Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 28 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nita Lis Widiana
"Data Badan Susenas menunjukkan prevalensi perokok pasif di Indonesia sebesar 48,9% atau sebesar 97.560.002 penduduk, dan 66% terjadi pada perempuan (Pradono & Kristanti, 2006). Informasi ini menunjukkan betapa besarnya prevalensi perokok pasif dengan akibat yang lebih parah lagi terutama pada perempuan usia subur.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap dan perilaku perempuan usia subur terhadap bahaya menjadi perokok pasif. Penelitian ini dilakukan di RW 12 Kelurahan Kemiri Muka Depok dan tempat umum (n=96). Menggunakan desain deskriptif korelasi dengan instrumen kuesioner. Analisa data memakai uji chi-square.
Hasil menyimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap perempuan usia subur terhadap bahaya menjadi perokok pasif (p value 0,000; α = 0,05). Tetapi ditemukan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku perempuan usia subur terhadap bahaya menjadi perokok pasif (p value 0,114; α = 0,05). Penelitian ini merekomendasikan adanya promosi kesehatan tentang bahaya menjadi perokok pasif."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2007
TA5284
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Martina
"Kebutuhan nutrisi sangat penting untuk optimalisasi tumbuh kembang anak usia sekolah dan untuk menjaga staminanya. Pola makan pagi yang teratur penting bagi anak usia sekolah karena makan pagi menjadi sarana utama dari segi gizi untuk memenuhi kebutuhan energi anak. Faktor orang tua terutama ibu menjadi hal yang panting dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi anak, karena budaya bangsa Indonesia menekankan bahwa yang banyak berperan langsung dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk status nutrisi adalah ibu. lbu berperan penting dalam pemenuhan nutrisi anak dan dalam menentukan status gizi anak, bahkan dalam membentuk kebiasaan makan anak.
Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui hubungan antara karakteristik ibu terhadap kualitas dan kuantitas pemberian makan pagi pada anak usia sekolah. Karakteristik ibu yang diteliti adalah tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, status pekerjaan ibu dan tingkat penghasilan.
Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan teknik pengamblian sampel yaitu purposive sampling. Penelitian dilakukan di Rw 4 kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Sampel penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia sekolah dengan jumlah sebanyak 77 orang. Analisis data yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan chi square untuk menganalisa hubungan antara kedua variabel.
Hasil analisa menemukan nilai p dari keempat karakteristik lebih besar dari α (0,05). Sehingga didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu, tingkat pengetahuan ibu, status pekerjaan ibu dan tingkat penghasilan terhadap pemberian makan pagi pada anak usia sekolah. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara karakteristik ibu terhadap kualitas dun kuantitas pemberian makan pagi pada anak usia sekolah (niIai p>α).
Rekomendasi bagi penelitian selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian dengan sampel yang lebih representativ. Merevisi instrument serta menggunakan desain lain untuk memperoleh hasil yang lebih bervariasi. "
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2008
TA5649
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rini Damayanti
""Indonesia Sehat 2010" yang telah dicanangkan oleh Departemen Kesehatan, mempunyai visi yang sangat ideal yakni masyarakat Indonesia yang penduduknya hidup dalam lingkungan dan perilaku sehat, mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu, adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Salah satu cara untuk merealisasikan visi tersebut adalah melalui peran aktif melakukan pendidikan kesehatan (penkes). Untuk itu perlu dilakukan penelitian mengenai penerapan penkes: Tujuan penkes adalah merubah perilaku orang atau masyarakat dari perilaku tidak sehat . menjadi perilaku sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya. Hubungan antara pengetahuan perawat sebagai pemberi penkes dengan penerapannya. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dengan jumlah responden 119 orang yang berasal dari Ruang Rawat Paviliun Cendrawasih. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan membandingkan dua kelompok data yang diuji dengan Chi Square. Kuisioner berisi data demografi, variabel pengetahuan dan variabel penerapan. Data demografi berisi tentang umur, pendidikan, dan masa kerja perawat. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan adalah. usia, masa kerja, dan pengetahuan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara pengetahuan perawat sebagai pemberi pendidikan kesehatan dengan penerapannya dalam memberikan pendidikan kesehatan pada pasien di Ruang Rawat Paviliun Cendrawasih RSCM."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2006
TA5732
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Lussy Giovani Cedli
"ABSTRAK
Kehamilan mempengaruhi pola seksualitas pada istri maupun suami. Penelitian ini
bertujuan mengetahui fungsi seksual suami selama masa kehamilan pasangan.
