Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hegi Hidayat
"Masa transisi di perguruan tinggi menjadi tantangan dan beban tersendiri bagi mahasiswa tahun pertama. Bagi sebagian besar mahasiswa tahun pertama periode tersebut dapat mengganggu kesehatan mental dan kesejahteraan psikologisnya. Sehingga mereka dituntut untuk berhasil menyesuaikan diri di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi-dimensi mindfulness ; acting with awareness , non judging of inner experience, non reactivity of inner experience, describing, dan observing dengan college adjustment mahasiswa tahun pertama. Penelitian dilakukan pada 107 mahasiswa tahun pertama berusia 16-22 tahun. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pada dimensi Acting with awarenes, non judging of inner experience, dan describing terhadap college adjustment pada mahasiswa tahun pertama. Sementara non reactivity of inner experience dan observing tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap college adjustment. penelitian ini berguna untuk menambah memperkaya ilmu pengetahuan terkait faktor-faktor yang memengaruhi college adjustment khususnya dimensi-dimensi mindfulness.

Transitional period to college is both a challenge and a burden for first year college students. This may disturb students mental health and psychological well being, therefore they are expected to successfully adjust to college. This study aimed to understand the effect of mindfulness dimensions, which are acting with awareness, non judging of inner experience, non reactivity of inner experience, describing, and observing with college adjustment on first year college students. This study was conducted on 107 first year college students between 16 and 22 years old. Results showed significantly positive and significant correlation on the dimensions of Acting with Awarenes, non-judging of inner experience, and describing the college adjustment in first-year students. While non reactivity of inner experience and observing did not show a significant correlation on college adjustment. this research is useful to add to enriching science related to the factors that influence college adjustment, especially the dimensions of mindfulness . This study also aimed to enrich the knowledge regarding factors affecting college adjustment, especially dimensions of mindfulness"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Darneliana Septiani
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan dan hubungan self-esteem dan college adjustment pada mahasiswa Universitas Indonesia tahun pertama yang merupakan generasi pertama dan mahasiswa Universitas Indonesia tahun pertama yang merupakan generasi lanjutan. Self-esteem dapat diartikan sebagai penilaian secara positif atau negatif oleh seseorang terhadap dirinya (Rosenberg, 1965). College adjustment dipahami sebagai proses psikologi yang multifacet dan melibatkan tuntutan yang bervariasi dan membutuhkan beragam respon untuk mengatasi tuntutan tersebut (Baker & Siryk, 1984). Status generasi -pertama atau lanjutan- dilihat berdasarkan pendidikan orangtua dan saudara kandung (Aspelmeier, 2012). Hasil temuan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada self-esteem dan college adjustment antara mahasiswa tahun pertama UI yang merupakan generasi pertama dan mahasiswa tahun pertama UI yang merupakan generasi lanjutan. Namun, peneliti menemukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara self-esteem dengan semua dimensi college adjustment pada mahasiswa tahun pertama Universitas Indonesia. Temuan penelitian ini penting untuk ditindaklanjuti sebagai bahan pertimbangan untuk merancang program intervensi yang dapat membantu mahasiswa baru dalam melakukan penyesuaian diri di kampus.

