Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yasir Asromi
"Tesis ini mengangkat permasalahan yang terjadi dalam kegiatan pemasaran lada dan kopi yang diusahalan oleh kalangan pedagang pengumpul hasii bumi (cingkau) sebagai suatu tinjauan pembangunan ekonomi daerah. Cingkau mempunyai peran penting dalam membantu petani dalam memasarkan hasii perkebunannya. Secara umum, peran positif para cingkau tersebut adalah sebagai penghubung (middle man) antara petani dan pasar. Kegiatan tersebut juga membuka kesempatan lapangan kerja (employment) bagi masyarakat setempat dan keberadaan cingkau juga merupakan penggerak roda ekonomi dan pelayanan masyarakat.
Permasalahan yang terlihat adalah selain peran positif yang dilakukan oleh para cingkau tersebut, ternyata sebagian besar cingkau melaksanakan beberapa peran negatif antara lain sebagian besar cingkau melakukan praktek ijon kepada petani yang membutuhkan, adanya praktek oligopoli yang tidak memberikan kesempatan cingkau lainnya untuk berkembang (unfair competition) dan beberapa praktek manipulasi dagang seperti kegiatan mencampur lada atau kopi dari berbagai tingkatan mutu maupun memanipulasi berat timbangan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Berdasarkan permasalahan tersebut selanjutnya dilakukan penelaahan secara mendalam untuk merumuskan beberapa aspek yang berpengaruh terhadap peran cingkau dalam pemasaran lada dan kopi tersebut sebagai langkah untuk mengatasi dampak peran negatif yang mereka lakukan selama ini yang antara lain adalah aspek kepastian hukum, peran pemerintah daerah, proses kelembagaan, informasi pasar, fasilitas permodalan dan kemampuan wirausaha. Keenam aspek tersebut dirumuskan berdasarkan beberapa teori dan pendapat pakar yang relevan yang selanjutnya dikembangkan dalam penelitian.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Berkaitan dengan efektifitas pengumpulan data yang diperlukan agar lebih akurat, dirasa perlu untuk menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam mengumpulkan data digunakan teknik wawancara mendalam (indepth interview) dengan para informan, kuesioner yang disebarkan kepada responden, studi pustaka dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan melalui tehnik snowball sampling dan purposive sampling. Sedangkan pemilihan responden melalui tehnik cluster sampling. Penelitian dilakukan pada bulan November 2002 sampai dengan penyelesaian tesis ini pada bulan Januari 2003."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2003
T505
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mamey Saphota A.
"Konsep Green Marketing tumbuh seiring dengan tuntutan masyarakat yang makin sadar akan perlindungan terhadap lingkungan hidup. Hal ini diperkuat dengan adanya gejala green consumer yang menuntut adanya suatu produk yang mempunyai dampak seminim mungkin terhadap lingkungan.
Green consumer dalam melakukan keputusan pembelian dipengaruhi oleh faktor-faktor ransangan yang terdapat pada lingkungan dan ransangan yang terdapat pada kegiatan pemasaran. Oleh karena itu peran green communications juga memacu timbulnya keputusan pembelian green consumer tersebut.
Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel independen yaitu perilaku green consumer di kalangan mahasiswa dan green communications yang dilakukan The Body Shop, dan satu variabel dependen yaitu keputusan pembelian produk The Body Shop.
Dari hasil penelitian didapat bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara perilaku green consumer dengan keputusan pembelian produk The Body Shop.
Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif antara green communications yang dilakukan The Body Shop dengan keputusan pembelian produk tersebut.
Kedua hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ternyata green communications yang dilakukan The Body Shop memiliki pengaruh yang lebih besar dibanding perilaku green consumer di kalangan mahasiswa dalam kaitannya dengan keputusan pembelian produk The Body Shop."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2002
T11465
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Isyono Broto Wardjuno
"ABSTRAK
Kebijakan Pemerintah di bidang Perbankan berhasil menciptakan iklim
usaha yang lebih kondusif terhadap perubahan iklim usaha nasional, sehingga
perkembangan pasar terjadi sangat dramatis dan semakin kompetitif. Dilain pihak
gerak usaha bank dibatasi oleh rambu-rambu yang harus ditaati untuk mencapai
tingkat kesehatan yang disyaratkan oleh Pemerintah melalui Bank Indonesia. Kondisi
ini menyebabkan semakin berlombanya bank-bank dalam menarik dan memikat
masyarakat dan nasabahnya dengan berbagai macam kreasi penarik dilekatkan pada
produk dan jasa yang ditawarkan. Segala upaya dan strategi usaha menjadi sangat
penting untuk dipilih dan ditetapkan guna mencirikan satu bank dengan lainnya.
