Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Awing Priscilla Purnomo
"Penelitian ini adalah penelitian yang ditujukan untuk membuktikan hipotesis penulis mengenai adanya pengaruh publisitas pada image, pembuktian dilakukan dengan menguji pengaruh anatara publisitas mengenai vokalis baru Keris Patih terhadap Image dimata penggemar.. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat eksplanatif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan pemilihan sample secara accidental non probabilitas. Hasil temuan penelitian ini adlah terdapatnya hubungan bersifat lemah antara variabel publisitas dengan variabel image, dan adanya variabel-variabel lain yang tidak terbaca secara langsung dalam penelitian ini.

This study was held to prove the writers? hypothesis on publicity and image relationship. Despite the fact , that there were other study done before on the subject. This study would like to present a deeper comprehension on the relations, and also to bring a new dimension to this kind of study. This research was an explanative quantitative research. To find the relations among publicity and image in the fans? eye writer has done a survey to MahaPatih (Keris Patih fans) around publicity about the new vocalist of Keris Patih, and the image of Keris Patih in their eye.. Findings in this research proven that publicity has a low implication to the image on fans."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2010
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Margareta Marisa
"ABSTRACT
Secara umum, ada pemahaman bahwa ruang berkesenian di Jakarta problematik bagi produktivitas suatu kelompok teater, mulai dari keterbatasan infrastruktur, kesulitan pendanaan, sampai tak adanya khalayak penonton teater. Dalam kondisi ruang tersebut, Teater Pandora berhasil menyelenggarakan empat judul pementasan pada tahun 2018. Penelitian saya mengkaji produktivitas tersebut dalam konteks ruangnya, yaitu dalam interaksi antara praktik produksi Teater Pandora dengan ruang berkesenian di Jakarta pada tahun 2018. Sesuai kerangka MediaSpace milik Couldry (2004), saya melihat interaksi tersebut bekerja dua arah; kondisi ruang membentuk Teater Pandora dan Teater Pandora juga membentuk ruangnya. Dengan etnografi sebagai metode, saya memaparkan bagaimana Teater Pandora memetakan, merespon, dan akhirnya membentuk ruangnya. Penelitian saya menemukan bahwa kuasa Teater Pandora adalah produktivitas itu sendiri yang terjadi dalam interaksi dengan ruang berkesenian di Jakarta pada tahun 2018.

ABSTRACT
There is a general understanding that Jakartas space of artistic production is problematic for a theater grous productivity; in terms of lack of infrastructure, financing problems, and the non-existent market of theater-goers. Amidst those spatial conditions, Teater Pandora succeeded in staging four performances in 2018 alone. My research is a study of that productivity in its spatial context, through analysis of interaction between Teater Pandoras production practices and Jakartas space of artistic production in 2018. With Couldrys MediaSpace (2004) perspective, I argue that the interaction works both ways; the conditions of its space shapes Teater Pandora while Teater Pandora shapes that space also. Using ethnography as my method, I elaborate on how Teater Pandora maps, responds, and ultimately shapes its space. My research finds that Teater Pandoras power is the productivity itself, which takes place in its interaction with Jakartas space of artistic production in 2018."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Maya Widiarini
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang bagaimana pemaknaan kelompok dewasa muda tentang konsep trust dalam konteks hubungan percintaan yang menggunakan Facebook. Saat ini Facebook merupakan situs jejaring sosial yang banyak digunakan kelompok dewasa muda untuk membina hubungan interpersonal, termasuk hubungan percintaan. Kondisi ini menjadi unik karena identitas pasangan hanya terbatas pada informasi di facebook. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan strategi penelitian fenomenologi. Sedangkan metode penelitian adalah wawancara mendalam dan observasi kemudian dianalisis dengan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewasa muda memaknai trust dalam konteks diatas secara negotiated dan oppositional.

