Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 37 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Dyah Puji Kusumawati
"Skripsi ini membahas mengenai pengaruh Cause Related Marketing (CRM) terhadap loyalitas merek The Body Shop. Pengaruh Cause Related Marketing (CRM) diukur melalui empat buah dimensi yakni congruency, duration, amount of resources invested, dan senior management involvement. Oleh karena itu, penelitian ini adalah penelitian kuantitatif di mana data primer dikumpulkan melalui kuesioner.
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar kampanye Cause Related Marketing (CRM) yang dilaksanakan berfokus untuk memberikan informasi kepada konsumen dan mempertahankan keunggulan melalui dimensi congruency.
The focus of this study is about the effect of Cause Related Marketing (CRM) to brand loyalty of The Body Shop. The effect of Cause Related Marketing (CRM) to brand loyalty was measured through four dimensions which are congruency, duration, amount of resources invested, and senior management involvement. This is a quantitative research which is data primer was collected by questioner method.
Based the result of this research, researcher suggests that Cause Related Marketing (CRM) campaign must be focus to give the information to consumers and keep the strong point through congruency.
"
2009
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Aprilizayanti Putri
"Nowadays, brand does not function as an identity or to differentiate of one product to others only. The branding has been extending in many product categories which are marketed to consumers. To offer their products, the producers can not rely on functional benefits only, but also needs to take the emotional approach to the consumers by the brand given. The approach to give the emotional benefit is through the personalities of the brand as human personalities, included to fashion products. The brand must appear as the consumers it self in order to gain the brand loyalty in long time.
The purpose of this research is to find out how the impact of brand personality to brand loyalty of the consumers of fashion brand Zara at Jakarta. In addition to know which dimension of brand personality is most influential to brand loyalty. This research also using Aaker?s dimensions of brand personality, sincerity; excitement; competence; and sophistication. Aaker?s theory about the benefit of brand (functional; emotional; and self-expressive) is used as the first step to refer the brand personality concept. The theories are used to measure the brand loyalty of the consumers based on Aaker?s and Peter and Olson?s measurement.
The approach used in this research is quantitative approach with descriptive as a type of research. In order to get the data that support this research, the writer using purposive sampling by distributed 23 questions related to the indicators from the dimensions stated above to 100 respondents in 5 locations (Zara?s store in Jakarta) with judgemental sampling. To find out the brand personality dimensions as independent variable to brand loyalty as dependent variable, the writer uses factor analysis and multiple regression in the measurement.
The finding of this research suggests that three of four dimensions which use in measurement, have significant positive impact to brand loyalty. And the result suggests that dimension of competence has biggest impact to brand loyalty than others dimension in brand personality. Besides, dimension of excitement has no impact to the brand loyalty.
This research also gives the managerial implications related to the result to Zara?s management, especially in Indonesia. The consumers did not fully aware and care about the competitive advantage which Zara offers, which most appear in dimension of excitement. So that Zara?s Indonesia should adopt the markets here better and more adaptive in the way to gain the brand loyalty of consumers. The best thing that Zara?s Indonesia can do is through the approach of characteristic, and also the culture of brand preference of Indonesian consumers."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
F. Anita Herawati
"Penelitian ini mengadopsi pemikiran An Integrated Model of Persuasion yang merupakan pengembangan dari Elaboration Likelihood Model (Petty & Casioppo) dan Integrated Framework (Maclnnis & Jawarski). Kemudian menggabungkan pola pemikiran Hierarchy of Effects, The Behavioral Effects of Advertising serta The Consumers Decision Making Process.
Dari keempat teori utama tersebut diturunkan menjadi tiga belas variabel yaitu prestise jenjang pekerjaan, tingkat pendidikan, tingkat pengeluaran, ability, motivation, opportunity, pengalaman mengkonsumsi produk sebelumnya, advertising knowledge, attitude toward advertising, information evaluation, product knowledge, attitude toward product dan brand loyalty. Pengembangan hipotesis dari kerangka pemikiran yang digunakan diharapkan dapat memberikan penjelasan terhadap pola hubungan faktor-faktor yang membentuk brand loyalty.
