Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 16 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Iffa Nurafiati Hardiono
"ABSTRAK
Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari Kasri (2013) yang menunjukkan bahwa hanya sepertiga donator muslim yang secara rutin berdonasi melalui lembaga donasi formal, di mana hal ini mengindikasikan bahwa lembaga formal belum mengimplementasikan pemasaran relasional yang tepat untuk mempertahankan kepercayaan dan komitmen para donornya. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi dan memvalidasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan dan komitmen para donatur muslim terhadap lembaga donasi formal. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner online yang melibatkan sekitar 190 responden. Penelitian dilakukan dengan Structural Equation Model (LISREL) dan juga analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan dan komitmen para donator muslim terhadap lembaga donasi formal adalah Perceived Ability, Perceived Benevolence, Shared Values. Sedangkan hubungan trust ke komitmen dimediasi secara parsial oleh Non-Material Benefit. Selain itu, penelitian juga menjabarkan dan menganalisis informasi umum lainnya terkait perilaku dan persepsi donator muslim dalam menyumbang baik ke lembaga formal maupun jalur informal.

ABSTRACT
This study follows-up Kasri (2013) that shows more than sixty percent of the Muslim people in Indonesia donates through informal charitable distribution channel. This indicates that formal charitable institutions have not implemented the proper relationship marketing framework to maintain trust and commitment of its donors. Hence, this paper aims to elaborate and provide validation on the drivers of trust and commitment of Muslim donors to the formal charitable organizations The study was performed with quantitative approach using online questionnaire involving about 190 respondents. The analysis was conducted with Structural Equation Model and also descriptive analysis. The study resulted that factors the drivers of trust and commitment of Muslim donors to formal charitable organizations were confirmed as Perceived Ability, Perceived Benevolence and Shared Values Moreover, the relationship between trust and commitmen is mpartially mediated by Non-Material Benefit. In addition, the paper also describes the other general information related to Muslim donor`s behavior and perception."
2019
T53294
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dhenita sary RM
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah nilai altruistik ( environmental concern ) dan nilai egoistik ( Health concern ) yang dimiliki oleh konsumen berpengaruh terhadap attitudes dan purchase intentions pada produk-produk makanan dan minuman yang menggunakan kemasan eco-friendly. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk melakukan analisisnya hal dilakukan untuk mengukur seberapa besar pengaruh nilai altruistik dan nilai egoistik terhadap attitudes dan purchase intentions konsumen. Data yang diperoleh didapatkan dari 265 responden dari beberapa wilayah Indonesia. Dalam pengolahan data penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan AMOS 26. Hasil penelitian ini menunjukan jika nilai altruistik sangat mempengaruhi attitude dan purchase intentions konsumen, yang berarti ketika konsumen sangat peduli dengan lingkungannya maka attitude dan purchase intentions terhadap produk makanan dan minuman dengan kemasan eco-friendly akan positif atau semakin memiliki niat untuk membeli dan menggunakan produk makanan dan minuman dengan kemasan yang ramah lingkungan.

