Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 23 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sintya Faradila Putri
"ABSTRAK
Makalah ini membahas pengaruh hubungan antara celebrity endorsement dan brand image .
Penggunaan endorser dalam iklan merupakan salah satu cara strategi periklanan paling popular pada
saat ini. Penggunaan selebriti sebagai endorser memiliki efek yang kuat pada brand yang
dipromosikan. Celebrity endorsement dapat memberikan asosiasi positif terhadap brand image untuk
membantu sebuah brand dapat dikenali. Selain itu, terdapat juga variabel-variabel lain yang dapat
mempengaruhi hubungan antara celebrity endorsement dan brand image . Tulisan ini ditujukan untuk
memetakan riset-riset tentang hubungan dari celebrity endorsement dan brand image . Hasil analisis
menemukan adanya sembilan variabel yang dapat mempengaruhi hubungan antara kedua variabel
tersebut.

ABSTRACT
This journal discusses the impact of connection between celebrity endorsement and brand image. The
use of endorser in advertisements is one of the most popular advertising strategies nowadays. The use
of celebrity as endorser strongly affects the promoted brand. Celebrity endorsement is positively
associated with brand image in getting a brand recognized. Aside from that, there are several other
variables that affect the connection between celebrity endorsement and brand image. This journal is
aimed to map the researches about the connection between celebrity endorsement and brand image.
The result shows there are nine variables which impacts the connection between celebrity endorsement
and brand image.
"
2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Sianturi, Esther Christine Meilani
"ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh celebrity endorsement yang dilakukan oleh BTS (방탄소년단) terhadap purchase intention produk sepatu PUMA Turinn di Jakarta. Variabel celebrity endorsement diukur berdasarkan teori Khan, Rukhsar, dan Shoaib, yang terdiri dari 3 dimensi dan Indah Sulistyorini, yang terdiri dari 4 dimensi. Ketujuh dimensi yang digunakan untuk mengukur variabel celebrity endorsement yaitu attractiveness, expertise, trustworthiness, congruity, genuine support, reference group, dan exclusivity. Ketujuh dimensi diturunkan ke dalam 29 indikator. Sedangkan variabel purchase intention diukur berdasarkan teori Schiffman dan Kanuk dengan 5 indikator. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Responden pada penelitian ini sebanyak 100 orang yang mengetahui BTS dan PUMA, mengetahui BTS adalah brand ambassador dari produk PUMA, belum pernah membeli produk sepatu PUMA, dan berdomisili di Jakarta. Data penelitian ini dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa celebrity endorsement memiliki pengaruh yang positif dengan tingkatan sedang terhadap purchase intention produk sepatu PUMA Turin di Jakarta.

ABSTRACT
This study aims to analyze the effect of celebrity endorsement conducted by BTS (방탄소년단) towards purchase intention of PUMA Turinn shoes in Jakarta. Celebrity endorsement is measured based on the theories of Khan, Rukhsar and Shoaib (3 dimensions) and Indah Sulistyorini (4 dimensions). The seven dimensions used consist of attractiveness, expertise, trustworthiness, congruity, genuine support, reference group and exclusivity, then are broken down into 29 indicators. While, purchase intention is measured based on Schiffman and Kanuk theory with 5 indicators. This quatitative research using questionnaire as its research instrument with 100 respondents in Jakarta, Indonesia. The data are analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results of this study showed that the celebrity endorsement has a positive influence with the medium level of purchase intention of PUMA shoes in Turinn in Jakarta."
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Elisabeth Yektiomi
"ABSTRAK
Jurnal ini membahas mengenai pengaruh penggunaan celebrity endorsement pada brand image dalam industri
fashion. Celebrity endorsement adalah salah satu strategi pemasaran yang paling banyak digunakan pada saat
ini. Daya tarik yang dimiliki oleh para selebriti memberikan banyak pengaruh untuk membangun dan
menyampaikan brand image yang kredibel dan selaras dengan minat konsumen dan memberikan peluang bagi
perusahaan atau brand untuk dikenal secara lebih luas agar memengaruhi tingkat pembelian. Keterkaitan yang
dimiliki oleh para selebriti dengan industri fashion secara umum menjadikan strategi ini banyak digunakan oleh
setiap brand, mulai dari brand kecil hingga yang telah dikenal secara internasional dengan setiap model
bisnisnya yang berbeda-beda. Industri fashion adalah salah satu bagian dari bidang bisnis manufaktur yang
berkembang dengan sangat pesat di dunia. Untuk terus bertahan dengan banyaknya jumlah kompetitor yang
terus bertambah, brand secara kompak menggunakan dukungan para selebriti untuk menonjolkan dirinya.
Walaupun demikian, penggunaan strategi celebrity endorsement pada kenyataannya tidak hanya memberi
keuntungan tetapi juga membawa kerugian yang besar.