Kajian ini menggunakan cross-sectional survey yang dilakukan terhadap dua ratus delapan puluh responden laki-laki, perokok, pernah mengkonsumsi rokok Sampoerna A Mild, pernah mengekspos iklan Sampoerna A Mild, berusia di atas tujuh belas tahun di Kelurahan Demangan, Terban dan Catur Tunggal, Yogyakarta. Responden dipilih dengan teknik multistage cluster sampling. Obyek penelitian yang digunakan adalah iklan rokok Sampoerna A Mild dari berbagai versi yang diekspos melalui media massa maupun non-massa.
Uji reliabilitas dilakukan dengan melihat nilai alpha Cronbach, dan didapati bahwa variabel pengalaman mengkonsumsi produk sebelumnya, advertising knowledge dan product knowledge memiliki alpha Cronbach kurang dari yang dipersyaratkan oleh Malholra, walaupun sudah dilakukan upaya untuk meningkatkan nilai alpha tersebut dengan mengeluarkan beberapa indikator.
Sementara itu, untuk uji validitas dilakukan dengan factor analysis, menunjukkan hanya variabel ability, attitude toward advertising dan information evaluation yang mempunyai satu dimensi, sedang tujuh variabel lainnya terpilah menjadi dua atau tiga dimensi.
Hasil uji regresi menunjukkan hubungan yang terjadi di antara varibel-variabel yang diujikan bersifat lemah sampai dengan moderat. Setelah dilakukan path analysis diperoleh bahwa brand loyalty dipengaruhi oleh tiga variabel yaitu motivation, pengalaman mengkonsumsi produk sebelumnya dan attitude toward product. Sedangkan yang mempengaruhi product knowledge adalah opportunity, motivation, ability, advertisng knowledge, attitude toward advertising dan information evaluation. Ini menunjukkan berlakunya teori periklanan yang lemah, seperti dikutip oleh Fill, bahwa pola pembelian sebuah merek oleh konsumen itu lebih digerakkan oleh kebiasaan daripada oleh terpaan aktivitas promosi. Periklanan mempunyai kemampuan untuk meningkatkan pengetahuan orang dan menguatkan sikap yang sudah ada dan memandang konsumen aktif dalam memecahkan masalahnya.
Dari pengujian terhadap model dasar dalam hipotesis didapatkan bahwa model akhir yang telah disesuaikan mempunyai nilai fit coefficient yang lebih tinggi daripada koefisien model dasar. Dengan demikian, model akhir lebih baik daripada model dasar.
Sebagai implikasi teoritis, posisi AMO Factors dalam An Integrated of Persuasion tidak sejajar tetapi berurutan dari opportunity, motivation lalu ability. Dalam mengukur variabel opportunity, motivation, pengalaman mengkonsumsi produk sebelumnya, advertising knowledge, product knowledge, attitude toward product, dan brand loyalty dapat diukur dengan dua atau tiga dimensi.
Kelemahan dari penelitian ini adalah penggunaan variabel prestise jenjang pekerjaan yang didasarkan pada klasifikasi pekerjaan yang dilakukan O.C. Duncan di dalam konteks Amerika, sehingga penelitian ini tidak mempunyai validitas eksternal. Hal itu ditambah lagi dengan penentuan sampel yang kurang akurat sehingga responden mempunyai karakter yang relatif homogen untuk variabel tingkat pendidikan, prestise jenjang pekerjaan dan tingkat pengeluaran.
