Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 52 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nur Hildayanti Utami
"Disrupsi merupakan sebuah fenomena tak terhindarkan yang terjadi pada berbagai lini kehidupan, termasuk pada industri pendidikan. Salah satu perkembangan teknologi yang berpotensi mendisrupsi dunia pendidikan adalah massive open online course (MOOC). Berbeda dengan institusi pendidikan tinggi yang sulit diakses, mahal dan eksklusif. MOOC tersedia secara bebas dan dapat diakses gratis melalui internet di perangkat seluler atau komputer apa pun. MOOC dirancang untuk partisipasi skala besar. MOOC memang berpotensi, sehingga menarik perhatian banyak pihak. Para pelaku startup global maupun lokal termasuk pihak yang gencar dalam pengembangan MOOC. Namun terdapat tantangan untuk menemukan model bisnis yang layak untuk keberlanjutan terkait penyediaan MOOC. Startup pada industri pendidikan, salah satunya MOOC, memiliki tingkat kegagalan yang mencapai 44% dengan salah satu yang menjadi penyebabnya adalah karena model bisnis yang buruk. Untuk itu dilakukan penelitian dalam menemukan model bisnis yang relevan untuk penyedia MOOC. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat eksploratif. Eksplorasi secara mendalam dilakukan terhadap startup penyedia MOOC global dan lokal melalui situs resmi perusahaan maupun dokumen lain yang terkait dengan penelitian. Identifikasi awal terkait framework model bisnis yang digunakan dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode systematic literature review (SLR). Hasil dari penelitian diperoleh pemetaan model bisnis penyedia MOOC global dan lokal serta rekomendasi model bisnis bagi penyedia MOOC di Indonesia. Pada hasil penelitian ini terdapat peluang untuk perbaikan lebih lanjut pada framework model bisnis maupun rekomendasi model bisnis bagi penyedia MOOC.

Disruption is a phenomenon that occurs in various lines of life, including in the education industry. One technological development that has the potential to disrupt the education world is a massive open online course (MOOC). In contrast to higher education institutions that are difficult to access, expensive and exclusive, MOOC is freely available and can be accessed free via the internet on any mobile device or computer. MOOC is designed for large scale participation. MOOC has the potential, so that it attracts the attention of many parties. Global and local startups, including those who are incessant in the development of MOOC. However there are challenges to finding a viable business model for sustainability related to MOOC provision. Startups in the education industry, one of them is MOOC, has a failure rate of up to 44% with one of the causes being due to a bad business model. For this reason, research is conducted in finding relevant business models for MOOC providers. This research was conducted using a qualitative and exploratory approach. In-depth exploration is carried out on startups of global and local MOOC providers through the company's official website as well as other documents related to research. Initial identification of the business model framework used in the study was carried out using a systematic literature review (SLR) method. The results of the study obtained a mapping of global and local MOOC provider business models as well as business model recommendations for MOOC providers in Indonesia. In the results of this study there are opportunities for further improvements to the business model framework and business model recommendations for MOOC providers. "
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ayouvi Poerna Wardhanie
"ABSTRAK
This study aims to analyze the business model canvas by the Library of Stikom Surabaya by using nine elements. They are customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Data Collection Method. The study used qualitative descriptive perspective to examine factual information and emerging practices in the field. Results and Discussions. Students, staff and community should be able to leverage the library services. The value offered was technology-based services and visitor convenience. Channels provided were the library website, email, social media. Customer relationships were built through personal assistance and self service. The key resources were human, technology and facilities. The key activities were learning commons. The key partnerships were internal and external partners. Conclusions. The Library is committed to realising its vision as a superior information center by providing a complete and fast information and communication channel in accordance with technological developments and customer needs."
