Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 180991 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Andang Fazri
"Teori kontaminasi konsumen menunjukkan bahwa konsumen memiliki penilaian yang lebih rendah terhadap produk yang telah disentuh oleh orang lain, dimana hubungan antara sentuhan dan evaluasi dimediasi oleh jijik. Teori ini juga menyatakan bahwa semakin banyak orang yang menyentuh produk, rasa jijik akan semakin kuat dan evaluasi produk akan semakin rendah. Penelitian sebelumnya menggunakan penataan produk yang tidak rapi sebagai isyarat kontaminasi dan jumlah produk yang sedikit digunakan untuk menguatkan persepsi kontaminasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kombinasi penataan produk yang tidak rapi dan jumlah produk yang sedikit menghasilkan intensi membeli yang rendah. Di sisi lain, studi tentang kerapian menunjukkan bahwa orang tidak menyukai ketidakrapian itu sendiri, sehingga tampilan rak yang tidak rapi dapat menyebabkan evaluasi produk yang rendah. Studi tentang kelangkaan produk menyatakan bahwa jumlah produk yang terbatas adalah isyarat kelangkaan yang meningkatkan evaluasi positif produk. Penelitian ini bertujuan untuk menguji persepsi mana yang muncul secara signifikan sebagai respon konsumen terhadap penataan yang tidak rapi dan jumlah produk yang terbatas, serta untuk menguji apakah peran mereka sebagai variabel mediasi menyebabkan rendahnya intensi beli. Dengan menguji hal tersebut, dapat dijelaskan mengapa penataan produk tidak rapi dan jumlah produk yang terbatas dapat mempengaruhi intensi membeli. Penelitian ini melibatkan 345 partisipan dan terdiri dari 2 studi eksperimental 2 (Pengaturan produk: rapi, tidak rapi) x 2 (Jumlah produk: stok penuh, stok satu buah) between subjects. Hasilnya menunjukkan bahwa untuk produk makanan dalam kemasan tampilan rak yang tidak rapi menyebabkan dua persepsi negatif yaitu persepsi terkontaminasi dan persepsi tidak menyukai penataan produk, kedua persepsi tersebut menurunkan intensi membeli. Kemudian jumlah produk yang terbatas menimbulkan persepsi laris sehingga meningkatkan intensi membeli. Sedangkan pada produk makanan tanpa kemasan, penataan produk yang tidak rapi menimbulkan persepsi konsumen yang tidak menyukai ketidakrapian tersebut sehingga mempengaruhi turunnya penilaian dan intensi konsumen untuk membeli. Kemudian konsumen tidak menyukai produk yang jumlahnya sedikit, dimana hubungan antara jumlah produk dan intensi membeli adalah hubungan langsung tanpa mediator Ini menjelaskan secara teoritis mengapa susunan dan kuantitas produk mempengaruhi niat beli.

Theory of Consumer contamination suggests that consumers have lower evaluation on products that have been touched by others, where the relationship between touch and the evaluation is mediated by disgust, because it is perceived that the product has been contaminated. This theory also states that the more people who touch the product, the disgust will be stronger and the product evaluation will be lower. Previous research used disorganized shelf display as contamination cue and used limited product quantity to reinforce disgust. The research has shown that a combination of disorganized arrangement and limited product quantity resulted a low buying intention. On the other hand, the study of neatness suggests that people like neatness and dislike messiness, so that disorganized shelf display can lead to a low product evaluation because consumer does not like the messiness. The study of the products scarcity states that the limited product quantity is a scarcity cue that increases the positive evaluation of the product. This study aims to examine which perceptions arise significantly in response to disorganized shelf display and limited product quantity, as well as to examine whether their role as mediation variables lead to low buying intention. By doing those, can be explained why disorganized shelf display and limited product quantity can affect buying intentions. This study involves 345 participants and uses experimental study 2 (Product arrangement: organized, disorganized) x 2 (Product quantity: fully-stocked, one piece_stocked) between subjects. The test results indicate that disorganized shelf display will cause two negative perceptions, they are the contaminated perception and the perception of disliking the product arrangement, the both perceptions lower the buying intention. Then the product quantity raises the perception of high demand that increases the buying intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Andrari Putri
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari cosmopolitanism dan consumer ethnocentrism pada perilaku pembelian antara produk domestik dan produk asing pada jenis produk kosmetik untuk wajah dan mata. Model penelitian di uji dengan data yang berasal dari 134 responden dengan menggunakan metode structural equation modeling. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh consumer ethnocentrism terhadap perilaku pembelian terhadap produk domestik dan hasil penelitian juga menunjukan adanya pengaruh yang negatif dari consumer ethnocentrism terhadap perilaku pembelian produk asing. Namun pengaruh yang sama tidak ditemukan pada cosmopolitanism terhadap perilaku pembelian produk asing.