This study aims to identify the differences of self-esteem and college adjustment between first generation student and continuing generation student among first-years students in Universitas Indonesia. This study also provides the relationship between self-esteem and college adjustment among first-year students in Universitas Indonesia. Self-esteem refers to personal judgment (positive or negative) about themselves (Rosenberg, 1965). Adjustment to college is multifacet and involves demands varying in kind and degree and requiring a variety of coping responses (or adjustment) that will themselves vary in effectiveness (Baker, McNeil & Siryk, 1985). Generational status ?first or continuing generation- is defined based on latest education of parent and siblings (Aspelmeier, 2012). Result show that no significant difference of self-esteem and college adjustment between first generation student and continuing generation student among first-years students in Universitas Indonesia. However, there is significant relationship between self-esteem and college adjustment among fisrt-year students in Universitas Indonesia. This study has important implication as for intervention programs that help first-year students have well college adjustment."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2016
S65557
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Devina Alviananda
"Penelitian ini dilakukan untuk melihat peran college adjustment sebagai mediator dalam hubungan antara loneliness dan distress pada mahasiswa baru Universitas Indonesia. Partisipan dari penelitian ini merupakan 255 mahasiswa baru Universitas Indonesia yang mencakup mahasiswa Rumpun Sosial Humaniora, Sains dan Teknologi, serta Rumpun Kesehatan yang baru berkuliah selama 1 hingga 3 bulan. Pengambilan data dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim peneliti Fakultas Kedokteran pada bulan September hingga November 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa loneliness dapat memprediksi seluruh dimensi college adjustment, yakni academic adjustment, social adjustment, personal-emotional adjustment, dan institutional adjustment. Selain itu, dua dimensi college adjustment, yakni academic adjustment dan personal-emotional adjustment, ditemukan dapat memprediksi distress. Hal ini menunjukkan bahwa academic adjustment dan personal-emotional adjustment memediasi hubungan antara loneliness dan distress secara parsial. Meski sebagian dari hasil penelitian ini sejalan dengan beberapa penelitian sebelumnya, terdapat beberapa hal yang bertentangan dengan temuan-temuan terdahulu. Hal ini mungkin terjadi karena adanya peran variabel lain dalam mekanisme mediasi antara loneliness dan distress serta adanya pengaruh waktu, salah satunya pengambilan data yang dilakukan pada 3 bulan pertama perkuliahan, yang mana mahasiswa baru mungkin masih merasakan euphoria dan rasa senang telah diterima di perguruan tinggi yang diidamkannya. Peneliti memiliki beberapa saran bagi penelitian-penelitian selanjutnya, di antaranya adalah melakukan penelitian longitudinal, menjadikan tempat tinggal, asal daerah, rumpun ilmu, dan fakultas mahasiswa sebagai salah satu variabel yang dikontrol, serta mempertimbangkan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi loneliness, college adjustment, dan distress mahasiswa baru.

his study aims to identify the role of college adjustment as a mediator between loneliness and distress among freshmen in Universitas Indonesia. Participants of this study (n = 255) are freshmen from Social Science and Humanity Program, Science and Technology Program, as well as Medical Science Program that have only studied in UI for 1 until 3 months. Data are gathered along with the health check up done by the research team from Faculty of Medicine ranging from September until November of 2019. This study shows that loneliness is a significant predictor of academic adjustment, social adjustment, personal emotional adjustment, and institutional adjustment. Furthermore, two dimensions of college adjustment, namely academic adjustment and personal-emotional adjustment, significantly predict distress. These results show that academic adjustment and personal-emotional adjustment partially mediate the relationship between loneliness and distress. Some findings of this study are parallel to previous findings, but some are contradictory. This might be caused by the role of other variables in mediating the relationship between loneliness and distress as well as the effect of time, in which freshmen who have just studied for 1 to 3 months may still experience euphoria and happiness from getting accepted to their dream university. For future research purposes, the author suggests to do a longitudinal research, consider participants residence, city of origin, and faculty as a controlled variable, and consider other variables that may affect freshmen’s loneliness, college adjustment, and distress."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Desti Putri Sasmita
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara academic self-concept dancollege adjustment pada mahasiswa tahun pertama perguruan tinggi negeri yang berada di Jabodetabek. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya tantangan baru padacollege adjustment mahasiswa tahun pertama yang saat ini sedang menghadapi pandemi COVID-19. Pada masa ini academic self-concept bermanfaat bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan tersebut. Pengukuran academic self-conceptdalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Academic Self Concept for Adolescence (ASCA) Scale (Ordaz-Villegas, Acle-Tomasini, & Reyes-Lagunes, 2013). Sementara pengukuran college adjustment menggunakan Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ) yang dikembangkan oleh Baker dan Siryk (1984). Responden penelitian ini berjumlah 163 orang mahasiswa tahun pertama yang berusia 17 dan 18 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara academic self-concept dengan college adjustment (r =.177; p<.05; two-tailed).