Yogyakarta: Perpustakaan Universitas Gajah Mada, 2018
BIPI 14:2 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Rajagukguk, Marthin Adhiyaksa
"ABSTRAK
Teknologi Cloud diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas layanan data dan dapat menggantikan infrastruktur tradisional yang telah lama dipakai baik pada jaringan data maupun jaringan suara. Perusahaan yang menggunakan teknologi Cloud akan dapat mengurangi biaya operasional dan maintenance yang mahal. Penggunaan perangkat yang terlalu banyak juga dapat dikurangi. Pada tesis ini dilakukan analisis model bisnis berbasis teknologi Cloud yang diimplementasikan pada PT.XYZ yang mengganti jaringan tradisional dengan teknologi Cloud. Hasil analisis diperoleh bahwa dengan menambahkan teknologi Cloud dan mengganti infrastruktur tradisional di PT.XYZ telah meningkatkan revenue dan efisiensi bagi perusahaan.

ABSTRACT
Cloud technology is implemented to improve the quality of data services and can replace traditional infrastructure that has long been used both on data networks and voice networks. Companies that use Cloud technology will reduce operational and expensive maintenance Costs. The use of too much devices can also be reduced. This thesis analyzed business model of Cloud technology that implemented on PT.XYZ which replace the traditional network with Cloud technology. Results of the analysis showed that by adding Cloud technology and infrastructure to replace traditional network in PT.XYZ has increased revenue and efficiency for the company."
2015
T43823
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Reznia Febianty
"[ABSTRAK
Perkembangan teknologi internet yang meningkat pesat menjadi awal bagi terbukanya inovasi untuk menawarkan berbagai macam layanan baru yang memanfaatkan akses internet. Layanan over the top (OTT) adalah salah satunya, OTT menawarkan beragam layanan menarik seperti voice/video service, social
network, advertising dsb, yang tidak diragukan lagi telah menjadi ancaman
sekaligus tantangan bagi operator selaku penyedia infrastuktur dan layanan
telekomunikasi agar bisa semakin kreatif dalam menyediakan layanan. Data
survey dan forecast menunjukan bahwa 60% trafik internet adalah trafik video
dan masih akan semakin meningkat di beberapa tahun ke depan. Hal ini menjadi
peluang bagi operator telekomunikasi di Indonesia yang memiliki infrastruktur
jaringan nasional dan internasional untuk terjun mengembangkan layanan Online
Video Platform (OVP). OVP menawarkan kelengkapan end-to-end yang dapat
digunakan untuk mengunggah, mengubah, mengelola, memutar, memberikan,
mendistribusikan, mengunduh, dan mempublikasikan konten video online,
dengan menggunakan solusi yang terstruktur dan tujuan akhirnya adalah dapat
menghasilkan uang. Bisnis OVP ini merupakan lahan baru bagi operator
sehingga diperlukan analisis mengenai identifikasi peluang, resiko dan model
bisnis baru untuk dapat mendukung bisnis OVP ini. dengan menggunakan datadata
dari perkembangan online video, profil pengguna internet di Indonesia dan
model bisnis kanvas dari Brightcove dan PT XY. Selanjutnya dikembangkan
kanvas model bisnis untuk layanan OVP yang menjelaskan setiap komponen yang
terdapat dalam bisnis layanan OVP. Berdasarkan hasil analisis, bisnis dengan
menggunakan layanan OVP dianggap menarik dan layak diimplementasikan oleh PT XY.

ABSTRACT
Development of internet technology is rapidly rising and become the driver
to create new innovative services through the internet connection. Over the
Top (OTT) service is one of them. OTT offers a variety of attractive services
such as voice & video service, social network, advertising etc, which no
doubt has become a threat and challenge to the operator as the owner of
telecommunication infrastructures to be more creative in providing services
to the customer. Survey and forecasts show that 60% of internet traffic is
video traffic and it will increase in the next few years. This is an opportunity
for telecom operators in Indonesia, which has a national and international
network infrastructure to take part in developing Online Video Platform
(OVP). OVP offers a comprehensive end-to-end tools that can be used to
upload, edit, manage, play, give, distribute, download, and publish video
content through the internet, using a solution which is designed to be able to
make money. OVP business is a new field for operators, hence needed to
analyze the opportunities identification, risks, and new business models to
support the OVP's business, using data from the development of online
video, profiles of Internet users in Indonesia and the business model canvas
of Brightcove and PT XY. Furthermore canvas business model is developed
to support the new OVP services and explains each component contained.