The purpose of this research is to investigate the effect of cosmopolitanism and consumer ethnocentrism on purchase behavior of domestic product versus foreign products in facial and eye cosmetics product. Model of this research is examined using a data of 134 respondents and tested with structural equation modeling. The result shows that there are significant relationship between consumer ethnocentrism and purchase behavior of domestic products and negative relationship between consumer ethnocentrism and purchase behavior of foreign products. On the other hand there are no significant relationship apply between cosmopolitanism and purchase behavior of foreign products."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S44636
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nunut Amalia
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan dari variabel need for uniqueness terhadap attitude toward product, variabel attitude toward product terhadap perceived quality dan emotional value serta hubungan kedua variabel tersebut terhadap intensi menonton (purchase intention) pada film Indonesia dan film asing di bioskop. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksploratif dan deskriptif yang dilakukan satu kali dalam satu periode. Responden penelitian ini berjumlah 290 orang penonton film Indonesia dan asing dengan kunjungan terakhir ke bioskop adalah 6 bulan Model penelitian dengan lima hipotesis diuji menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menyatakan bahwa need for uniqueness berpengaruh signifikan dan positif terhadap attitude toward product pada film Indonesia dan asing. Attitude toward product juga memiliki pengaruh terhadap perceived quality dan emotional value pada film Indonesia dan film asing. Tetapi ketika perceived quality dan emotional value keduanya memiliki pengaruh positif dan signifikan pada purchase intention film Indonesia, film asing berbeda dengan hasil perceived quality nya yang tidak signifikan.

The purpose of this study is to identify the impact and relation from some need for uniqueness to attitude toward product, then attitude toward product to perceived quality and emotional value, and both of them toward purchase intention Indonesian and foreign movie in cinema. This research uses exploratory and descriptive design research conducted in one time period (cross sectional design). Respondents of this study are 290 people who watch Indonesian or foreign movie for minimum six months. The five-hypotheses research model in this study are tested with Structural Equation Modeling (SEM). The results finds that almost all variables have a significant and positive relationship for both Indonesian and foreign movie. Only one variable in foreign movie that have unsignificant result that is perceived quality toward purchase intention of foreign movie in cinema.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S47508
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ananda Putri Widayanti
"Konsumsi produk hibrida kini semakin marak di Indonesia. Namun, hal ini kurang mendapat sorotan di Indonesia, terbukti dengan minimnya literatur ilmiah yang menjabarkan mengenai hal ini. Oleh karena itu, karya akhir ini bertujuan untuk menelusuri lebih lanjut fenomena konsumsi barang hibrida di Indonesia. Country of origin yang membagi produk menjadi negara asal, manufaktur, dan garansi serta harga yang dimoderasi oleh konsumsi hibrida. Variabel ini digunakan untuk menganalisis intensiintensi konsumen untuk membeli.

