Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 71239 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Abdurrahman Ibrahim
"Penelitian ini membahas mengenai mencari profil konsumen menggunakan customer perceptual map. Konteks yang diambil adalah taman kanak-kanan (TK) berwawasan Islam dengan studi kasus Mentari Islamic Preschool. Mentari Islamic Preschool memerlukan pemetaan konsumen agar dapat membentuk strategi pemasaran yang efektif untuk dapat bersaing dengan TK-TK lain. Penelitian dilakukan dengan pendekatan mixed method dan berjenis penelitian terapan. Data kualitatif didapat dari wawancara mendalam serta observasi dan penelitian kuantitatif berupa concept testing menggunakan kusioner. Hasil penelitian memberikan masukan kepada Mentari Islamic Preschool untuk menargetkan salah satu kelompok konsumen agar dapat menyampaikan pesannya menggunakan strategi pemasaran yang terarah
.....This study trying to find out about consumer profile by using customer perceptual map. The case studied is Islamic kindergarten of the Mentari Islamic Preschool. Mentari Islamic Preschool need consumer mapping to shape effective marketing strategy to compete against other kindergartens. The study executed with a mix-method approach and varying degree of applied research. Qualitative data taken from deep interview with observastion and quantitative research with concept testing using questioner. The result gave some recommendation to Mentari Islamic Preschool to target one consumer group so that it could deliver its message with a concentrated marketing strategy.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Awdhika Tauhid Syahputratama
"Perkembangan teknologi komunikasi menjadi satu alasan kuat peran public relations dalam menjalankan peran customer relation sangat penting. Public relations juga harus mengikuti perkembangan teknologi informasi dengan tujuan memperoleh jalur komunikasi baru yang efektif dan mudah dalam melakukan pendekatan dengan publik. Penggunaan jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook menjadi salah satu bagian penting dalam menjalankan aktivitas masyarakat saat ini. Oleh karena itu, penulis berencana untuk melakukan analisis public relations yang berfokus pada customer relation management di suatu perusahaan dalam menggunakan media baru berupa jejaring sosial berbasis twitter.
Fokus permasalahan yang diangkat yaitu bagaimana perusahaan mempertahankan loyalitas dari pelanggan yang sudah ada. Analisis dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan jumlah pelanggan yang loyal dalam mengikuti segala perkembangan atau informasi terbaru mengenai perusahaan via jejaring sosial twitter. Dalam mengetahui seberapa efektif komunikasi dari public relations dalam penggunaan jejaring sosial twitter sebagai alat komunikasi, metode yang digunakan adalah melakukan analisis konten pada jumlah followers & tweets perusahaan.
Hasilnya adalah aktivitas yang aktif dalam twitter dan respon balik dari pelanggan sehingga menumbuhkan loyalitas kepada perusahaan. Rasa kepercayaan yang muncul berasal dari kepuasan pelanggan terhadap perusahaan menjadi nilai keberhasilan sebuah hubungan yang dibangun secara bertahap. Perusahaan berupaya untuk menjaga komitmen mereka dengan cara terus berinteraksi dan membangun hubungan antara mereka dan perusahaan. Komitmen dari Pondok Indah Mall dilihat dari kontrol mutualitas yang diterapkan untuk mempertahankan citra di mata publik.

The development of technology has become one of main reason for public relations in execute their role as customer relation. Public relations also have to follow the development of technology with the aim of obtaining new lines of communication that are effective and easy to engage with the public. The uses of social networks such as Twitter and Facebook have become the important part in carrying out the activities of today's society. Therefore, the authors plan to conduct analysis which focuses on customer relation management in a company by using new media such as social networking.
The focus of issues raised is how companies maintain the loyalty of existing customers. The analysis was conducted in order to determine the increase in the number of customers who are loyal in following all the latest information regarding developments or companies via social media twitter. In knowing how effective communication of public relations in using social media twitter as a communication tool, the method used is to perform content analysis on the number of followers and tweets companies.