Namun demikian, dari temuan penelitian ini menguatkan bahwa untuk mempersuasi orang agar mau membeli produk dengan merek tertentu dan setia pada merek tersebut, tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan iklan saja. Pengaruh iklan hanya sampai meningkatkan pengetahuan audiens iklan tentang produk yang diiklankan tersebut. Sedangkan untuk sampai tahap perilaku pembelian bahkan brand loyalty, perlu dilakukan usaha promosi yang lain, misalnya dengan pemberian sampel produk atau demo produk dalam sales promotion dan mengintegrasikannya dengan aspek product, placement dan price dalam marketing mix. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk dapat memperbandingkan obyek penelitian dengan jenis produk yang mempunyai tingkat keterlibatan yang berbeda dalam proses keputusan pembelian."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
T13789
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Vita Ruliana
"Dalam rangka memenangkan persaingan di dunia usaha, perusahaan dituntut untuk mengubah konsumennya menjadi pelanggan yang loyal. Dewasa ini public relations banyak dilibatkan dalam dunia pemasaran dengan kekuatan komunikasi yang persuasif dan kemampuan menjalin hubungan dengan pelanggan. Persaingan bisnis juga terjadi di antara majalah wanita baik dengan majalah lokal maupun dengan majalah lisensi luar negeri. Femina, salah satu majalah wanita mempunyai komunitas untuk pembacanya, yakni Komunitas Femina & Friends.
Penelitian bertujuan menganalisa pengaruh keterlibatan pembaca Femina dalam Komunitas Femina & Friends terhadap loyalitas mereka pada majalah Femina dilihat dari tiga dimensi pembentuk keterlibatan dalam komunitas merek, yakni kesadaran bersama, berbagi pengalaman dan tanggung jawab moral.
Penelitian menggunakan konsep marketing public relations yang menjelaskan pembentukan komunitas merek sebagai salah satu strategi dalam mengikat pelanggan dengan merek, produk dan perusahaan. Penelitian menggunakan paradigma positivis, pendekatan kuantitatif dan bersifat eksplanatif. Penelitian dilakukan selama periode waktu Januari-Juni2009 dengan pengumpulan data selama April-Mei 2009 dengan populasi 9361 anggota Komunitas Femina & Friends dan sampel sebanyak 30 orang. Penelitian menggunakan teknik penarikan sampel aksidental yang didasarkan pada kemudahan untuk mencapai responden. Dalam hal ini, kuisioner di postingkan di milis Komunitas Femina & Friends.
Hasil analisis menunjukkan bahwa keterlibatan pembaca dalam Komunitas Femina & Friends berpengaruh pada loyalitas mereka pada majalah Femina. Ketiga dimensi pembentuk keterlibatan dalam komunitas merek secara keseluruhan mempunyai pengaruh yang signifikan pada loyalitas merek. Namun, ketika dianalisis secara parsial, didapat bahwa dimensi tanggung jawab moral mempunyai pengaruh tertinggi sementara dimensi kesadaran bersama kurang berpengaruh pada loyalitas merek.

In an effort to outperforming competitors, companies must turn their consumers into loyal customers. Meanwhile, companies are facing a decline in the productivity of their brand campaign tools, especially in creating a long-term commitment between customers and the brand/product which can lead to loyalty.
From this point, companies begin to recognize the role of public relations to support their marketing objectives through the use of more credible and effective strategies to enhance brand campaign. One of the many strategies is engaging consumers and customers in a community. Brand community is believed to help foster a bond between the customers, the brand, the product and the company. As to magazine, brand community is also known as readers community.
This research is focused on Femina magazine which also has a form of brand community called Komunitas Femina & Friends. The aim of this research is to measure the effectiveness of Komunitas Femina & Friends in affecting loyalty among its members towards Femina magazine. The relationship of the two variables is investigated by examining how customer?s involvement in brand community affects brand loyalty and how the three elements of brand community, such as consciousness of a kind, shared rituals and traditions and moral responsibility partially affect brand loyalty.