Based on the analysis, the business using the services OVP considered
interesting and worthy implemented by PT XY., Perkembangan teknologi internet yang meningkat pesat menjadi awal bagi
terbukanya inovasi untuk menawarkan berbagai macam layanan baru yang
memanfaatkan akses internet. Layanan over the top (OTT) adalah salah satunya,
OTT menawarkan beragam layanan menarik seperti voice/video service, social
network, advertising dsb, yang tidak diragukan lagi telah menjadi ancaman
sekaligus tantangan bagi operator selaku penyedia infrastuktur dan layanan
telekomunikasi agar bisa semakin kreatif dalam menyediakan layanan. Data
survey dan forecast menunjukan bahwa 60% trafik internet adalah trafik video
dan masih akan semakin meningkat di beberapa tahun ke depan. Hal ini menjadi
peluang bagi operator telekomunikasi di Indonesia yang memiliki infrastruktur
jaringan nasional dan internasional untuk terjun mengembangkan layanan Online
Video Platform (OVP). OVP menawarkan kelengkapan end-to-end yang dapat
digunakan untuk mengunggah, mengubah, mengelola, memutar, memberikan,
mendistribusikan, mengunduh, dan mempublikasikan konten video online,
dengan menggunakan solusi yang terstruktur dan tujuan akhirnya adalah dapat
menghasilkan uang. Bisnis OVP ini merupakan lahan baru bagi operator
sehingga diperlukan analisis mengenai identifikasi peluang, resiko dan model
bisnis baru untuk dapat mendukung bisnis OVP ini. dengan menggunakan datadata
dari perkembangan online video, profil pengguna internet di Indonesia dan
model bisnis kanvas dari Brightcove dan PT XY. Selanjutnya dikembangkan
kanvas model bisnis untuk layanan OVP yang menjelaskan setiap komponen yang
terdapat dalam bisnis layanan OVP. Berdasarkan hasil analisis, bisnis dengan
menggunakan layanan OVP dianggap menarik dan layak diimplementasikan oleh
PT XY.]"
2015
T43567
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Vilianty Rizki Utami
"Model bisnis Perpustakaan Universitas ABC saat ini tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna atau civitas akademika Universitas ABC dengan kecepatan pertumbuhan dan disrupsi teknologi di sektor pendidikan serta krisis akibat pandemi Covid-19, dan perubahan perilaku pengguna. Studi ini berfokus pada penanganan satu situasi bahwa model bisnis perpustakaan ABC pada saat penelitian tidak cukup adaptif terhadap lingkungan yang disrupsi dan digital saat ini. Lantas, model bisnis apa yang tepat bagi Perpustakaan Universitas ABC untuk adaptif dalam memenuhi kebutuhan pengguna internal universitas? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, analisis dokumen, dan wawancara. Model penelitian dilakukan dengan evaluasi lingkungan bisnis dan evaluasi SWOT kanvas model bisnis. Hasilnya, dibuatlah proposal model bisnis baru untuk ABC University Library dengan konsep perpustakaan hibrida, yaitu perpustakaan yang menyelaraskan koleksi elektronik dan cetak secara berdampingan, serta menyediakan layanan yang mengintegrasikan perpustakaan tradisional dengan perpustakaan berbasis digital, dan bahkan berpeluang dalam melayani tidak saja civitas akademika Universitas ABC tetapi juga pihak eksternal atau para mitra Universitas ABC individual atau organisasi dalam memanfaatkan Perpustakaan Universitas ABC.