ABSTRACT
This study aimed to see whether the altruistic value (environmental concern) and the egoistic value (health concern) contributed by consumers to attitudes and purchase intentions on food and beverage products that use environmentally friendly packaging. This study uses a quantitative approach to carry out an analysis of the things carried out to measure the value of altruistic valuations and self-centered values of consumer attitudes and purchase intentions. Data obtained were obtained from 265 respondents from several regions in Indonesia. In processing this research data using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS 26. The results of this study indicate altruistic value greatly af ects the attitudes and intentions of consumer purchases, which refers to the compilation of consumers very concerned with their environment, the attitudes and purchase intentions towards food and beverage products with Environmentally friendly packaging will be positive or purchase intention to buy and use food and beverage products with environmentally friendly packaging."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Retno Sri Lestari
"ABSTRAK
Dengan terus berkembangnya industri kesehatan dan semakin kompetitifnya persaingan perusahaan farmasi dan alat kesehatan di Indonesia, menjadikan perusahaan-perusahaan tersebut merasa perlu untuk menciptakan competitive advantage dengan memanfaatkan brand yang merupakan salah satu aset penting bagi perusahaan. Oleh karena itu, tesis ini bermaksud untuk membahas mengenai pengaruh strategi brand orientation terhadap brand performance pada perusahaan business-to-business(B2B) yang bergerak di industri kesehatan yaitu perusahaan farmasi dan alat kesehatan di Indonesia. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk melihat pengaruh faktor internal perusahaan dan faktor mediasi yang dapat mempengaruhi penerapan brand orientation di dalam perusahaan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain deskriptif kuantitatif. Dari 145 responden perusahaan B2B diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa entrepreneurial orientationmempengaruhi perusahaan dalam menerapkan brand orientationdan marketing capability tidak menunjukkan pengaruh positif yang signifikan. Selain itu, customer value co-creation dan brand credibility dapat menjadi faktor mediasi yang meningkatkan pengaruh dari brand orientation terhadapbrand performance. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disarankan pada perusahaan B2B yang ingin meningkatkan brand performance mereka untuk menerapkan brand orientation dalam strategi pemasaran mereka.

ABSTRACT
With the recent development of healthcare industries and competitive competition of pharmaceutical and medical device firms in Indonesia, it made these firms feel need the importance to create competitive advantage by utilizing the brand as one of the most important assets for the firm. Therefore, this research intends to find out the role of brand orientation strategies on brand performance in business-to-business (B2B) firms in the health industry, namely pharmaceutical and medical device firms in Indonesia. In addition, this study also aims to see the influence of internal factors and mediation factors that could influence the implementation of brand orientation within the firms. This research is a quantitative descriptive design research. With 145 B2B firm respondents, the results show that the entrepreneurial orientation influences firm in implementing brand orientation and marketing capability factor does not show a significant positive effect. In addition, customer value co-creation and brand credibility could be mediating factors that increase the influence of brand orientation on brand performance. Based on these results, it can be suggested for B2B firms that would like to improve their brand performance to start implement the brand orientation in their marketing strategies.
"
2019
T54654
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Amyra Salsabela Yasser
"Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana nilai belanja yang dirasakan oleh pelanggan selama live streaming memengaruhi kepercayaan, engagement, dan niat mereka untuk membeli dari penjual pakaian thrift, yaitu pakaian bekas, di social commerce di Indonesia. Dalam penelitian ini, nilai-nilai belanja yang dirasakan terdiri dari nilai-nilai utilitarian, hedonis, dan juga simbolis belanja melalui live stream, sedangkan kepercayaan dibagi menjadi kepercayaan pada produk dan kepercayaan pada penjual. Penjual pakaian thrift di social commerce adalah penjual yang menjual pakaian thrift di platform electronic commerce yang memfasilitasi interaksi sosial antara sesama pelanggan dan juga penjual. Di sini, Instagram dan fitur Instagram Live-nya menjadi fokus utama karena banyak penjual baju thrift online di Indonesia saat ini beroperasi di Instagram. Terkumpul 265 responden untuk studi ini dengan kriteria orang Indonesia berusia sekitar 15 hingga 40 tahun dan telah menonton sesi Instagram Live akun penjual baju thrift di Indonesia setidaknya sekali dalam 3 bulan terakhir. Data penelitian ini dianalisis dengan Covariance Based Structural Equation Modeling (CB-SEM) menggunakan software IBM SPSS AMOS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya nilai utilitarian dari live streaming yang dapat secara positif memengaruhi kepercayaan pelanggan terhadap produk dan penjual. Nilai hedonis ditemukan sebagai satu-satunya nilai yang dapat memengaruhi engagement. Selain itu, ditemukan bahwa satu-satunya hubungan tidak langsung yang signifikan adalah hubungan antara nilai utilitarian dan consumer engagement yang dimediasi oleh kepercayaan pelanggan pada produk. Terakhir, consumer engagement berpengaruh positif terhadap niat beli dari penjual baju thrift Indonesia di Instagram, sedangkan nilai hedonis memengaruhinya secara negatif.