This research is carried out using positivist paradigm with quantitative approach. Research is conducted in January-June 2009 periode of time while the collection of data took place from April-May 2009. The Population of this research is all community members that count up to 9361 members with a sample of 30 active members. Primary data obtained by mailing questionnaires to virtual forum of the community while data is analized by using statistical software SPSS version 16.0.
A survey of 30 respondents reveal that their brand loyalty is significantly influenced by their engagement to the elements of moral responsibility and shared rituals and traditions but weakly influenced by the first element, that is consciousness of a kind."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fidiyarini Partiwi
"Produk kosmetik merupakan produk consumer good yang memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Merek pada produk kosmetik menjadi sebuah identitas yang penting agar dapat diketahui keberadaannya oleh konsumen.
Saat ini beragam merek kosmetik bermunculan. Masing-masing merek mengunggulkan kelebihannya. Untuk mengetahui apakah sebuah merek produk kosmetik diterima oleh konsumen, maka perlu diketahui mengenai brand loyalty konsumen terhadap merek tersebut . Salah satu cara mengetahui brand loyalty ialah dengan menghubungkannya berdasarkan sejauh mana konsumen target aware terhadap merek tertentu dan juga sikapnya terhadap merek tersebut.
Oleh karena penelitian ini mengkaji hubungan brand loyalty berdasarkan brand awareness dan sikap konsumen target, maka metode analisis yang dipakai adalah regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara brand awareness dan sikap terhadap brand loyalty. Walaupun demikian terlihat dengan jelas bahwa brand awarenesslah yang lebih berpengaruh karena hasil dari kedua uji tersebut didapat nilai brand awareness lebih tinggi dari sikap konsumen.
Loyalitas konsumen target terhadap sebuah merek ternyata tidak hanya mengetahui kebutuhan konsumen saja namun dibutuhkan factor-faktor lain yang menunjang seperti jangkauan outlet dan distribusi yang luas sehingga memudahkan konsumen untuk membelinya. Selain itu faktor kualitas turut menguatkan loyalitas konsumen terhadap merek tersebut. Kepuasan konsumen setelah memakai produk tersebut akan membuat konsumen untuk mengulangi pembelian.
Bagaimanapun dibutuhkan inovasi dan kreativitas yang kontinyu bagi perusahaan untuk memahami dan merancang strategi promosi dan pemasaran, terlebih lagi bila produknya adalah kosmetik yang merupakan bagian kebutuhan yang tak terpisahkan dari wanita."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2003
T12069
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Joseph, Jim, 1963-
"The decision to pay money for a product or service is often based on more than just the product or service itself. Consumers care deeply about the overall experience of the buying process: They respond to the marketing message, the advertising, the sales approach, the website, the interaction with company personnel, and more. When all these elements come together to form a seamless experience, the customer is left with a feeling of satisfaction that ultimately builds loyalty. Jim Joseph calls this ideal combination the 'experience effect', and in this book he shows how any business can create one for its brand. Filled with practical advice and real-life examples. Whatever the business, whatever the size, "The Experience Effect" will help companies create a simple yet powerful brand experience that resonates purpose fully, consistently, and continuously with customers."
New York: American Management Association, 2010
e20440633
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Munif Ariyanto
"ABSTRAK
Perkembangan teknologi dan informasi di Indonesia berdampak pada lingkungan bisnis yang menjadi semakin kompetitif. Salah satu sektor bisnis di Indonesia yang terkena dampak tersebut adalah sektor industri smartphone. Brand loyalty menjadi faktor penting dalam bertahan dalam berkompetisi dalam lingkungan bisnis tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh dari customer engagement di dalam komunitas merek online untuk brand Xiaomi terhadap brand loyalty. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden yang aktif di komunitas merek online Mi Community yang berusia minimal 18 tahun yang pernah membeli produk brand Xiaomi setidaknya dua kali dengan menggunakan metode non-probability sampling serta teknik purposive sampling yang dilakukan secara online. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa customer engagement berpengaruh terhadap brand loyalty sebesar 0,519.

