Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 193939 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Raka Pangestu
"Live streaming telah menjadi salah satu strategi pemasaran yang populer digunakan oleh para pemasar untuk memperkenalkan produk kepada konsumen secara real-time. Para pemasar aktif mengeksplorasi faktor-faktor eksternal yang dapat merangsang intensitas pembelian, terutama dalam konteks perilaku pembelian impulsif di kalangan konsumen. Meskipun penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi intensitas pembelian, belum banyak penelitian yang mengeksplorasi penggabungan stimulus eksternal psikologis dengan strategi pemasaran berkelanjutan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan menyelidiki munculnya intensitas yang dihasilkan dari stimulus eksternal psikologis dan strategi pemasaran berkelanjutan sebagai faktor eksternal. Dengan menggunakan kerangka kerja Stimulus-Organisme-Respons (SOR), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor eksternal seperti Demand, Interactivity, E-commerce anchor attributes, Playfulness, Perceived scarcity, Immersion dan Convenience, yang kemudian mempengaruhi perceived enjoyment serta involvement dalam perilaku pembelian impulsif dalam lanskap e-commerce di Indonesia. Penelitian ini melibatkan 393 responden yang telah mengalami dan menikmati fitur belanja live streaming dan melakukan pembelian di platform e-commerce. Analisis dilakukan menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Atribut E-commerce, Kesenangan, Persepsi kelangkaan, Imersi, dan Kenyamanan berpengaruh positif terhadap kenikmatan yang dirasakan dan interaktivitas, yang pada gilirannya mempengaruhi perilaku pembelian impulsif. Namun, Permintaan dan Kenyamanan tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang perilaku konsumen dalam lanskap ecommerce yang berkembang, serta peran host live streaming dalam mempengaruhi keputusan pembelian, dan untuk mengatasi kesenjangan penelitian sebelumnya dengan mempertimbangkan berbagai faktor eksternal dan hubungan mereka.

Live streaming features have become a popular marketing strategy used by marketers to introduce their products in real time. Marketers are actively exploring external factors that may induce purchase intensity, particularly in the context of impulsive buying behavior among consumers. Previous studies have identified several isolated external factors that are examined further and seen to have an influence on increasing purchase intensity. However, none have proposed a combination that would allow for the examination of psychological external stimuli with the addition of sustainability marketing strategies. This study aims to fill this gap by exploring the emergence of intensity using psychological external stimuli and sustainability marketing strategies as external factors. Utilizing the Stimulus Organism Response (SOR) framework, this research explores how external factors such as Demand, Interactivity, Ecommerce Anchor Attributes, Playfulness, Perceived Scarcity, Immersion, and Convenience influence perceived enjoyment and involvement in impulsive buying behavior in e-commerce in Indonesia. A total of 393 respondents who have experienced and enjoyed live streaming shopping features and made purchases on one e-commerce platform were used. Analysis was conducted using SmartPLS 4.0. The results show that E-commerce Anchor Attributes, Playfulness, Perceived Scarcity, Immersion, and Convenience have a positive influence on perceived enjoyment and interactivity, which in turn positively affect impulsive buying behavior. However, one variable of demand and both convenience variables were found to have no positive influence. This study aims to provide a deeper understanding of consumer behavior in the evolving e-commerce context, as well as the role of live streaming hosts in directing purchase decisions, and fills a gap in previous research that only used one external factor and placed only one organism relationship."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Putra Ramadhani
"Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari interactivity, humor appeal dan sex appeal terhadap continuous watching intention penonton live streaming commerce platform Shopee. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara cross-sectional melalui penyebaran kuesioner kepada responden menggunakan Google Form. Target responden dalam penelitian ini adalah penonton live streaming commerce platform shopee dengan usia 16-34 tahun dan pernah menonton live streaming commerce platform shopee setidaknya 5 kali dalam tiga bulan terakhir. Jumlah responden yang didapatkan dalam penelitian ini adalah 200 responden. Data yang didapatkan kemudian diolah menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software Smart PLS 2.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interactivity, humor appeal dan sex appeal secara signifikan memiliki pengaruh positif terhadap continuous watching intention.