The result is an active activity in twitter and the response from consumer so forth foster loyalty to the company. Emerging sense of confidence that comes from customer satisfaction with the value of the company into the success in maintain relationship that built in stages. The Company strives to maintain their commitment by continuing to interact and build relationship between them and company. Commitment of Pondok Indah Mall seen from the mutuality control applied to maintain its image in the public’s eye.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Christina Deni Rumiarti
"Kemajuan teknologi informasi menghasilkan berbagai pilihan dalam mengakses informasi termasuk membaca buku. Peningkatan jumlah pembaca yang beralih ke buku elektronik mengakibatkan angka penjualan buku cetak mengalami penurunan meskipun tidak signifikan pada beberapa tahun terakhir. PT Gramedia Asri Media merupakan salah satu perusahaan ritel buku di Indonesia. Gramedia menerapkan CRM dengan menerbitkan kartu member Kompas Gramedia Value Card KGVC . Promosi ataupun penawaran yang diberikan belum mampu meningkatkan transaksi buku member KGVC.
Penelitian ini bertujuan untuk membuat segmentasi pelanggan pada Customer Relationship Management di PT Gramedia Asri Media. Proses data mining dilakukan dengan melakukan clustering menggunakan algoritma K-means untuk segmentasi pelanggan berdasarkan RFM, serta algoritma hierarchical clustering untuk segmentasi pelanggan berdasarkan banyaknya jenis buku. Evaluasi terhadap hasil cluster menggunakan elbow method, silhouette method, dan Calinski-Harabasz index.
Segmentasi pelanggan berdasarkan RFM menghasilkan 2 cluster yang optimal, yaitu occasional customers dan dormant customers. Sementara itu, segmentasi pelanggan berdasarkan banyaknya jenis buku yang dibeli menghasilkan 3 cluster yang optimal, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Dengan hasil penelitian ini, diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengelompokkan pelanggan untuk menentukan strategi yang sesuai sehingga dapat meningkatkan jumlah transaksi buku member KGVC.

Advances in information technology produces wide range of choices in accessing information including reading books. The increase in the number of readers who turning to electronic books making sales of printed books has decreased although not significant in the recent years. PT Gramedia Asri Media is one of book retail company in Indonesia. Gramedia implement CRM by launching a member card named Kompas Gramedia Value Card KGVC . Promotion or offer given has not been able to increase book transaction of KGVC members.
This research focus on make customer segmentation in Customer Relationship Management at PT Gramedia Asri Media.Data mining process is done by clustering using K means algorithm for segmenting customers based on RFM, as well as hierarchical clustering algorithms for segmentation of customers based on the number of books type. Evaluation is done on cluster result using elbow method, silhouette method, and Calinski Harabasz index.
Customer segmentation based on the RFM produce two optimal clusters, occasional customers and dormant customers. While customer segmentation based on the number of types of books purchased produce 3 optimal cluster, namely low, medium, and high. With these results, it is expected to help the company in classifying customers to determine the appropriate strategies, so company can increase the number of books transactions from KGVC members.
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2017
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Stefania Anggita Nugrawidi
"Customer saat ini memiliki pengetahuan, power, dan pengaruh yang luar biasa sehingga tidak berlebihan jika perusahaan harus selalu menjadikan customer sebagai pusat dari bisnis yang dijalankan. Maka, kegiatan yang melibatkan customer sangat penting dalam upaya menjalin hubungan yang lebih baik antara perusahaan dengan customer-nya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengaruh customer engagement terhadap customer relationship pada member program Love Your Body dari The Body Shop. Kemudian juga melihat dimensi customer engagement apa yang paling mempengaruhi pembentukan customer relationship. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan paradigma positifis. Yang menjadi populasi penelitian adalah customer The Body Shop. Kemudian dengan menggunakan teknik purposive dan snowball, penelitian ini memiliki 100 orang member dari program Love Your Body - The Body Shop sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik survei dengan kuesioner.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa customer engagement mempengaruhi customer relationship, tetapi terdapat juga pengaruh dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini sehingga terlihat bahwa konsep customer engagement yang berasal dari Barat perlu penyesuaian di Indonesia. Dimensi dedication dan interaction menjadi dimensi yang berpengaruh terhadap customer relationship dimana dimensi dedication memberikan pengaruh paling kuat. Sedangkan dimensi absorption dan vigor terbukti tidak berpengaruh terhadap pembentukan customer relationship. Penelitian ini merekomendasikan agar The Body Shop menciptakan penyebaran informasi yang lebih personal dan membangun program event yang lebih interaktif untuk memotivasi keikutsertaan para member.