ABSTRACT
In Indonesia, the growth of information and technology has an impact on the increasingly competitive business environment. One of the affected business sectors in Indonesia is the smartphone industry sector. Brand loyalty is an important factor in staying competitive in this business environment. This research was conducted to see the influence of customer engagement in the online brand community for the Xiaomi brand on brand loyalty. In this study, researcher used quantitative methods. The sample in this study was 100 respondents who were active in the Mi Community online brand community who were at least 18 years old who had bought Xiaomi brand products at least twice, using non-probability sampling methods and purposive sampling techniques conducted online. This research instrument used a questionnaire and analyzed using linear regression. The results of this study indicate that customer engagement has an impact about 0,519 on brand loyalty."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mayang Rukmi
"Pertumbuhan industri media cetak yang cepat, membuat persaingan menjadi semakin ketat. Banyaknya media cetak baru membuat konsumen memiliki berbagai macam pilihan sehingga jarang hanya membeli satu macam saja. Melihat hal tersebut membuat para pemain dalam industri ini harus dapat membuat suatu strategi pemasaran yang tepat untuk dapat memenangkan persaingan. Begitu pula pada majalah Femina yang merupakan pemain lama dalam industri ini.
Kondisi tersebut membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan topik Analisa Hubungan Strategi Komunikasi Pemasaran dengan Loyalitas Merek pada Majalah Wanita (studi kasus majalah Femina). Bagaimana Femina menetapkan dan menjalankan komunikasi pemasarannya, dan apakah ada hubungan pads loyalitas pada majalah tersebut. Penelitian dilakukan dengan cara survai. Kerangka pemikiran yang digunakan adalah teori mengenai strategi pemasaran, komunikasi pemasaran dan loyalitas merek Majalah Femina telah melakukan strategi komunikasi pemasaran agar dapat menarik pembaca dan dapat menjaga pembaca setianya. Adanya konsistensi pesan sangat diperiukan dalam komunikasi pemasaran sehingga pembaca tidak bingung dan dapat menancap di benak pembacanya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa majalah Femina belum melakukan strategi komunikasi pemasaran secara tepat, sehingga belum dapat membentuk loyalitas merek sesuai dengan yang diinginkan. Melihat dari hasil penelitian tersebut sebaiknya majalah Fernina melakukan komunikasi pemasaran yang lebih terarah dan berkesinambungan, dengan pernyataan yang lebih jelas dan lugas sehingga dapat mengena pada pembacanya. Prinsip dasar dari komunikasi pemasaran bila dihubungkan dengan loyalitas merek adalah perusahaan harus dapat mengelola customer expectation karena itu merupakan dasar dalam pengelolaan merek yang menjanjikan dan terciptanya kepercayaan dari merek. Dari penelitian ini terlihat bahwa komunikasi pemasaran yang dilakuan belum diterapkan secara sinergi dan berkesinambungan. Konsitensi peran dan citra yang dimiliki pertu dipertahankan, selain itu perlu dipertimbangkan pengunaan media komunikasi lain seperti Internet dan juga pembentukan komunikas pembaca majalah tersebut.
Correlation Analysis Marketing Communication Strategy with Brand Loyalty to Women's Magazines: Case Study: Femina Magazine The growth of media industry is moving very fast and makes the competition among the player becomes tighter. There is much kind of new magazines and new newspapers showed up and makes consumer have many kind of choices so rarely they only buy one kind of magazines. Seeing that kind of situation makes the player must decide good marketing strategy to win the competition. So does Fernina magazines, which is an old player in the industry.
That condition makes the author interested in doing a research of Correlation Analysis Marketing Communication Strategy to Brand Loyalty At Women's Magazines (Case: Femina Magazine ). How Femina chooses and do their marketing communication and does it has correlation with brand loyalty. This research was done by quantitative method and data compilation getting done survey. The basic concepts of this research are the theories about marketing strategy, marketing communication and brand loyalty.