Tertarik akan apa yang dilakukan oleh Bank P dengan penerapan konsep
bank yang berwawasan lingkungan (Green Marketing) yang pada Bank P
dipopulerkan dengan Green Banking sebagai strategi usaha, maka penulis meneliti
sejauhmana bank ini telah berhasil menanamkan pengetahuan atas konsep tersebut
dan membentuk sikap karyawannya.
Dari apa yang berhasil diungkapkan dalam penelitian ini, temyata Green
Marketing merupakan strategi usaha yang berdimensi ganda sebagai pertumbuhan
pe/uang usaha dan pertanggung jawaban usaha, diterapkan dalam mencirikan dan
memposisikan Bank P beda dari bank lainnya. Perbedaan kepedulian terhadap
kelestarian lingkungan ini menjadi satu tekad untuk mempertemukan kesamaan
persepsi dengan rnasyarakat segmennya yang diyakini akan terus berkembang, dan
oleh karenannya tetap akan membuka peluang bagi penerapannya.
Secara signifikan Bank P telah berhasil meningkatkan pemahaman pengetahuan akan
Green Banking dan telah pula berhasil merubah sikap karyawannya menjadi lebih
baik, walaupun kemudian masih terungkap beberapa kekurangan dalam
implementasi stategi ini, seperti cara yang ditempuh untuk meningkatkan
kemampuan karyawan, belum adanya manual yang dapat dipergunakan sebagai
pedoman operasional, dan sebagainya.
Hal lain yang juga diperlukan adalah dukungan pemerintah melalui
perlakuan terhadap Undang-undang yang ada, yang tarnpaknya keberlakuannya
masih perlu ditegakkan secara konsekwen jika pembangunan berkelanjutan yang
berwawasan lingkungan tetap menjadi sasaran yang harus dicapai. Penelitian ini
merupakan tahap awal dari proses evaluasi strategi usaha sehingga masih harus
dilakukan penelitian lanjutan dan diperluas lagi agar lebih jauh dapat menilai dan
menterjemahkan keberhasilan penggunaan strategi ini terhadap performansi usaha
dan mengukumya dengan dua dimensi diatas yaitu menangkap peluang yang diolah
dalam usaha yang dapat dipertanggungjawabkan, dengan tetap mengacu kepada
kelestarian lingkungan.
"
1995
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aniza Octoviani
"Konsep green marketing tumbuh seiring dengan tuntutan masyarakat yang semakin sadar akan perlindungan terhadap lingkungan hidup. Sehingga mulai banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk menarik perhatian konsumen dengan mangangkat hal-hal yang terkait dengan lingkungan. Dengan demikian dalam penelitian ini peneliti membahas pengaruh dari strategi green marketing yang digunakan oleh The Body Shop dalam mempengaruhi loyalitas pelanggannya dengan menggunakan metode survey. Peneliti berusaha untuk melihat persepsi pelanggan terhadap nilai-nilai yang dianut oleh The Body Shop . dengan hasil penelitian yaitu strategi green marketing mempengaruhi loyalitas dari pelanggan, terutama pada nilai protect our planet. Dengan demikian peneliti menyarankan untuk melakukan promosi dan penanaman kepada pelanggan terutama mahasiswa tentang kebijakan dan kegiatan yang telah dilakukan oleh The Body Shop. Sehingga akan tertanam pada mahasiswa pentingnya penggunaan produk yang berbasis lingkungan.

The concept of green marketing growing with the demands of society is increasingly aware of environmental protection. So, began many companies are vying to attract consumers? attention by raising matters related to the environment. Thus researchers strategies used by The Body Shop in influencing customer loyalty by using the survey method. Researchers attempted to see the customer's perception of the values espoused by The Body Shop. With the results of green marketing strategies affect the loyalty of customers, especially on the value of protect our planet. Thus researches suggest to do the promotion and cultivation to the customers mainly students about policies and activities that have been done by The Body Shop. So, that will be embedded in the students the importance of using environmentally-based product."
