Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 32 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Masni Erika Firmiana
"Program intervensi yang menggambarkan kegiatan memberikan keterampilan dalam membuat dan menjaga derah resapan air untuk penyimpanan air di tanah, dilaksanakan di Komunitas Al Bahar, komunitas pemulung dan pedagang kecil yang berlokasi di Depok Tengah, Kota Depok, dengan kelompok sasaran warga dewasa. Pelaksanaan intervensi dengan pemberian informasi tentang cara membuat daerah resapan air sebagai salah satu cara membuat persediaan air saat musim kemarau, dilakukan dengan mengenalkan teknik Lubang Resapan Biopori (LRB) yang merupakan hasil temuan peneliti dari Institut Pertanian Bogor. Pelaksanaan intervensi berdasarkan Teori Belajar Sosial dari Bandura dan strategi intervensi adalah observational learning dan modelling. Selama pelaksanaan intervensi, pemberian informasi lain yang berhubungan dengan teknik biopori sebagai salah satu cara pembuatan daerah resapan air, seperti siklus air yang sangat berhubungan dengan pentingnya daerah resapan air, bentuk pembuatan daerah resapan air yang lain, ditemukan secara bersama di dalam kelompok oleh kelompok sasaran, mengikuti prinsip experiential learning dari Kolb. Hasil intervensi adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan kelompok sasaran. Tercatat, 92,86% peserta kegiatan dapat mengulang informasi yang diberikan, dapat membuat sendiri LRB, dilanjutkan dengan merawat LRB. Selain itu terbentuk kelompok kecil yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan dan perawatan LRB. Keinginan kelompok sasaran untuk menambah LRB terkendala status mereka sebagai penyewa lahan."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2008
T38452
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Raden Radityo Bagus
"Aaker (1997) menemukan sebuah fenomena dimana merek seringkali dianggap sebagai makhluk hidup dan memiliki kepribadian layaknya manusia. Fenomena ini diberi nama Brand Personality. Pada studi ini, diajukan cara baru dalam menentukan Brand Personality dari sebuah merek produk, yaitu melalui persepsi terhadap individu pemilik produk tersebut. Studi ini dilakukan pada satpam yang bertugas di area parkir mobil atau bertugas di dalam gedung dan bisa melihat mobil (n=77). Responden diminta untuk mengisi kuesioner yang terdiri atas dua bagian besar, dibedakan berdasarkan urutan gambar mobil (Mercy - Kijang atau Kijang - Mercy). Setiap gambar mobil disertai dengan tiga alat ukur, yaitu BFI-10 (Big Five Inventory-10), closed ended questions, dan alat ukur Brand Personality. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa persepsi sosial yang diduga muncul terbukti, antara lain persepsi etnis, agama, serta pada Brand Personality merek Mercedes-Benz dan Toyota Kijang.

Aaker (1997) discovered a phenomena when brands are sometimes perceived as a human being and has personality just like humans do. This phenomena is called Brand Personality. In this study, we propose a new way in defining the personality of a brand, based on people perception of the car owner. This study was done to security guards whose area of work vary from parking lot to those whose area of work is inside the building but still able to see the cars parked outside (n=77). Respondents were asked to fill the questionnaires which consists of two big parts, differed by the sequence of the car pictures, whether it's Mercedes-Benz - Toyota Kijang, or Toyota Kijang - Mercedes-Benz. Each picture of the car is followed by three inventories. Big Five Invemtory-10, some closed-ended questions, and Brand Personality inventory. This study found that from social perceptions we hypothesized, only three are proved to be true, such as etnic perception, religion perception, and the brand personality of Mercedes-Benz and Toyota Kijang."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2012
S42483
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sukma Nurmala
"Tesis ini membahas strategi permintaan maaf dan relasi suku antara pelanggar dan korban dalam konteks interpersonal dan antarkelompok untuk mengukur penerimaan ketulusan. Penelitian kuantitatif dengan desain between-participant. Hasilnya, strategi permintaan maaf yang dilakukan oleh relasi suku yang sama dirasakan tulus. Strategi permintaan maaf yang melibatkan pengorbanan dirasakan tulus. Strategi permintaan maaf yang melibatkan pengorbanan dan diperkuat relasi suku yang sama antara pelanggar dan korban dalam konteks interpersonal dirasakan paling tulus.