This study aims to examine the effect of interactivity, humor appeal and sex appeal towards continuous watching intention viewer live streaming commerce of Shopee platform. This study uses a descriptive research design with cross-sectional data collection through distributing questionnaires to respondents using Google Form. The target respondents in this study are the audience live streaming commerce of shopee platform with ages 16-34 and have watchedlive streaming commerce the shopee platform at least 5 times in the last three months. The number of respondents obtained in this study was 200 respondents. The data obtained is then processed using the method Structural Equation Modeling (SEM) with the help software Smart PLS 2.0. The results of this study indicate that interactivity, humor appeal and sex appeal significantly has a positive influence on continuous watching intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rifkhi Triya Putra
"ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan sebab dan akibat antara peran interaksi parasosial yang terjadi di social commerce platform dalam mempengaruhi online impulse buying. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kemunculan berbagai situs e-commerce di Indonesia, mulai dari tokopedia, bukalapak, hingga carousell.com membuat persaingan bisnis e-commerce menjadi semakin ketat. Maka dari itu perlu adanya inovasi dalam pemanfaatan fitur situs e-commerce seperti social commerce, yang merupakan inovasi e-commerce baru yang sedang dikembangkan oleh beberapa situs e-commerce di Indonesia dan merupakan kombinasi antara media social dan e-commerce. Penelitian ini dilakukan pada situs social commerce yaitu Carousell www.carousell.com salah satu Social Commerce Platform berbasis gambar yang baru saja hadir di Indonesia dalam empat tahun terakhir. Penelitian ini berhasil mengumpulkan 211 responden namun hanya 180 responden yang layak untuk diteliti yang merupakan pengguna aktif Carosuell.com. Dengan menggunakan skala pengukuran likert, kuisioner penelitian disebarkan dengan metode convinience sampling, dan kuesioner penelitian didistribusikan melali layanan google docs. Penelitian ini meggunakan 33 indikator berdasarkan variabel penelitian. Adapun variabel-variabel penelitian ini terdiri dari Information fit-to-task, visual appeal, perceived usefulness, perceived enjoyment, similarity, expertise, likability, parasocial interactions, impulse buying tendency, dan urge to buy impulsively. Hasil menunjukkan bahwa interaksi parasosial memberikan dampak pada kecenderungan pembelian impulsif,. Persepsi kegunaan dan juga nteraksi parasosial pada social commerce platform mempengaruhi persepsi kenikmatan yang dirasakan oleh pengguna yang selanjutnya berpengaruh terhadap dorongan untuk membeli secara impulsif,. Implikasi, batasan, dan diskusi disediakan

ABSTRACT
This study aims to investigate the cause and effect relationship between the role of parasocial interaction that occurs in the social commerce platform in affecting online impulse buying. This is motivated by the emergence of various e commerce sites in Indonesia, ranging from tokopedia, bukalapak, to carousell.com make e commerce business competition becomes more stringent. Therefore it is necessary to innovate in the utilization of ecommerce site features such as social commerce, which is a new e commerce innovation that is being developed by several e commerce sites in Indonesia and is a combination of social media and e commerce. This research was conducted on the social commerce site Carousell www.carousell.com one of the Social Commerce Platform based image that has just been present in Indonesia in the last four years. This study managed to collect 211 respondents but only 180 respondents who deserve to be investigated who is an active user of Carosuell.com. By using the Likert measurement scale, the research questionnaire was distributed by convinience sampling method, and the research questionnaire distributed by service google docs. This research uses 33 indicators based on research variables. The research variables consist of information fit to task, visual appeal, perceived usefulness, perceived enjoyment, similarity, expertise, likability, parasocial interactions, impulse buying tendency, and urge to buy impulsively. The results show that parasocial interactions have an impact on the impulsive buying tendency. The perception of usability and also the parasocial nteraksi on the social commerce platform affects the perceived enjoyment perceived by the user, which further influences the impulsive buying impulse. Implications, limitations, and discussions are provided."