While hybrid products consumption is growing more common, recent cases observed in Indonesia point up an important area of research that has not been covered in many literatures, that is, the effect of country of origin effect on hybrid products. This study provides the literature review and hypothesis building of Indonesian consumer?s purchase intention towards hybrid products. Country of origin effects which is partitioned into country of design and country of assembly, warranty, and price which is moderated by hybrid consumption, are used as variables to examine purchase intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Limbong, Farida Meity Romauli
"ABSTRAK
Tesis ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi konsumen atasproduk,
distribusi, dan harga terhadap citra merek dalam membangun ekuitas merek
Suzuki Ertiga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksploratoris dengan
teknik studi pustaka dan desain penelitian deskriptif dengan teknik survei dalam
bentuk kuesioner terstruktur. Penelitian dilakukan terhadap 180 responden yang
merupakan bagian dari populasi pemilik Suzuki Ertiga yang bertempat tinggal di
wilayah DKI Jakarta. Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian
adalah non-probabilitas dengan tipe judgemental sampling. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa persepsi konsumen atas distribusi dan harga memberikan
pengaruh terhadap citra merek, sedangkan persepsi konsumen atas produk tidak
memberikan pengaruh terhadap citra merek. Persepsi konsumen atas produk,
distribusi, dan harga secara bersama-sama memberikan pengaruh terhadap citra
merek yang selanjutnya memberikan pengaruh terhadap pembentukan ekuitas
merek. Hasil penelitian menyarankan perlunya dilakukan pengembangan citra
merek melalui bauran pemasaran produk dan distribusi dalam rangka membangun
ekuitas merek Suzuki Ertiga. Pengembangan citra merek melalui bauran produk
dilakukan dengan mengembangkan citra merek produk Suzuki Ertiga, yang saat
ini terkenal sebagai kendaran keluarga, dikembangkan dengan menambahkan
unsur lifestyle menjadi Suzuki Ertiga sebagai kendaraan keluarga yang trendi.
Pengembangan citra merek melalui bauran distribusi dapat dilakukan dengan
meningkatkan citra showroom Suzuki, antara lain dengan menetapkan standarisasi
penampilan dan fasilitas showroom Suzuki di seluruh Indonesia dan
meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di showroom yang menjadi
ujung tombak dalam melayani konsumen.

ABSTRACT
The objective of this thesis is to find out the influence of customer perception on
product, place, and price to brand image in building Suzuki Ertiga’s brand equity.
This thesis is using exploratory research design by conducting literature reviews,
and also descriptive research design by conducting survey using structural
questionnaire. The survey was conducted to 180 respondents that considered
being part of the population of Suzuki Ertiga’s owners who live in DKI Jakarta
area. The sampling method used is non probability with judgmental sampling. The
result of this thesis shows that customer perception on place and price influences
the brand image of Suzuki Ertiga, while customer perception on product doesn’t
influence the brand image of Suzuki Ertiga. Jointly, customer perception on
product, place, and price, influences the brand image of Suzuki Ertiga and will
eventually influence its brand equity. The researcher suggests that company
should develop brand image of Suzuki Ertiga through its product and place mix in
order to build its brand equity. The development of brand image through its
product mix can be done by adding lifestyle value on its present product’s brand
image, which is associated as family car, so the new brand image of the product
will be a trendy family car. The development of brand image through its place
mix can be done by improving the image of its showrooms, consist of applying
standardization for the appearance and facilities of all its showrooms, and also by
improving the skills of human resources in showroom as they are the ones to serve
customers directly."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dito Wicaksono
"ABSTRAK
Penelitian ini berusaha untuk memahami secara mendalam bagaimana proses
pengambilan keputusan konsumen remaja terhadap produk-produk berteknologi
tinggi (gadget). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif
dengan menggunakan pendekatan etnometodologi. Dari hasil penelitian peneliti
menemukan realitas bahwa pembentukan perilaku pengambilan keputusan
konsumen dalam memilih produk-produk berteknologi tinggi (gadget) diawali
oleh adanya suatu kebutuhan yang belum terpenuhi. Kebutuhan yang belum
terpenuhi ini dapat menimbulkan ketegangan: keinginan dan pemenuhan.
Kebutuhan yang belum terpenuhi ini berasal dari konsep diri dan atau gaya hidup
dari remaja yang terbentuk berdasarkan faktor-faktor internal maupun eksternal
yang mempengaruhinya. Adapun faktor-faktor internal yang berpengaruh di
antaranya adalah motivasi, kepribadian, persepsi, serta pembelajaran. Sedangkan
faktor eksternal yang berpengaruh adalah budaya, keluarga, status sosial,
demografi, serta teman sebaya. Kebutuhan ini nantinya oleh remaja akan
diupayakan segera mungkin untuk dipenuhi dengan tahapan pencarian informasi,
evaluasi alternatif, kepemilihan tempat dan pembelian, serta perilaku pasca
pembelian.