Pengambilan sampel pada 40 suami dari ibu hamil menggunakan design deskriptif
sederhana dan teknik total sampling pada bulan Juni 2012 di sebuah Puskesmas.
Instrumen penelitian berupa kuesioner karakteristik suami, Index of sexual
satisfaction quiz (ISS quiz) dan Brief Male Sexual Function Inventory. Hasil
penelitian menunjukkan sebagian besar suami mengalami penurunan frekuensi
hubungan seksual pada masa kehamilan. Pada tingkat kepuasan hubungan seksual
suami tidak mengalami masalah dan merasa puas, tetapi pada aspek dorongan
seksual dan ereksi mengalami penurunan. Pemberikan konseling dengan
melibatkan suami penting dilakukan selama pemeriksaan kehamilan pasangannya.
Penelitian ini tidak meneliti lebih dalam faktor yang mempengaruhi fungsi seksual
suami selama masa kehamilan pasangan sehingga penelitian selanjutnya
diharapkan meneliti faktor yang mempengaruhi fungsi seksual suami selama masa
kehamilan pasangan.

ABSTRACT
Pregnancy affects the pattern of sexuality in the wife and husband. The research
aims to find the husband's sexual function during the pregnancy the couple.
Sampling at 40 husbands of pregnant women using simple descriptive design and
a total sampling technique in June 2012 at a Health Center. Research instrument
in the form of questionnaire characteristics husband, Index of sexual satisfaction
quiz (quiz ISS) and the Brief Male Sexual Function Inventory. The results showed
most of the husbands has decreased the frequency of sexual intercourse for 30
days. Husband, at the level of sexual satisfaction is not having problems and were
satisfied, but the result of male sexual function, the husband has decreased sex
drive and erection aspects. nurses are expected to provide counseling and invited
to actively join her husband during the pregnancy the couple. This study did not
investigate further the factors that affect sexual function during pregnancy, the
couple husband and so further research is expected to examine the factors that
affect sexual function during the pregnancy the couple husband."
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
S42523
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Murtiningsih
"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman hubungan seksual perempuan paska melahirkan dengan seksio sesarea. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 6 partisipan dengan karakteristik berbeda. Perempuan yang menjadi partisipan sudah diidentifikasi mempunyai pengalaman hubungan seksual paska seksio sesarea dan mampu menceritakan pengalamannya. Pengumpulan data dengan tehnik wawancara mendalam.
Metoda yang digunakan untuk analisa data yaitu metoda Colaizzi's. Setelah data dianalisa, peneliti mendapatkan 5 thema: (1) persepsi adanya perubahan hubungan seksual sesudah seksio sesarea, hubungan seksual sebagai kewajiban dan hal penting, (2) pengalaman perempuan memulai hubungan seksual setelah 7 minggu sampai 4 bulan paska seksio sesarea, atas inisiatif suami, dan respon seksualnya berbeda-beda (3) perasaan sakit dan takut saat hubungan seksual merupakan masalah yang dialami partisipan (4) perempuan mengharapkan hubungan seksual dilakukan apabila luka operasi sembuh, dilakukan dengan tenang dan perlahan (5) partisipan membutuhkan informasi atau penyuluhan dari perawat, diharapkan lebih tanggap terhadap permasalahannya.
