Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 17 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Biantoro
"[ABSTRAK
Prevalensi pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular semakin meningkat. Perawat diharapkan memiliki kontribusi dalam penanganan pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular dengan menjalankan peran sebagai pemberi asuhan, pendidik, peneliti dan inovator. Praktik residensi spesialis keperawatan medical bedah yang telah dilaksanakan selama 1 tahun (2 semester) bertujuan untuk melakukan penerapan dan pendalaman pada peran-peran tersebut dengan pendekatan model 14 pemenuhan kebutuhan dasar manusia Virginia Henderson. Peran sebagai pemberi asuhan diterapkan pada 30 pasien dengan berbagai gangguan kardiovaskular dan satu pasien kasus kelolaan utama dengan NSTEMI. Peran sebagai pendidik dijalankan dengan pembimbingan perawat sejawat dan mahasiswa keperawatan. Peran sebagai peneliti dijalankan dengan menerapkan tindakan keperawatan berbasis pembuktian ilmiah (evidence-based nursing) yaitu tindakan dukungan sosial keluarga dan intimasi untuk menurun tingkat persepsi nyeri pada pasien infark miokard. Peran sebagai inovator dijalankan dengan menerapkan pengembangan media edukasi pada pasien dengan alat kesehatan yang dipasang dalam tubuh. Hasil analisis praktik menunjukan bahwa 14 KDM Henderson efektif digunakan sebagai pendekatan dalam asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular. Penerapan tindakan dukungan keluarga dan intimasi efektif dalam penurunan tingkat persepsi nyeri pasien infark miokard. Media edukasi berupa leaflet dapat meningkatkan pemahaman pasien dengan alat medis yang terpasang dalam tubuhnya.

ABSTRACT
The prevalence of patients with cardiovascular disorders is increasing. Nurses are expected to contribute on management of patients with cardiovascular disorders by running their roles as a care giver, educator, researcher and innovator. Residency clinical practice of medical-surgical nursing specialist had been carried out for 1 year (2 semesters) and aimed to implement and explore these roles with 14 Basic Human Needs Virginia Henderson Model approach. The role as a care giver was applied to 30 patient with various cardiovascular disorders and a patient with NSTEMI as the primary case. The role as an educator was performed by educating patients, nurses, and nursing students. The role as a researcher was carried out by applying the evidence-based nursing, Family Social Support and Intimacy to Pain Perception on Patient with Acute Miocard Infarc. The role as an innovator was executed by applying the development of educational media in patients with medical devices implantated in the body. The analysis showed that the 14 basic human needs can be applied effectively in nursing care for patient with cardiovascular diseases. Social support and intimacy as effective to decrease pain perception on patient with myocardial infarction. In addition Media education in the form of leaflets can improve understanding of a patient with a medical instrument implantated in his body., The prevalence of patients with cardiovascular disorders is increasing. Nurses are expected to contribute on management of patients with cardiovascular disorders by running their roles as a care giver, educator, researcher and innovator. Residency clinical practice of medical-surgical nursing specialist had been carried out for 1 year (2 semesters) and aimed to implement and explore these roles with 14 Basic Human Needs Virginia Henderson Model approach. The role as a care giver was applied to 30 patient with various cardiovascular disorders and a patient with NSTEMI as the primary case. The role as an educator was performed by educating patients, nurses, and nursing students. The role as a researcher was carried out by applying the evidence-based nursing, Family Social Support and Intimacy to Pain Perception on Patient with Acute Miocard Infarc. The role as an innovator was executed by applying the development of educational media in patients with medical devices implantated in the body. The analysis showed that the 14 basic human needs can be applied effectively in nursing care for patient with cardiovascular diseases. Social support and intimacy as effective to decrease pain perception on patient with myocardial infarction. In addition Media education in the form of leaflets can improve understanding of a patient with a medical instrument implantated in his body.]"