Customers now have such a great knowledge, power, and influence, so that a company should make their customers as the center of business. Thus, engagement activity to customers is important to build better relationship with them. This study aimed to examine the effect of customer engagement to customer relationship to the members of Love Your Body program from The Body Shop and also explains which independent variable have the most effect to the dependent variable. This study used a quantitative approach with positivism paradigm. Using survey with purposive sampling and snowball sampling method, this study had 100 members of Love Your Body program as the sample. Techniques of data collection used survey techniques by distributing questionnaires.
The results of this study indicate that the relationship affects customer engagement, but there are effects of other variables not examined in this study which show a need of adjustment to customer engagement concept in Indonesia. Dedication and interaction are two dimensions that significantly affect the relationship variable. While the dimensions of absorption and vigor shown to have no effect on the formation of customer relationship. The dimension of dedication has the most effect to the customer relationship variable. This study recommends that The Body Shop should create more personalized information to their members and build a more interactive event program to motivate the participation of the members.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
S53734
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Syifa Sakinah
"Dalam mengembangkan customer relations, praktisi Public Relations (PR) dapat melakukan berbagai cara, mulai dari meningkatkan customer relationship management hingga melakukan customer engagement. Dalam meningkatkan customer engagement dan menciptakan komunikasi dua arah antara perusahaan dan customernya, perusahaan pun memanfaatkan berbagai saluran komunikasi. Salah satu saluran komunikasi yang banyak digunakan saat ini adalah melalui media sosial. Dengan fakta tersebut, penelitian inipun ditujukan untuk mengamati customer engagement Body Shop Indonesia melalui akun twitter @TheBodyShopIndo. Pengamatan juga dilakukan untuk mengetahui tingkatan customer engagement yang dilakukan Body Shop Indonesiadiukur menggunakan tahapan customer engagement Dave Evans, mulai dari consumption, curation, creation, hingga collaboration. Setelah melakukan pengamatan selama 15 hari, peneliti menemukan bahwa Body Shop telah melaksanakan keempat tahap customer engagement yang dikemukakan Dave Evans, mulai dari consumption, curation, creation, hingga collaboration.

In order to develops customer relations, Public Relations (PR) practitioners can do many things, from managing customer relationship management until expanding customer engagement. When expanding customer engagement and creating two-way communication between enterprise and it customers, company utilize any kind of communication channels. One of the most communication channel used by enterprises is social media. Based on that fact, this research focusing to observes customer engagement Body Shop Indonesia through their twitter account, @TheBodyShopIndo. Another objective of this observation is to finds the level of customer engagement that have been done by Body Shop Indonesia, measured with customer engagement stage by Dave Evans, from consumption stage, curation stage, creation stage, until collaboration stage. After doing an observation for 15 days, researcher finds that Body Shop has implementing the four stage of customer engagement by Dave Evans."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Wulan Rindra Kusuma
"Pada era web 2.0 ini menjadikan dunia bisnis semakin kompetitif. Keadaan ini disertai pula dengan diversifikasi pelanggan yang semakin meningkat dan tidak bisa lagi ditangani hanya dengan taktik pemasaran tradisional. Hal ini membuat berbagai pelaku bisnis beralih menggunakan web 2.0 untuk mencapai customer engagement. Salah satunya adalah penggunaan media sosial, twitter, seperti yang dilakukan oleh brand Wafer Tango. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan deskripsi aktivitas customer engagement yang dilakukan oleh Wafer Tango melalui twitter dan menjelaskan tahap customer engagement yang telah dicapai oleh Wafer Tango melalui penggunaan akun twitternya. Metode yang digunakan adalah observasi atau pengamatan terhadap akun twitter @WaferTango selama 15 hari.
Berdasarkan observasi ini ditemukan bahwa pemanfaatan akun twitter ini secara keseluruhan belum maksimal penggunaannya. Hal ini dapat terlihat dari pertambahan jumlah follower dan jumlah tweet yang tidak signifikan setiap harinya serta minimnya variasi konten yang di-posting. Wafer Tango juga memperlakukan sosial medianya ini dengan cara yang lebih menyerupai kampanye pemasaran tradisional dari pada menyerupai cara revolusioner dimana seharusnya suatu brand dapat terhubung dan menuai profit melalui asosiasi kolaboratif dengan pelanggannya. Oleh karena itu, customer engagment yang terjalin antara brand dengan pelanggan melalui akun twitter ini baru sebatas pada tahap curation.