ABSTRACT
This study aimed to find the correlation between academic self-concept and college adjustment among first-year college students in Jabodetabek. This research is motivated by new challenges of the first year students college adjustment students who are currently facing a coronavirus disease (COVID-19). At this time academic self-concept is beneficial for students in facing these challenges. Measurement of academic self- concept in this study was carried out using the Academic Self Concept for Adolescence (ASCA) Scale (Ordaz-Villegas, Acle-Tomasini, & Reyes-Lagunes, 2013). While college adjustment was measured by the Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ) developed by Baker and Siryk (1984). The respondents of this study were 163 first year students aged 17 and 18 years. The results of this study indicate that there is a significant relationship between academic self-concept and college adjustment (r = .177; p <.05; two-tailed)."
2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dara Meliza Zubir
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara psychological well-being dan college adjustment pada mahasiswa tahun pertama Universitas Indonesia. Tahun pertama di perguruan tinggi memberikan tantangan bagi mahasiswa terutama dalam proses penyesuaian diri. Pada masa ini psychological well-being bermanfaat bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan tersebut. Psychological well-being penting bagi individu yang sedang mengalami masa transisi dalam kehidupan. Pengukuran psychological well-being menggunakan alat ukur Ryff's Scale of Psychological Well-Being dan pengukuran college adjustment menggunakan alat ukur Student Adaptation to College Questionnaire yang disusun oleh Baker dan Siryk. Partisipan penelitian ini berjumlah 226 mahasiswa tahun pertama Universitas Indonesia. Data penelitian kemudian diolah dengan menggunakan teknik statistik Pearson Product-Moment Correlation. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara psychological well-being dan college adjustment pada mahasiswa tahun pertama Universitas Indonesia (r = 0.595; p = 0.000, signifikan pada L.o.S 0.01).

This research was conducted to find the correlation between college adjustment and psychological well-being among first-year college students of Universitas Indonesia. Psychological well-being was measured by using Ryff's Scale of Psychological Well-Being and college adjustment was measured by using the Student Adaptation to College Questionnaire by Baker and Siryk. The participants of this research were 226 first-year college students of Universitas Indonesia. Data was processed using Pearson Product-Moment Correlation technique. The main results of this research showed that psychological well-being positively correlated significantly with college adjustment (r = 0.595; p = 0.000, significant at L.o.S 0.01).
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Aulia Nataningsih
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial terhadap college adjustment dengan bonding social capital sebagai mediator. Partisipan dari penelitian ini adalah 555 mahasiswa baru angkatan 2018. College adjustment diukur menggunakan Student Adaptation of College Questionnaire SACQ oleh Baker dan Siryk 1984. Penggunaan media sosial diukur melalui LINE Collaboration. Bonding social capital diukur melalui Internet Social Capital Scales ISCS dari William 2006. Analisis data dilakukan menggunakan analisis simple mediation PROCESS Macro dari Hayes. Hasil penelitian ini adalah bonding social capital memiliki peran yang signifikan sebagai mediator antara penggunaan media sosial dengan college adjustment mahasiswa tahun pertama B= 0,55, p<0,05.

ABSTRACT
This study examined the correlation of social networking service (SNS) usage, especially LINE, on first-year college students college adjustment mediated by bonding social capital. This cross-sectional, non-experimental field study used electronic version questionnaire to measure 555 freshmens college adjustment using social adjustment subscale of Baker & Siryks SACQ and data on LINE usage using LINE Collaboration, and data on bonding social capital by Internet Social Capital Scales ISCS. PROCESS macro mediation analysis showed that SNS, especially LINE could affect first-year students college adjustment mediated by bonding social capital B = 0,55, p<0,05."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Xenia Pramudita
"Mahasiswa mempunyai tugas utama untuk belajar di perguruan tinggi, selain dari kegiatan perkuliahan, sudah biasa mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan organisasi urusan mahasiswa. Namun, masih ada perdebatan tentang apa itu keterlibatan mereka yang ada di organisasi kemahasiswaan memberikan pengaruh positif atau itu negatif untuk penyesuaian mereka dalam perkuliahan. Oleh karena itu, penelitian ia ingin tahu apakah ada hubungan positif antara keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan dan mahasiswa penyesuaian perguruan tinggi di Universitas Indonesia tahun kedua. Pengukuran keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan dilakukan menggunakan alat ukur Quality of Involvement Scale (QIS). Sedangkan kuliah penyesuaian diukur dengan Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ). Penelitian ini menggunakan metode korelasional dan melibatkan 270 mahasiswa UI
18-22 tahun yang sedang menempuh tahun kedua studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara keterlibatan dalam organisasi urusan mahasiswa dan penyesuaian perguruan tinggi. Hasil penelitian ini bisa dijadikan dasar universitas untuk memberikan dukungan bagi siswa untuk terlibat dalam organisasi kemahasiswaan, guna membantu menyesuaikan diri di kampus.