The main objective of this study is to examine how the shopping values perceived by consumers during live streaming affect their trust, engagement, and intention to purchase from Indonesian social commerce thrift clothes sellers. In this study, the perceived shopping values consist of the perceived utilitarian, hedonic, and also symbolic value of shopping via live streams, while trust is divided into trust in products and trust in sellers. Social commerce thrift clothes sellers are sellers who sell used or secondhand clothes on electronic commerce platforms that facilitate social interactions between the consumers and the sellers themselves. Here, Instagram and its Instagram Live feature are the main focus as many online thrift clothes sellers in Indonesia nowadays operate on Instagram. This study collected 265 respondents with the criteria of Indonesians aged around 15 to 40 years old and have watched a Instagram Live session of an Indonesian thrift clothes seller account in the last 3 months. The data of this research was analyzed with Covariance Based Structural Equation Modelling (CB-SEM) using IBM SPSS AMOS 26 software. The output shows that only the utilitarian value of live stream positively affects trust in products and sellers. Hedonic value was found to be the only value that can significantly affect engagement. Additionally, the only indirect relationship that is significant is the relationship between utilitarian value and consumer engagement mediated by trust in products. Last but not least, engagement positively affects the intention to purchase from Indonesian thrift clothes shops on Instagram, while hedonic value affects it negatively."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Gresia Yuli Hartyaningtyas
"ABSTRAK Saat ini konsumer semakin mudah terpapar terhadap informasi-informasi negatif. Salah satu berita negatif yang banyak beredar adalah berita tentang kejahatan yang dilakukan oleh provider dari jasa online transportation. Informasi yang bersifat negatif tersebut jika dibiarkan berdampak buruk terhadap brand, salah satunya adalah menurunkan pandangan positif konsumen kepada brand. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari paparan negatif publisitas negatif terhadap repurchase intention pelanggan online transportation. Berita negatif dapat mengakibatkan turunnya rasa trust pelanggan terhadap brand, selain itu paparan negatif dari publiitas negatif juga akan membuat pelanggan merevaluasi tentang kualitas produk tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah publisitas negatif berpengaruh terhadap menurunnya trust, attitude, dan perceived quality pelanggan. Selain itu, tidak terdapat efek langsung dari publisitas negatif pada turunnya repurchase intention, tetapi harus melalui mediator dahulu, yaitu attitude dan perceived quality.

ABSTRACT
Rapid technological advancements enable consumers to easily access information from a variety of different channels. Various types of channels are in addition to facilitate the consumer get information, rapidly growing technology also makes the development of applications that facilitate the public a lot in terms of transportation. A widely used application is an online motorcycle taxi service. But like other brands in general, ojek applications online is also not free from negative news. The usual negative news circulating is about the crime committed by the driver to the passengers. This news certainly affects the user's view of the application of the company's performance in selecting the driver. Negative news like this can also reduce the level of trust and consumer evaluation of online transportation. The results of this study are negative publicity has an effect on decreasing trust, attitude, and perceived quality of customers. Moreover, there is no direct effect of negative publicity on the downturn of repurchase intention, but has to go through a mediator, namely attitude and perceived quality.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
T52264
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kent Rusli
"ABSTRAK