Web 2.0 era makes competitive business world increase. This situation is accompanied by increasing customer diversification and can no longer be handled only with traditional marketing tactics. This makes business people change their strategy to achieve customer engagement by using web 2.0. One is the use of social media, twitter, as is done by the brand Wafer Tango. The purpose of this paper is to describe customer engagement activity done by Wafer Tango and the customer engagement stage achieved. This paper was analyze by using observation methods by analyzing account @ WaferTango for 15 days.
Based on this analysis it was found that the use of this twitter account as a whole is not maximized its use. It can be seen from the insignificant increase number of followers and number of tweets each day, and also lack of content variation. Wafer Tango also treat social media strategy in a way that is more like traditional marketing campaigns than the revolutionary way in which supposedly resembles a brand can connect and make profits through collaborative association with customers. So that, the customer engagment stage achieved is just curation.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2014
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Arum Eka Larasati
"Kawasan Jakarta telah dipenuhi oleh banyak mal perbelanjaan, hal ini membuat adanya persaingan ketat antara mal satu dengan yang lain dalam menarik pengunjung (customer). Praktisi Public Relations (PR) harus semakin kreatif dalam mencari strategi untuk membentuk dan mencapai Customer Engagement. Dengan pengaruh kemajuan Web 2.0 di era milenium ini penggunaan media sosial seperti Twitter pada mal perbelanjaan Pacific Place menjadi salah satu strategi yang dijalankan untuk mencapai Customer Engagement. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengamati Customer Engagement yang dilakukan mal perbelanjaan Pacific Place kepada customernya melalui akun Twitter @pacificplace selama 15 hari dengan menggunakan tahapan Customer Engagement Dave Evans yakni consumption, curation, creation, dan collaboration untuk mengukurnya. Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa Pacific Place telah melakukan keempat tahapan dalam Customer Engagement Dave Evans hingga tahap terakhir yaitu Collaboration.

Jakarta area has been filled with many shopping malls, this makes a tight competition between one another mall in attracting visitors (customers). Practitioners of Public Relations (PR) should be more creative in in finding strategies to establish and achieve Customer Engagement. With the advancement of Web 2.0 effect in this millennium the use of social media such as Twitter to the Pacific Place shopping mall to be one of the strategies implemented to achieve Customer Engagement. Thus this study aims to observe the Customer Engagement conducted the Pacific Place shopping mall to its customer through the Twitter account @pacificplace for 15 days by using the stage of Customer Engagement of Dave Evans consumption, curation, creation, until collaboration to measure it. Obseravations showed that Pacific Place has done all four stages in Customer Engagement of Dave Evans until the last stage which is collaboration.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Shafira Azzahra
"Persaingan e-commerce untuk mendapatkan pelanggan membuat pelaku industri online memerlukan nilai unggul dan berbagai upaya untuk meningkatkan hubungan dengan pelanggan agar tercipta loyalitas terhadap e-commerce. Penelitian ini bertujuan meneliti customer relationship management terhadap competitive advantage dan customer loyalty sebagai variabel mediasi pada Shopee sebagai e-commerce dengan pengunjung terbanyak di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 130 responden menggunakan teknik non-probability sampling berupa purposive dan dianalisis menggunakan SPSS dan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi customer relationship management yaitu customer orientation memiliki pengaruh positif terhadap customer loyalty, sedangkan customer knowledge dan technology capabilities memiliki pengaruh negatif terhadap customer loyalty. Pada variabel competitive advantage ditemukan technology capabilities memiliki hubungan yang positif, sedangkan pada customer knowledge dan customer orientation ditemukan hubungan yang negatif. Ditemukan juga bahwa customer loyalty tidak memiliki pengaruh terhadap competitive advantage. Dan juga customer loyalty tidak memediasi hubungan antara customer relationship management dan competitive advantage.