Students have the main task of studying in tertiary institutions, apart from lecturing activities, it is common for students to be involved in student affairs organization activities. However, there is still debate about whether their involvement in student organizations has a positive or negative influence on their adjustment in lectures. Hence, research he wanted to know if there was a positive relationship between deep engagement student organizations and college adjustment students at the University of Indonesia in the second year. Measurement of involvement in student organizations is carried out using the Quality of Involvement Scale (QIS) measurement tool. Meanwhile, the adjusted course was measured by the Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ). This study uses a correlational method and involves 270 UI students 18-22 years who are currently pursuing their second year of study. Research result shows that there is a positive relationship between involvement in student affairs organizations and college adjustment. The results of this research can be used as the basis for the university to provide support for students to be involved in student organizations, to help adjust themselves on campus."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hana Nadzifah
"Resiliensi memiliki peranan penting dalam proses penyesuaian diri karena resiliensi dapat memfasilitasi kemampuan individu untuk beradaptasi dengan tantangan yang cukup mengkhawatirkan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara resilience dan college adjustment pada mahasiswa tahun pertama di perguruan tinggi negeri yang berada di Jabodetabek. Partisipan pada penelitian ini sebanyak 198 orang. Resilience diukur dengan menggunakan alat ukur Cannor-davidson resilience scale versi 10 item yang dikembangkan Campbell-Sills dan Stein (2007). Selain itu, college adjustment diukur menggunakan alat ukur Student Adaptation to College Questionnaire yang dibuat oleh Baker dan Siryk (1984). Analisis data menggunakan teknik analisis pearson product-moment correlation. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya korelasi positif dan signifikan (r = 0,48, 𝑝<0,01) antara resilience dan college adjustment yang artinya semakin tinggi resilience individu maka semakin tinggi pula college adjustment.

Resilience has an important role in the process of adjustment because resilience can facilitate the ability of individuals to adapt. This research was conducted to find the correlation between resilience and college adjustment among first-year students at universities located in Jabodetabek. The Participants of this research were 198 first-year college students. Resilience was measured by using a 10-item version of the Cannor-Davidson resilience scale developed by Campbell-Sills and Stein (2007). In addition, college adjustments was measured by using the Student Adaptation to College Questionnaire by Baker and Siryk (1984). Data analysis was processed using Pearson Product-Moment Correlation analysis techniques. The results of this research indicate a positive and significant correlation (r = 0,48, 𝑝<0,01) between resilience and college adjustment, which means that the higher the resilience of an individual, the higher the college adjustment.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fadila Khumaera Ridwan
"Kurang meratanya kualitas pendidikan di Indonesia mendorong para pelajar untuk pergi ke kota lain untuk mendapatkan pendidikan terbaik, atau disebut sebagai mahasiswa rantau. Pada saat baru memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa rantau dipercaya memiliki permasalahan khusus karena adanya perbedaan budaya, kebiasaan, dan Bahasa. Selain itu, situasi Pandemi COVID-19 mengakibatkan para mahasiswa rantau harus mengikuti pembelajaran jarak jauh (daring). Adanya rintangan dalam memasuki dunia perkuliahan tersebut membuat mahasiswa rantau sulit untuk yakin kepada dirinya dan dapat mengakibatkan konsep diri akademis yang negatif. Hal tersebut dapat diatasi salah satunya dengan kemampuan penyesuaian diri yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara penyesuaian diri mahasiswa dan konsep diri akademis pada mahasiswa rantau di Indonesia. Partisipan pada penelitian ini merupakan mahasiswa S1 angkatan 2021 yang tinggal di kota yang berbeda dengan asal universitasnya (N = 207). Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan Pearson Correlation pada SPSS ditemukan bahwa terdapat hubungan yang positif antara penyesuaian diri mahasiswa dan konsep diri akademis. Hasil penelitian dapat dijadikan landasan untuk penelitian lanjutan serta persiapan bagi mahasiswa baru yang merantau untuk menghadapi dunia perkuliahan.