Kesimpulan penelitian ini bahwa pengalaman hubungan seksual paska seksio sesarea dari keenam partisipan didominasi oleh perasaan takut. Rekomendasi berupa: pengembangan program disharge teaching, pemberian pendidikan kesehatan yang efektif, membentuk layanan konseling, penelitian lebih lanjut dan masukan untuk program keperawatan maternitas.

The purpose of this research was to explore deeply an experience the woman's sexual activity who delivered with caesarean section. A qualitative research used phenomenological approach. Sample in this research was six participants with different characteristics. The women who became participants were identified that they had an experience of sexual activity post caesarean section and capable to explain their experiences. Data collection utilized in-depth interviews.
Colaizzi's method was used for data analysis, so researcher found five themes: (1) perceptions of presence changing after caesarean section in sexual activity, it was as duty and important (2) women's experiences initiated intercourse after 7 weeks until 4 months post caesarean section because of their husband's initiative, and their sexual response were different (3) Feeling of pain and fear were participants problem when they were making love (4) Women's hope that intercourse should be done if the wound repaired, with calmly and slowly (5) the participants needed information or health education from nursing and they hope that nurse could bit, well aware of their problem.
Conclusion of this research, the experience of each participant was dominated with fear. Recommendations were: to develop discharge teaching program, to provide effective health education, available counseling program, continuing research and input for maternity nursing program.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2006
T18381
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Etty Komariah Sambas
"Perubahan fisiologis dan psikologis selama proses melahirkan dapat menimbulkan nyeri pada ibu. Apabila tidak dilakukan upaya yang optimal untuk mengurangi nyeri persalinan akan dapat menyebabkan pengaruh buruk pada fisik dan psikologisnya. Perilaku suportif adalah upaya yang dapat dilakukan perawat-bidan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan ibu untuk mengurangi nyeri persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengarah perilaku suportif perawat-bidan terhadap intensitas nyeri persalinan pada ibu intra partum kala 1. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan post test only. Sampel dipilih berdasarkan kriteria inklusi sebanyak 64 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 32 orang sebagai kelompok intervensi dan 32 orang sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan skala nyeri berdasarkan visual analogue scale. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat yaitu Chi square dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bermakna intensitas nyeri antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol (p= 0,000, a= 5 %) Intensitas nyeri pada kelompok intervensi lebih rendah (mean rank 19,53) dibandingkan kelompok kontrol (mean rank 45,47). Karena kedua kelompok sampel tersebut setara maka perbedaan ini dianggap sebagai pengaruh intervensi yang diberikan. Karakteristik responden yang berpengaruh pada intensitas nyeri persalinan adalah usia (p=0,024) dan paritas (p= 0,008) pada kelompok intervensi, sedangkan karakteristik lain tidak berpengaruh. Hal ini berarti bahwa perilaku suportive bermakna pada ibu yang berusia lebih dari 27 tahun dan multipara.