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
SP-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Neli Mariani
"Salah satu tindakan diagnostik dan intervensi pada pasien dengan penyakit jantung koroner adalah coronary angiography. Tindakan tersebut dapat menimbulkan respon psikologis berupa kecemasan. Kecemasan yang tidak diatasi dengan baik dapat berdampak terhadap status kesehatan pasien itu sendiri sehingga beresiko menimbulkan berbagai komplikasi seperti gangguan hemodinamik, rasa ingin pingsan, nyeri dada, gangguan pencernaan, kejadian iskemik berulang dan aritmia. Sehingga dibutuhkan peran perawat untuk mencegah terjadinya komplikasi tersebut. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menurunkan kecemasan dengan menggunakan non farmakoterapi atau terapi komplementer yaitu terapi relaksasi Benson pada pasien yang akan dilakukan tindakan coronary angiography elektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimen one grup dengan pre dan post design dengan jumlah sampel sebanyak 20 sampel yang diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil uji ini didapatkan gambaran hasil penurunan tingkat kecemasan berat sebanyak 80% sebelum diberikan terapi menjadi kecemasan sedang sebanyak 75% setelah diberikan terapi relaksasi Benson, dengan hasi penurunan hasil rerata tekanan darah sistolik/diastolik, nadi, pernafasan menggunakan uji paired sample test didapatkan hasil yang signifikan nilai p<0,0

One of the diagnostic and intervention measure in patients with coronary angiography. These actions can cause psychosocial responses in the form on anxiety. Anxiety that is not handles properly can have an impact on the patient’s own health status so that it is it is at risk of causing various complications such as hemodynamic disturbances, feeling faint, chest pain, digestive disorders, recurrent ischemic events and arrhytmias. Therefore it takes the role of nurses to prevent these complications. One of the efforts that can be made to reduce anxiety by using non-pharmacotherapy or complememntary therapy is Benson’s relaxation therapy for patients who are undergoing elective coronary angiography. This study used a quas0 experimental approach with a total sample of 20 respondens taken by using pusposive sampling method. The results of this test show an overview of the results of a decrease in the level of severe anxiety by 80% beore being given therapy to moderate anxiety by 75%, with the resul of the mean systolic and dyastilic blood pressure, pulse, respiration rate using the paired sample test obtained significant results p value < 0,05"
Depok: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2023
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rizki Paramita Sakti
"Gangguan pada muskuloskeletal menimbulkan dampak fisiologis, psikologi, sosial dan ekonomi bagi individu yang mengalaminya. Peran dan kontribusi tenaga kesehatan khususnya perawat spesialis medikal bedah peminatan muskuloskeletal sangat diperlukan dalam menangani permasalahan kesehatan ini. Pemberian asuhan keperawatan berbasis bukti penelitian mendukung layanan kesehatan yang berkualitas. Hal ini menjadi landasan dalam melaksanakan peran perawat spesialis sebagai pemberi asuhan, pendidik, peneliti dan inovator. Residensi perawat spesialis yang dilaksanakan selama dua semester memberikan pengalaman dan kesempatan untuk menerapkan model teori keperawatan Self Care Orem pada 30 kasus resume dan satu kasus utama yaitu klien dengan multipel trauma fraktur tertutup femur, fraktur terbuka olecranon dan distal ulna. Peran perawat peneliti dilakukan pada penerapan evidence base nursing berupa pengaturan posisi lateral pasca pembedahan tulang belakang untuk menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan mobilitas. Inovasi keperawatan yang dilakukan oleh residen berupa penerapan pengkajian risiko deep vein thrombosis pada klien dengan masalah muskuloskeletal ekstremitas bawah. Pengkajian ini bertujuan sebagai skrining pada klien yang berisiko terjadi deep vein thrombosis sehingga dapat diberikan tindakan pencegahan sebelumnya.

