunakan cilra sebagai alat bersaing, namun para klien PT.ReiGantnda mengharapkan agar meningkatkan kemampuan membeli media, kemampuan melakukn riset media, dan peningkatan ide-ide kreatif."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2001
T 5922
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: PPPI-DKI, 2003
R 659.13 DIR
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Achil RIdwan Djayadiningrat
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1978
S16413
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Agus Irianto
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 1992
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Simanjuntak, Theresia Gloria
"ABSTRAK
Perkembangan internet diikuti perilaku khalayak di ranah digital, memberikan peluang bagi perkembangan biro iklan digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini membahas pandangan biro iklan kategori digital Edge Asia Indonesia terhadap kampanye digital sebagai salah satu upaya pemasaran dengan batasan lingkup berupa proses pembuatan strategi dan implementasinya. Implementasi dari strategi kampanye digital yang dapat meraih angka yang cukup memuaskan membuat biro iklan merekomendasikan penggunaan lahan digital dalam upaya pemasaran, namun tidak semua brand atau kampanye dapat menggunakan lahan digital seutuhnya, sehingga dibutuhkan pemahaman terhadap tujuan dari strategi pemasaran awal sebelum menentukan pemilihan kanal pemasaran.

ABSTRACT
The growth of internet followed by the audience behavior in digital land, gives possibilities for the rise of digital agencies. Using qualitative approach, this research aims to comprehend on how Edge Asia Indonesia digital agency perceives the digital campaign as one of the marketing tools with the limitations such as the strategy making process and the implementation. The result of the digital campaign has become one of the reasons why the agency recommends marketers to use digital land as one of their marketing tools considering the whole marketing strategy to keep the product position. "
2016
S64114
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jauhari Muttaqin Kutibin
"ABSTRAK
Kondisi perekonomian dan politik saat ini yang tidak kondusif mempersulit
pemulihan kesejahteraan bangsa Indonesia, dan yang paling terkena dampaknya adalah
dari masyarakat golongan ekonomi kelas menengah ke bawah. Termasuk para pemuda
yang harus meningkatkan kemampuan dan keahliannya sehingga dapat lepas dari
lingkaran setan kemiskinan dan siap menghadapi era pasar bebas.
Pada situasi dan kondisi saat ini, siapa lagi yang akan memikirkan dan
memperjuangkan sertCI. pediJ)i terhadap masa depan mereka jika bukan mereka sendiri.
Sehingga dibutuhkan suatu produk sosial yang dapat membantu kemandirian para
pemuda. Program kemandirian pemuda yang diberi nama "Yo Bangkit !" pada mulanya
merupakan proyek MENPORA, kemudian diteruskan oleh biro iklan PAS Com yang
kemudian menggandeng yayasan yang memiliki kepedulian terhadap masalah
kepemudaan.
Penelitian dalam karya akhir ini hanya akan membahas pembuatan iklan TV
kemandirian pemuda. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah "learn-do-feel"
yang cocok dengan medium TV yang merupakan media low involvement. Penelitian
dimulai dari perancangan definisi, .desain sampai dengan penyampaian kesesuaian produk
dengan pasar dengan menggunakan riset eksploratori melalui FGD dan interview dengan
para pemuda dari tingkat SMU, perguruan tinggi dan kelompok putus sekolah serta
psikolog remaja.
Berdasarkan riset eksploratori tersebut kemudian dikembangkan dua buah versi
iklan "Yo Bangkit !". Yaitu versi "Menjadi Tua" yang menggambarkan seorang pemuda
yang terbayang dcngan masa tuanya yang tetap susah sehingga dia menyesal dan ingin
merubah sikapnya. Versi kedua yaitu "Diperban" menerapkan tipe eksekusi slice of life
yang menceritakan seorang pemuda yang menyesal telah menyia-nyiakan hidupnya
sehingga memiliki keinginan untuk bangkit dan merubah kehidupannya.
Untuk menentukan iklan mana yang paling efektif dalam membah sikap atau
attitude agar menjadi pemuda yang mandiri, maka penulis menggunakan riset
eksperimental. Berdasarkan hasil riset tersebut diketahui bahwa versi iklan "Menjadi
Tua" relatif lebih baik dan layak untuk ditayangkan di TV.
"
2001
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library