E-commerce competition to get customers means that online industry players need superior value and various efforts to improve relationships with customers to create loyalty to e-commerce. This research aims to examine customer relationship management regarding competitive advantage and customer loyalty as mediating variables in Shopee as the e-commerce with the most visitors in Indonesia. The research was carried out with a quantitative approach by distributing questionnaires to 130 respondents using a non-probability sampling technique in the form of purposive and analyzed using SPSS and SmartPLS. The results of the research show that the customer relationship management dimension, namely customer orientation, has a positive influence on customer loyalty, while customer knowledge and technology capabilities have a negative influence on customer loyalty. For the competitive advantage variable, technology capabilities were found to have a positive relationship, while for customer knowledge and customer orientation a negative relationship was found. It was also found that customer loyalty has no influence on competitive advantage. And also customer loyalty does not mediate the relationship between customer relationship management and competitive advantage."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yustina Dwiratna G.
"Penelitian ini ingin menggambarkan proses penerapan Customer Relationship Management (CRM) untuk membentuk loyalitas pelanggan di konsultan jasa BUMN, yaitu PT Energy Management Indonesia (Persero). Pene!itian ini adalah pene!itian knalitatif dengan desain deskriptif analitis. Hasil penelitian menyaran.kan bahwa konsultan hams mampu menghantarkan nilai jasa yang memilild difurensiasi seloras dengan kebutuhan dan keinginan pelanggannya, kemudian digrdirkan dengan saluran komunikasi pribadi yang tepa! akan terbentuk reputasi perusahaon. Reputasi ini yang membuat konsultan banyak diperbinenngkan sahingga dapat membentuk sikap positif, persepsi bail<, sena kepercayaan pada benak pengguna jasa. Pengalaman baik pengguna jasa juga mernbentuk kepuasan pelanggan yang pada akhimya berpotensi meraih kesetiaan pelanggan.

This research is designed to analyze the process of Customer Relationship Management in forming a customer loyalty in a state-owned consultant company, PT Energy Management Indonesia {Persero). This is a qualitative research with analytic descriptive design. The result of this research conveys that consultant/ hm; to serve the customer in a good manner. than it will be spread by appropriate personal communication chmmels. such as word of with and personal selling. As a result, the reputation grows. It will surely affect positive view, good perception. and trust of the costumers. Trust and fine experiences that gained have a potential tendency to get customer satisfaction, which at the entry would highly possible reach the customer loyalty."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
T32459
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rony Sahat N.
"Pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha sudah semakin meningkat. Hal ini ditambah lagi dengan dukungan teknologi dalam menyempunakan produk dan layanan kepada pelanggan perusahaan tersebut. Akibatnya adalah persaingan yang semakin ketat di dunia usaha sejenis dengan perusahaan. Sebagai solusinya, perusahaan harus mampu melaksanakan diferensiasi produk dan memantapkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Berdasarkan sistem Customer Relationship Management (CRM), perusahaan berupaya untuk mengatur dan mengorganisasi ribuan pelanggannya, serta mencoba untuk membuat sebuah system pelayanan yang tersistematis, terintegrasi dan praktis. Untuk PT Cyberindo Aditama, hal ini diterapkan dari mulai ujung tombak pelayanannya (dalam hal ini customer care) hingga divisi yang mendukung layanan mulai dari frontliner hingga ke back office.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pelaksanaan sistem Customer Relationship Management (CRM) pada Divisi Customer Care CBN dan menganalisa sejauh mana penerapan sistem CRM ini mampu meningkatkan layanan pelanggan yang akhirnya bermuara pada peningkatan citra perusahaan di mata pelanggan.
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Maksud deskriptif adalah karena peneliti berupaya memaparkan situasi kondisi faktual yang ada pada objek penelitian, Serta mengamati secara. langsung kondisi dan proses yang ada, dengan terjun langsung ke lapangan. Data yang diambil peneliti berupa kata-kata lisan maupun tertulis dari orang-orang yang terkait dengan sistem kerja CRM, kata-kata pakar mengenai konsep CRM serta kata-kata lisan dari pelanggan yang mengalami langsung proses penerapan sistem layanan pelanggan berbasiskan CRM ini. Sedangkan, kualitatif disini maksudnya adalah mendapatkan jawaban mendalam tentang apa yang dirasakan dan dipikirkan khalayak sasaran melalui wawancara rnendalam dengan responden dan didukung dengan studi kepustakaan atau literatur yang ada, bukan menggunakan uji statistik.