Musculoskeletal disorders have physiological, psychological, social, and economic effects on the individuals who experience them. The role and contribution of health workers, especially medical surgical specialist nurses specializing in musculoskeletal care, is needed to deal with this health problem. The provision of evidence-based nursing care supports quality health care. This became the basis for the role of specialist nurses as caregivers, educators, researchers, and innovators. The specialist nurse residency, which was held for two semesters, provided experience and opportunity to apply Orem's self-care nursing theory model to 30 resume cases and one main case, namely a client with multiple traumatic closed fractures of the femur, open fractures of the olecranon, and distal ulna. The role of the research nurse was to apply evidence-based nursing in the form of setting the lateral position after spinal surgery to reduce pain intensity and increase mobility. Residents of the nursing facility implemented an innovative approach of assessing the risk of deep vein thrombosis in clients with lower extremity musculoskeletal issues. This study aimed to screen clients who are at risk for deep vein thrombosis so that preventive measures can be provided beforehand."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas ndonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Eko Prastyo Cholis
"Ilmu keperawatan terus berkembang seirng dengan usaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi pasien. Tingginya prevalensi kasus kardiovaskuler menjadi perhatian sekaligus tantangan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan dan melakukan program pencegahan. Perawat diharapkan berkontribusi dalam upaya penanganan dengan menjalankan peran sebagai pemberi asuhan, pendidik, peneliti, dan inovator. Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan dan pendidik diterapkan pada 31 pasien dengan berbagai kasus kardiovaskuler baik medikal maupun surgical. Pendekatan teori model yang digunakan adalah teori adaptasi Roy. Peran sebagai pendidik tidak hanya dijalankan untuk pasien dan keluarga, tetapi juga dijalankan dengan melakukan analisis jurnal bagi rekan sejawat.
Hasil analisis praktik menunjukkan bahwa teori adaptasi dapat diterapkan pada asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan kardiovaskuler. Peran sebagai peneliti dilakukanpada saat penerapan tindakan keperawatan berbasis bukti ilmiah, dengan intervensi pemberian aromaterapi untuk membantu meningkatkan kualitas tidur. Hasil penerapan didapatkan bahwa aromaterapi dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Peran sebagai inovator dijalankan dengan menyusun Form skrining ends of life care, dengan hasil evaluasi didapatkan bahwa form bisa dipertimbangkan untuk diterapkan.

Nursing knowledge continues to grow in line with efforts to improve the quality of care for patients. The high prevalence of cardiovascular cases is a concern as well as a challenge for health workers in providing services and conducting prevention programs. Nurses are expected to contribute to the efforts of handling by carrying out roles as caregivers, educators, researchers, and innovators. The role of providing nursing and educator is applied to 31 patients with various cardiovascular cases, both medical and surgical. The model theory approach used is Roy's adaptation theory. The role as an educator is not only carried out for patients and families, but also carried out by analyzing journals for colleagues.
Results of practical analysis shows that adaptation theory can be applied to nursing care in patients with cardiovascular disorders. The role as a researcher is done when applying scientific evidence-based nursing actions, with intervention giving aromatherapy to help improve sleep quality. Application results it was found that aromatherapy can help improve sleep quality. Role as an innovator is carried out by compiling a screening ends of life care form, with the results of the evaluation it was found that the form could be considered for applied.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Irza Mirharina
"Karya Ilmiah Akhir ini merupakan analisis dari seluruh kegiatan praktik residensi Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah. Praktik residensi ini telah dilaksanakan selama 1 tahun (2 semester) yang bertujuan untuk melakukan penerapan dan pendalaman ilmu pengetahuan yang telah diperoleh. Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah dalam praktiknya menjalankan peran sebagai pemberi asuhan, pendidik, peneliti dan inovator. Residen menerapkan Teori Keperawatan Unitary of Human Being Martha E Roger selama dalam memberikan asuhan keperawatan. Peran sebagai pemberi asuhan diterapkan pada 30 pasien dengan berbagai gangguan kardiovaskuler baik medikal maupun bedah dan satu pasien kasus kelolaan utama dengan diseksi aorta. Peran sebagai pendidik dijalankan dengan edukasi terhadap pasien dan keluarga serta pelaksanaan journal reading dan studi kasus untuk rekan sejawat. Hasil analisis praktik menunjukan bahwa teori keperawatan Unitary of Human Being dapat diterapkan pada asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan kardiovaskuler. Peran sebagai peneliti dilakukan dengan menerapkan tindakan keperawatan berbasis bukti dengan terapi komplementer akupressur untuk mengatasi nyeri pasca operasi jantung. Hasil penerapan didapatkan bahwa akupressur dapat menurunkan level nyeri. Peran sebagai inovator dijalankan dengan menyusun form Handover intraoperaive pada penggantian personal saat operasi jantung berlangsung.