Industri rokok dikenal sebagai salah satu industri yang paling banyak diatur di Indonesia, sementara itu juga merupakan fakta yang terkenal bahwa sebagian besar pabrikan berinvestasi dalam kegiatan keterlibatan untuk membangun basis konsumen yang loyal, kebutuhan untuk memahami apakah Pengalaman merek memang memengaruhi kepercayaan dan kepuasan merek perlu dikaji lebih lanjut. Melalui penelitian ini penulis mencoba untuk mempelajari apakah konsumen yang terlibat dalam pengalaman merek tersebut (BE), memang berdampak pada kepuasan merek Merek (BS), yang juga akan menciptakan kepercayaan merek (BT), dan memohon loyalitas merek (BL) . Ini dijawab melalui studi empiris kepada sekitar 100 responden di Indonesia, melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan campuran wawancara online dan tatap muka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman merek memang berdampak pada kepuasan dan kepercayaan merek, dan memicu kesetiaan merek dalam proses tersebut. Studi ini mencoba memberikan kesan umum bagi pemasar industri rokok dalam menjawab dilema mereka tentang manfaat pengalaman merekpaling banyak diatur di Indonesia, sementara itu juga merupakan fakta yang
terkenal bahwa sebagian besar pabrikan berinvestasi dalam kegiatan keterlibatan untuk membangun basis konsumen yang loyal, kebutuhan untuk memahami apakah Pengalaman merek memang memengaruhi kepercayaan dan kepuasan merek perlu dikaji lebih lanjut. Melalui penelitian ini penulis mencoba untuk mempelajari apakah konsumen yang terlibat dalam pengalaman merek tersebut (BE), memang berdampak pada kepuasan merek Merek (BS), yang juga akan menciptakan kepercayaan merek (BT), dan memohon loyalitas merek (BL) . Ini dijawab melalui studi empiris kepada sekitar 100 responden di Indonesia, melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan campuran wawancara online dan tatap muka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman merek memang berdampak pada kepuasan dan kepercayaan merek, dan memicu kesetiaan merek dalam proses tersebut. Studi ini mencoba memberikan kesan umum bagi pemasar industri rokok dalam menjawab dilema
mereka tentang manfaat pengalaman merekndustri rokok dikenal sebagai salah satu industri yang paling banyak diatur di Indonesia, sementara itu juga merupakan fakta yang terkenal bahwa sebagian besar pabrikan berinvestasi dalam kegiatan keterlibatan untuk membangun basis konsumen yang loyal, kebutuhan untuk memahami apakah Pengalaman merek memang memengaruhi kepercayaan dan kepuasan merek perlu dikaji lebih lanjut. Melalui penelitian ini penulis mencoba untuk mempelajari apakah konsumen yang terlibat dalam pengalaman merek tersebut (BE), memang berdampak pada kepuasan merek Merek (BS), yang juga akan menciptakan kepercayaan merek (BT), dan memohon loyalitas merek (BL) . Ini dijawab melalui studi empiris kepada sekitar 100 responden di Indonesia, melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan campuran wawancara online dan tatap muka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman merek memang berdampak pada kepuasan dan kepercayaan merek, dan memicu kesetiaan merek dalam proses tersebut. Studi ini mencoba memberikan kesan umum bagi pemasar industri rokok dalam menjawab dilema mereka tentang manfaat pengalaman merek

ABSTRACT
The cigarette industry is known to be one of the most heavily regulated industry in Indonesia, while it is also a well-known fact that most of the manufacturers are investing in engagement activities to build a loyal base of consumers, the need to understand whether the brand experience is indeed impacting the brand trust and satisfaction need to be further studied. Through this study the author attempts to study whether the consumer who are engaged in such brand experience (BE), has indeed impacted the brand Brand satisfaction (BS), which would also create brand trust (BT), and invoke brand loyalty (BL). This is answered through an empirical study to approximately 100 respondents in Indonesia, through the spreading of structured questionnaire with a mix of online and face to face interviews. The result showed that the brand experience has indeed impacted the brand satisfaction and trust, and invoked brand loyalty in the process.This study tries to give a general impression for cigarette industry marketers in answering their dilemma on the merit of brand experience.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Riri Carissa
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah perceived web reputation, perceived web quality dan, e-wom mempengaruhi trust, attitude dan repurchase intention konsumen pada online marketpace di Indonesia. Data yang didapatkan berasal dari 250 responden. Model penelitian dengan tujuh hipotesis ini diuji dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel perceived web reputation, perceived web quality memiliki pengaruh positif terhadap trust in the website. Pada variabel e-wom credibility tidak memiliki pengaruh positif terhadap trust in the vendor, sedangkan e-wom quality memiliki pengaruh yang positif terhadap trust in the vendor. Variabl trust in the website dan trust in the vendor memiliki pengaruh yang positif terhadap attitude. Attitude memiliki pengaruh yang positif terhadap repurchase intention konsumen.