The current ABC University Library business model does not match the needs of users or academic community of ABC University with the speed of technology growth and disruption in the education sector as well as the crisis due to Covid-19 pandemic, and changes in users’ behavior. The study focuses on handling one situation that the ABC library business model at the time of the research was insufficiently adaptive to the current disruptive and digitized environment. This research was conducted using a qualitative case study method, with data collection by observation, document analysis, and interviews. The research model is carried out by evaluating the business environment and SWOT evaluation of the business model canvas. As a result, a new business model proposal was made for the ABC University Library with the concept of a hybrid library, namely a library that harmonizes electronic and printed collections side by side and provides services that integrate traditional libraries with digital-based libraries and even can serve not only the ABC University academic community but also the upper management. as well as external parties or individuals or organizational partners."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Erwin
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2003
T40387
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bayu Mahendra
"Tingkat kompetensi pasar asuransi di Indonesia perlahan tapi pasti menigkat dan mengarah kapasar kompetitif.PT. ABC sebagai perusahaan asuransi jiwa termasuk di didalam perkembangan tersebut juga memiliki andil peranan dalam menyediakan asuransi untuk Indonesia. Pemerintah Indonesia mempersiapkan program asuransi wajib untuk penduduknya, di berdirikanlah BPJS pada tahun 2011 dibawah undang-undang nomor 40 tahun 2004 dan nomor 24 tahun 2011, dimana beberapa produk yang terdapat pada BPJS juga terdapat pada PT. ABC, sehingga tingkat persaingan PT. ABC semakin bertambah. Disisi lain, manajemen harus memikirkan strategi apa yang terbaik untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan tingkat komptensinya di industry asurnsi di Indonesia. Melalui penelitian kualitatif diperoleh beberapa temuan menarik yang berasal dari responden PT.ABC dalam proses identifikasi masalah yang terjadi di PT. ABC, salah satunya adalah rencana pengembangan sistem IT terpusat dan pengembangan produk untuk meningkatkan performa PT.ABC. Di akhir penulisan, integrasi dan penyempurnaan strategi bisnis menjadi rekomendasi terhadap manajemen PT. ABC.

The level of competition in the Indonesian insurance market slowly but surely binding and lead to a competitive market. PT. ABC as a life insurance company included in the development also has a role in providing insurance contribution for Indonesia. The Indonesian government prepares the compulsory insurance program for its residents, BPJS established in 2011 under Law No. 40 in 2004 and number 24 in 2011, in which some of the products contained in BPJS also on PT. ABC, so the level of competition PT. ABC is increasing. On the other hand, management should think about what is the best strategy to maintain or even increase their level of competency in the insurance industry in Indonesia. Through qualitative research obtained several interesting findings derived from respondents PT.ABC in the process of identifying problems that occur in the PT. ABC, one of which is a centralized IT system development plans and product development to improve the performance of PT.ABC. At the end of the writing, the integration and improvement of business strategies into recommendations on the management of PT. ABC.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Afrianto Aiyubi Siswopranoto
"This study aims to study the role of Social Entrepreneurs
in creating sustainable business models to improve welfare of the poor. By combining analysis results from various the literature encountered, the authors predict that Social Entrepreneurs in daily practice of implementing a business model that not only makes they are proficient in running their business but also capable contribute to improving the welfare of the poor.

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari peran Social Entrepreneurs dalam menciptakan model bisnis yang berkelanjutan untuk ditingkatkan kesejahteraan orang miskin. Dengan menggabungkan hasil analisis dari berbagai literatur yang dihadapi, penulis memprediksi bahwa Social Entrepreneurs di praktik sehari-hari dalam menerapkan model bisnis yang tidak hanya membuat mereka mahir dalam menjalankan bisnis mereka tetapi juga mampu berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ary Amry
"Sebagai penyumbang penyerapan tenaga kerja terbesar di Indonesia, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, kategori tersebut menyerap sekitar 97% tenaga kerja nasional. Dari sekian banyak jenis UMKM yang ada, UMKM di sektor konstruksi seperti pemasok bahan bangunan memiliki signifikansi tambahan karena kontribusi sektor konstruksi terhadap PDB Indonesia sekitar 10,7% pada tahun 2020. Konsumennya adalah pemilik bangunan, arsitek, dan kontraktor. Dengan pasar ini, perbaikan memiliki manfaat dalam situasi keseluruhan pada sektor konstruksi. Kajian dengan pendekatanbusiness coaching dilakukan pada salah satu UMKM yang masuk dalam kategori ini. Penelitian kualitatif dengan menggunakan kanvas model bisnis sebagai alat dilakukan untuk menemukan ketidaksesuaian pada model bisnis yang ada. Mengikuti temuan kami merumuskan perbaikan model bisnis untuk memicu intervensi dalam bentuk inovasi model bisnis. Dalam penelitian ini kami menemukan pengembangan kanal memiliki peran untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu mengusulkan model bisnis baru termasuk Kanal dan Hubungan Pelanggan yang akan mempengaruhi sumber daya Utama dan aktivitas Utama, karena model bisnis merupakan sistem aktivitas, yang memiliki interaksi dan saling ketergantungan antar komponen bangunan.