The focus of this study is apologies and ethnic relation's between transgressor and victim in an interpersonal and intergroup context measuring perceived sincerity. This research is quantitative between-participant. This research argued that apology in an ingroup's more sincere than outgroup, costly apology's more sincere than no-cost apology, and costly apology supported by an ingroup relation?s in an interpersonal context is the most perceived sincerity.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2014
T41603
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Iwan Santoso
"Pencegahan konflik di Lembaga Pemasyarakatan sudah seharusnya menjadi prioritas utama dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, di mana kondisi keamanan di Lapas menjadi barometer utama keberhasilan Lapas. Untuk menjadikan kondisi Lapas aman, jauh dari konflik dibutuhkan petugas Lapas yang mampu membaca situasi apabila konflik di Lapas akan terjadi. Untuk itu diperlukan suatu intervensi kepada petugas Lapas, berupa intervensi peningkatan kapasitas petugas Lapas dengan pelatihan mencegah konflik, terutama konflik yang bersifat laten. Pelatihan merupakan salah satu bentuk pilihan alternatif yang dirasa paling efektif untuk meningkatkan kemampuan petugas, khususnya petugas pengamanan. Adapun modul dari pelatihan tersebut menitikberatkan pada 4 (empat) hal yaitu; memahami konflik, strategi menangani konflik, metode peringatan dan tanggapan dini (Early Warning System), Participatory Action Research. Penulis berharap agar intervensi yang penulis buat dapat dijadikan sebagai acuan untuk pelatihan penanganan konflik, baik penanganan konflik yang terjadi di Lapas Klas I Cipinang pada khususnya dan lembaga pemasyarakatan lainnya pada umumnya."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2007
T17807
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Ahastari Nataliza
2010
S3659
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mia Nur Amalia
2010
S3649
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fitri Sudiarty
"Penelitian ini berusaha melihat hubungan antara parent attachment dan kematangan karir pada siswa SMA. Partisipan penelitian ini adalah siswa SMA yang berada di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi), sebanyak 884 orang. Parent attachment diukur dengan menggunakan alat ukur IPPA (Inventory Parent and Peer Attachment) yang disusun oleh Greenberg & Armsden (1987), yang dimodikasi oleh peneliti disesuaikan dengan partisipan di Indonesia. Peneliti memisahkan attachment pada ayah dan Ibu, karena berdasarkan pada Greenberg & Armsden (1987) mereka memiliki dampak yang berbeda. Kematangan karir diukur dengan CDI (Career Development Inventory) yang disusun oleh Super and Thompson (1979) Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara parent attachment dengan kematangan karir. Ditemukan pula bahwa hanya attachment pada ayah yang memiliki hubungan yang signifikan. Selain itu, ternyata ditemukan bahwa hanya dimensi trust dalam attachment pada ayah yang berhubungan dengan kematangan karir.
This research aims to get the correlation between parent attachment and career maturity on senior high school students. The participants of this research are the students on senior high school in Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), amounts 884 students. Parent attachment was measured by measurement tools that modified by researcher based on school well-being measurement tools made by Greenberg & Armsden (1987). On the other hand, career maturity measured by measurement tools that modified by researcher based on CDI (Career Development Inventory) instrument, developed by Super and Thompson (1979). The results indicates that there are positive and significant relations between parent attachment with career maturity. It also found only father attachment related to career maturity. Besides, it also found that only trust dimension of father attachment related to career maturity."
2010
S3672
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Akhyar
"Isu negatif mengenai imunisasi tampaknya belum akan selesai dalam waktu dekat ini. Belakangan isu negatif itu tidak hanya terkait kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) tetapi juga sudah merambah isu agama. Tentu saja tersebarnya isu-isu negatif tadi di lingkungan warga hanyalah salah satu penyebab rendahnya cakupan imunisasi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di wilayah perkotaan seperti Depok. Dalam studi baseline didapatkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi intensi seorang ibu dalam memberikan imunisasi kepada anaknya adalah subjective norm (B= 0.013 p< 0.05). Artinya, pengaruh tekanan sosial dan keinginan untuk mematuhi tekanan sosial adalah penyebab utama seseorang melakukan perilaku imunisasi atau tidak. Atas dasar itulah peneliti melakukan intervensi untuk mempersuasi ibu-ibu yang sudah rutin mengimunisasi anaknya untuk mengajak ibu-ibu lain datang ke Posyandu. Desain intervensi ini adalah field experiment 3 ("priming+persuasi Fogg Behavior Model" vs "persuasi Fogg Behavior Model" vs "kelompok kontrol") X 1 non-randomized between participants pre-post test design. Priming yang digunakan bersamaan dengan teknik persuasi Fogg Behavior Model (FBM) pada penelitian ini adalah foto Kak Seto dengan asumsi Kak Seto adalah tokoh yang memiliki asosiasi streotip yang kuat dengan "perlindungan anak". Sementara media untuk persuasi adalah poster dan SMS harian. Diharapkan kelompok yang mendapatkan priming foto Kak Seto sebelum diberikan persuasi FBM akan mengajak ibu ke Posyandu lebih banyak dari dua kelompok yang lain. Dari post-test penelitian didapatkan hasil H(2) = 0.915, ns, yang berarti tidak terdapat perbedaan jumlah ibu yang diajak secara signifikan pada setiap kelompok.