Depok: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2011
T28900
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Apriliani
"Green perceived value, green satisfaction, dan green trust diterapkan dengan maksud agar tercapainya green loyalty dari pelanggan, sehingga pelanggan terus berkeinginan untuk melakukan pembelian ulang suatu produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh green perceived value, green satisfaction, dan green trust terhadap green loyalty pada konsumen The Body Shop di Jakarta. Sampel penelitian ini berjumlah 150 responden yang diambil dengan menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan AMOS. Hasil penelitian ini menujukkan green perceived value, green satisfaction, dan green trust memiliki pengaruh langsung terhadap green loyalty. Hasil lain menunjukkan green perceived value memiliki pengaruh langsung baik terhadap green satisfaction dan green trust. Dalam penelitian ini green satisfaction tidak memiliki pengaruh dengan green trust. Variabel yang paling berpengaruh terhadap green loyalty adalah variabel green trust.

Green perceived value, green satisfaction, and green trust are applied in order to achieve green loyalty from customers, so that customers continue to wish to repurchase a product. The objective of this research is to analyze the effect of green perceived value, green satisfaction, and green trust on green loyalty to consumers of The Body Shop in Jakarta. The sample of this study amounted to 150 respondents taken using purposive sampling. Data analysis is done using AMOS. The results of this research show that green perceived value, green satisfaction, and green trust have a direct influence on green loyalty. Other results show that green perceived value has a direct effect on green satisfaction and green trust. In this research green satisfaction has no influence with green trust. The most influential variable on green loyalty is the green trust variable."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Cyrillia Safina Hadi
"Peningkatan sampah tekstil yang terus merugikan lingkungan merupakan urgensi bagi seluruh pihak untuk bersama-sama menangani masalah tersebut, baik dari pihak perusahaan pakaian maupun pihak masyarakat. Akan tetapi, mayoritas konsumen enggan membeli produk pakaian ramah lingkungan karena harganya yang premium atau lebih mahal daripada pakaian lainnya. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk melihat faktor-faktor yang mendorong konsumen muslim generasi Z dan milenial di Indonesia untuk bersedia membayar harga premium pada produk pakaian muslim modest ramah lingkungan. Penelitian ini mengumpulkan data primer melalui survey yang disebarkan secara online ke seluruh Indonesia yang akan diolah menggunakan metode PLS-SEM yang diuji dengan software SmartPLS 4. Ditemukan bahwa dari 309 sampel konsumen muslim generasi Z dan milenial yang diuji, environmental concern memberikan pengaruh terbesar dan signifikan secara tidak langsung terhadap willingness to pay price premium produk pakaian muslim modest ramah lingkungan. Social influence dan attitude memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap willingness to pay price premium melalui (re)purchase intention. Akan tetapi, altruism dan word of mouth tidak mempengaruhi willingness to pay price premium. Consumer mindset yang dimiliki konsumen berhasil memoderasi hubungan attitude dan symbolic meaning terhadap (re)purchase intention.

The increase in textile waste that continues to harm the environment is an urgency for all stakeholders to jointly address the problem, both from the clothing company and the community. However, the majority of consumers are reluctant to buy environmentally friendly clothing products because they are premium or more expensive than other clothing. Therefore, this study aims to look at the factors that encourage generation Z and millennial Muslim consumers in Indonesia to be willing to pay premium prices for eco-friendly modest Muslim fashion. This study collects primary data through surveys distributed online throughout Indonesia which will be processed using the PLS-SEM method tested with SmartPLS 4 software. It was found that of the 309 samples of generation Z and millennial Muslim consumers tested, environmental concern has the largest and significant indirect effect on willingness to pay price premium for environmentally friendly modest Muslim clothing products. Social influence and attitude have a positive and significant influence on willingness to pay price premium through (re)purchase intention. However, altruism and word of mouth do not affect willingness to pay price premium. Consumer mindset owned by consumers, successfully moderates the relationship between attitude and symbolic meaning on (re)purchase intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library