As the largest contributors to employment in Indonesia MSMEs have significant role in Indonesian economy, the category absorbs around 97% of the national workforce. And from many types of MSMEs that exist, those in the construction sector such as suppliers of building material have an additional significancy due construction sector contribution to Indonesia's GDP, around 10.7% in 2020. The consumer were the owners, architects, and contractors. With this market, the improvement should have a benefit in overall situation of construction sector.  A study with a business coaching approach was carried out on one of the MSMEs in this category. Qualitative research using business model canvas as tools was held to find discrepancy in existing business model. Follow the finding we formulated business model improvements to trigger an intervention in the form of a business model innovation. In this research we find Channel development has a role to improve the company performance. but it was necessary to propose a new business model including Channels and Customer Relations which will affect their Key resources and Key activities. because business models were an activity system, which has interactions and interdependencies between building components."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Darlim
"Saat ini dunia tengah memasuki persaingan yang cukup ketat dengan berbasis kepada informasi. Informasi dengan memanfaatkan teknologi Informasi menjadi aset yang berharga bagi institusi bisnis dalam memenangkan persaingan bisnisnya. LKBN ANTARA sebagai Kantor Berita Nasional Indonesia perlu melakukan langkah strategis yang ditunjang oleh kejelasan visi, misi, tujuan serta strategi bisnisnya untuk menjadi Penyedia Jasa layanan content yang terkemuka ke depan. Dengan menerapkan e-Business, diharapkan LKBN ANTARA dapat mewujudkan mimpinya tersebut. Penerapan e-Business di LKBN ANTARA ini mempergunakan metodologi yang diadopsi dari Kalakota yaitu : Membangun Pemahaman Dasar, Mengevaluasi Kemampuan Organisasi serta mendesain e-Business yang akan diterapkan. Secara konsepi ideal , LKBN ANTARA akan mendapatkan banyak manfaat dari diterapkannya e-Business ini. Seperti: Penghematan Biaya Operasional, Perampingan Proses dan mekanisme kerja Operasional, memperoleh pangsa pasar dan sumber pendapatan baru serta meningkatnya kinerja dan produktifitas wartawannya. Hanya saja karena keterbatasan waktu yang ada maka pembahasan hanya difokuskan pada sistem yang berhubungan dengan pelanggan secara langsung yang berbasis kepada internet. Ke depan, diperlukan pembahasan lebih dalam lagi terhadap aspek-aspek e-Business pada sektor atau bidang lain pada organisasi LKBN ANTARA agar dapat terwujud manfaatmanfaat di atas.

Nowdays, we are entering in the era of information-based competition. Information used Information and Communication Technology could be valuable asset for business institution againts tight competition. Indonesian National News Agency (LKBN) ANTARA needs to perform strategies step ahead supported by clear and defined vision, mission, objectives and strategies to become a leading Content Service and Provider. By impelementing e-Business concept, Wish LKBN ANTARA could realized its dream. We are using Kalakota Methodology to implement e-Business in LKBN ANTARA which steps are: Knowledge Building, Capability Evaluation and Design e- Business. Ideally, LKBN ANTARA can get many advantages of impelementing e-Business such as: operational cost reduction; sleeming process and mechanism of operational work; get new market (subscriber potency); new income (money /revenue generator) and improve journalist productivity. Due to time constraint in writting this Master Project, we just focus on process and application face to our subscriber directly which called LKBN ANTARA website, internet based application. Next, we need to explore and study more details process related to whole operational to be able to find their advantages in the real world."
Depok: Universitas Indonesia, 2004
T40471
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6   >>