Physiological and psychological changes during labor could cause labor pain to mother. I f there's no optimal support to reduce labor pain bad effects result both physiologically and psychologically. Supportive behavior means to enhance mother's comfort and wellbeing so can reduce labor pain. The purpose of the study was to identify the effect of supportive behavior toward labor pain in first stage intra partum mother. The quasi experiment was used in this study with post test only design. Sixty-four samples were selected according to inclusion criteria?s and were divided into two groups, 32 as intervention group and 32 as control group. Data collection used questioner and visual analogue scale. Data analysis used univariat and bivariat namely Chi square and Mann-Whitney. The study found that labor pain was significant difference on both sample groups (p= 0,000, a= 5 %). Pain intensity in intervention group (mean rank 19,53) was less than control group (mean rank 45,47). Because of homogeneity between both sample groups therefore the difference was assumed as intervention result. The characteristics of respondents that had impact to labor pain were age (p=0,024) and parity (p= 0,008) in intervention group. It means that supportive behavior more significant to reduce labor pain in age more than 27 years and for multipara."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2005
T18684
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Rejeki
"Menyusui merupakan salah satu tugas perkembangan perempuan setelah melahirkan. Namun karena berbagai kondisi tidak semua perempuan dapat melewati tugas tersebut dengan baik, salah satu kondisi tersebut adalah karena ibu bekerja. Banyak permasalahan menyusui ditemukan pada ibu bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pengalaman menyusui pada ibu bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah partisipan enam Orang ibu menyusui yang berada di wilayah Kendal. Pada hasil wawancara pada partisipan didapatkan informasi tentang berbagai perasaan, persepsi, pemahaman dan pengetahuan ibu tentang menyusui, motivasi menyusui, bagaimana praktik menyusui secara eksklusif, hambatan-hambatan yang ditemukan dan dukungan yang diharapkan dari tempat di mana ibu bekerja. Dengan informasi ini dapat dijadikan acuan bagi perawat di dalam memberikan konseling menyusui bagi ibu bekerja mulai dari ante natal, dan post natal. Bagi pemerintah dapat digunakan sebagai bahan evaluasi program keberhasiian menyusui, dan bagi tempat perempuan bekerja dapat sebagai pertimbangan memberikan dukungan dan fasilitas menyusui bagi perempuan bekerja yang menyusui."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2004
T18683
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muthia Mutmainnah
"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengetahuan, kepercayaan diri ibu dan perawatan bayi pada tahun pertama kehidupannya. Penelitian ini dirancang dengan desain kuasi eksperimen, dengan pendekatan pre dan post test dengan kelompok kontrol. Penelitian yang melibatkan 58 orang ibu primipara dengan persalinan normal ini bertujuan untuk menguji efektifitas pendidikan kesehatan dengan Metode Ceramah Plus Demonstrasi dan Latihan (CPDL) dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu primipara merawat bayi. Pendidikan kesehatan dengan metode CPDL ini didasari oleh teori belajar dari Bandura, kerucut pembelajaran (cone of learning), teori behavioristik dan teori humanistic. Pendidikan kesehatan diberikan pada hari kedua dan ketiga post partum selama 45-60 menit dengan materi menyusui, memandikan bayi, dan memberikan stimulasi. Evaluasi terhadap pengetahuan dan perilaku ibu merawat bayi dilakukan satu bulan setelah intervensi dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan. pendidikan kesehatan dengan metode CPDL cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu dalam merawat bayi, meliputi: menyusui (p =0,00), memandikan bayi (p=0,05) dan memberikan stimulasi (p=0,00). Perilaku menyusui (p=0,03), memandikan (p=0,05), memberikan stimulasi (p=0,00). Hasil penelitian ini menyarankan untuk perawat yang bekerja dalam area keperawatan maternitas untuk dapat menyiapkan pendidikan kesehatan dengan metode CPDL ini dengan tetap memperhatikan kesiapan fisik dan psikologis ibu post partum. Sehubungan dengan waktu kepulangan yang semakin singkat (48 - 72 jam) post partum pada persalinan normal, penelitian ini menyarankan agar pendidikan perawatan bayi telah diperkenalkan sejak masa prenatal.