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Robby
"Pandemi COVID-19 telah membawa dampak signifikan pada perilaku konsumen di seluruh dunia, termasuk dalam aktivitas belanja daring (online shopping). Salah satu bentuk online shopping yang mulai berkembang dan populer akhir-akhir ini adalah live stream shopping (LSS), yaitu aktivitas belanja online yang dilakukan melalui video langsung yang dipandu oleh streamer atau penjual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong repurchase intention dalam aktivitas live stream shopping dari perspektif social exchange theory. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori social exchange sebagai teori yang merepresentasikan interaksi dua belah pihak (streamer dengan viewer) dengan menerapkan cost-benefit analysis untuk menentukan risiko dan manfaat yang diperoleh dari interaksi yang terjadi antara viewer dan streamer untuk memaksimalkan benefit dan meminimalisir cost yang dapat terjadi. Penelitian ini memiliki 472 responden valid yang pernah membeli barang dalam live stream shopping di aplikasi e-commerce atau s-commerce. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode partial least square structural equation model (PLS-SEM) dan multigroup analysis berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia menggunakan bantuan program SmartPLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Learning, Perceived Enjoyment, Social Presence, Satisfaction, dan Responsiveness berpengaruh terhadap repurchase intention, sedangkan Trust in Streamer dan Privacy Concern tidak berpengaruh terhadap repurchase intention. Lalu, ditemukan bahwa terdapat perbedaan penerimaan hipotesis saat diujikan terhadap kelompok jenis kelamin dan kelompok usia yang berbeda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pihak yang menggunakan live stream shopping dalam melakukan pemasaran atau penjualan untuk meningkatkan layanan mereka, yang dapat berdampak pada repurchase intention konsumen.

The COVID-19 pandemic has had a significant impact on consumer behavior around the world, including online shopping. One form of online shopping that is starting to develop and become popular lately is Live Stream Shopping (LSS), which is an online shopping activity carried out via live video guided by a streamer or seller. This study aims to analyze the factors that drive repurchase intention in live stream shopping activities from the perspective of social exchange theory. The theory used in this study is social exchange theory as a theory that represents the interaction of two parties (streamer and viewer) by applying cost-benefit analysis to determine the risks and benefits derived from the interactions that occur between viewer and streamer to maximize benefits and minimize costs that can occur. This study has 472 valid respondents who have purchased goods in live stream shopping in e-commerce or s-commerce applications. Data analysis was carried out using the partial least square structural equation model (PLS-SEM) method and multigroup analysis based on gender and age group using the assistance of the SmartPLS 4 program. The results of this study indicate that Learning, Perceived Enjoyment, Social Presence, Satisfaction, and Responsiveness have an effect on repurchase intention, while Trust in Streamer and Privacy Concern have no effect on repurchase intention. Then, it was found that there were differences in the acceptance of the hypothesis when tested on different gender and age groups. This research is expected to provide insight for parties who use live stream shopping in conducting marketing or sales to improve their services, which has an impact on buyer enthusiasm for repurchase intention."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aulia Radityatama suhendra
"Pandemi COVID-19 telah membawa dampak signifikan pada perilaku konsumen di seluruh dunia, termasuk dalam aktivitas belanja daring (online shopping). Salah satu bentuk online shopping yang mulai berkembang dan populer akhir-akhir ini adalah live stream shopping (LSS), yaitu aktivitas belanja online yang dilakukan melalui video langsung yang dipandu oleh streamer atau penjual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong repurchase intention dalam aktivitas live stream shopping dari perspektif social exchange theory. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori social exchange sebagai teori yang merepresentasikan interaksi dua belah pihak (streamer dengan viewer) dengan menerapkan cost-benefit analysis untuk menentukan risiko dan manfaat yang diperoleh dari interaksi yang terjadi antara viewer dan streamer untuk memaksimalkan benefit dan meminimalisir cost yang dapat terjadi. Penelitian ini memiliki 472 responden valid yang pernah membeli barang dalam live stream shopping di aplikasi e-commerce atau s-commerce. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode partial least square structural equation model (PLS-SEM) dan multigroup analysis berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia menggunakan bantuan program SmartPLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Learning, Perceived Enjoyment, Social Presence, Satisfaction, dan Responsiveness berpengaruh terhadap repurchase intention, sedangkan Trust in Streamer dan Privacy Concern tidak berpengaruh terhadap repurchase intention. Lalu, ditemukan bahwa terdapat perbedaan penerimaan hipotesis saat diujikan terhadap kelompok jenis kelamin dan kelompok usia yang berbeda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pihak yang menggunakan live stream shopping dalam melakukan pemasaran atau penjualan untuk meningkatkan layanan mereka, yang dapat berdampak pada repurchase intention konsumen.

The COVID-19 pandemic has had a significant impact on consumer behavior around the world, including online shopping. One form of online shopping that is starting to develop and become popular lately is Live Stream Shopping (LSS), which is an online shopping activity carried out via live video guided by a streamer or seller. This study aims to analyze the factors that drive repurchase intention in live stream shopping activities from the perspective of social exchange theory. The theory used in this study is social exchange theory as a theory that represents the interaction of two parties (streamer and viewer) by applying cost-benefit analysis to determine the risks and benefits derived from the interactions that occur between viewer and streamer to maximize benefits and minimize costs that can occur. This study has 472 valid respondents who have purchased goods in live stream shopping in e-commerce or s-commerce applications. Data analysis was carried out using the partial least square structural equation model (PLS-SEM) method and multigroup analysis based on gender and age group using the assistance of the SmartPLS 4 program. The results of this study indicate that Learning, Perceived Enjoyment, Social Presence, Satisfaction, and Responsiveness have an effect on repurchase intention, while Trust in Streamer and Privacy Concern have no effect on repurchase intention. Then, it was found that there were differences in the acceptance of the hypothesis when tested on different gender and age groups. This research is expected to provide insight for parties who use live stream shopping in conducting marketing or sales to improve their services, which has an impact on buyer enthusiasm for repurchase intention."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hebert Kostan
"ABSTRAK
Industri e-commerce adalah industri yang paling bergantung pada pemasaran media sosial .Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menjadi acuan bagi perusahaan-perusahaan e-commerce dalam membuat strategi pemasaran di media sosial dengan menganalisa faktor-faktor apa saja yang berpengaruh pada peningkatan brand post popularity share, like, reactions dan komentar dan bagaimana pengaruhnya. Faktor-faktor yang akan dianalisa diadopsi dari beberapa studi sebelumnya yaitu tingkat vividness, tingkat interactivity, durasi di posisi teratas, dan panjang pesan. Data yang akan di observasi adalah 136.009 status dari 75 brand e-commerce yang memiliki akun di Facebook dan kemudian akan dianalisa menggunakan analisa regresi poisson.

ABSTRACT
E commerce industry is the industry most dependent on social media marketing. The aim of this study is to be a guide for brands to help them create a solid social media marketing strategy by analyzing factors influencing brand post popularity shares, likes, reactions, and comments and how these factors influence. The factors that will be analyzed are adopted from previous studies and they are levels of vividness, levels of interactivity, duration on top and message length. The data that will be used to be analyzed consists of 136.009 statuses from 75 e commerce brands that has a brand page on Facebook. Then, the data will be tested via poisson regression analysis."
2017
T49925
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aldo Bagus Eryanto
"Perkembangan dunia live video streaming dalam beberapa tahun terakhir didasari oleh faktor tingginya kenaikan penggunaan layanan tersebut pada e-commerce platforms. Fitur live stream saat ini banyak di implementasi oleh e-commerce platform di mana dengan melihat siaran secara langsung, pelanggan dapat merasakan proses berbelanja yang lebih menyenangkan layaknya berbelanja fisik di toko secara offline. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fitur teknis pada live streaming dari perspektif teori IT affordance, faktor product uncertainty, dan jenis produk pada live stream, terhadap intensi pembelian produk melalui e-commerce platforms. Pengumpulan data pada penelitian dilakukan dengan menyebar kuesioner secara online yang melibatkan 322 responden. Dalam pengolahan data, penulis mengguanakan IBM AMOS 26.0, IBM Statistics SPSS 25, dan SmartPLS. Hasil pada penelitian ini membuktikan bahwa tingkat uncertainty terkait produk mempengaruhi intensi seseorang dalam melakukan belanja menggunakan live streaming pada e-commerce platform. Selain itu, temuan pada penelitian ini menunjukan bahwa teori IT affordance yang dijabarkan melalui variabel visibility, metavoicing, dan social connecting serta tipe produk yang ditonton juga berpengaruh terhadap tingkat uncertainty pengguna live stream. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan intensi pengguna dalam berbelanja di ecommerce menggunakan live streaming, diperlukan aspek hingga fitur teknis IT yang baik.

The development of the world of live video streaming in recent years is based on the high increase in the use of these services on e-commerce platforms. The live stream feature is currently widely implemented by e-commerce platforms where by watching live streaming, customers can experience a more enjoyable shopping process like shopping physically in an offline store. Therefore, this study aims to analyze the effect of technical features on live streaming from the perspective of IT affordance theory, product uncertainty factors, and product types on live streams, on the intention to purchase products through e-commerce platforms. Data collection in the study was conducted by distributing online questionnaires involving 322 respondents. In processing data, the authors use IBM AMOS 26.0, IBM Statistics SPSS 25, and SmartPLS. The results of this study prove that the level of product-related uncertainty influences one's intention to shop using live streaming on the e-commerce platform. In addition, the findings in this study indicate that IT affordance theory which is elaborated through the variables of visibility, metavoicing, and social connecting as well as the type of product being watched also influences the level of uncertainty of live stream users. Therefore, it can be concluded that in order to increase user intentions in shopping on e-commerce using live streaming, aspects of IT technical features are needed."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sebayang, Keshia Angely Devi
"Live streaming commerce di seluruh dunia terus berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir, tak terkecuali di Indonesia. Live streaming merupakan model bisnis yang berkembang dari social commerce, di mana penjual di pasar online dapat berinteraksi secara langsung dengan konsumennya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana live streaming dapat mempengaruhi niat beli konsumen terhadap produk kosmetik di pasar online. Berdasarkan signaling theory dan uncertainty literature, penelitian ini berfokus pada dua sinyal yang disampaikan oleh broadcaster (penyiar) live streaming kepada konsumen yaitu physical characteristic similarity melalui vicarious product trials dan value similarity melalui instant interaction yang mampu mengurangi product uncertainty dan meningkatkan trust bagi konsumen yang merasa memiliki kemiripan karakteristik fisik dan nilai-nilai dengan broadcaster (penyiar). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah wanita yang merupakan pengguna aktif media sosial TikTok, berusia 18-34 tahun, berdomisili di Jabodetabek, dan pernah menonton sesi live streaming official account brand kosmetik di TikTok dalam kurun waktu 3 hari terakhir. Terdapat sebanyak 243 responden kuesioner yang berhasil dikumpulkan yang selanjutnya data diolah dengan metode Partial Least Square - Structural Equation Modeling (SEM) dan menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perceived Physical Characteristic Similarity memiliki pengaruh negatif terhadap Perceived Product Fit Uncertainty dan Perceived Value Similarity memiliki pengaruh positif terhadap Perceived Trust. Selanjutnya, Perceived Trust memiliki pengaruh negatif terhadap Perceived Product Fit Uncertainty dan Perceived Product Quality Uncertainty. Kemudian, ditemukan bahwa Perceived Product Fit Uncertainty dan Perceived Product Quality Uncertainty masing-masing memiliki pengaruh negatif terhadap Purchase Intention serta Perceived Trust memiliki pengaruh positif terhadap Purchase Intention.

Live streaming commerce around the world has continued to grow rapidly over the last few years, and Indonesia is no exception. Live streaming is a new business model that evolved from social commerce, where it enables online sellers face and interact directly with its consumers. allows vendors to directly face and interact with consumers in online market. This study aims to examine how live streaming can affect female’s purchase intention for cosmetic products in online market. On the basis of signaling theory and uncertainty literature, this study focuses on two signals that live streaming broadcasters convey to consumers, namely broadcasters’ physical characteristics conveyed through vicarious product trials and value similarity via instant interaction which can reduce product uncertainty and increase trust for consumers with similar physical traits and values. The sample used in this study are women who are active users of TikTok, aged between 18-34 years, domiciled in Jabodetabek area, and have watched live streaming sessions of cosmetic brand official accounts on TikTok within the last 3 days. A total of 243 questionnaire respondents were collected, which were then processed using the Partial Least Square - Structural Equation Modeling (SEM) method and using the SmartPLS software. The results of this study indicate that Perceived Physical Characteristic Similarity has a negative effect on Perceived Product Fit Uncertainty and Perceived Value Similarity has a positive influence on Perceived Trust. Furthermore, Perceived Trust has a negative influence on Perceived Product Fit Uncertainty and Perceived Product Quality Uncertainty. Then, it was found that Perceived Product Fit Uncertainty and Perceived Product Quality Uncertainty each had a negative effect on Purchase Intention and Perceived Trust had a positive influence on Purchase Intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Reynaldi Kurniawan
"Belakangan ini, perkembangan platform streaming online sangatlah pesat. Perusahaan saling bersaing dan mencari keunggulan kompetitif untuk mendapatkan pendapatan sebanyak-banyaknya dari produk mereka. Salah satu cara dalam menyediakan produk layanan streaming adalah dengan menggunakan model freemium, dimana versi gratis dan versi berbayar ada berdampingan dalam satu platform layanan yang sama. Penelitian ini mempelajari tentang faktor-faktor yang mempengaruhi intensi loyalitas pengguna (continuance intention dan intention to purchase premium plan) dalam layanan streaming freemium. Faktor-faktor ini adalah satisfaction, free mentality, personal innovativeness, brand familiarity, interpersonal relationships, value for money, relative advantage, switching cost, dan alternative attractiveness ditambah dengan moderasi dari usage period. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebar online untuk mengumpulkan data dari responden dengan jumlah responden yang memenuhi syarat sebanyak 978 orang. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa satisfaction, brand familiarity, interpersonal relationships, dan switching cost secara signifikan mempengaruhi continuance intention dan intention to purchase, sedangkan free mentality dan personal innovativeness hanya mempengaruhi intention to purchase. Variabel value for money dan relative advantage juga ditemukan memberikan pengaruh signifikan terhadap intention to purchase.

These days, the development of online streaming platform has been rapid. Companies are competing and seeking their competitive advantage to gain as much as revenue from their products. One of the way company are selling their streaming service is by using a freemium model, where both a free and paid version of the service exist within the platform. This research studies the factors that affects the loyalty intention (continuance intention and intention to purchase premium plan) on a freemium streaming service. These factors are satisfaction, free mentality, personal innovativeness, brand familiarity, interpersonal relationship, value for money, relative advantage, switching cost, and alternative attractiveness and moderated by usage period. This study used online questionnaire to collect data from the respondents with 978 eligible respondents were used. It was found that satisfaction, brand familiarity, interpersonal relationships, and switching cost significantly affect continuance intention and intention to purchase, whilst free mentality and personal innovativeness only significantly affects intention to purchase. Value for money and relative advantage also significantly affects intention to purchase."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Christopher Yohanes Hasian
"Gift-giving dalam konteks layanan live streaming merujuk kepada pemberian hadiah dalam bentuk uang maupun barang virtual yang tersedia pada platform live streaming oleh penonton tayangan live streaming kepada seorang live streamer. Pemberian hadiah ini dilakukan penonton untuk berinteraksi dengan live streamer atau memberikan dukungan kepada live streamer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi intensi perilaku gift-giving kepada live streamer. Teori utama yang digunakan pada penelitian ini adalah teori flow experience dan parasocial interaction. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner secara daring. Dari penyebaran kuesioner yang dilakukan, diperoleh 480 responden valid yang kemudian datanya diolah dengan metode CB-SEM. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara parasocial interaction dan flow experience terhadap gifting intention. Penelitian juga mengungkapkan bahwa parasocial interaction dipengaruhi secara signifikan oleh faktor entertainment, social attractiveness, attitude homophily, dan physical attractiveness. Sementara itu, flow experience dipengaruhi secara signifikan oleh faktor entertainment, social attractiveness, dan parasocial interaction. Penelitian ini berkontribusi dalam mengisi kesenjangan teori terkait intensi perilaku gift-giving kepada live streamer menggunakan teori flow experience dan parasocial interaction, khususnya dengan konteks masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan belum terdapat penelitian serupa yang menggunakan kedua teori tersebut sebagai konsep utama. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan implikasi praktis kepada para live streamer untuk mengevaluasi konten live streaming yang selama ini disajikan dan kepada para penyedia layanan live streaming untuk mengimplementasikan strategi bisnis yang tepat dan melakukan inovasi yang sesuai.

Gift-giving in live streaming context refers to giving of gifts in the form of money or virtual items which are available on live streaming platforms by viewers towards live streamers. This act is being done by viewers to interact with the live streamers or as a form of support to the live streamers. This study aims to analyze the factors influencing the gift-giving behavior toward live streamers. The main theories used in this research are flow experience and parasocial interaction. This study uses quantitative method by distributing online questionnaires. From the distributed questionnaires, there were 480 valid respondents which were successfully obtained. Next, the data were analyzed using CB-SEM. The result of this study shows that there is a significant effect between parasocial interaction and flow experience on gifting intention. This study also revealed that parasocial interaction is significantly influenced by entertainment, social attractiveness, attitude homophily, and physical attractiveness. Meanwhile, the flow experience is significantly influenced by entertainment, social attractiveness, and parasocial interaction. This research contributes to filling the theoretical gap related to the intention of gift-giving to live streamers using flow experience theory and parasocial interaction theory, specifically in the context of Indonesian society. This is because there has been no similar research that uses those two theories as the main concept. This research is also expected to provide practical implications for live streamers to evaluate their live streaming contents and for live streaming service providers to implement appropriate business strategies and make appropriate innovations."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>