ABSTRACT
This journal analyzes the influence of using celebrity endorsement on brand image in the fashion industry.
Celebrity endorsement is one of the most widely used marketing strategies at the moment. The appeal that
celebrities have has a lot of influence in building and delivering a credible brand image thats suitable with the
consumers interests and provides an opportunity for the company or brand to be extensively known to increase
the level of purchase. The relationship between the celebrities and the fashion industry in general make this
strategy widely used by every brand, from independent brands to those that are known internationally with their
respective business models. The fashion industry takes part of a rapidly growing manufacturing business in the
world. To continue and survive from the growing number of competitors, brands simultaneously uses the
support of celebrities to assert themselves. Nevertheless, the use of celebrity endorsement strategies in fact not
only gives benefits but also brings huge possibility of loses."
2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Agnes Naomi
"ABSTRAK
Salah satu cara yang paling konvensional bagi para pemasar untuk memperkuat kesetiaan konsumen yang nantinya akan mengarah pada keuntungan perusahaan adalah dengan memanfaatkan celebrity endorsement sebagai alat utama mereka. Dampak-dampak negatif yang muncul dari celebrity endorsement akan dikupas secara mendalam pada studi ini. Lain daripada itu, studi ini akan secara fokus mengilustrasikan kasus perselingkuhan Tiger Woods sebagai contoh utama untuk memperoleh pengertian yang komprehensif mengenai bahaimana reputasi negatif akan satu selebriti yang digunakan oleh sebuah perusahaan, dapat mempengaruhi perusahaan tersebut. Studi ini menggunakan tinjauan pustaka dengan teori source--‐ credibility sebagai teori utama untuk mendukung temuan penelitian ini.
Telah ditemukan di dalam studi ini bahwa, menggunakan selebriti sebagai alat untuk memprmosikan produk suatu perusahaan tetaplah efektif, namun daripada itu, terutama melihat kemunculan media sosial pada sekarang ini, dapat memberikan peluang yang besar dan kuat bagi para konsumen untuk menyebarkan opini mereka terhadap suatu produk baik negatif maupun positif. Penurunan penjualan dapat disimpulkan sebagai salah satu dampak dari perilaku negatif Tiger Woods.

ABSTRACT
One of the most conventional ways for marketers to strengthen their consumers? loyalty which leads to sales increase is by utilizing celebrity endorsement as their tool. The negative effects that appear out of celebrity endorsement will be rigorously explained on this research. Also, how this negative reputation of a brand ambassador, will impact sales on the company that endorse them. This research will mainly illustrate Tiger Woods as the main example in order to gain an in depth understanding regarding how poor publicity of an endorser could affect the company. This study used literature review with source credibility theory as the main theory to back up the research?s findings.
This study has found that using a celebrity as their tool to promote their brand is effective, on the other hand especially with the occurrence of social media it will generate more power to the audience to freely share their opinions, whether it?s good or bad towards the brand, and in conclusion it is said that Tiger Wood?s negative behavior has given negative impact to the company which is the decreasing of sales.
"
2016
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Palagan Ankasaniscara
"Tesis ini membahas tentang membangun suatu merek pada industri kreatif, khususnya industri fashion. Semakin maraknya perkembangan persaingan dan pangsa pasar pada sektor ini, menimbulkan masalah bagaimana untuk mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Fashion yang merupakan bentuk pencitraan pemakainya merupakan hal penting yang perlu dibangun oleh brand. Pembangunan brand image melalui penggunaan celebrity endorsement menjadi salah satu cara yang dapat digunakan.
Berdasarkan hasil penelitian pada Peter Says Denim, terdapat pengaruh celebrity endorsement dalam pembentukan brand image. Kemudian keputusan pembelian juga dapat dipengaruhi oleh brand image dari PSD, walaupun besarannya tidak terlalu menonjol.