ABSTRACT
This research focus on reception toward trust concept among young adult who conduct love relationship by using Facebook. Nowadays, Facebook is one the most popular social networking site which is used by young adult to build interpersonal relationship, particularly love relationship. This case is unique because partners identity is very limited (merely rely on profile on Facebook). The research paradigm is constructivist and research strategy in phenomenology. Meanwhile the research methods use are observation and in-depth interview and use thematic analysis. The researcher found that young adult perceive trust in negotiated and oppositional ways."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Maya Safira
"Peningkatan ketertarikan masyarakat Indonesia, khususnya dewasa muda, terhadap budaya pop Korea membuat mereka ikut tertarik dengan kuliner negeri ginseng ini. Namun sayangnya, belum ada media di Indonesia yang menyajikan informasi memadai dan lengkap seputar kuliner Korea. Padahal saat ini di Indonesia, kian bermunculan tempat makan, produk makanan dan acara berkaitan dengan Korea.
Manfaat dari pengembangan prototype ini adalah memberi informasi mengenai kuliner Korea secara mendalam dan meningkatkan apresiasi terhadap budaya dan kuliner negara lain, khususnya Korea. Tujuannya adalah untuk memberikan alternatif kuliner baru dan memenuhi kebutuhan akan informasi seputar kuliner Korea dengan format media online yang populer di masyarakat.
Situs YŏrŏYori merupakan situs kuliner Korea berbahasa Indonesia. Target khalayak dari situs YŏrŏYori adalah pria dan wanita yang memahami bahasa Indonesia dan berusia 20-34 tahun. YŏrŏYori dapat diakses melalui www.yoroyori.com. Situs ini hadir dengan tampilan menarik, konten bervariasi, dan akses yang mudah. Situs YŏrŏYori menyajikan bermacam artikel dan resep dalam lamannya. Penggunaan gambar, slide, dan video menjadi pelengkap konten situs.
Pre-test media: menggunakan kuesioner online untuk mengetahui respon khalayak dan mendapat masukan untuk perbaikan situs. Evaluasi: (1) Evaluasi khalayak dengan kuesioner online untuk mengetahui kesesuaian situs YŏrŏYori dengan keinginan khalayak. (2) Evaluasi produk (input, output, outcome) dilakukan dengan analisis progress report dalam rapat redaksi serta kuesioner online untuk khalayak tiap enam bulan.

Young adults in Indonesia are getting interested with Korean pop culture. From this basis, they become interested with Korean culinary also. New Korean restaurants, Korean food products, and events related to Korea are increased in Indonesia. Unfortunately, there is no media in Indonesia provides complete information about Korean cuisine.
The benefits from developing this prototype are to provide depth information about Korean cuisine and to increase appreciation for food of other countries, especially Korea. The goals are to give an alternative culinary in Indonesia and also to fulfill the need of Korean cuisine information with the use of online media format.
YŏrŏYori is an Indonesian-language website about Korean cuisine. Target audiences of the site are men and women who understand Indonesian language and aged 20-34 years. YŏrŏYori can be accessed through www.yoroyori.com. This site comes with an attractive design, and varied content. The use of pictures, slides and videos to complement its content.
Media Pre-test: using an online questionnaire to obtain input for website improvements. Evaluation: (1) Audience evaluation with an online questionnaire to find whether YŏrŏYori website is in accordance with the request of audience. (2) Evaluation of product (input, output, and outcome) is done by analyzing the progress report during editorial meeting and spreading an online questionnaire for audience every six months.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Naura Nady Salsabila
"Jurnalisehat adalah e-magazine mengenai kesehatan mental untuk jurnalis. Khalayak sasaran utama yang dituju adalah jurnalis dengan rentang usia 22-35 tahun. Tujuan situs ini untuk menyebarluaskan informasi kesehatan sesuai dengan komunikasi kesehatan. Penyampaian pesan dilakukan dengan pendekatan jurnalisme kesehatan. Terdapat tiga rubrik dan forum diskusi.

Jurnalisehat is an e-magazine about mental health for journalists. The main target audience is journalists with an age range of 22-35 years. The purpose of this magazine is to disseminate health information in accordance to health communication. It uses health journalism approach. There are three rubrics and discussion forums."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2020
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover