Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Pardede, Lisbeth
"Stroke adalah suatu sindrom klinis akibat gangguan aliran dara menuju otak, timbul mendadak yang biasanya mengenai penederita berusia 45-80 tahun. Menurut penyebabnya stroke dibagi dua yaitu bemoragik akibat pecahnya oembuluh darah otak dan stroke non hemoragik akibatanya adanya thrombus atau embolus pada pembuluh darah otak. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara kepatuhan penderita stroke dalam mendhindari resiko yang dapat diubah dengan kejadian stroke berulang
Stroke is a clinical syndrome due to disruption of blood flow to the brain, arising suddenly which usually affects patients aged 45-80 years. According to the cause, stroke is divided into two, namely hemorrhagic stroke due to rupture of a blood vessel in the brain and non-hemorrhagic stroke due to a thrombus or embolus in a cerebral blood vessel. The conclusion of this study is that there is no relationship between the compliance of stroke patients in avoiding modifiable risks and the incidence of recurrent stroke."
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2008
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Ernawati
"Pengetahuan wanita yang berisiko osteoporosis dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain; karakteristik wanita dan pendidikan kesehatan yang diterima. Peningkatan pengetahuan wanita yang berisiko osteoporosis dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode dan media yang sesuai dengan kebutuhan belajar wanita yang berisiko osteoporosis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan wanita yang berisiko osteoporosis dan membuktikan efektifitas edukasi dengan menggunakan panduan pencegahan osteoporosis terhadap pengetahuan wanita yang berisiko osteoporosis di rumah sakit Fatmawati Jakarta. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen yang menggunakan pendekatan pretes-postes kontrol grup. Populasi penelitian ini adalah wanita yang mengikuti senam Diabetes mellitus dan senam Jantung di Unit Rehabilitasi Medik Terpadu, yang tidak mengalami demensia senilis, dapat membaca dan menulis, serta tidak mendapatkan edukasi secara formal tentang pencegahan osteoporosis dalam 3 bulan terakhir. Analisis data meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik t test dan anova. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor pengetahuan responden antara kelompok kontroln dan intervensi pada pretes setara, sedangkan pada postes berbeda secara bermakna (p=0.000) dengan efektifitas metode edukasi menggunakan panduan pencegahan osteoporosis sebesar 52,97%. Untuk selanjutnya perlu dilakukan penelitian serupa untuk mengukur perubahan perilaku dengan waktu yang lebih lama dan penelitian terhadap metode lainnya seperti diskusi dan role play.

The knowledge of women who at risk of osteoporosis affected by various factors, including women characteristics and health education that they already had. The knowledge of women who at risk of osteoporosis could be enhanced by using various methods and media which suitable to achieve women learning needs. This research aims were to explore factors which effect knowledge of women who at risk of osteoporosis, and to examine the effectiveness of Education Using Osteoporosis Prevention Guidlines on Women with Osteoporosis Risk to Knowledge at Fatmawati Hospital Jakarta. The design of this study was quasi experimental design using pre-posttest control group approach. The sample of this study were women who are had exercise in gymnastic of Diabetes Mellitus and Heart exercise at integrated Medical Rehabilitation. The inclusion criterias were: does not have senilis demention, able to read and write and does not have formal education about osteoporosis prevention in the last 3 months. Data were analized using t test and anova. The bivariat results showed that respondents knowledge scores between control and intervention groups in pretest was equivalent, while as in posttest scores there was a significant difference (p=0.0005) and effectiveness of education methods using osteoporosis prevention guidelines was 52,97%. Future research is needed to measure behaviors for longer period of time as well as employs other education methods such as discussion and role play."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2008
T24830
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Imam Subiyanto
"Pengaturan cairan modifikasi cara Lemone dan Burke (2008) membagi pemberian cairan berdasarkan proporsi jumlah cairan pada setiap shiftnya. Pada rentang shift pagi sebanyak 50% dari kebutuhan total cairan dalam 24 jam, 30% pada rentang shift siang dan sisanya pada' shift malam. Pengaturan proporsi ini berdasarkan kebutuhan cairan secara fisiologis sesuai irama sirkardian. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran “perbedaan dampak pengaturan cairan modifikasi Lemone dan Burke dengan cara konvensional terhadap tekanan darah, frekuensi nadi, frekuensi pernafasan dan keluran urin”. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan post test only with control group. Hipotesis yang telah dibuktikan dalam penelitian ini adalah perbedaan dampak pengaturan cairan modifikasi cara Lemone dan Burke (2008) terhadap rata-rata tekanan darah, frekuensi nadi, frekuensi nafas dan keluaran urin antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol di Rumah Sakit Denkesyah Bandar Lampung. Sampel penelitian adalah responden yang dirawat di ruang ICU RS Denkesyah Bandar lampung dan memenuhi kriteria inklusi. Jumlah 7 responden pada kelompok perlakuan dan 8 responden pada kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukan perbedaan bermakna pada rata-rata frekuensi nadi antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol(p=0,007, a=0,05) dan ada perbedaan rata-rata tekanan darah, frekuensi nafas, dan keluaran urin antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan dampak pengaturan cairan cara Lemone dan Burke (2008) dengan cara konvensional terhadap tekanan darah, frekuensi nadi, frekuensi nafas dan keluaran urin. Rekomendasi penelitian ini adalah pengaturan cairan intravena menggunakan modifikasi Lemone dan Burke dapat diterapkan pada pasien yang mendapatkan terapi cairan intravena.

The modification of fluid regulation is using Lemone and Burke’s formula (2008) to give fluid in shift. This modification is similar with physiology f normal human fluid regulation: 50% of total fluid was given in the moming shift, 30% in the aftemoon shift and 20% in the night shift in 24 hours. The study was to described the differences of the effect fluid regulation between conventional and Lemone and Burke’s modification to influence blood pressure, pulse, respiratory rate and urine output. This study was quasy experiment design used post test only with control group. The study hypothesis was that there was the differences mean of fluid regulation’s between convensional and LeMone & Burke’s modification (2008) to influence blood pressure, pulse, respiratory rate and urine output in the Hospital. The samples were 15 patients in ICU room, 7 patients were in intervention group and the remaining were control group. The results shown that there was a significant difference the mean of pulses between control and intervention group (p=0,007, a=0,05) and difference mean of blood pressure and output of urine between intervention and control group. The conclusion was that there was a significant difference of blood pressure, pulse rate, urine output after using Lemone & Burke Method in comparing with standar fluid regulation. The study is recommended fluid regulation Lemone and Burke’s modification to applied of patient with intravenous therapy."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
T26588
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sihotang, Ruth Berlian Medi Pricilia
"ABSTRAK
Kondisi pasca stroke tidak hanya menimbulkan kecacatan fisik tetapi juga psikologis seperti depresi pasca stroke dan isolasi sosial yang dapat menyebabkan penurunan efikasi diri (self-efficacy) dan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh intervensi Stroke Self Management Education  (SSME) berbasis audiovisual terhadap self efficacy dan kualitas hidup pasien pasca stroke. Penelitian quasi eksperimen ini melibatkan 36 responden yang dipilih dengan tehnik concecutive sampling yang dibagi menjadi kelompok intervensi (18 responden) dan kelompok kontrol (18 responden). Hasil uji  independent t test menunjukkan adanya perbedaan selisih skor self efficacy (pvalue < 0.0001;α 0,05)  dan kualitas hidup (pvalue = 0,001; α 0,05) yang bermakna antara kelompok intervensi dan kontrol. SSME berbasis audiovisual berpengaruh terhadap self efficacy dan kualitas hidup pada pasien pasca Stroke. SSME ini dapat digunakan untuk meningkatkan self efficacy dan kualitas hidup pada pasien pasca Stroke.

 


Post-stroke condition can lead to depression and social isolation that significanlly decrease self efficacy and quality of life among stroke patient. This study aimed at identifying the effects of Audiovisual-based Stroke Self Management Education (SSME) on self efficacy and quality of life of post-stroke patients. The method applied is quasi-experimental with total of 36 respondents. Concecutive sampling techniques was implemented when choosing the research subject and divided into two groups (intervention group and control group). The results of independent t-test showed there is significant mean differences of self efficacy (p value <0.0001; α 0.05) and quality of life scores(p value = 0.001; α 0.05) between the intervention and control groups.  To conclude, Audiovisual-based SSME affect significantly on self efficacy and quality of life among post-stroke patients. Audiovisual based SSME is recommended to improve self efficacy and quality of life among post-stroke patients.