ABSTRACT
This research tries to understand about the decision making process of adolescent
consumer for the Purchasing of Hi-Tech Product (gadget). This research uses
qualitative method with etnomethodological approach. Researcher found the
reality that the establishment of consumer decision-making behavior in choosing
high-tech products (gadgets) preceded by the presence of an unmet needed. An
unmet needs can lead to a tension: the desire and fulfillment. The unmet need is
derived from the concept of self and or lifestyle of teenagers, formed by internal
and external factors that influence it. The internal factors include the influence of
motivation, personality, perception, and learning. While external factors are
cultural, family, social status, demography, and peers. This needs will be pursued
later by adolescents may be filled with information search phase, evaluation of
alternatives, selection of place and purchase, and post-purchase behavior."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
T35116
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Afristi Ramadhani
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas merek, prestise sosial, etnosentrisme, dan materialisme terhadap sikap konsumen terhadap merek lipstik lokal dan global serta menganalisis pengaruh sikap konsumen terhadap pembelian ulang niat terhadap merek lipstik lokal dan global. Penelitian ini menggunakan desain penelitian konklusif yang ditargetkan pada sampel representatif yang besar dan data yang diperoleh melalui analisis kuantitatif. Penelitian ini melibatkan responden berjenis kelamin perempuan dan berstatus WNI, berdomisili di pulau Jawa dan berusia di atas 17 tahun, memiliki dan menggunakan kosmetik lipstik dengan merek lokal atau global. Hasilnya menunjukkan pengaruh merek kualitas, prestise sosial, dan etnosentrisme terhadap sikap konsumen merek lipstik lipstick lokal dan pengaruh kualitas merek, prestise sosial, dan materialisme pada sikap konsumen merek lipstik global. Sementara etnosentrisme tidak pengaruh pada sikap konsumen merek lipstik global dan materialisme tidak pengaruhnya terhadap sikap konsumen merek lipstik lokal. Pada tahap akhir, penelitian membuktikan bahwa ada pengaruh positif sikap konsumen consumer pada niat beli ulang konsumen merek lipstik lokal dan global.

This study aims to determine the effect of brand quality, social prestige, ethnocentrism, and materialism on consumer attitudes towards local and global lipstick brands and to analyze the effect of consumer attitudes on repurchase intentions towards local and global lipstick brands. This study uses a conclusive research design that is targeted at a large and representative sample
data obtained through quantitative analysis. This research involves respondents are female and are Indonesian citizens, domiciled on the island of Java and are over 17 years old, own and use lipstick cosmetics with local or global brands. The results show the influence of brand quality, social prestige, and ethnocentrism on consumer attitudes of local lipstick brands and the influence of brand quality, social prestige, and materialism on consumer attitudes of global lipstick brands. Meanwhile, ethnocentrism has no effect on consumer attitudes of global lipstick brands and materialism has no effect on consumer attitudes of local lipstick brands. In the final stage, the research proves that there is a positive influence of consumer attitudes on consumers' repurchase intentions of local and global lipstick brands.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia , 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fitriah Yuniarti
"Blog belakangan ini menunjukkan potensi dalam bidang pemasaran yang cukup besar dengan adanya iklan yang berhubungan dengan travel yang ditampilkan di blog. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan akan hubungan structural antara tingkat involvement pembaca travel blogs, advertising effects (ad memory, ad attitude dan brand attitude) dari pesan di blog dan purchase intentionpembaca travel blogs terhadap travel products. Model dari purchase intentionpembaca travel blogs dibangun dan diuji secara empiris. Responden penelitian ini sebanyak 150 orang. Pengujian data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil menunjukkan bahwaad effect memiliki dampak positif terhadap purchase intention. Selain itu pembaca travel blog dengan highinvolvement lebih memungkinkan untuk membentuk kesan yang baik terhadap iklan di travel blog. Sementara itu, involvement tidak secara signifikan berpengaruh terhadap purchase intention tetapi melalui Ad effect (ad memory, ad attitude dan brand attitude). Beberapa implikasi untuk pemasar akan dibahas dan diusulkan dalam skripsi ini.