This thesis discusses about building a brand in the creative industries, especially the fashion sector. The increasingly widespread development of competition and market share in this sector raises the issue of how to influence consumer purchasing decisions. Fashion is a form of imaging is important that the wearer needs to be built by the brand. Construction of a brand image through the use of celebrity endorsements to be one way that can be used.
Based on the results of research on the Peter Says Denim, there is the influence of celebrity endorsements in the formation of brand image. Then the buying decision may also be influenced by brand image of the PSD, although its magnitude is not very prominent.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
T32222
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Febrina Eka Putri
"Skripsi ini membahas mengenai pengaruh publisitas negatif celebrity endorser pada sikap konsumen terhadap merek, endorser yang bersangkutan, dan endorser lainnya dalam kasus Ariel dan merek XL. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksploratori dan deskriptif. Metode pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik Structural Equation Model untuk menguji hubungan antar variabel yang diobservasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa reputasi moral celebrity endorser mempengaruhi sikap konsumen, baik terhadap sikap konsumen terhadap selebriti yang bersangkutan dan juga terhadap merek yang di¬-endorse. Akan tetapi, reputasi moral selebriti yang bersangkutan tidak mempengaruhi sikap konsumen terhadap celebrity endorser lainnya yang sama sekali tidak terlibat dalam publisitas negatif tersebut. Implikasi bagi manajerial terkait celebrity endorsement juga akan dibahas.

The focus of this research is about the the effect of negative publication of celebrity endorser on consumer attitude toward aformentioned endorser, brand and others endorser study case endorser ariel and brand XL. This research is a quantitative research with explanatory and descriptive research design format. Using methods of statistical analysis of structural equation modeling to investigate the effect of negative publication of celebrity endorser on consumer attitude toward brand, aformentioned endorser, and others endorser.
The results indicate that moral reputation of celebrity endorser has a effect to consumer attitude toward target celebrity and endorsed brand, but moral reputation or celebrity has no effect to attitude toward other celebrity endorser who didn?t involved in negative publication. Implications for managerial and related to celebrity endorser will also be discussed.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S46766
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Khansa Aidawati
"ABSTRAK
Perkembangan dunia fashion yang didukung oleh teknologi digital membuat para pebisnis fashion harus memutar otak untuk mendapat perhatian dari konsumen Hal ini dikarenakan masyarakat sekarang semakin aktif mencari informasi mengenai produk fashion tertentu dan hanya akan memperhatikan pada sesuatu yang memang benar benar mereka cari Penggunaan celebrity endorsement dalam Instagram dapat menjadi pilihan dalam mempromosikan produk atau brand fashion kepada masyarakat yang lebih luas dengan cara yang mudah dan hemat biaya Strategi inilah yang dimanfaatkan oleh satu satu brand fashion lokal Cotton Ink Setiap endorser dari Cotton Ink akan berusaha mengantarkan makna positif yang terasosiasi dalam dirinya kepada produk Cotton Ink yang di endorse nya melalui unggahan foto di Instagram Dengan begitu diharapkan makna tersebut dapat sampai kepada konsumen dan akhirnya mereka tertarik untuk membeli produk produk dari Cotton Ink Berdasarkan latar belakang tersebut tulisan ini akan menganalisis penggunaan celebrity endorsement oleh Cotton Ink di platform media sosial Instagram dengan menggunakan model pemindahan makna dalam pembahasannya.

ABSTRACT
The development in the fashion world is now supported by digital technology that makes the fashion brand struggling to get attention from the consumer People that are now more active searching for information about particular fashion products will only pay attention to something which indeed they are looking for The use of celebrity endorsement through Instagram may be an option for promoting fashion product or brand to the wider community in a easy and cost effective way This strategy has been used by one of the local fashion brand in Indonesia named Cotton Ink Each endorser of Cotton Ink attempted to deliver the positive lsquo meaning rsquo which has been associated with them to the endorsed products through their photos on Instagram Hence the lsquo meaning rsquo association that perceived by the consumer could lead their interest to buy products from Cotton Ink Based on this background this paper will analyze the use of celebrity endorsement by Cotton Ink through social media platform Instagram which will be discussed using meaning transfer model.
"
2016
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Ardiyasa Narendra
"ABSTRAK
Pada era network society ini, persaingan ketat dalam dunia bisnis menuntut perusahaan untuk melakukan strategi komunikasi pemasaran yang tepat untuk dapat bersaing di pasar. Iklan adalah strategi komunikasi pemasaran yang paling sering dilakukan oleh perusahaan. Dewasa ini konsumen dihadapkan dengan banyak sekali iklan dari berbagai produk baik itu iklan dari media-media atau secara langsung dikomunikasikan oleh perwakilan dari sebuah produk atau biasa disebut sebagai celebrity endorsement. Celebrity endorsement adalah salah satu alat atau strategi iklan yang sangat efektif dimana penggunaan selebriti dalam iklan mempunyai dampak terhadap ekuitas merek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan dari faktor kredibilitas celebrity endorsement daya tarik, kepercayaan, dan keahlian terhadap minat pembelian secara langsung dan secara tidak langsung yang termediasi oleh kredibilitas merek. Penelitian ini dilakukan pada merek Mitsubishi dimana hingga saat ini penggunaan celebrity endorsement merupakan strategi yang digunakan oleh Mitsubishi di Indonesia dalam komunikasi pemasarannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara langsung, hanya daya tarik celebrity endorsement yang berpengaruh secara langsung terhadap minat pembelian, sedangkan keperayaan dan keahlian celebrity endorsement berpengaruh secara tidak langsung terhadap minat pembelian konsumen melalui kredibilitas merek. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor kredibilitas celebrity endorsement daya tarik, kepercayaan, dan keahlian berpengaruh secara signifikan baik secara langsung terhadap minat pembelian dan secara tidak langsung melalui kredibilitas merek.Kata Kunci: celebrity endorsement, brand credibility, purchase intention.