The ongoing negative issues regarding immunization don`t seem to be resolved in the near future. Recently, the negative issues are not only related to the Adverse Event Following Immuniziation (KIPI) but also to the religion issue. The spread of the negative issues in the neighborhoods is due to the low immunization coverages in some areas in Indonesia, including urban areas such as Depok. According to a baseline study, the factor that most influence mothers intention in giving immunizations to children is subjective norm (B = 0.013 p <0.05). In other words, the influence of social pressures and the desire to adhere to social pressure is the main cause of immunization behaviour. For this reason, the researchers intervened to persuade the mothers, who already routinely immunize their children, to invite other mothers to go to Posyandu. This intervention design is field experiment 3 ("priming + persuasion Fogg Behavior Model" vs. "persuasion Fogg Behavior Model" vs. "control group") X 1 non-randomized of participants between pre post-test design. The priming used with the techniques of Fogg Behavior Model (FBM) persuasion in this study is the photo of Kak Seto. Resercher assumes that Kak Seto is a figure who has strong stereotype associated with "child protection". A group which had Kak Seto photo priming before being given FBM persuasion is expected to invite more mothers to Posyando, compared with two other groups. Based on the post-test research, the finding shows H (2) = 0.915, ns, which means that there is no significant difference in the number of mothers invited in each group."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2013
T35925
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Andi Anindya Dwi P.L.
"Organisasi merupakan sebuah unit sosial yang memiliki tujuan bersama dari individu yang tergabung didalamnya tentu akan terus dihadapkan dengan perubahan. Perubahan yang terjadi dalam sebuah organisasi tidak dapat dihindari karena lingkungan kehidupan manusia yang sangat dinamis sehingga organisasi harus terus beradaptasi. Hal penting dari keberhasilan sebuah program perubahan organisasi adalah kesiapan individu dalam menghadapi perubahan tersebut. Hal tersebut disebabkan karena sebuah organisasi dapat berfungsi apabila individu didalamnya bersedia melakukan hal-hal yang dapat memajukan organisasi tersebut. Salah satu hal yang mempengaruhi kesiapan individu terhadap perubahan adalah proses komunikasi yang terjalin antara atasan dan bawahan, dimana tipe gaya komunikasi atasan memiliki peran dalam proses komunikasi tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alat ukur kesiapan untuk berubah dan alat ukur tipe gaya komunikasi atasan. Responden penelitian sebanyak 90 orang yang merupakan karyawan Perusahan A dan B, dimana kedua perusahaan tersebut merupakan BUMN di Indonesia.
Hasil analisis korelasi menggunakan Spearman Correlation menunjukkan bahwa dari keempat tipe gaya komunikasi yang ada, tipe gaya komunikasi afiliasi memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan kesiapan individu terhadap perubahan. Lebih lanjut, ditemukan bahwa tingkat pendidikan terakhir seorang individu berpengaruh terhadap kesiapan individu terhadap perubahan.

Organization is a social unit that has a common goal between its members who will be continuously faced with organizational changes. Changes that occur within an organization are inevitable because the environment of human life is very dynamic so the organization must continue to adapt. The most important thing from the success of an organizational change program is individuals? readiness in facing such changes. The reason is because an organization can function if the individuals in the organization are willing to do things that promote the organization. The communication style type of one's supervisor is one thing that affects an individual's readiness to change.
This study uses a quantitative approach to measure readiness to change and communication style for leaders. Survey respondents were 90 people who are the employees of Company A and B, where both companies are state-owned enterprises in Indonesia.
The result of correlation analysis using Spearman Correlation showed that out of the four types of communication styles that exist, the affiliationcommunication style has a significant negative relationship with the individual's readiness for change. Furthermore, it was found that the highest education level of an individual affects the individual's readiness to change.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>