Blogs recently have demonstrated their enormous marketing potential with travel advertisements are being posted in blogs. this study aims to provide insights into the structural relationship among travel bloggers? involvement level, the advertising effect from blog messages, and travel bloggers? intention to purchase travel products. A travel blog reader?s purchase intention model was constructed and empirically tested. Research respondents are 150 people. The data were examined with Structural Equation Modelling (SEM). The result suggests ad effecs (ad memory, ad attitude and brand attitude) have the positive impact on purchase intention. It also indicated that high-involvement travel bloggers are more likely to form favorable impressions with regard to ads in travel blogs. Meanwhile, involvement is not significantly effective concerning purchase intention. Ad effect (ad memory, ad attitude and brand attitude) is the mediation for affecting purchase intention. Several implications for marketers will be discussed and suggested in this paper."
Depok: Program Sarjana Ekstensi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S46618
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Daniel Yudhistyra Agustinus
"ABSTRAK
Persaingan bisnis consumer goods melahirkan banyak produk baru yang memasuki pasar setiap tahunnya. Salah satu contohnya adalah pasta gigi dengan konsumen remaja sebagai segmentasi konsumen yang potensial. Produk baru tentunya membutuhkan iklan untuk mengenalkan produknya, terutama iklan televisi. Penelitian ini mencoba untuk mencari tahu preferensi konsumen terhadap iklan televisi pasta gigi remaja sehingga produk baru yang diiklankan bisa secepatnya mendapatkan perhatian konsumen. Metode yang digunakan adalah metode analisa konjoin. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa karakter promosional, pemain dalam iklan, stasiun televisi, dan jam tayang iklan merupakan faktor penting bagi konsumen dalam iklan televisi pasta gigi remaja dengan preferensi tersendiri bagi masing-masing faktor tersebut.

ABSTRACT
Consumer Goods business competition gives birth to many new products entering market every year. One of the example is tooth paste with teenager consumer as potential consumer segmentation. New product surely needs advertisement to introduce the product, especially television advertisement. This research tries to identify consumer preference for television advertisement so new product which being advertised can get consumer attention as soon as possible. The method being used is conjoint analysis method. From the research result, it is known that promotional character, endorser, television channel, and advertisement time are important factors for consumer in teenager tooth paste television advertisement with individual preferences for each factor."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
S43726
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fazrry
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas tentang pengaruh celebrity endorser yang digunakan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing pada iklannya terhadap sikap dan niat beli konsumen. Di dalam variabel celebrity endorser terdapat tiga dimensi yang digunakan yaitu daya tarik fisik, sumber kredibilitas, dan kongruensi merek. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa celebrity endorser berpengaruh secara signifikan pada sikap dan niat beli konsumen secara simultan. Pada penelitian ini juga terdapat implikasi manajerial serta saran untuk penelitian selanjutnya.

ABSTRACT
This study discusses the influence of celebrity endorser used Yamaha Indonesia Motor Manufacturing in the ad against consumer attitudes and purchase intention. In the celebrity endorser variables are used, namely three-dimensional physical attractiveness, source credibility and brand congruence. This research resulted in the conclusion that the celebrity endorser significant influence on consumer attitudes and purchase intention simultaneously. In this study, there is also a managerial implications and suggestions for further research.
"
2015
S60373
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>