Pada prinsipnya konsep pengembangan CRM adalah merupakan proses yang bertahap dan berkelanjutan dan terintegrasi dari suatu strategi, proses, dukungan sumber daya manusia dan teknologi dalam upaya melayani dan memberi kepuasan kepada pelanggan. Dengan demikian, keberhasilan penerapan CRM tergantung pada proses kerja unsur-unsur tersebut, terutama unsur strategi, proses dan manusianya.
Manfaat customer care bagi perusahaan selain sebagai alat komunikasi antara perusahaan dan pelanggan, juga membantu pemuasalahan yang dialami pelanggan dengan memberi solusi, dan informasi bahkan bila terlalu rumit mencoba mengeskalasi masalah ke divisi yang terkait. Manfaat Iain dari customer care adalah sebagai pengumpul informasi tentang pelanggan yang nantinya bisa di gunakan perusahaan untuk memaksimalkan produk dan pelayanan pelanggan, serta meningkatkan nilai atau value ke pelanggan. Dengan menggunakan sistem terintegrasi seperti CRM, didapati adanya efektivitas dan efisiensi pelayanan Hal ini membuat pelanggan merasa puas dan dapat meningkatkan citra CBN di mata pelanggan.
Hal ini tentu saja menjadi senjata untuk menghadapi kompetitor, disarankan adanya peningkatan terus terhadap pelayanan pelanggan ini dengan memaksimalkan sistem pelayanan pelanggan berbasis CRM ini.
Keberhasilan penerapan CRM, perlu menjelajahi mind set dari setiap elemen dari perusahaan. Karenanya sosialisasi baik secara internal maupun eksternal akan membantu sempurnanya sistem ini. Penyempumaan sistem CRM senantiasa dilakukan mengingat kompleksitas permasalahan dan makin banyaknya pelanggan akan terus dihadapi dimasa mendatang. Kelengkapan dan kecanggihan teknologi yang mendukung sistem pelayanan pelanggan ini akan makin membuat citra perusahaan CBN makin meninggi.

Growth and developing of business world have already more increased. It is also added with technology support in completing product and service for the customers. Its consequence is more tighten competition in a type of company. As its solution, the company should capable to conduct product differentiation and to stabilize service quality toward the customer. Based on Customer Relationship Management (CRM) system, the company tries to manage and organize their thousand customers, as well as trying to make a systematic, integrated and practical service system. For PT Cyberindo Aditama, it is implemented from the edge spear of its service (in this case customer care) until division which supporting service from frontliner up to back office.
The objective of this research is to see overview of implementation of Customer Relationship Management (CRM) system within Customer Care CBN Division and to analyze how far the implementation of this CRM system capable to increase customer service that finally ended into developing of company image in the point of view of customers.
This research is descriptive using qulitative approach. Descriptive means the researcher efforting to describe factual condition existing on the object research, as well as to observe directly the presence condition and process, by conducting directly on the field. Data taken by the researcher is in the form of oral and written words from related people under working system of CRM, the expert?s words concerning CRM concept and oral words from the customers who direct experienced implementation process of customer service system base on this CRM. Meanwhile, qualitative means getting deepen answer concerning what felt and thought by the peolple as the target through deepen interview using respondents and supported with Library Study and the available literature, not using statistic evaluation/test.
In principle CRM development concept is a stage process and sustainable and integrated from a strategy, process, human resources support and technoloy in the effort to serve and giving satisfaction toward the customers. Thus, success implementation of CRM depends on working process of those elements, especially strategy elements, process and the people.
The advantage of customer care of company is as communication equipment instead between company and customer, also to solve the problem experienced by customer by giving a solution and information even if it is too complicated trying to escalate the problem into related division. Another advantage of customer care is as collecting information on the customers who can be used in the fixture within company to maximize product and customer service, as well as to increase value for the customer. By using integrated system such as CRM, found the existing effectivity and effeciency of service. It makes the customer satisfaction and be able to increase CBN image in the point of view of customer.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2005
T22316
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>