 

"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
T52331
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Latuhihin, Welma Diana
"Kanker kolorektal menempati urutan ketiga dari seluruh jenis kanker di dunia. Salah satu penanganan  untuk memperbaiki kualitas hidup pasien dengan kanker kolorektal adalah stoma. Efektifitas stoma masih belum banyak dipahami oleh pasien, karena kekhawatiran akan dampak yang ditimbulkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan secara mendalam, pengalaman pasien kanker kolorektal dalam pengambilan keputusan persetujuan tindakan pembuatan stoma. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang melibatkan 11 partisipan pada Komunitas Ostomate Indonesia, dengan teknik purposive sampling. Tiga tema besar pada penelitian ini yaitu proses yang sulit untuk menyetujui tindakan pembuatan stoma, pengetahuan yang tidak adekuat mengenai stoma, dan stoma sebagai pilihan terakhir. Keputusan untuk menyetujui pembuatan stoma adalah keputusan yang sulit bagi pasien dan keluarga. Persiapan pasien yang baik melalui edukasi, advokasi dan konseling mengenai fungsi, efektifitas, komplikasi yang mungkin terjadi, dan adaptasi dengan stoma, adalah peran penting perawat dalam proses ini.

Colorectal cancer is the third most common in all types of cancer in the world. One treatment to improve the quality of life of patients with colorectal cancer is stoma. The effectiveness of the stoma is still not widely understood by patients, because of concerns about the impact. The purpose of this study was to describe and interpret in depth, the experience of coloprectal cancer patients in making decisions regarding the approval of stoma-making actions. The study used a qualitative method with a phenomenological approach involving 11 participants at the Komunitas Ostomate Indonesia, with a snow ball sampling technique. Three major themes in this study are the difficult process to approve the stoma-making action, inadequate knowledge about the stoma, and in the end the patient resigns to the stoma-making procedure. Agreeing with stoma making is a difficult decision for patients and families. Preparation of good patients by providing education, advocacy and counseling regarding function, effectiveness, possible complications, and adaptation to stoma, is important for nurses to do in this process.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
T52209
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dewiyanti Toding
"Banyak dampak dan perubahan akibat pandemi COVID-19 yang dapat dialami pasien gagal ginjal terminal yang menjalani hemodialisis. Hal ini dapat mempengaruhi kepatuhan mereka dalam menjalani proses hemodialisis yang nantinya dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup pasien hemodialisis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi secara mendalam tentang pengalaman pasien yang menjalani hemodialisis di Indonesia di era pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode wawancara mendalam. Partisipan berjumlah 15 orang dari RS Wahidin Sudirohusodo dan RS Universitas Hasanuddin yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Terdapat 3 tema yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu munculnya berbagai respon pada awal pandemi, timbulnya berbagai dampak yang dialami selama pandemi, dan adanya strategi koping yang dibangun selama pandemi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pasien gagal ginjal terminal yang menjalani hemodialisis telah berupaya untuk membangun strategi koping yang adaptif di era pandemi COVID-19 tetapi mereka tetap memerlukan dukungan dari penyedia layanan kesehatan di unit hemodialisis untuk mengatasi berbagai masalah dan dampak akibat pandemi COVID-19 ini. Perawat hemodialisis diharapkan dapat melakukan pengkajian secara holistik dan evaluasi secara terus menerus agar dapat memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dalam memenuhi kebutuhan pasien hemodialisis di era pandemi COVID-19 ini.

Many effects and changes due to COVID-19 pandemic experienced by patients with end-stage renal disease undergoing hemodialysis. This can affect their compliance to have hemodialysis treatment that will affect their quality of life. The aim of this study is to deeply explore the experience of patients with end-stage renal disease who were undergoing hemodialysis during COVID-19 pandemic. This study takes qualitative descriptive approach with in-depth interviews. The participants were 3 themes, as: the emergence of various responds in an early pandemic, the effects that were experienced during pandemic and the coping strategy built during the pandemic. These findings showed that patients with end-stage renal disease have been implementing adaptif coping strategy during the pandemic, but they still need a support from the health care providers in the hemodialysis unit to overcome various problems and impacts during COVID-19 pandemic. The role of nurses is needed to conduct holistic assessments and continuous evaluations in order to provide comprehensive nursing care for the needs of hemodialysis patients in this era of the COVID-19 pandemic."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library