This research aim to test the influence of perceived web reputation, perceived web quality and e-wom toward trust, attitude and repurchase intention of online marketplace's consumers in Indonesia. The data was collected from 250 respondent and research model was analyzed by Structural Equation Modeling (SEM). The result found that perceived web reputation, perceived web quality positively influence trust in the website. However, e-wom credibility has a negative impact towards trust in the vendor. Furthermore, trust in the vendoris positively influenced by e-wom quality. Trust in the website and trust in the vendor have a positive effect toward attitude. At last, Attitude positively influence repurchase intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
T52503
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ridwan Syahrani Amrullah
"Selaras dengan kebutuhan dan perkembangan industri digital dalam era globalisasi ini, aspek teknologi informasi dan komunikasi dinilai banyak manfaat di berbagai bidang, perkembangan ini tidak terlepas dari peran kepemimpinan entrepreneurial . Model kepemimpinan entrepreneurial (entrepreunerial leadership) sering diabaikan oleh perusahaan terutama petahana, karena efek inersia. Seiring perusahaan tumbuh besar, mereka cenderung berhadapan dengan kekuatan inertia (Tornatzky dan Fleischer 1990). Penelitian ini dilakukan di PT Telekomunikasi Indonesia yang merupakan perusahaan telekomunikasi milik pemerintah dan sebagai incumbent pada industri telekomunikasi telah banyak melakukan inovasi, namun kemampuan untuk mengembangkan inovasi tersebut masih rendah. Faktor yang mempengaruhi antara lain kepemimpinan entrepreneurial  merupakan kemampuan untuk memerankan sumber daya pengelolaan lainnya untuk mencari peluang dan mencari keuntungan (Ireland, 2003), kapabilitas inovasi dan pada gilirannya kinerja inovasi itu sendiri. Untuk memperoleh kinerja inovasi yang baik, perusahaan memerlukan kepemimpinan entrepreneurial  yang didukung oleh kapabilitas inovasi. Temuan utama penelitian ini menunjukkan kepemimpinan entrepreneurial berpengaruh dalam pembentukan kapabilitas inovasi dan pada performa inovasi perusahaan, terutama perusahaan petahana. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi memperkaya konsep kepemimpinan entrepreneurial dan secara manajerial memberikan arah kepada manajer dalam menerapkan kepemimpinan entrepreneurial. Dengan demikian tingkat manajerial dapat menstimulasi terciptanya kapabilitas inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja inovasi perusahaan. Penelitian ini menguji hipotesisnya dengan menggunakan SEM PLS.

In line with the needs and developments of the digital industry in this era of globalization, information and communication technology aspects are valued for many benefits in various fields, this development is inseparable from the role of entrepreneurial leadership. The entrepreneurial leadership model (entrepreneurial leadership) is often overlooked by companies especially incumbent, as it focuses on mining old business. One industry that is expected to have competitiveness is the telecommunications industry. PT Telekomunikasi Indonesia, which is a state-owned telecommunications company and as an incumbent in the telecommunication industry has made many innovations, but the ability to develop innovation is still low. Factors that influence, among others, entreurpreneurial leadership are the ability to portray other management resources to seek opportunities and seek profit (Ireland, 2003), innovation capabilities and in turn innovation performance itself. To achieve good innovation performance, companies need innovative capabilities supported by business strategy and organizational capability in strategically managing human resources and knowledge. The main purpose of this research is to explain the link between entrepreneurial leadership, innovation capacity, and innovation performance. It is expected that this research has theoretical and managerial contribution, to know the entreurpreneurial leadership relationship through innovation capability to innovation performance."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
T52138
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>