The final scientific paper is the analysis of all activities of Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah practice. The clinical residency practice is conducted for 1 years (2 semesters) and aims to implement and explore the knowledge. In health service nurses contribute as a care provider, educator, researcher and innovator. The nursing care on cardiovascular system disorder is using Rogers’ Science of Unitary Human Being approach to 30 patients with various cardiovasculer dissorders in medcal and surgical cases and a patient with aortic dissection. The role of educator is carried out by educating patients and families as well as conducting journal reading and case studies for colleagues. The analysis show that Science of Unitary Human Being can be applied to nursing care in patients with cardiovascular disorders. The role as a researcher has been carried out by applying evidence-based nursing practice with acupressure as complementary modalities on pain after cardiac surgery. The results of the application found that acupressure can reduce pain levels. As an innovator, the practician trying to create intaoperative handover form on personal change during cardiac surgery."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
John Toding Padang
"Kanker merupakan masalah kesehatan masyarakat yang kompleks di dunia termasuk Indonesia. Beberapa jenis kanker mengalami peningkatan baik dalam prevalensi maupun angka kematian, salah satu diantaranya adalah karsinoma nasofaring Klien dengan karsinoma nasofaring KNF banyak ditemukan ditengah masyarakat dan jumlahnya cenderung meningkat setiap tahunnya. Yang memprihatinkan adalah hampir semua klien KNF datang pada stadium lanjut. Oleh karena itu peran perawat spesialis keperawatan medikal bedah menjadi sangat penting dalam penatalaksanaan program pengendalian karsinoma nasofaring. Praktik residensi keperawatan medikal bedah bertujuan untuk melaksanakan peran perawat spesialis yang meliputi pemberian asuhan keperawatan dengan pendekatan Peaceful End of Life Theory pada klien kanker utamanya kasus karsinoma nasofaring penerapan tindakan oral hygiene dengan menggunakan larutan normal salin 0 9 sebagai bukti mutakhir dalam manajemen mukositis serta berperan aktif dalam program inovasi pengembangan pendokumentasian keperawatan yang berfokus pada masalah klinis klien kanker. Hasil analisis praktik menunjukkan bahwa Peaceful End of Life Theory menjadidasar filosofi utama perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada klien kanker tindakan oral hygiene dengan menggunakan larutan nomal salin 0 9 sangat efektif dalam mencegah dan mengatasi kejadian mukositis dan format pengkajian lanjutan cukup komunikatif dalam menilai permasalahan klinis klien dengan kanker sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan keperawatan outcome kesehatan dan perbaikan kinerja perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan pada area keperawatan onkologi

Cancer has been a complex problem of public health in the world including inIndonesia Several types of cancer have increased in prevalence and mortality. One of that is a nasopharyngeal carcinoma NPC. The client with NPC iscommonly found in the community and the amount is increasing every year Almost clients come at an advanced stage. Therefore the role of the medicalsurgicalnurse specialist are very important in the nasopharyngeal carcinomatreatment Medical surgical nursing practice residency aimed to implement therole of the nurse specialist which include provided nursing care on carcinomaclients primarily NPC with 'Peaceful End of Life Theory' approach. The application of oral hygiene measured by using a solution of 0 9 normal saline asthe recent evidence in the management of mucositis and to contributed in the development of innovative programs that focus on nursing documentation of the clinical problem of cancer clients. The results of the analysis indicate theeffectiveness of the Peaceful End of Life Theory approach in providing nursingcare to cancer clients. The oral hygiene with nomal saline solution 0 9 is veryeffective in preventing and overcoming the incidence of mucositis. The advanced assessment form is communicative in assessing the clinical problems of clients with cancer affect the improving of nursing services quality the health outcomes nurses performance as a care providers in the oncology area .
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Beti Kristinawati
"Perawat yang memiliki minat pada bidang keperawatan medikal bedah memiliki peran sebagai advokat, konsultan, agen pembaharu, pendidik, peneliti dan pemberi layanan asuhan keperawatan. Seorang perawat dapat mengikuti program pendidikan residensi setelah menyelesaikan pendidikan pada level magister untuk dapat menjalankan perannya sebagai seorang perawat spesialis. Praktik residensi keperawatan medikal bedah dengan bidang peminatan sistem kardiovaskuler telah memfasilitasi mahasiswa residensi untuk menjalankan perannya sebagai seorang perawat spesialis. Pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler dapat mengalami penurunan kapasitas fisik maupun psikologis. Sehingga dipilih Model konservasi Levine menjadi kerangka kerja dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien kelolaan utama dengan NSTEMI yang dilakukan tindakan Coronary Artery ByPass Grafting dan tiga puluh kasus resume untuk mendukung proses adaptasinya melalui empat prinsip konservasi, dan diharapkan pasien dapat mencapai derajat kesehatan yang optimal (wholeness). Untuk meningkatkan mutu layanan, maka asuhan keperawatan yang diberikan harus berbasis bukti (evidence-based practice). Edukasi yang terintegrasi dengan konseling menggunakan Model "PrOMiSe" dipilih dalam penerapan (evidencebased practice). Residen menjalankan peran sebagai seorang agen pembaharu dengan melakukan proyek inovasi membuat formulir dokumentasi hand over antar shift Model "FAST" menggunakan format yang terintegrasi dengan metode Situation-Background-Assessment-Recommendation (SBAR) untuk meningkatkan efektifitas komunikasi perawat yang dapat berdampak pada peningkatan keamanan pasien.

A nurses who have an interest in the field of medical-surgical nursing has a role as an advocate, consultant, agent reformers, educators, researchers and providers of nursing care. A nurse can conduct the residency education program after completing education at the magister level to fulfill their role as a specialist nurse. Residency medical-surgical nursing practice with a specialization in the field of cardiovascular system has facilitated resident to perform the role as a specialist nurse. Patients with cardiovascular disorder may decreased physical and psychological capacities. Conservation Levine was selected models as a framework in providing nursing care at the primary case managed patients NSTEMI with post operative coronary artery bypass grafting and thirty resume case to support patients through the process of adaptation to the four principles of conservation. Patients is expected to achieve optimally health status (wholeness). To improve service quality, the nursing should be based on evidence (evidencebased practice). The education to integrated with counseling using the "Promise" model selected in the application (evidence-based practice). In the role as an agent reformer, residents perform projects of innovation by creating a form of hand over documentation the "FAST" model using format that is integrated with method of Situation-Background-Assessment-Recommendation (SBAR) to improve the effectiveness of communication among nurses who can impact for improving patient safety."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2016
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Endang Sulistiowati
"Perkembangan ilmu dan pengetahuan keperawatan semakin berkembang untuk meningkatkan pelayanan bagi pasien. Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian di dunia dan prevalensi nya yang tinggi menjadi perhatian dan tantangan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan. Perawat spesialis dengan perannya sebagai pemberi asuhan, pendidik, peneliti dan inovator memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan khususnya pada penyakit kardiovaskular. Pelaksanaan praktik residensi bertujuan untuk mengaplikasikan peran perawat spesialis dengan menggunakan pendekatan Teori Model Adaptasi Roy. Peran sebagai pemberi asuhan dan pendidik diterapkan pada 31 psaien dengan berbagai kasus kardiovaskular baik medical maupun surgical. Peran sebagai pendidik juga diberikan kepada rekan sejawat dengan melakukan jurnal reading dan diskusi. Hasil analisis praktik menunjukkan bahwa teori Model Adaptasi Roy dapat diterapkan pada asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular. Peran sebagai peneliti dilakukan dengan penerapan terapi oksigen nasal kanul aliran rendah tanpa humidifikasi. Hasil penerapan didapatkan bahwa terapi oksigen nasal kanul aliran rendah tanpa humdifikasi dapat dijadikan alternative pemberian terapi oksigen. Peran sebagai inovator dijalankan dengan menyusun form skrining pasien yang memerlukan perawatan paliatif pada pasien gagal jantung, dengn hasil evaluasi didapatkan bahwa form layak untuk digunakan.

The development of nusing science and knowledge is increasingly evolving to improve services for patients. Cardiovascular disease is the leading cause of death in the world and its prevalence is high. It's become concern and challenge for health workers in providing health services. Nurses Specialist with his role as caregiver, innovators, researchers and educators have an important role in health services especially in cardiovascular disease. Implementation practice residencies aim to apply the role of specialist nurses using Theory approach Model Adaptation by Roy. The role as a caregiver and educator was applied in 31 cases with various cardiovascular cases either medical or surgical. The role of the educator is also given to other nurses by journal reading and discussion. Practice analysis results showed that the Roy Adaptation Model can be applied on nursing care of patients with cardiovascular diseases. The role as a researcher executed by evidence-based nursing, low flow nasal cannula oxygen therapy without humidification could become alternative modality in oxygen therapy. The role as an innovator executed by created palliative screening for heart failure, with the evaluation showed that the form is acceptable."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2018
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Edianto
"Keperawatan medikal bedah merupakan area praktik keperawatan pada orang dewasa yang mengalami perubahan fisiologis atau mempunyai resiko terjadi perubahan fisiologis, trauma atau kecacatan Tujuan dari penulisan Karya Ilmiah ini adalah menjabarkan analisis kegiatan praktik residensi keperawatan medikal bedah peminatan onkologi di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo dengan penerapan Model Keperawatan Adaptasi Roy dalam pemberian asuhan keperawatan pada kasus keganasan, melakukan aplikasi evidence based nursing (EBN), dan melaksanakan proyek inovasi. Praktik residensi dilaksanakan selama 2 semester dengan mengelola 30 kasus resume dengan berbagai jenis kasus keganasan dan 1 kasus utama (osteosarkoma). Penerapan evidence based nursing tentang auricular acupressure efektif untuk mengurangi konstipasi pada pasien kemoterapi dan pelaksanaan inovasi video edukasi meningkatkan pengetahuan pasien untuk manajemen mual muntah efek samping kemoterapi. Praktik residensi sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klinik pada mahasiswa ners spesialis.

Medical surgical nursing is an area of nursing practice in adults who have physiological changes or risk of physiological changes, trauma or disability. The aim of this writing is to describe the analysis of residency practice in medical surgical nursing especially oncology at Cipto Mangunkusumo National Center General Hospital with the application of Roys Adaptation Nursing Model in the provision of nursing care in malignancy cases, conduct evidence based nursing (EBN) applications, and implement innovation project. The residency practice is held for 2 semesters by managing 30 cases of resumes with various types of malignancy cases and 1 main case (osteosarcoma). The application of evidence based nursing auricular acupressure is effective for reducing constipation in chemotherapy patients and the implementation of innovative educational video projects increases the knowledge of patients to manage chemotherapy-induced nausea and vomiting. The residency practice is very useful for increasing clinical knowledge and skills of nursing specialist students"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>