Femina magazine has done marketing communication to attract and to keep their readers. The consistency of message is a must so there be no confusing in their reader and the message will stay on their head.
Femina has not done the correct marketing communication so they cannot build brand loyalty as they expected. According to the result, it would be better if Femina do marketing communication more focus and more integrated, using easier and attractive message to their readers. The basic principle of marketing communication is that acompay must manage customer expectation. This is the foundation of managing the brand promise and creating trust on which brands are built. The consistency of image and message must be remaining. Besides that Femina must consider using other media of communication and making a community for their readers.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2003
T11552
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Shahnaz Aulia
"Media sosial telah dianggap sebagai alat pemasaran yang kuat karena memungkinkan komunikasi multi-arah antara merek dan konsumennya. Terkait meningkatnya minat konsumsi film di Indonesia, media sosial juga memungkinkan tersebarnya electronic word of mouth yang telah terbukti mampu mempengaruhi proses keputusan pembelian produk pengalaman termasuk di dalamnya film. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan social media marketing dan electronic word of mouth digunakan untuk meningkatkan brand loyalty oleh Cinema 21.
Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam memperkuat faktor anteseden brand loyalty yakni self-congruence, norma sosial, kualitas informasi, dan interaktivitas, Cinema 21 terutama berfokus pada peningkatan interaksi dengan memicu konsumen untuk berbagi pendapat atau ulasan mereka dan secara aktif memberikan respon pada platform yang dimiliki.

Social media has been considered a powerful marketing tool because it allows multidirectional communication between brands and consumers. In relation with the growing interest of film consumption in Indonesia, social media also allows the spread of electronic word of mouth that has been proven to be able to influence the decision making process of experiential products such as films. This paper aims to find out how social media marketing and electronic word of mouth is utilized by Cinema 21 to increase their brand loyalty.
The result of the analysis shows that in strengthening the anteceding factors of brand loyalty namely self-congruence, social norms, information quality, and interactivity, Cinema 21 focuses on increasing interaction by triggering consumers to share their opinions or reviews and actively respond to them through their owned social media platforms.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Alfian Dally Irawan
"ABSTRAK
enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas social media marketing yang dilihat dari dimensi entertainmet, interaction, trendiness, customization, dan word-of mouth, terhadap brand trust, brand equity dan brand loyalty yang dilakukan oleh sosial media Instagram. Penelitian menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan sampel sebanyak 617 responden yang merupakan penduduk Indonesia dengan rentang usia 17 hingga 35 tahun dan telah menggunakan sosial media Instagram minimal selama 6 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas social media marketing yang dilihat berdasarkan entertainment, interaction, trendiness, customization, dan word-of-mouth memiliki pengaruh yang positif terhadap brand trust, brand equity, dan brand loyalty. Selanjutnya, brand trust memiliki pengaruh positif dalam memediasi aktivitas social media marketing terhadap brand equiy dan brand loyalty, serta brand equity juga memiliki pengaruh positif dalam memediasi aktivitas social media marketng terhadap brand loyalty.

ABSTRACT
This study aims to determine the effect of social media marketing activities as seen from the dimensions of entertainment, interaction, trendiness, customization, and word-of-mouth, on brand trust, brand equity and brand loyalty conducted by Instagram social media. The study uses the Structural Equation Modeling (SEM) method with a sample of 617 respondents who are Indonesian residents ranging in age from 17 to 35 years and have used Instagram social media for a minimum of 6 months. The results showed that social media marketing activities viewed based on entertainment, interaction, trendiness, customization, and word-of-mouth had a positive effect on brand trust, brand equity, and brand loyalty. Furthermore, brand trust has a positive influence in mediating social media marketing activities on brand equity and brand loyalty, and brand equity also has a positive influence in mediating social media market activities on brand loyalty."
[Depok;Depok;Depok, Depok]: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>