The uneven quality of education in Indonesia encourages students to go to other cities to get the best education, or referred to as sojourner students. When they just enter the world of lectures, sojourner students are believed to have special problems due to differences in culture, habits, and language. In addition, the COVID-19 pandemic situation has resulted in sojourner students having to take distance learning (online). The existence of obstacles in entering the world of lectures makes it difficult for sojourner students to believe in themselves and can lead to a negative academic self-concept. One of them can be overcome with the ability of college adjustment. Therefore, this study aims to examine the relationship between college adjustment and academic self-concept among sojourner students in Indonesia. Participants in this study were undergraduate students from the class of 2021 who lived in a different city from their university origin (N = 207). Based on the results of calculations using the Pearson Correlation on SPSS, it was found that there was a positive relationship between college adjustment and academic self-concept. The results of the research can be used as a basis for further research and preparation for new students who migrate to face the world of lectures."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mutiara Devianti
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan academic self-concept dan penyesuaian diri mahasiswa baru lintas jurusan dan sejurusan di perguruan tinggi Indonesia serta menguji hubungan antara academic self-concept dan penyesuaian diri tersebut. Mahasiswa lintas jurusan merupakan mahasiswa rumpun Sosial dan Humaniora (Soshum) yang berasal dari jurusan IPA di SMA atau mahasiswa rumpun Sains dan Teknologi (Saintek) yang berasal dari jurusan IPS dan Bahasa di SMA sementara mahasiswa sejurusan merupakan mahasiswa Soshum dari jurusan IPS dan Bahasa atau mahasiswa Saintek dari jurusan IPA. Mahasiswa lintas jurusan mengalami ketidaksesuaian antara jurusan dengan latar belakang pendidikannya. Responden penelitian adalah mahasiswa angkatan 2021 program sarjana yang berkuliah secara daring (N = 378). Data diperoleh secara daring menggunakan teknik non-probabilty sampling dan diolah menggunakan Mann-Whitney U Test dan Spearman’s Rank pada SPSS. Ditemukan bahwa academic self-concept mahasiswa sejurusan secara signifikan lebih rendah, tetapi penyesuaian diri secara signifikan lebih tinggi dari mahasiswa lintas jurusan, serta terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara academic self-concept dan penyesuaian diri mahasiswa. Penelitian selanjutnya dapat membandingkan academic self-concept mahasiswa lintas jurusan dan mahasiswa sejurusan di awal perkuliahan dan di akhir perkuliahan tingkat 1 dan menggunakan teknik stratified random sampling dalam memilih responden agar setiap kelompoknya memiliki perwakilan yang setara dalam sampel.

This research aims to investigate the difference of academic self-concept and college adjustment between cross-major students and same-major students in Indonesian higher education, and to test the correlation between academic self-concept and college adjustment. Cross-major students are Social and Humanities students who graduated from Science major in high school or Science and Technology students who graduated from Social and Language major meanwhile same-major students are Social and Humanities students from Social and Language major or Science and Technology students from Science major. What cross-major students learn in college differs from their educational background. The respondents of this study are year 2021 college freshmen who are in a full online learning system (N = 378). Data were gathered using an online survey with non-probability sampling technique and processed with Man-Whitney U Test and Spearman’s Rank on SPSS. The result showed that same-major students have lower academic self-concept but higher college adjustment and showed a significant positive correlation between academic self-concept and college adjustment.For further research, it is suggested to compare cross-major students' and same-major students' academic self-concept at the beginning and end of freshman year and use stratified random sampling technique to have an equal number of respondents in every group."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>