This research was considering the important of improvement mother's knowledge and self confidence of primipara in caring their infant on the first year of his life. This research design was quation experiment, pre-test and post-test with control group. The study involves 58 primiparas was normal delivery which purpose to examine the effectiveness of health education with CPDL method in improving mother's knowledge and behavior of primipara in caring their infant. Health Education with CPDL method was based on learning theory from Bandura, Cone of learning, Behavioral and Humanistic theory. The intervention was done on the second and third day of post partum during 45 - 60 minutes about breastfeeding, bathing baby, and stimulating for growth and development. Before intervention was provided, pre test was done of mother's knowledge about breastfeeding, bathing baby and stimulating, while evaluation of mother's knowledge and behavior in caring their infant was done for 1 month after intervention was done. The finding of this study indicate that health education with CPDL method was effective in improving mother's knowledge in caring their infant, breastfeeding (p=0,00), bathing baby (p=0,05) and stimulating (p=0,00). Mother's behavior in caring their infant of breastfeeding (p=0,03), baby bathing (p=0,05), stimulating (p=0,00). This research result suggests for maternity nurse to prepare health education with CPDL method without neglecting readiness of mother's physical and psychological of post partum. This health education integrated in nursing care during 24 hours. Referring to go home time which shorten progressively (48 - 72 hours) of partum post, this research also suggest that information about infant care had been provided since prenatal."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2006
T17483
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adri Akhyani
"Range of Motion (ROM) merupakan salah satu bentuk latihan yang digunakan sebagai program rehabilitasi pada pasien stroke. Latihan ini bertujuan untuk memperbaiki kelemahan otot yang disebabkan oleh kerusakan motorik akibat stroke. Latihan ROM sebaiknya dilakukan sedini mungkin setelah kondisi pasien stabil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROM dini yang dilakukan oleh perawat terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimental dengan menggunakan equvalent pre dan post test kontrol, yang dibandingkan secara pararel yaitu membandingkan lcelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sampel pada penelitian ini adalah pasien stroke di ruang Neurologi RSCM Jakarta, yang diambil dengan metode consecutive sampling. Sampel berjumlah 30 pasien.
Hasil penelitian menunjukan bahwa latihan ROM dini yang dilakukan oleh perawat pada pasien stroke berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot pasien. Penulis merekomendasikan kepada perawat yang terlibat langsung dalam perawatan pasien stroke untuk lebih mengoptimalkan lagi Iatihan ROM umuk mencegah atau meminimalkan kecacatan pada pasien.

Range of Motion (ROM) is a form of practice which is used as a rehabilitation programme for stroke patient. This practice is aimed to repair the muscles frailty caused by motoric damage from the stroke. The ROM practices should be done as soon as possible after the patient is in a stable condition.
This research is aimed to discover the effects of early ROM applied towards the muscles strength improvement on stroke patient. This is a quacy experimental research by using equivalent of pre and post test control, which is pararelle compared, by means comparing the intervention groups and the control groups. ‘The samples ofthe research is the stroke patient of Neurology’s room at RSCM Jakana, collected with consecutive sample methods on 30 amounts of patients.
The result of this research shows that the early ROM practices applied towards the stroke patient is effected significantly towards the muscles strength improvement. The writer recommend the nurse which is involved directly to the stroke patient treatment to optimized the ROM practices in order to prevent or minimized physical defects on the patient.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
TA5672
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Juanda
"Mahasiswa keperawatan merupakan calon tenaga perawat yang akan berhadapan dengan dunia kerja. Pengetahuan mengenai peluang kerja sangat diperlukan oleh mahasiswa keperawatan supaya mereka mampu mempersiapkan diri terhadap tuntutan yang ada dalam dunia kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauhmana tingkat pengetahuan mahasiswa regular FIK UI mengenai peluang kerja. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif sederhana, dengan jumlah sampel 100 mahasiswa sebagai keseluruhan dari jumlah mahasiswa regular 2005 FIK UI yang juga menrpakan populasinya (total sampling). Analisa data yang digunakan peneliti adalah menggunakan metode statistik tendensi sentral, namun peneliti hanya menggunakan mean. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar sampel mempunyai tingkat pengetahuan yang tinggi (90%) mengenai peluang kerja.

The students of Nurse University are candidate of nurse manpower who wills face the work-world. The knowledge of job vacancy is S0 important for nurse university student in order they able to prepare themselves conceming to demand ofwork-world. This research is used for knowing how far the level of regular FIK UI university student about opportunity of job vacancy. The design ofthe research is simple descriptive, with the amount of sample is 100 students as a whole from the total all of regular 2005 FIK UI University students which is the population of it. Data analyze that using by the researcher is using statistic mode of central mainstream, but the researcher only using a meaning of. The result of it is showing a considerable part ofthe sample that has the high level of knowledge (90%) regarding to opportunity of job vacancy."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
TA5831
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3   >>