ABSTRACT
In this era of network society, fierce competition in the business world requires the company to do the right marketing communication strategy to be able to compete in the market. Advertising is the most common marketing communication strategy of a company. Today consumers are faced with a lot of advertising from various products either advertising from media or directly communicated by representatives of a product or commonly referred to as celebrity endorsement. Celebrity endorsement is one of the most effective advertising tools or strategies in which the use of celebrities in advertising has an impact on brand equity. The purpose of this study is to examine the relationship of the source credibility of celebrity endorsement attractiveness, trustworthiness, and expertise towards purchase intention directly and indirectly mediated by brand credibility. This research was conducted on Mitsubishi brand which until now the use of celebrity endorsement is a strategy used by Mitsubishi in Indonesia in their marketing communication. The results of this study show that directly, only the attractiveness of celebrity endorsement that directly affects to purchase intention, while the trustworthiness and expertise of celebrity endorsement indirectly affect purchase intention through brand credibility. So it can be concluded that the source credibility of celebrity endorsement attractiveness, trustworthiness, expertise significantly influence both directly to purchase intention and indirectly through the brand credibility.Keywords celebrity endorsement, brand credibility, purchase intention "
2017
T48839
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nabila Amanda
"ABSTRAK
Memasuki era digital, dukungan selebriti di Instagram telah menjadi strategi periklanan yang populer pada banyak perusahaan di Indonesia. Makalah ini menemukan bahwa model TEARS dapat membantu menghadirkan efektivitas selebriti endorser terhadap suatu merek. Menggunakan pendekatan kualitatif, makalah ini melakukan dua focus group discussion (FGD) dan menghasilkan sikap positif antara dukungan selebriti, merek, dan niat pembelian konsumen. Makalah ini mengungkapkan bahwa dukungan selebritas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat pembelian konsumen akan merek yang didukung. Faktor yang paling signifikan dari pendukung selebriti (yang memiliki pengaruh signifikan terhadap niat pembelian konsumen) menggunakan model TEARS adalah trustworthiness dan similarity.

ABSTRACT
In the digital era, celebrity endorsement on Instagram has been a popular advertising strategy amongst many brands in Indonesia. This paper finds that TEARS model can help to present the effectiveness of celebrity endorsers within the brand. Using qualitative approach, the paper conducted two focus group discussion (FGD) that came out with a positive attitude. The paper reveals that celebrity endorsement has a significant influence towards consumers purchase intentionand the brand endorsed. The most significant factors of celebrity endorsers (that have significant influence towards consumers purchase intention) using the TEARS model are
trustworthiness and similarity."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Jacinta Dianti
"Penelitian ini membandingkan selebritas tradisional dan influencer sebagai endorser, dan lebih lanjut membedakan influencer menjadi micro influencer dan macro influencer, dalam interaksi parasosial (IPS), autentisitas personal, persepsi interaktivitas, dan niat beli pada perempuan berusia 18 hingga 25 tahun (n = 125). Penelitian ini dilakukan dengan eksperimen daring. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat interaksi parasosial yang signifikan di antara selebritas tradisional dan micro influencer (η2 = 0,05), dengan selebritas tradisional menghasilkan IPS yang lebih tinggi. Kemudian, tidak ada perbedaan yang signifikan terkait autentisitas personal, persepsi interaktivitas, dan niat beli di antara selebritas tradisional dan micro influencer.


This research compares traditional celebrities and influencers as endorsers, and further differentiates influencer into micro influencers and macro influencers, in parasocial interaction (PSI), personal authenticity, perceived interactivity, and consumers purchase intention among women aged 18 to 25 (n = 125). This research is conducted with online experiment. ANOVA test shows that there is a significant difference in parasocial interaction between traditional celebrities and micro influencers (η2 = 0,05), with traditional celebrities generating higher PSI. And then, there are no significant differences related to personal authenticity, perceived interactivity, and purchase intention between traditional celebrities and micro influencers."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3   >>